SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 211. Benua Dongwei


__ADS_3

[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]


*******


Setelah masalah tersebut diselesaikan, Liu Ryu langsung mengeluarkan semua yang berada di Dunia Quzhu, dimana Jiu Tou She langsung membawa Pasukan Semesta yang lain untuk membuat lorong raksasa dibawah danau.


Sedangkan Tou Shuijing langsung menempatkan Istana Kerajaan Laut Tengah dibawah dasar danau bagian belakang Istana Kekaisaran Atas Awan.


" Ryu'er... Semua Pasukan Semesta bawahanmu bekerja dengan sempurna." Long Mutian sangat kagum dengan bawahan Liu Ryu yang bekerja tanpa mengeluh sedikitpun.


Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu tersenyum canggung, karena dia sendiri tidak menyangka bahwa bawahannya begitu bersemangat dalam menjalankan tugas mereka.


" Ryu'er... Ini adalah peta peninggalan leluhur kami. Sepertinya tempat kita sekarang berada di Benua Dongwei." Long Mutian mengeluarkan sebuah peta yang terbuat dari kulit hewan.


Meskipun berada di bawah air, peta tersebut tidak menyerap air, sehingga masih terlihat kering.


Benua Dongwei adalah Benua yang merupakan tempat pengasingan para Kultivator yang berada di Dunia Tiantang.


Long Mutian menceritakan bahwa Benua Dongwei berada di tengah-tengah Benua Timur, Benua Utara dan Benua Tengah.


Dunia Tiantang hampir mirip dengan Dunia Abadi, dia terdapat lima Benua besar, yaitu Benua Timur, Benua, Utara, Benua Barat, Benua Selatan dan Benua Tengah.


Sedangkan Benua Dongwei hampir tidak ada yang mau tinggal di Benua tersebut karena di lautan memiliki cuaca yang sangat ekstrim.


Disamping memiliki cuaca ekstrim, Benua Dongwei sangat minim Sumberdaya dan memiliki banyak Hewan Roh yang sangat kuat.


" Aku hampir merasa tidak percaya jika kalian bisa menaklukkan wilayah ini. Kemungkinan besar kita berada di tengah-tengah Benua Dongwei, dimana jutaan tahun yang lalu masuk ada beberapa kelompok yang tinggal. Hanya saja mereka tidak berani menuju bagian tengah Benua ini." Long Mutian menggelengkan kepala karena Liu Ryu dan bawahannya bisa menaklukkan wilayah tersebut dengan mudah.


" Jika begitu, aku akan menguasai Benua Dongwei ini terlebih dulu sebelum melanjutkan ke benua yang lain." Liu Ryu terlihat senang karena dia telah memiliki wilayah yang telah.


" Setelah melihat apa yang kalian lakukan di tempat ini, aku sangat yakin bahwa kamu bisa menaklukkan Benua Dongwei ini." Long Mutian sangat kagum dengan pencapaian menantunya.

__ADS_1


Sambil menunggu Pasukan Semesta dan rakyat Kerajaan Laut Tengah membuat terowongan raksasa, Liu Ryu memanggil Tou Shuijing kembali ke atas daratan.


" Ayah mertua... Maaf membuat kalian menunggu lama." Liu Ryu yang sudah berada di atas jembatan pelangi sambil menatap ke arah kelima Raja Phoenix Awan.


" Ryu'er... Itu tidak masalah. Kami juga sedang menikmati pemandangan di tempat ini." Huang Yifei tidak henti dengan kekagumannya dengan pemandangan Istana Kekaisaran Atas Awan.


Begitupun dengan keempat Raja Phoenix Awan yang lain, mereka juga sangat menikmati keindahan pemandangan tersebut.


Tanpa menunggu lama, Liu Ryu langsung membuat pola gerakan yang sangat rumit, lalu menciptakan pelindung membentuk dinding transparan hingga menembus awan.


Sesaat seisi hutan tersebut membentuk sebuah tabung raksasa hingga mencapai langit.


' Menciptakan pelindung seperti ini, membutuhkan Qi yang sangat besar.' Liu Ryu membatin sambil menelan beberapa Pil untuk memulihkan Qi miliknya.


Huang Yifei, Huang Beifang, Huang Xihuo, Huang Niwang dan Huang Yewang yang melihat kejadian tersebut berdecak kagum karena mereka mengetahui jika menciptakan pelindung sebesar itu, membutuhkan Qi yang sangat besar.


