SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 216. Tiga Pelindung Dunia


__ADS_3

[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]


*******


Setelah membagikan Sumberdaya dan Harta langit kepada kelima sosok tersebut, Liu Ryu kembali menatap ke arah Raja Shen Tang.


" Kaisar Ryu... Aku pernah mendengar dari leluhur kami. Saat seorang Kultivator sudah mencapai Pendekar Semesta tahap akhir, maka ada tingkatan lagi."


" Namun yang mengetahui caranya hanya Kekaisaran Langit dan para pendukungnya saja." Raja Shen Tang terllihat serius,. karena mereka sendiri belum pernah mengetahui tahap selanjutnya.


Sesaat Liu Ryu terdiam sejenak sambil menoleh ke arah Liu Jiang Yu yang pernah menjadi penguasa Dunia Fana.


Jika saja Liu Jiang Yu tidak kehilangan ingatan saat proses kelahiran kembali, mungkin istrinya itu bisa mengetahui cara agar menerobos ke tingkat berikutnya.


" Suamiku... Aku akan Berkultivasi di Pagoda Jiwa. Semoga saja ingatanku yang hilang, bisa tertinggal disana." Liu Jiang Yu merasa bersalah karena tidak terpikirkan olehnya untuk mencatat semua pemahamannya.


" Mmmm... Semoga saja berhasil." Liu Ryu mengangguk, dimana Liu Jiang Yu langsung berpindah tempat ke Dunia Quzhu untuk Berkultivasi di Pagoda Jiwa.


" Untuk masalah itu, kita harus menunggu Long Que Zhu dan yang lain kembali kesini. Mungkin saja ayah mereka memiliki sesuatu yang kita butuhkan." Ucap Xie Xian, lalu mengirim pesan jiwa kepada Long bersaudara dan Huang bersaudara.


" Kaisar Ryu... Aku pernah mendengar dari leluhur kami, di dalam tubuh kita terdiri dari empat garis keturunan." Shen Tang menjelaskan bahwa garis keturunan bisa menentukan kemampuan seorang Kultivator.


Untuk garis keturunan darah Fana, mereka berasal dari Dunia Fana, selanjutnya garis keturunan darah murni berada di Dunia Abadi, sedangkan untuk garis keturunan darah Suci berada di Dunia Tiantang.


" Andai saja Kerajaan Shen yang ada di Benua Barat tidak dihancurkan oleh Kekaisaran Langit sejak jutaan tahun yang lalu, mungkin kami bisa mengetahui cara agar bisa memiliki garis keturunan darah Ilahi."


" Kekaisaran Langit telah mencuri Kitab itu dari kami, sehingga mereka bisa memiliki garis keturunan darah Ilahi."


" Sayangnya semua Kultivator yang berasal dari Klan Shen yang mengetahui caranya, semuanya dibunuh oleh pasukan Kekaisaran Langit, sehingga kami hanya memiliki garis keturunan darah Suci." Raja Shen Tang menjelaskan tentang tingkatan garis keturunan darah.

__ADS_1


" Tidak hanya kalian saja. Kekaisaran Langit juga mencuri Kitab peninggalan Klan Song mengenai cara untuk meningkatkan tubuh." Raja Song Ley ikut bersuara.


Raja Song Ley menjelaskan, untuk memperkuat sum-sum, Klan Song menggunakan teknik YIN-YANG. Namun saat Kitab tersebut sudah dicuri oleh Kekaisaran Langit, tidak ada lagi yang mengetahui teknik YIN-YANG karena semua yang mengetahui teknik itu semua sudah dibunuh.


" Untuk memperkuat organ tubuh, kami memiliki sebuah teknik, yaitu teknik Lima Pagoda. Anggota Klan Sin yang sekarang tidak ada yang mengetahui teknik itu, karena Kitab teknik Lima Pagoda juga dicuri oleh Kekaisaran Langit." Raja Sin Mo tersenyum pahit karena semua yang berada di tempat itu memiliki nasib yang sama.


Mendengar ucapan tersebut Liu Ryu dan Istrinya saling berpandangan karena untuk melawan pasukan Kekaisaran Langit tidak semudah yang dibayangkan.


Meskipun Liu Ryu sudah memperkirakan bahwa Kekaisaran Langit sangat kuat, namun semua sudah diluar dugaannya.


" Kaisar Ryu... Jika kita memiliki kemampuan seperti ini, untuk menyentuh daratan di Benua Tengah saja kita tidak mampu. Apalagi untuk menghancurkan Kekaisaran Langit." Meskipun Kaisar Gu Fan tidak pernah berpikir untuk membalaskan dendam kepada Kekaisaran Langit, namun dia begitu yakin bahwa Liu Ryu bisa mengatasi masalah tersebut.


