SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 255. Keinginan Istri Liu Ryu


__ADS_3

Tentu Liu Ryu memahami apa yang dikatakan Sheng Zhishu, lalu menghentikan aktivitasnya dan menoleh ke arah Istrinya.


" Istriku, aku minta maaf. Selama ini aku tidak ada waktu untuk kalian." Ucap Liu Ryu, lalu memeluk Sheng Zhishu.


Sesaat Liu Ryu membawa Sheng Zhishu ke Istana Kekaisaran Atas Awan, lalu duduk di kursi kebesarannya dimana wanita itu terlihat manja duduk di pangkuan suaminya.


" Mulai sekarang biarkan pasukan Semesta saja yang mengerjakan tugasmu." Sheng Zhishu tersenyum lembut sambil merangkul suaminya.


Xie Hua dan Nan Sian yang melihat hal itu, tersenyum lebar karena Sheng Zhishu berhasil membujuk suami mereka.


Suatu keinginan dari Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain, dimana mereka ingin bersama keluarga mereka setiap hari.


Terlepas dari tugas mereka masing-masing, Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain menginginkan hidup tenang dan ingin dimanjakan oleh suami mereka.


" Aku minta maaf kepada kalian semua. Mulai hari ini aku akan menemani kalian semua." Liu Ryu merentangkan kedua tangannya dimana Xie Hua dan yang lain langsung berlari kecil ke arahnya.


Satu-persatu Liu Ryu mencium kening Istrinya dengan lembut, seakan dimanjakan oleh wanita cantik yang selalu berada di sampingnya.


" Suamiku... Bagaimana jika kita saja yang melakukan petualangan? Biarkan pasukan Semesta yang mengurus Istana Kekaisaran Atas Awan dan Assosiasi Senjata." Huli Yue menginginkan hidup seperti dulu saat masih berada di Dunia Fana.


" Itu benar sekali. Aku ingin kita terlepas dari masalah Kekaisaran untuk sementara waktu." Tianhe ikut bersuara.


" Dengan jumlah kita sekarang, Aku yakin kita mampu menjelajah dunia ini tanpa bantuan pasukan Semesta." Yunjiang ingin berada di alam bebas bersama suaminya.


" Untuk masalah Assosiasi Senjata, Kita bisa serahkan kepada Zi Mayi dan Zi Mifeng dan bawahannya. Aku rasa mereka sangat senang dengan pekerjaan mereka." Yinshi juga ikut bersuara.


" Aku setuju. Untuk masalah Istana Kekaisaran Atas Awan, Kita bisa serahkan kepada Heilong dan Li Chun." Ucap Yuwang.


" Aku sudah mengajarkan kepada pasukan Semesta wanita untuk mengatur Kekaisaran ini." Ucap Xie Hua.


Satu-persatu Istri Liu Ryu mengutarakan keinginan mereka agar terus bersama dengan suami mereka untuk melakukan petualangan.

__ADS_1


Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu sedikit menaikkan alisnya karena sangat sulit baginya melakukan perjalanan bersama 132 yang semuanya wanita.


Sedangkan hanya Liu Ryu seorang diri yang seorang pria, meskipun Liu Ryu mengakui kemampuan dari 132 Istrinya tidak bisa diremehkan.


" Suamiku, kamu tenang saja! Bukankah seharusnya kamu sangat senang karena selalu dikelilingi 133 wanita cantik." Wang Mingjun mengetahui bahwa Liu Ryu terlihat ragu jika membawa mereka berpetualang.


" Suamiku, kamu tenang saja! Aku sudah menyediakan sesuatu yang cocok untuk kita." Lin Jia mengeluarkan beberapa topeng berbentuk Iblis yang dilengkapi ukiran yang sangat indah.


Meskipun topeng tersebut memiliki ukiran yang indah, namun tetap saja terlihat menakutkan.


Tidak hanya itu saja, Lin Jia juga menyiapkan Baju Zirah untuk perlengkapan mereka yang di desain khusus agar tetap nyaman ketika digunakan.


Tentu Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain meminta kepada Lin Jia untuk membuat perlengkapan mereka agar anggota tubuh mereka bisa ditutupi, karena mereka mengetahui bahwa Liu Ryu terkadang bisa menjadi orang pencemburu dibalik sikapnya yang dingin.


" Suamiku, kamu tau sendiri bagaimana naluri seorang Ratu Harimau Putih? Lebih suka melakukan pertarungan daripada berdiam diri di Istana." Shu Meilu ikut bersuara.


