SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 150. Manusia Pohon


__ADS_3

Tentu saja Guang Liang merasa bahwa Ryu dan Istrinya memiliki kemampuan khusus, karena dapat dilihat dari Boneka Bernyawa yang mereka lihat.


Dengan kata lain Ryu dan Istrinya memiliki kemampuan yang lebih tinggi dari Boneka Bernyawa yang Ryu ciptakan.


" Baiklah, kami akan menunjukkan kepada kalian." Ucap Jin Niu sambil menatap ke arah Xie Xian dan Istri Ryu yang lain.


Mendapatkan Isyarat tersebut semua mengangguk setuju lalu mengambil tempat untuk melakukan perubahan wujud.


Wuush! Wuush! Wuush!


Ggooooaaarr!


Ggooooaaarr!


Ggooooaaarr!


Terlihat 70 Naga Kerang yang memiliki ukuran kecil dan 22 sosok memiliki sayap dan menggunakan baju Zirah yang semuanya memiliki aura penindasan yang sangat kuat.


" Itu? Bagaimana mungkin?" Guang Liang, Gong Sifa dan pasukan Peri Hutan berkeringat dingin karena Aura yang dipancarkan oleh 92 Istri Ryu sangatlah kuat.


Kini mata mereka tertuju pada dua sosok yang belum melakukan perubahan wujud, yaitu Ryu dan Tan Shuying.


" Apa kalian berdua tidak memiliki perubahan wujud?" Tanya Guang Liang yang masih penasaran.


" Itu..." Tan Shuying terlihat gugup sambil menatap ke arah Ryu.


Meskipun Tan Shuying sudah diajarkan Teknik Tubuh Dewi Agung oleh Istri Ryu yang lain, namun perubahan wujud yang dia miliki sangat berbeda dari yang lain.


" Lakukan saja!" Ryu menatap ke arah Tan Shuying dengan sebuah senyuman.


" Mmmm." Tan Shuying mengangguk lalu memejamkan matanya.


Sesaat tubuhnya semakin membesar hingga seukuran lima meter diselimuti elemen Kegelapan.


Tidak sampai disitu saja, bersamaan dengan tubuh besar, muncul sepasang sayap kelelawar dan tanduk putih dimana seluruh tubuhnya muncul sisik tebal berwarna putih mengkilap.


" Ras Iblis? Bukan. Darahnya masih mengalir darah manusia." Sebuah ucapan dari Guang Liang, Gong Sifa dan pasukan Peri Hutan saat melihat perubahan wujud dari Tan Shuying.


Sesaat Tubuh Tan Shuying kembali mengecil hingga ke bentuk semula, diikuti Istri Ryu yang lain.

__ADS_1


" Benar-benar mengagumkan." Guang Liang tidak henti dengan kekagumannya lalu menoleh ke arah Ryu lalu berkata " Bagaimana denganmu?" Guang Liang yang memiliki rasa penasaran yang kuat ingin melihat kemampuan Ryu.


" Aku tidak memiliki kemampuan seperti itu." Ryu terpaksa harus berbohong karena perubahan wujud yang dia miliki akan membuat kerusakan di tempat tersebut.


" Oh..." Guang Liang mengangguk-angguk meskipun sedikit tidak percaya.


Tentu Ryu tidak ingin melakukan Teknik Transformasi, karena saat itu terjadi maka hujan petir dan hujan api tidak bisa dihentikan.


Itu semua pembelajaran yang Ryu dapatkan ketika masuk ke Pagoda raksasa di Dunia Yuzhou.


Meskipun Ryu mengalami penurunan Kultivasi, namun kekuatan serangan elemen miliknya tidak berkurang sedikitpun karena mengimbangi kekuatan fisiknya.


" Apa kalian ingin cepat meningkatkan Kultivasi?" Kini Gong Sifa mengeluarkan suara karena dia juga ingin meningkatkan Kultivasi bersama pasukannya.


Tentu Gong Sifa ingin kembali ke Istana Kerajaannya yang kini dikuasai oleh Ras Orc.


" Ya... Apa ada cara yang cepat?" Tanya Ryu yang terlihat serius.


" Di wilayah Kerajaan Gong ada sebuah pohon suci yang bisa meningkatkan Kultivasi dengan cepat. Hanya saja energi disana sangat ganas." Meskipun Gong Sifa sedikit ragu, namun tidak ada pilihan lain demi mengembalikan kerajaannya.


" Baiklah,kami akan berangkat kesana! Tapi kami butuh bantuan dari kalian untuk menunjukkan jalan." Ucap Ryu sambil menatap ke arah Gong Sifa.