Begitupun dengan Raja Shen Tang, Raja Song Ley dan Raja Sin Mo, mereka memiliki secercah harapan saat melihat kemampuan Liu Ryu yang bisa menaklukkan Benua Dongwei di pertengahan benua tersebut.


Setelah itu Liu Ryu meminta kepada Jenderalnya untuk mengantar kembali keempat sosok tersebut, karena dia memiliki rencana lain untuk mengatasi situasi tersebut.


" Kita kembali dulu ke Pagoda Jiwa." Ucap Liu Ryu, sambil berpindah tempat ke Pagoda Jiwa yang berada di Dunia Quzhu, diikuti Istrinya.


Saat berada di Dunia Quzhu, kini Liu Jiang Yu membuka mata saat merasakan kehadiran Liu Ryu dan yang lain.


" Istriku, apa ada petunjuk?" Tanya Liu Ryu.


" Maafkan aku suamiku." Liu Jiang Yu tertunduk lesu, karena ingatannya benar-benar hilang.


Setelah beberapa saat, kini Long Que Zhu dan yang lain satu-persatu muncul di lantai paling atas Pagoda Jiwa.


" Istriku, apa ada petunjuk dari ayah mertua?" Liu Ryu bertanya kepada kesepuluh Istrinya tersebut.


" Suamiku... Untuk Ras Phoenix memiliki sebuah teknik untuk memperkuat darah, yaitu Darah Pembunuh Langit, tapi harus membutuhkan Air Nektar Alam yang hanya berada di Benua Tengah, tepatnya di belakang Istana Kekaisaran Langit." Ucap Huang Que Yun.

__ADS_1


" Suamiku, untuk Ras Naga memiliki sebuah teknik untuk memperkuat tulang, yaitu Tulang Sang Abadi. Statusnya sama, yaitu membutuhkan Air Nektar Alam." Ucap Long Que Zhu sambil menggelengkan kepala.


Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu tidak memiliki cara lain kecuali menggunakan mantra pemanggilan untuk memanggil pelindung Dunia Fana, pelindung Dunia Setengah Abadi dan pelindung Dunia Abadi.


" Hanya tiga orang yang bisa mengetahuinya, aku akan memanggil mereka dengan mantra pemanggilan. Untuk Kultivator biasa, membutuhkan ribuan korban jiwa. Namun karena kalian semua memiliki Tubuh Abadi, jadi kita hanya akan kehilangan tenaga." Ucap Liu Ryu sambil membuat sebuah pola lingkaran di lantai Pagoda Jiwa.


Berbagai macam tulisan kuno berjejer rapi di lingkaran tersebut, membuat Sheng Zhishu dan yang lain sedikit heran.


" Aku minta tetesan darah kalian semua. Letakkan di tengah lingkaran itu." Ucap Liu Ryu sambil menunjuk ke arah lingkaran yang dia buat.


Dengan sebuah anggukan, Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain satu-persatu melayangkan tetesan darah mereka ke tengah lingkaran, begitupun dengan Liu Ryu sendiri.


Setelah itu Liu Ryu merapalkan sebuah mantra pemanggilan, sambil membuat sebuah gerakan yang sangat rumit.


" Mantra Pemanggilan."


Buussshh!


Bersamaan dengan ucapannya, Liu Ryu menempelkan telapak tangannya di lingkaran tersebut, hingga terlihat tiga sosok muncul di lingkaran yang bercahaya.


" Apa? Siapa...? Siapa yang menarik aku kesini?" Terdengar suara dari ketiga sosok tersebut yang masih belum mengetahui situasi tersebut.


Sesaat ketiga sosok itu tersadar dari keterkejutan mereka lalu menoleh ke arah Liu Ryu dan Istrinya secara bergantian.


" Ka... Kau... Dari mana kamu mengetahui mantra pemanggilan itu?" Tanya sosok manusia berkepala Singa yang merupakan pelindung Dunia Abadi, sambil menunjuk ke arah Liu Ryu.


" Anak muda... Kita pernah bertemu sebelumnya. Kenapa kamu menarik kami ke tempat aneh ini?" Tanya sosok manusia berkepala kuda laut sambil menatap ke arah Liu Ryu.


Sementara Wu Kong yang merupakan pelindung Dunia Fana, hanya tersenyum lebar sambil menatap ke arah Liu Ryu.

__ADS_1


__ADS_2