" Ya... Dengan darah Harimau Awan, Ratu Harimau Awan juga sangat menyukai pertarungan." Ting Ye juga tidak mau kalah, Ingin sekali menjajal kemampuannya.


Di sisi lain, Liu Ryu juga tidak ingin mengecewakan istrinya yang terlihat sangat antusias.


" Haaah... Baiklah, tapi kalian harus berhati-hati. Karena tidak menutup kemungkinan, kita bisa bertemu dengan orang yang sangat kuat." Liu Ryu tidak bisa berkata apa-apa lagi, karena Istrinya terus mendesaknya.


" Kalau begitu, kita harus membentuk sebuah strategi." Nan Sian terlihat bersemangat, lalu menoleh ke arah Tai Bai dan saudarinya.


Mendapatkan isyarat tersebut, Tai Bai dan saudarinya menjelaskan strategi yang mereka lakukan agar bisa mendapatkan Sumberdaya.


Bisa dikatakan Liu Ryu dan Istrinya menjadi kelompok pemburu harta, dimana di berbagai wilayah masih banyak yang memerlukan seorang pemburu.


Sebenarnya dengan menggunakan Assosiasi Senjata saja Liu Ryu dan Istrinya beserta Pasukan Semesta sudah cukup untuk mendapatkan Sumberdaya.


Namun untuk berkembang lebih cepat lagi, tentu membutuhkan Sumberdaya yang sangat banyak.

__ADS_1


Disamping itu juga, Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain ingin mengembangkan bakatnya dan mempertajam insting bertarung mereka.


Setelah Tai Bai dan saudarinya menjelaskan strategi yang mereka lakukan, Lin Jia membagikan topeng kepada mereka satu-persatu.


Untuk Liu Ryu, menggunakan topeng berwarna keemasan, Istri Liu Ryu yang memiliki Tubuh Abadi menggunakan topeng berwarna merah, Tai Bai dan saudarinya menggunakan topeng berwarna biru laut dan Istrinya yang lain menggunakan topeng berwarna putih.


Setelah Tai Bai menjelaskan strategi yang dilakukan, Sheng Zhishu memanggil Tou Shuijing dan Jiu Tou She untuk mengatur Istana Kekaisaran Atas Awan bersama pasukan Semesta.


" Shuijing, Jiu... Kami titipkan Istana ini kepada kalian! Juga untuk Assosiasi Senjata." Ucap Sheng Zhishu, sambil menatap ke arah mereka.


" Tapi Yang Mulia Ratu..." Jiu Tou She juga ingin selalu menemani Liu Ryu dan Istrinya kemanapun mereka pergi.


Meskipun Pasukan Semesta sudah diajarkan cara menciptakan senjata dan mengatur Istana Kekaisaran Atas Awan, namun mereka lebih senang berada bersama Liu Ryu dan Istrinya.


" Jiu... Kami hanya ingin bepergian untuk menghilangkan rasa jenuh dan hanya ingin berbulan madu dengan suami kami saja. Ketika saat yang tepat, kita akan berangkat ke Benua Tengah."


" Jadi, Berkultivasi lah dengan giat! Dengan begitu, kalian bisa berlayar kembali."


Xie Hua menjelaskan kepada mereka, karena semua pasukan Semesta sangat bisa diandalkan dalam kesetiaan.


Karena itulah Tou Shuijing dan Jiu Tou She selalu ingin melayani keinginan Liu Ryu dan Istrinya.


" Ba... Baik Yang Mulia Permaisuri. Kami akan berjanji untuk melaksanakan tugas ini dengan baik." Tou Shuijing dan Jiu Tou She tidak berani menolak, karena itu merupakan perintah mutlak.


" Kalian tenang saja! Pil Susu Awan berada di ruangan samping kanan ruangan ini. Gunakan untuk perkembangan kalian."


Xin Chie juga menyiapkan berbagai Pil untuk keperluan Pasukan Semesta, juga telah menyiapkan sebuah ruangan khusus agar terhubung dengan salah satu ruangan yang berada di Istana Kristal.


Dengan demikian, Sumberdaya yang didapatkan oleh Assosiasi Senjata, bisa berpindah tempat ke Istana Kristal.


Begitupun sebaliknya, jika Pil Susu Awan dan senjata yang diciptakan sudah selesai, maka bisa berpindah tempat ke Istana Kekaisaran Atas Awan.

__ADS_1


__ADS_2