" Kalian semua, mari kita berangkat." Gong Sifa menoleh ke arah bawahannya.


" Baik Yang Mulia Ratu." Jawab mereka serempak.


" Kalian berhati-hatilah! Diluar sana pasti banyak yang mengincar kalian." Guang Liang mengingatkan kepada Gong Sifa dan pasukan Peri Hutan.


" Terimakasih atas pertolongan kalian selama ini. Suatu saat aku akan membalas kebaikan kalian." Ucap Gong Sifa lalu membawa pasukannya diikuti Ryu dan Istrinya.


Di sisi lain Guang Liang hanya menatap kepergian mereka, namun sebenarnya dia juga tidak tinggal diam.


Tentu Guang Liang ingin memberi pelajaran kepada tiga Kerajaan yang selalu mengganggu ketenangan Kerajaan Guang.


Apalagi dengan bantuan Boneka Bernyawa yang diberikan Ryu, Guang Liang ingin menekan pergerakan pihak musuh.


" Boneka Bernyawa ini sangat berguna. Aku akan menciptakan pasukan baru untuk Ras Peri Cahaya." Gumam Guang Liang, lalu meninggalkan tempat tersebut menuju Istananya.


*******

__ADS_1


Saat berada di perbatasan Kerajaan Guang, Gong Sifa memberi isyarat kepada pasukannya untuk mengambil beberapa pohon untuk tunggangan mereka.


" Jenderal... Gunakan pepohonan itu untuk kita!" Gong Sifa memberi perintah.


" Baik Yang Mulia Ratu." Jawab Jenderal tersebut lalu membawa beberapa pasukan mendekati pepohonan.


Kraaack! Kraaack! Kraaack!


Puluhan pohon langsung tercabut saat sang Jenderal dan pasukannya menggunakan kekuatan spiritual untuk mengendalikan pohon tersebut.


Gom! Gom! Gom!


Bunyi langkah kaki puluhan pohon tersebut seperti hidup dan berjalan menuju ke arah Ryu dan Istrinya.


" Silahkan Tuan Ryu!" Gong Sifa memberi isyarat agar Ryu dan Istrinya menaiki pohon hidup tersebut.


" Mmmm." Ryu mengangguk lalu melompat ke arah punggung pohon hidup diikuti Istrinya.


Meskipun Ryu dan Istrinya bisa terbang, namun mereka juga ingin menikmati saat berada di punggung pohon hidup.


Dengan kekuatan pikiran, sang Jenderal dan pasukannya mengendalikan pohon tersebut agar bisa berjalan menuju ke arah pohon suci.


" Suamiku, teknik mereka sangat unik. Mungkin aku akan menamakan mereka manusia pohon." Ucap Xie Xian yang duduk di punggung pohon hidup.


" Ya... Tapi teknik ini hanya bisa digunakan oleh Ras Peri Hutan dan menggunakan Qi sangat banyak." Ryu berspekulasi sambil menatap ke arah tertentu diiringi langkah kaki manusia pohon yang menciptakan gempa kecil.


Ryu mengakui kehebatan Ras Peri Hutan, namun gerakan mereka sangat lambat karena harus bertarung dengan menggunakan manusia pohon.


Ryu berpikir pantas saja Ras Peri Hutan bisa dikalahkan dengan mudah oleh Ras Orc, karena mereka hanya mengandalkan pohon.


Oleh karena itu Ryu ingin sekali melihat cara bertarung Ras Peri Hutan, karena dia ingin memastikan kelebihan dan kekurangan mereka.


" Gong Sifa... Apa kalian hanya menggunakan manusia pohon ini saat melakukan pertarungan?" Tanya Jiu Wei Hu yang tidak bisa menahan diri untuk bertanya.


" Ya... Disamping menggunakan manusia pohon ini, kami bisa menggunakan tumbuhan merambat untuk mengikat pihak lawan." Jawab Gong Sifa yang mengetahui arah pertanyaan tersebut, namun dia tidak keberatan jika teknik yang mereka gunakan banyak memiliki celah.


" Teknik ini memang memiliki kekuatan besar, namun sangat lambat dan hanya bisa digunakan dengan cara bertarung jarak jauh karena kami memiliki tipe pengendali." Gong Sifa melanjutkan pembicaraannya.


Mendengar keterangan tersebut, Ryu sedikit menaikkan sudut bibirnya berusaha mencari cara agar teknik yang digunakan oleh Ras Peri Hutan terlihat sempurna.

__ADS_1


__ADS_2