
Bboooom!
Bboooom!
Bboooom!
Ribuan jarum yang berwarna merah darah, membentur kubah pasir, menciptakan ledakan yang menyebar ke berbagai arah, membuat gempa bumi.
Jenderal Iblis Merah seakan tidak percaya jika wanita cantik di depannya masih mampu bertahan dari serangannya.
" Bagaimana mungkin? Darah campuran Dewa ini tidak bisa dianggap remeh." Jenderal Iblis Merah seakan tidak percaya, karena sihir jarum yang dia ciptakan tidak mampu menembus pertahanan dari Dewi Arinia.
" Absolut Gurun, Gelombang Pasir."
Buussshh!
Dewi Arinia merentangkan kedua tangannya, hingga tercipta gelombang pasir dari dua arah, seakan mengelilingi tubuh Jenderal Iblis Merah.
Sesaat Jenderal Iblis Merah membuka matanya lebar-lebar, saat gelombang pasir raksasa melesat ke arahnya dari sisi kiri dan kanan, dengan kecepatan tinggi.
" Gawat." Jenderal Iblis Merah memasang wajah jelek, karena kedua gelombang pasir bisa menimbunnya.
Merasa serangan gelombang raksasa tidak bisa dihindari lagi, Jenderal Iblis Merah dengan buru-buru merentangkan kedua telapak tangannya untuk memblokir serangan dari Dewi Arinia.
" Sihir Iblis Merah, Kubah Kematian."
Duuung!
Sebuah kubah raksasa berwarna merah darah mengelilingi tubuh Jenderal Iblis Merah, yang sudah menggunakan kekuatan penuh.
Bboooom!
Bboooom!
Serangan gelombang pasir bersarang pada kubah raksasa dari dua arah, menciptakan ledakan yang sangat kuat, membuat seisi daratan Muktho mengalami gempa bumi.
Traaang!
Kubah raksasa tidak mampu menahan beban dari kedua gelombang pasir, hingga hancur berkeping-keping.
" Bagaimana mungkin?" Jenderal Iblis Merah seakan tidak percaya, jika kubah pelindung ciptaannya bisa dihancurkan.
Jenderal Iblis Merah terlihat pucat, karena kedua gelombang pasir seakan sudah mengepungnya.
Bboooom!
Kedua gelombang pasir bersarang pada tubuh Jenderal Iblis Merah, hingga seluruh tubuhnya tertimbun pasir, seakan remuk serta tulangnya banyak yang patah.
Wuush!
Dewi Arinia langsung melesat ke arah timbunan pasir tempat keberadaan Jenderal Iblis Merah, lalu menembakkan tetesan darahnya ke arah Jenderal Iblis Merah yang tertimbun di pasir.
Buussshh!
Tubuh Jenderal Iblis Merah diselimuti cahaya berwarna keemasan dan mulai mengecil hingga membentuk sebuah Pil.
Tanpa membuang waktu, Dewi Arinia langsung mengambil Pil Inti Jiwa, lalu memasukkan ke Cincin pemulihan miliknya.
*******
( Beberapa saat sebelumnya.... )
__ADS_1
Di sisi lain, Liu Yunxia yang juga sedang berhadapan dengan salah satu Jenderal Iblis Merah yang lain, kini langsung melesat ke arah pihak lawan, sambil mengeluarkan kepalan tangannya ke depan.
Jenderal Iblis Merah juga tidak tinggal diam, langsung melesat ke arah Liu Yunxia, sambil mengayunkan tangannya membentuk cakaran.
Bboooom!
Bboooom!
Bboooom!
Pertukaran serangan dari kedua belah pihak, menciptakan gelombang energi yang menyebar ke berbagai tempat.
Pepohonan yang awalnya sangat lebat, kini mulai bertumbangan, hingga wilayah sekitar menjadi tanah gersang.
" Sihir Iblis Merah, Cakar Kematian."
Creeessh!
Jenderal Iblis Merah mengayunkan cakarnya pada bagian perut wanita cantik di depannya, meskipun terasa enggan.
" Absolut Lautan, Tombak Suci."
Creeessh!
Liu Yunxia juga tidak tinggal diam, langsung mengeluarkan Qi pada kepalan tangannya, hingga tercipta sebuah tombak trisula di tangan kanannya, lalu mengarahkan kepada cakar Jenderal Iblis Merah.
Bboooom!
Benturan kedua serangan yang saling bertemu, menciptakan ledakan yang sangat kuat, membuat keduanya terpental ke udara.
Jenderal Iblis Merah langsung menyeimbangkan tubuhnya, sambil menatap ke arah wanita yang memiliki paras cantik di depannya.
Jenderal Iblis Merah tidak menyangka jika wanita cantik yang menjadi lawannya memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat, melebihi mereka yang dikenal memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat.
