
Ryu berpikir bahwa gunung yang dia tempati sekarang tidak mudah untuk ditaklukkan, karena cuaca di tempat itu sangat dingin.
" Apa mungkin Centaurus tinggal disini." Ryu bergumam sambil memperhatikan keadaan sekitar.
Karena rasa penasaran, Ryu langsung menuju ke sebuah arah, dimana dia merasa tertarik dengan ada gundukan tanah yang berada di puncak gunung tersebut.
" Puncak gunung ini sangat luas, jika dijadikan sebuah Kota maka sangat aman. Sayangnya untuk menjangkau tempat ini tidaklah mudah." Ryu bergumam sambil melanjutkan langkahnya.
Tidak lama kemudian Ryu merasakan aura penekanan yang sangat kuat berasal dari gundukan tanah tersebut.
" Siapa yang berani menginjakkan kakinya di wilayah kekuasaan ku?" Terdengar suara dari arah gundukan tanah tersebut.
Ryu yang mendengar perkataan tersebut langsung menyipitkan matanya sambil meningkatkan kewaspadaan.
Sesaat kemudian terlihat tiga sosok manusia setengah kuda dimana mereka terlihat telanjang dada.
Sosok yang pertama keluar memiliki jenis kelamin pria, sedangkan kedua sisi kiri dan kanan memiliki jenis kelamin wanita yang juga telanjang dada.
" Kenapa penampilan mereka seperti itu?" Ryu bergumam sambil menatap ke arah ketiga sosok tersebut dimana sosok pria memiliki badan kekar dengan sebuah tombak di tangannya.
Sedangkan kedua sosok wanita menggunakan pedang di kedua tangannya dengan ekspresi wajah tidak menentu seakan tidak peduli telah memperlihatkan gunung kembarnya yang tanpa penutup sedikitpun.
" Cepat pergi dari sini manusia! Sebelum aku membunuhmu." Ucap Sosok pria dengan nada mengancam.
" Centaurus? Lalu kenapa kedua sosok itu ada disini?" Ryu menyipitkan matanya karena dia berpikir bahwa kedua wanita setengah kuda itu berasal dari Ras Peri Hewan.
Meskipun antara Centaurus dan kedua wanita setengah kuda hampir memiliki kesamaan, namun terdapat beberapa bagian tubuh mereka yang berbeda.
" Hmmm... Sepertinya kamu menculik kedua wanita Ras Peri Hewan itu untuk dijadikan Istrimu." Ryu berspekulasi tentang kedua wanita setengah kuda.
" Apa peduli mu." Sosok Centaurus terlihat geram, langsung melesat ke arah Ryu sambil memutar tombaknya yang kini diselimuti elemen Petir.
Duaarr! Duaarr! Duaarr!
Terdengar suara gemuruh dari langit diikuti sambaran Petir yang sangat kuat menyebar ke berbagai arah dari Centaurus.
" Menarik." Ryu menaikkan sudut bibirnya sambil mengeluarkan Pedang Naga Petir, lalu mengalirkan elemen Kehampaan.
Traaang!
Ryu mengayunkan pedangnya untuk menangkis serangan tombak dari Centaurus.
Bboooom! Bboooom!
Ledakan yang sangat kuat akibat benturan dari elemen Petir dan elemen Kehampaan menciptakan gelombang kejut membuat wilayah sekitar langsung rusak total.
Traaang! Traaang Traaang!
Duaarr! Duaarr! Duaarr!
__ADS_1
Setiap serangan tombak dari Centaurus menciptakan sambaran Petir, membuat Ryu memasang wajah serius.
" Kau telah berani mengusik kediamanku, karena itu kamu harus mati." Centaurus yang terlihat marah terus mengayunkan tombaknya untuk menyerang Ryu.
Di sisi lain Ryu juga tidak tinggal diam, juga mengayunkan Pedang Naga Petir yang diselimuti elemen Kehampaan yang membuat Centaurus terlihat waspada.
Tentu Centaurus sangat hati-hati, karena elemen yang dimiliki Ryu tidak seperti elemen pada umumnya membuat tangannya merasa nyeri.
Wuush!
Centaurus menjauhi tempat tersebut dengan kecepatan tinggi karena sosok yang di depannya sekarang tidak bisa dianggap remeh.
" Armor Petir."
Duaarr!
Sebuah sambaran petir dari atas langit menuju ke arah Centaurus, hingga tercipta sebuah armor yang melindungi tubuhnya.
Bbbzzzttt! Bbbzzzttt! Bbbzzzttt!
Centaurus yang diselimuti elemen Petir berwarna merah, dimana elemen tersebut sangat liar seakan melahap siapapun yang mendekatinya.
