
Setelah itu She Xia membawa mereka ke ruangan khusus yang berbeda di bawah tanah Istana.
Di dalam ruangan tersebut sangat besar, dimana dilengkapi kristal berkilauan untuk menyinari ruangan tersebut.
" Aku melakukan ini karena aku sangat menyukai kebersamaan kalian. Jadi sekali lagi aku minta agar kalian bisa menjaga Ras Ular Hijau, selama aku melakukan pemulihan." Ucap She Xia, meskipun dia tidak yakin bisa bertahan hidup.
" Baiklah Ratu She Xia, kami akan berjanji akan menjaga Ras Ular Hijau dan akan merawat mu sampai pulih total." Ucap Sheng Zhishu yang masih belum mengetahui resiko yang diambil wanita itu.
Begitupun dengan Xin Chie dan yang lain, mereka juga menganggap esensi darah Ras Ular Hijau sama seperti mengambil esensi darah Ras Phoenix Awan dan Naga Laut.
Dengan sebuah anggukan, She Xia langsung memejamkan mata dengan menggunakan spiritual miliknya lalu menggores lengan kanannya.
Seketika udara di sekitar ruangan tersebut langsung bergerak liar diikuti setetes darah yang melayang di udara.
" Ambillah darah itu, dan cepat tinggalkan tempat ini!" She Xia yang kini tertunduk lesu sambil menatap ke arah tetesan darahnya.
" Mmmm." Xin Chie mengeluarkan sebuah botol kecil lalu memasukkan darah tersebut dan memasukkannya kembali ke Cincin miliknya.
" Brruuk." She Xia yang sudah tidak kuat lagi karena sudah kehilangan tenaga kini langsung terjatuh dan pingsan.
" Ratu She Xia." Sheng Zhishu dan yang lain berlari ke arah wanita tersebut lalu memangkunya.
" Kenapa bisa seperti ini?" Xin Chie merasa khawatir, lalu menyalurkan Qi miliknya diikuti yang lain.
Setelah memakan waktu yang cukup lama, akhirnya She Xia kembali terbangun dengan kondisi tubuh menggigil.
" Ratu She Xia, apa yang terjadi denganmu?" Tanya Xin Chie.
" Kalian tidak perlu khawatir, aku masih bisa memulihkan diri. Hanya saja membutuhkan waktu yang lama dengan bantuan Bunga Matahari untuk menghilangkan hawa dingin ini." Ucap She Xia yang kini terlihat putih pucat seperti kapas dengan kondisi dingin hingga mencapai tulangnya.
" Ini Gawat. Bunga Matahari yang Ratu She Xia bicarakan hanya ada di Dunia Tiantang." Ucap Long Que Zhu.
" Adik Que Zhu, apa maksudnya?" Tanya Sheng Zhishu.
__ADS_1
" Kak Zhishu, Bunga Matahari itu memiliki energi 'Yang' Matahari dan memiliki hawa panas yang bisa menyembuhkan hawa dingin yang terjadi pada Ratu She Xia." Ucap Long Que Zhu.
" Maksudnya energi Yin-Yang Ratu She Xia tidak seimbang? dengan kata lain dia kehilangan energi Yang ?" Tanya Jiang Caiping.
" Mmmm." Long Que Zhu mengangguk kecil.
Mendengar ucapan tersebut semua saling berpandangan lalu menoleh ke arah She Xia yang kini kondisinya sangat memprihatinkan.
" Kalian kembali saja ke Istana Yexuan, Biar aku yang menjaga Ratu She Xia. Bagaimanapun juga, ini semua salahku." Xin Chie merasa khawatir, karena Pil yang dia berikan kepada She Xia tidak mampu menahan hawa dingin tersebut.
" Tapi Kak... Kita harus mencari cara untuk mencari Bunga Matahari itu." Huang Nan Yun merasa tidak enak.
" Kalian tenang saja, aku pasti bisa menyembuhkan Ratu She Xia." Ucap Xin Chie sambil memberi isyarat kepada Sheng Zhishu dan yang lain.
" Baiklah, kalau begitu kami pergi dulu." Sheng Zhishu yang mengetahui langkah apa yang diambil Xin Chie.
Meskipun semua dalam keadaan merasa bersalah, namun mereka tidak berani membantah apa yang dikatakan Sheng Zhishu dan Xin Chie dimana mereka langsung meninggalkan tempat tersebut kembali ke Istana Yexuan.
Kini hanya tersisa She Xia dan Xin Chie yang masih berada di tempat itu.
