
Ketiga wanita itu pun bernafas lega karena Xie Xian benar-benar masih hidup, meskipun hal itu sangat sulit dipercaya.
" Kamu lebih muda dari kami, karena itu kamu harus memanggil kami kakak." She Ling memberi penekanan pada Xie Xian.
" Yah... Kakak... Selayaknya kalian sudah seperti ibuku." Xie Xian juga melepaskan Aura Intimidasi Pendekar Semesta tahap awal yang membuat ketiga wanita tersebut berkeringat dingin.
" Ka... Kau jangan curang! Kamu sudah lama bersama suami kita, harusnya kamu mengalah pada yang tua." She Ling mengutarakan tujuan mereka meskipun dibawah tekanan Aura milik Xie Xian.
Sebenarnya ketiga wanita itu menginginkan agar Xie Xian memberi waktu kepada mereka untuk bersama Ryu, namun karena salah dalam penjelasan membuat mereka harus menerima tekanan aura.
" Oh... Aku pikir kalian ingin mengancam ku? Baiklah, lagi pula aku ingin bersantai" Tanpa merasa bersalah, Xie Xian menarik kembali Auranya lalu meninggalkan tempat tersebut menuju asap racun Kultivasi.
Kini ketiga wanita tersebut berdiri mematung, tidak menyangka Xie Xian memiliki kekuatan yang mengerikan.
" Kita harus kembali ke Klan She, untuk meminta izin kepada Ketua kalian." Ucap Ryu sambil menatap ketiga wanita itu.
" Baiklah, aku tidak sabar ingin memberi hukuman untukmu." Ucap She Bing membuat Ryu sedikit mengerutkan kening.
" Lalu bagaimana dengan murid kalian di devisi 6? Apa kalian tidak ingin berpamitan kepada mereka?" Ryu merasa ketiga wanita itu masih memiliki tanggung jawab kepada Akademi Naga Langit.
" Aku tidak peduli dengan mereka, sekarang kita pergi ke Klan She saja." Ucap She Zhilin dimana tujuan mereka ke Akademi Naga Langit hanya untuk bersenang-senang.
Ryu yang merasa tidak terlalu memikirkan masalah Akademi Naga Langit, juga langsung membawa ketiga wanita itu menuju kediaman Klan Xie.
Sesaat mereka telah berpindah tempat ke depan pintu gerbang Klan She yang dimana tempat Ryu meninggalkan Batu Bintang.
Tanpa menunggu lama, She Ling dan kedua saudarinya langsung masuk ke pintu gerbang Klan She.
" Gawat... Ketiga wanita monster itu kembali lagi." Para penjaga gerbang terlihat gemetar saat melihat She Ling dan kedua saudarinya.
" Penjaga... Ada apa?" Tanya Ryu yang menatap keempat sosok yang di depan mereka, lalu menoleh ke arah ketiga wanita itu.
Hal yang mereka takutkan dari She Ling, She Bing dan She Zhilin adalah mereka sering bertindak semena-mena terhadap anggota muda Klan She hanya untuk kesenangan mereka, meskipun tidak ada yang kehilangan nyawa.
__ADS_1
Para Tetua Klan She juga tidak bisa berbuat apa-apa karena ketiga wanita itu merupakan anggota Akademi Naga Langit yang tentu memiliki pengaruh besar.
" Kalian tidak perlu seperti itu." She Ling tersenyum lebar sambil berjalan memasuki kediaman Klan She.
Mereka pun langsung menuju ke sebuah bangunan dimana tempat Ketua Klan She untuk berpamitan.
" Haaahh, syukurlah. Sepertinya ketiga wanita monster itu terlihat jinak kepada Tuan Ryu." Para penjaga bernafas lega karena tidak menjadi bulan-bulanan kemarahan She Ling dan kedua saudarinya.
" Ya... Dengan kedatangan Tuan Ryu, ketiga wanita itu tidak bisa bertindak macam-macam." Penjaga yang lain ikut menimpal.
Di sebuah ruangan dimana tempat kediaman Ketua Klan She, terlihat sosok Pria sepuh yang sedang membaca Kitab.
" Kakek." She Ling berlari kecil lalu bersujud di hadapan Pria sepuh tersebut.