Wuush!
Centaurus melesat cepat ke arah Ryu dengan kecepatan yang lebih tinggi dari sebelumnya seperti kecepatan meteor.
Traaang! Traaang Traaang!
" Mengagumkan." Ryu tersenyum lebar seakan tubuhnya bergejolak untuk menjajal kemampuannya.
" Manusia ini? Kenapa kecepatannya mampu menandingi kecepatanku." Gumam Centaurus saat melihat Ryu mampu menangkis serangannya yang hampir tidak terlihat dari berbagai arah.
Di sisi lain Ryu juga terkadang harus menggunakan instingnya karena serangan dari Centaurus terkadang dari arah belakang ataupun sisi kiri dan kanannya.
Pertarungan itu terus berlanjut hingga kediaman Centaurus bersama kedua istrinya menjadi rusak total.
Melihat hal itu kedua wanita setengah kuda terlihat marah, langsung melesat cepat ke arah Ryu untuk membantu suami mereka.
Wuush! Wuush!
Kedua bayangan melesat cepat ke arah Ryu dengan kecepatan tinggi diikuti elemen Api mengelilingi tubuh mereka.
Ryu yang merasakan kehadiran kedua wanita tersebut yang ingin membelah tubuhnya, langsung memutar badan seraya mengayunkan pedangnya untuk menangkis tebasan tersebut.
Traaang! Bboooom!
Benturan kedua serangan menciptakan gelombang kejut yang sangat kuat hingga tercipta kawah besar.
Melihat kesempatan tersebut, Centaurus langsung mengayunkan tombaknya dengan kekuatan penuh yang dialiri elemen Petir.
__ADS_1
Straaing!
Bboooom!
Bersamaan dengan serangan tusukan dari Centaurus yang menyambar ruang kosong, Ryu telah berhasil berpindah tempat.
" Hmmm." Centaurus dan kedua istrinya merasakan bahwa Ryu sudah berada di tempat yang cukup jauh, langsung melesat ke arah tersebut.
" Transformasi"
Duaarr! Duaarr Duaarr!
Bersamaan dengan Ryu berubah wujud menjadi sosok Harimau sisik Naga, sekelilingnya seperti membentuk pagar dari elemen Kehampaan yang bergerak liar seakan menyambar siapapun yang mendekatinya.
" Aura ini." Centaurus dan kedua istrinya menghentikan langkah mereka saat merasakan aura yang sangat kuat dari pihak lawan.
Straaing!
Ryu berpindah tempat langsung berdiri di belakang ketiga sosok tersebut diikuti sambaran elemen Kehampaan menyambar tubuh Centaurus dan kedua istrinya.
Duaarr! Duaarr! Duaarr!
Aaarrrggghhhh!
Aaarrrggghhhh!
Aaarrrggghhhh!
Centaurus dan kedua istrinya berteriak kesakitan merasakan seluruh tubuhnya mereka seperti ditusuk ribuan jarum panas.
" Kalian telah berani menyerangku dengan cara keroyokan, aku akan memberikan perhitungan yang setimpal." Ryu yang dalam wujud Harimau perkasa menatap tajam ke arah kedua Istri Centaurus.
Di sisi lain Centaurus dan kedua istrinya berlari untuk menjauhi wilayah sambaran elemen aneh yang dimiliki Ryu karena pelindung yang mereka ciptakan tidak mampu menahan amukan sambaran elemen Kehampaan.
" Kalian pikir bisa lari dariku?" Ryu yang berbentuk Humanoid Harimau Sisik Naga menatap ke arah Centaurus yang sedang berlari.
Di sisi lain Centaurus mengutuk dirinya sendiri karena baru kali ini bertemu dengan sosok yang mengerikan.
Bahkan Centaurus tidak memperdulikan dirinya yang agung sebagai makhluk kuno harus merendahkan harga dirinya sendiri dengan lari kocar-kacir menjauhi Humanoid Harimau Sisik Naga.
Tentu Centaurus berlari bukan karena takut dengan wujud Ryu, melainkan karena sambaran elemen Kehampaan yang tidak ada habisnya.
Straaing!
Ryu kembali berpindah dengan Pedang Naga Petir di tangannya dan muncul di hadapan Centaurus.
" Teknik macam apa yang dia gunakan." Centaurus bergumam sambil menghentikan langkahnya karena sambaran elemen Kehampaan kembali menyerang tubuhnya.
Craaash!
__ADS_1
Ryu langsung menebas leher Centaurus hingga terlepas dari tubuhnya, lalu mengambil Inti Jiwa makhluk kuno tersebut.