Tanpa membuang waktu, Jenderal Iblis Merah langsung menyatukan kedua telapak tangannya, lalu mengarahkan kepada wanita cantik di depannya, meskipun terasa enggan.
" Sihir Iblis Merah, Tebasan Kematian."
Creeessh!
Sebuah bilah raksasa keluar dari telapak tangan Jenderal Iblis Merah, melesat cepat ke arah Liu Yunxia.
Liu Yunxia juga tidak tinggal diam, langsung menyatukan kedua telapak tangannya, lalu mengarahkan kepada bilah raksasa yang mengarah kepadanya.
" Absolut Lautan, Tebasan Penyapu Daratan."
Creeessh!
Air yang memadat membentuk bilah raksasa, keluar dari telapak tangan Liu Yunxia, melesat cepat untuk menyambut serangan dari pihak lawan.
Traaang!
Bboooom!
Benturan antara kedua bilah raksasa, menciptakan gelombang energi, membuat tanah sekitar membentuk kawah raksasa.
" Menarik." Liu Yunxia menyipitkan matanya, karena Jenderal Iblis Merah yang menjadi lawannya tidak bisa dianggap enteng.
Di sisi lain, Jenderal Iblis Merah memasang wajah serius, karena serangannya masih mampu dipatahkan oleh wanita cantik di depannya.
" Aku harus membunuh wanita ini secepat mungkin." Meskipun merasa enggan kepada wanita cantik di depannya, Jenderal Iblis Merah tidak memiliki pilihan lain, langsung merapalkan sebuah mantra, lalu merentangkan kedua tangannya.
__ADS_1
" Sihir Iblis Merah, Bola Kematian."
Buussshh!
Sebuah bola raksasa muncul di depan Jenderal Iblis, langsung melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Liu Yunxia.
" Absolut Lautan, Gelombang Pasang."
Buussshh!
Liu Yunxia mengibaskan tangannya, ke depan, hingga muncul gelombang raksasa di depannya, lalu melesat cepat ke arah bola raksasa.
Bboooom!
Benturan keras dari bola raksasa yang bersarang pada gelombang air pasang, menciptakan ledakan yang sangat kuat.
" Absolut Lautan, Hujan Pemurnian."
Duuung!
Liu Yunxia dengan buru-buru menyalurkan Qi pada kedua telapak tangannya, hingga tercipta hujan yang mengandung racun korosif , mengarahkan kepada Jenderal Iblis Merah.
Jleeep! Jleeep! Jleeep!
Air hujan bersarang hingga menembus kulit Jenderal Iblis Merah yang seperti benda logam.
Aarrgggh!
Jenderal Iblis Merah berteriak keras, merasakan seluruh tubuhnya digerogoti racun korosif.
Jenderal Iblis Merah dengan buru-buru mengeluarkan kekuatanya untuk menghilangkan racun yang menggerogoti tubuhnya.
"Uhuuuk."
Jenderal Iblis Merah memuntahkan darah segar, sambil menatap ke arah wanita yang memiliki paras cantik di depannya dengan penuh kebencian.
Jenderal Iblis Merah sangat marah karena untuk menghilangkan racun, sangat menguras tenaganya, membuatnya merasa kelelahan.
" Kamu harus mati di tanganku." Jenderal Iblis Merah bersuara dengan lantang, lalu mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi.
" Sihir Iblis Merah, Tebasan Pemusnah."
Creeessh!
Bersamaan dengan kedua tangannya turun hingga mengarah kepada Liu Yunxia, sebuah bilah raksasa berwarna merah darah keluar dari tangan Jenderal Iblis Merah, langsung melesat cepat ke arah wanita cantik di depannya.
Melihat bilah sabit raksasa mengarah kepadanya, Liu Yunxia kembali merentangkan, kedua tangannya, lalu menyatukan kedua telapak tangan.
" Absolut Lautan, Tebasan Penghancur Daratan."
Creeessh!
Air yang memadat membentuk bilah pedang sabit raksasa, keluar dari telapak tangan Liu Yunxia, mengarah kepada bilah raksasa di depannya.
Bboooom!
Benturan dari kedua bilah raksasa saling bertemu, kembali menciptakan gelombang kejut yang membuat kawah raksasa kembali membesar.
" Wanita ini kuat sekali." Jenderal Iblis Merah, memasang wajah jelek, sambil menatap ke arah wanita cantik di depannya.
" Sihir Iblis Merah, Retakan."
__ADS_1
Kraaack!
Jenderal Iblis Merah bersuara dengan lantang, sambil merentangkan kedua tangannya, hingga tanah yang di depannya membentuk galian raksasa hingga mencapai ke arah Liu Yunxia yang melayang di udara.