" Salam Ketua." She Bing dan She Zhilin memberi hormat kepada Pria sepuh tersebut.
" Ah... Hahaha... Kalian selalu saja menganggap aku seperti orang lain." Ketua Klan She tersenyum pahit karena She Bing dan She Zhilin tidak pernah memanggilnya Kakek.
Dimana ayah She Bing adalah adik dari ayah She Zhilin, yang artinya mereka adalah sepupu.
" Salam Ketua." Ryu yang datang belakangan juga memberi hormat kepada Ketua Klan She.
" Ryu'er, sepertinya kedatanganmu membuat cucuku terlihat anggun." Ketua Klan She tersenyum penuh makna.
Dia sangat mengetahui sifat She Ling yang sering melakukan penindasan terhadap anggota muda Klan She sehingga membuat namanya tercoreng.
" Kakek." She Ling merasa malu karena kelakuannya diketahui oleh Ryu.
Di sisi lain Ryu hanya tersenyum, karena dia sendiri sudah mengetahui sifat She Ling saat dia masih tinggal di devisi 6.
" Kakek, tujuanku kesini untuk meminta restu. Karena aku ingin membawa She Ling, She Bing dan She Zhilin pergi ke Dunia Abadi." Ryu mengutarakan tujuannya.
Mendengar perkataan dari Ryu, Ketua Klan She tersenyum lebar karena masalah di Klan She akan diselesaikan.
__ADS_1
Ketua Klan She berpikir jika ketiga wanita itu terus berada di Klan She, maka akan selalu membuat masalah.
" Sebagai orang kakek, saya hanya merestui. Meskipun kau telah mengambil semua cucuku." Ketua Klan She tersenyum pahit karena tidak bisa berbuat apa-apa.
Meskipun sebelumnya dia sudah mengetahui ketiga cucunya memiliki hubungan rumit, namun saat melihat ketiga wanita itu begitu bahagia dengan kehadiran Ryu dan tidak membuat masalah lagi, maka Ketua Klan She mulai memahami keinginan ketiga wanita itu.
Entah senang atau bersedih, ketua Klan She seakan tidak ingin ketiga cucunya berada di kediaman Klan She.
" Kakek, terimalah hadiah kecil dariku." Ryu memberikan satu peti besar yang berisi lima jenis Harta langit.
" Ryu'er... Ini..." Ketua Klan She menatap isi dari peti tersebut dengan tangan gemetar.
Ketua Klan She berpikir pantas saja sosok tersebut menjadi momok menakutkan di Akademi Naga Langit.
Dengan adanya Harta langit tersebut, Ketua Klan She berpikir bahwa Ryu memiliki latar belakang yang sangat kuat.
Bahkan dia merasa beruntung jika ketiga cucunya memilih suami yang tepat, dimana masa depan mereka pasti akan lebih baik.
" Baiklah, besok pagi kalian akan melangsungkan pernikahan." Ketua Klan She bertindak cepat, agar ketiga cucunya tidak menimbulkan masalah lagi.
" Baik kakek." She Ling dan kedua saudarinya tersenyum lebar langsung membawa Ryu menuju kediaman mereka.
" Haaahh... Sepertinya ketiga monster itu sudah memiliki pawang yang tepat." Ketua Klan She menggelengkan kepala melihat tingkah ketiga cucunya.
Tanpa menunggu lama, Ketua Klan She langsung mengabarkan tentang pernikahan tiga cucunya kepada seluruh anggota Klan She.
Para Tetua dan petinggi Klan She juga terlihat senang karena mereka berpikir bahwa She Ling, She Bing dan She Zhilin pasti akan mengikuti suaminya. Dan artinya keamanan anggota muda Klan She akan diselesaikan.
Mereka terlihat antusias untuk menyiapkan segalanya untuk hari pernikahan tiga cucu Ketua Klan She dan Ryu yang mereka kenal sebagai sosok yang sangat disegani.
Pada keesokan hari, Ryu dan ketiga Istrinya langsung melangsungkan pernikahan mereka, dimana dihadiri oleh anggota Klan Xie.
Pada momen itu juga Ryu melangsungkan pernikahan dengan Xie Xian, dimana mereka sama-sama mengikrarkan janji setia.
__ADS_1