Xin Chie pun langsung mengangkat wanita itu, lalu membaringkan tubuhnya di atas Ranjang yang memiliki hawa panas.
Namun sepanas apapun tempat tersebut, kini langsung berubah dingin tidak mampu menahan hawa dingin yang berasal dari tubuh She Xia.
Di sisi lain Xin Chie kini sedang berkomunikasi melalui pesan jiwa kepada Ryu yang menganggap hanya suaminya saja yang bisa membantu.
Meskipun sudah cukup lama melakukan komunikasi kepada Ryu, sosok itu belum juga muncul bahkan sampai dua jam dimana kondisi She Xia semakin memburuk.
" Gege... Cepatlah kesini! Ini semua salahku." Gumam Xin Chie yang terlihat khawatir.
" Nona, tolong aku! Aku tidak kuat lagi menahan hawa dingin ini." Kini suara She Xia menjadi serak sambil menahan hawa dingin tersebut.
Bahkan berkali-kali Xin Chie mengeluarkan elemen Api untuk mengelilingi tubuh She Xia, namun api tersebut seakan tidak berguna.
__ADS_1
" Maafkan aku Ratu She Xia, Ini semua salahku. Aku tidak menyangka jika terjadi seperti ini." Xin Chie yang berada di samping She Xia juga terkena imbas hawa dingin, namun mencoba untuk menahan hawa dingin tersebut karena merasa bersalah.
Tidak lama kemudian terlihat Ryu dan Shu Meilu muncul di ruangan tersebut sambil menatap ke arah Xin Chie seakan meminta penjelasan.
" Chie'er, apa yang kalian lakukan pada Ratu She Xia?" Tanya Ryu sambil merasakan hawa dingin di ruangan tersebut.
" Maafkan aku Gege. Ini semua salahku terlalu memaksa agar Ratu She Xia mau mengeluarkan esensi darahnya untukku." Ucap Xin Chie dengan gugup.
Mendengar penjelasan tersebut Ryu langsung mengeluarkan elemen Api miliknya untuk melindungi Shu Meilu dan Xin Chie yang terlihat kedinginan.
Seketika tubuh kedua wanita itu kembali seperti semula, tanpa merasakan hawa dingin sedikitpun.
Perlahan Ryu mendekati tempat She Xia yang sedang berbaring dengan kondisi tubuh dingin memutih seperti kapas, bahkan bibirnya yang mungil kini berubah kebiruan dan pecah-pecah.
" Tuan Ryu, tolong aku! Aku sudah tidak kuat lagi." Terdengar suara lirih dari She Xia yang mencoba untuk bertahan hidup.
" Gege... Tolong sembuhkan Ratu She Xia, bagaimanapun caranya! Jika tidak, seumur hidupku akan menyesal. Bukan hanya aku, Shu'shu dan yang lain juga akan menyesal seumur hidup." Ucap Xin Chie lalu membawa Shu Meilu meninggalkan tempat tersebut.
Meskipun sedikit kesal, Ryu hanya menghela napas berat. Bagaimanapun juga itu semua perbuatan Istrinya.
Sebenarnya Ryu sudah tau apa yang dimaksud Xin Chie dan Istrinya yang lain, namun dia sendiri tidak memiliki pilihan lain selain menyalurkan energi 'Yang' Matahari miliknya untuk menyetarakan energi Yin pada tubuh She Xia.
" Haaahh... Ini benar-benar merepotkan." Gumam Ryu sambil mengeluarkan elemen Api mengelilingi tubuh She Xia.
Secara perlahan kondisi tubuh She Xia mulai membaik hingga dalam beberapa saat kini tubuhnya mulai hangat.
" Terimakasih Tuan Ryu." She Xia berlutut karena sudah terlepas dari penyiksaan hawa dingin tersebut, meskipun dia tau bahwa hal itu hanya untuk sementara.
" Tolong maafkan perbuatan Istriku. Aku rasa mereka sudah keterlaluan kepadamu." Ucap Ryu sambil menoleh ke dinding-dinding ruangan yang terlihat sangat indah.
" Tidak masalah Tuan Ryu, Ini semua atas persetujuanku sendiri." She Xia berusaha untuk menahan rasa gugupnya karena sudah lama tidak berdekatan dengan seorang Pria.
*******
__ADS_1
Mohon maaf sebelumnya karena Penulis tidak update selama dua hari ini, berhubung lagi sakit.
Untuk sekarang Penulis sudah agak mendingan, semoga saja cepat pulih total agar bisa update seperti biasa.