
Di sisi lain Liu Ryu dan Istrinya bergerak dengan bebas, langsung berpindah tempat ke arah lautan prajurit dari Benua Tengah.
Bersamaan dengan sambaran elemen Kehampaan miliknya, Liu Ryu menarik para prajurit ke dalam Penjara Abadi.
Begitupun dengan Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain, mereka juga melesat ke berbagai arah untuk membantu pasukan Boneka Bernyawa jika sedang kesulitan menghalau gelombang musuh.
Hanya Han Linxi seorang diri saja yang melakukan pertarungan dari jarak jauh, karena dia masih mencapai Bintang Emas. Itupun dengan bantuan Pil Susu Awan.
" Kekuatan mereka benar-benar sangat menakutkan." Gumam Han Linxi, sambil menatap ke arah Liu Ryu dan Istrinya yang lain yang berada di tengah lautan prajurit pihak lawan.
Sebelumnya Han Linxi hanya mencapai Bintang Perak, itupun berkat bantuan Sumberdaya dari Kekaisaran Han.
" Jika aku sering melakukan Kultivasi Ganda bersama suamiku dan menggunakan Pil Susu Awan, aku bisa menyusul mereka." Pikir Han Linxi, sambil melancarkan serangannya.
Di sisi lain Han Juan diam-diam mengukur tingkat Kultivasi adiknya. Tidak menyangka bahwa gadis yang masih berusia 20 tahun bisa mencapai Bintang Emas.
" Adik ipar memang luar biasa. Tidak salah aku menjodohkan adikku dengan Kaisar Ryu." Han Juan tersenyum puas, karena Han Linxi bisa meningkatkan Kultivasi dengan cepat.
Han Juan mengingat jelas, ketika dia masih berusia 20 tahun, dia hanya bisa mencapai Bintang Perak.
Kini Han Juan yang sudah berusia 7900 tahun hanya bisa mencapai Bintang Langit dengan bantuan Sumberdaya.
" Sungguh melewatkan usia yang sia-sia." Gumam Han Juan sambil melakukan serangannya.
Di sisi lain para Jenderal Besar dari Benua Tengah, memasang wajah memerah padam karena jumlah pasukan mereka berkurang secara signifikan akibat serangan elemen dari pihak lawan.
" Ganti Formasi! Gunakan Formasi Pelindung Elemen." Teriak salah satu Jenderal Besar, memberi perintah.
Tentu Jenderal Besar terlihat panik, karena setiap hentakan kaki para prajurit Kekaisaran Atas Awan terus menjatuhkan hujan air yang diselimuti petir dan kobaran api.
Tidak hanya itu saja, terpaan angin tornado, hujan salju dan retakan tanah juga menenggelamkan para prajurit mereka.
" Jenderal Besar, apa kamu yakin?" Jenderal yang lain merasa ragu dengan keputusan tersebut.
Tentu para Jenderal Besar yang lain merasa khawatir jika mengganti Formasi. Jika menggunakan Formasi Pelindung Elemen, maka pertahanan pasukan akan melemah, meskipun kebal terhadap serangan elemen.
__ADS_1
" Apa kalian buta? Kalian lihat sendiri bagaimana prajurit kita sudah banyak yang mati." Jenderal tersebut sangat marah karena Jenderal yang lain tidak setuju.
" Baiklah, sekarang gunakan Formasi Pelindung Elemen!" Para Jenderal Besar memberi perintah kepada bawahannya untuk mengganti Formasi.
Dengan seketika, para prajurit mengganti barisan, hingga membentuk Formasi Pelindung Elemen.
" Hmmm." Liu Ryu memicingkan matanya, karena daya serang elemen Kehampaan miliknya bisa ditahan oleh prajurit pihak musuh.
Begitupun dengan serangan elemen dari prajurit Kekaisaran Atas Awan, kini bisa ditangkal oleh prajurit pihak musuh.
" Lepaskan Aura Dewa Naga." Teriak Tou Shuijing yang memberi perintah.
Wuush! Wuush! Wuush!
Satu-persatu Tou Shuijing, Jiu Tou She dan semua prajurit Kekaisaran Atas Awan serta prajurit dari 27 Kerajaan melepaskan Aura Dewa Naga yang mereka miliki.
Seketika para prajurit dari pihak musuh merasakan tubuh mereka seperti ditimpa beban berat.
Wuush! Wuush! Wuush!