" Dewa Agung... Dengan begini, aku bisa menempatkan Kerajaan Awan Timur, Kerajaan Awan Utara, Kerajaan Awan Barat dan Kerajaan Awan Selatan berada di atas awan sana." Ucap Tou Shuijing sambil menunjuk ke empat arah.


" Baik Dewa Agung." Ucap Tou Shuijing, lalu melesat ke arah bagian timur.


" Ryu'er... Untuk bagian ini, biar kami yang menyediakannya. Kami sebagai Ras Phoenix Awan memiliki kemampuan khusus agar membuat Istana bisa melayang di atas awan." Ucap Huang Yifei, lalu membawa rakyatnya menuju bagian timur.


Begitupun dengan keempat Raja Phoenix Awan yang lain, mereka juga langsung membawa anggota keluarganya beserta rakyat menuju ke arah masing-masing dimana akan ditempatkan Istana yang baru untuk mereka.


Kini hanya tinggal Liu Ryu seorang diri, dimana hanya dua kerajaan yang belum ditempatkan, yaitu Kerajaan Harimau Putih dan Kerajaan Ular Hijau.


" Untuk masalah ini, biar Istriku yang menempatkan Kerajaan mereka." Ucap Liu Ryu sambil mengirimkan pesan jiwa kepada Istrinya.


Tidak lama kemudian 48 Istri Liu Ryu telah muncul di hadapannya, dengan perasaan senang.


" Suamiku." Ucap mereka serempak.

__ADS_1


" Istriku, kamu adalah Ratu Harimau Putih. Menurutmu dimana Kerajaan Harimau Putih akan ditempatkan?" Tanya Liu Ryu sambil menoleh ke arah Shu Meilu.


" Karena mereka tidak memakan tempat dan memiliki dunia kecil sendiri, lebih baik tempatkan di atas gunung bagian sana." Ucap Shu Meilu sambil menunjuk ke arah gunung yang berada di luar tembok besar Istana Kekaisaran Atas Awan.


" Baiklah." Liu Ryu mengangguk lalu mengeluarkan sebuah Batu Bintang yang merupakan tempat tinggal Harimau Putih.


Dengan sebuah anggukan, Shu Meilu mengambil Batu Bintang lalu melesat ke arah sebuah gunung yang dia tunjukkan sebelumnya.


" Istriku... Kamu adalah Ratu Kerajaan Ular Hijau. Kamu bisa menempatkan Kerajaan milikmu di tempat yang kamu inginkan." Liu Ryu mengeluarkan sebuah Batu Bintang yang merupakan tempat tinggal Ular Hijau.


" Baiklah, aku akan menempatkan Kerajaanku di atas gunung bagian gunung disana." She Xia mengambil Batu Bintang tersebut lalu melesat ke arah gunung yang berada di luar tembok besar Istana Kekaisaran Atas Awan.


" Karena Ras Naga Gunung tidak memiliki pemimpin, biar aku yang menjadi Ratu Ras Naga Gunung." Yinshi menadahkan tangannya, seakan meminta sesuatu kepada Liu Ryu.


" Apa mereka sudah mengakuimu sebagai Ratu Naga Gunung?" Tanya Liu Ryu sambil menatap ke arah Yinshi.


" Tentu." Jawab Yinshi dengan singkat.


Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu mengangguk lalu mengeluarkan sebuah Batu Bintang yang sudah diciptakan dunia kecil.


" Kalian bantu aku menciptakan Istana Kerajaan untuk Ras Naga Gunung." Ucap Yinshi sambil menoleh ke arah Feng bersaudara.


" Baik." Feng Quinlan dan saudarinya mengangguk, lalu terbang mengikuti Yinshi yang melesat ke arah gunung di luar tembok besar.


" Ras Harimau Awan juga sudah mengakuiku sebagai Ratu mereka." Ucap Ting Ye sambil menadahkan tangannya di depan Liu Ryu.


Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu hanya menggelengkan kepala lalu memberikan Batu Bintang kepada Ting Ye.


" Kalian berlima, bantu aku menciptakan Istana Kerajaan untuk Ras Harimau Awan." Ucap Ting Ye sambil menoleh ke arah Long bersaudara.


" Baik." Long Que Zhu dan saudarinya mengangguk lalu terbang mengikuti Ting Ye yang melesat ke arah sebuah gunung di luar tembok.

__ADS_1


__ADS_2