Kyaaaak! Kyaaaak! Kyaaaak!
Sekelompok Hudie langsung melesat cepat ke arah lautan prajurit pihak musuh, hingga setiap kibasan sayap mereka mampu membunuh lebih dari sepuluh prajurit dengan sayap mereka yang sangat kuat dan tajam.
Begitupun dengan seluruh pasukan Boneka Bernyawa, kini setiap tebasan pedang mereka mampu membunuh lebih dari satu pihak lawan.
" Apa? Bagaimana mungkin?" Para Jenderal Besar dari pihak musuh berkeringat dingin, seakan tidak percaya bahwa prajurit Benua Timur memiliki kemampuan yang lain.
Kini suara deru perang menggema di seluruh tempat, dimana prajurit yang berada dibawah kekuasaan Kekaisaran Atas Awan mampu menguasai pertarungan.
" Jenderal." Teriak para komandan yang menyadari bahwa Formasi Pelindung Elemen justru membuat pihak lawan lebih beringas.
Kini semua Jenderal Besar dari Benua Tengah tertunduk lesu, karena mereka sudah kehabisan Sumberdaya untuk mengganti Formasi.
" Berjuanglah hingga sampai titik darah penghabisan." Karena tidak ada pilihan lain, para Jenderal Besar dari Benua Tengah harus melakukan pertarungan hidup dan mati untuk menjaga nama baik Benua Tengah.
__ADS_1
Di sisi lain Liu Ryu tersenyum lebar sambil melesat ke berbagai arah untuk membantu para prajurit di pihaknya.
Begitupun dengan Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain juga tidak kalah beringas, dengan menggunakan teknik asap ilusi, mereka membunuh prajurit pihak musuh seperti pembunuh senyap.
Han Kiang, Han Juan dan para Jenderal Besar dari Kekaisaran Han yang awalnya terlihat panik, kini bernafas lega karena mereka sudah menguasai jalannya pertarungan.
Di sisi lain Liu Ryu dan Istrinya terus memasukkan para prajurit dari pihak musuh ke dalam Penjara Abadi, tentu sangat berguna untuk dijadikan budak.
Secara perlahan sudah banyak para prajurit dari pihak musuh yang mereka tarik ke Penjara Abadi, sehingga Penjara Abadi sudah melebihi kapasitas.
" Hmmm, sudah penuh." Gumam Liu Ryu, karena dia tidak bisa lagi menarik para prajurit ke dalam Penjara Abadi.
Sesaat Liu Ryu menatap ke arah lautan prajurit dari pihak musuh, terlihat senyuman licik dari raut wajahnya.
" Tangkap mereka semua." Liu Ryu memberi perintah dengan suara lantang.
" Baik Yang Mulia Kaisar." Para Jenderal dari pihak Liu Ryu langsung melesat ke berbagai arah untuk melumpuhkan para Jenderal dari pihak musuh.
Bahkan beberapa prajurit yang lain juga ikut menunjukkan kemampuannya, untuk membantu melumpuhkan pihak musuh.
Tentu para Jenderal, Komandan dan para prajurit mereka siksa terlebih dulu sebelum menyerahkan kepada Liu Ryu.
" Kalian semua, bantu mereka untuk menangkap para prajurit Benua Tengah." Meskipun tidak mengetahui tujuan dari Liu Ryu, Han Kiang memberi perintah kepada para prajurit Kekaisaran Han untuk menangkap prajurit dari Benua Tengah.
" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab mereka serempak, lalu menyerang pihak lawan dengan cara melumpuhkan agar tidak bisa bergerak lagi.
Setelah melakukan pertarungan cukup lama, kini semua prajurit dari Benua Tengah berhasil disekap.
Sedangkan lebih dari setengahnya harus mati di dalam medan peperangan, karena ada beberapa prajurit yang memilih untuk mati.
Liu Ryu yang sudah berdiri di hadapan lautan prajurit, kini tersenyum puas saat melihat para tawanan yang menatapnya penuh dengan kebencian sampai ke ubun-ubun.
" Berikan Pil ini kepada mereka." Ucap Liu Ryu seraya mengeluarkan beberapa kotak yang berisi Pil Tuan-Hamba.
Untuk kali ini Liu Ryu menggunakan cara yang paling keji untuk menaklukkan Benua Tengah, karena Pil Tuan-Hamba membuat seseorang seperti mayat hidup.
__ADS_1