
Melihat Ryu yang sudah berendam di kolam tersebut, Lan Liwei juga ikut masuk lalu satu-persatu melepaskan pakaiannya.
" Cara yang sangat unik." Ryu juga melepaskan pakaiannya.
" Gege jangan salah... Penyatuan yang dimaksud adalah bagaimana cara kita untuk bertahan lebih lama di kolam ini. Meskipun bagian inti kita digabungkan, namun kita harus berkonsentrasi untuk mengumpulkan sebanyak mungkin energi yang ada di kolam ini." Lan Liwei kembali menjelaskan.
" Mmmm... Aku mulai faham sekarang. Apa kolam ini berfungsi untuk orang lain selain dirimu?" Ryu kembali bertanya kepada Lan Liwei.
" Bisa, tapi mereka harus memiliki latar belakang dari tempat ini. Sepertinya Yue'yue dan Yu'yu bisa menggunakan kolam ini, karena mereka adalah leluhur penjaga Sekte Kabut Ilusi. Yue'yue adalah pemilik baru dari Ratu Rubah Langit. Sedangkan Yu'yu memiliki roh Rubah Iblis ekor sembilan. Aku tidak keberatan jika mereka ingin menyerap energi dari kolam ini." Lan Liwei kembali menjelaskan.
" Kalau begitu, aku akan memanggil mereka kesini biar kita akan melakukannya bersamaan." Ryu berniat untuk mengirimkan pesan jiwa kepada Huli Yue dan Liu Jiang Yu, namun hal itu langsung dicegah oleh Lan Liwei.
Lan Liwei hanya menggelengkan kepala, meskipun tujuan suaminya agar Istrinya yang lain lebih kuat lagi.
" Gege, teknik penyatuan hanya bisa dilakukan oleh dua insan. Jika Gege menginginkan Yue'yue dan Yu'yu lebih kuat lagi, mereka harus menunggu giliran. Proses ini membutuhkan waktu selama satu tahun lebih tanpa henti, jika gagal maka harus mengulang kembali. Tapi dengan kemampuan Gege bisa menciptakan ruang waktu, maka tidak terlalu sulit." Ucap Lan Liwei.
" Baiklah, mungkin setelah ini aku akan membantu Yue'er terlebih dulu. Setelah itu Yu'er." Ucap Ryu seraya mengibaskan tangannya untuk menciptakan ruang waktu di ruang tersebut.
Karena kecepatan waktu di tempat itu sudah bertambah, Lan Liwei langsung tersenyum lalu mendekati tubuhnya pada Ryu.
Ryu yang sudah memahami cara kerja teknik penyatuan tersebut juga langsung memeluk tubuh Lan Liwei lalu menggabungkan bagian Inti mereka.
Kedua pasangan itu pun sama memejamkan mata dalam kondisi memeluk satu sama lain namun tetap memusatkan fikiran mereka untuk menyerap energi dari kolam tersebut.
Meskipun bagian kulit mereka saling bersentuhan, ditambah lagi dengan bagian Inti mereka sudah menyatu, namun Ryu dan Lan Liwei sama sekali tidak mengurangi sedikitpun konsentrasi mereka.
Setelah memakan waktu selama satu bulan, perasaan bosan karena mereka terus saling berpelukan dan penyatuan bagian terlarang mereka berdua tanpa henti mulai muncul.
Itulah yang disampaikan Lan Liwei sebelumnya, jika salah satu dari mereka sudah merasa bosan dan menghentikan penyatuan tersebut, maka akan gagal.
__ADS_1
Bagaimana tidak? Jika melakukan hal seperti itu selama satu tahun lebih sudah pasti akan bosan.
Jangankan selama satu tahun lebih, untuk satu minggu saja dapat dipastikan akan gagal.
Namun jika perasaan cinta dan sayang antara kedua insan sangat kuat, maka akan muncul perasaan saling melindungi.
Itulah yang dilakukan Ryu dan Lan Liwei sekarang. karena perasaan saling melindungi begitu kuat, maka mereka menyingkirkan perasaan bosan itu jauh-jauh
Ujian itu memang terlihat sederhana, namun memiliki resiko yang sangat besar. Jika tidak memiliki keteguhan hati saling mencintai dan melindungi, maka semuanya akan gagal.
Satu tahun telah terlewati, kini proses penyerapan dari kolam tersebut telah berhasil meskipun memiliki sedikit kendala.
" Haaahh, ternyata proses penyatuan itu lebih sulit dari pada melakukan pertarungan berturut-turut selama satu tahun." Ryu menghela nafas tidak menyangka bahwa hal itu lebih merepotkan.
" Apa Gege yakin akan melanjutkan untuk membantu Yue'yue?" Tanya Lan Liwei sambil memasang kembali pakaiannya.
" Untuk beberapa hari ini sepertinya tidak bisa. Mungkin dilain waktu aku akan membawa mereka kesini." Ryu seakan menyerah untuk melakukan penyatuan tersebut, namun dia tetap akan melakukan hal itu demi Istrinya.
Jika saja dia ataupun Ryu tidak memiliki perasaan yang kuat, maka penyerapan itu gagal total.
" Wei'er... Sekarang aku ingin melihat kekuatan yang baru kamu miliki." Ryu penasaran dengan khasiat dari kolam tersebut.
" Baiklah." Lan Liwei langsung menciptakan kepulan asap tebal berwarna putih mengelilingi ruangan tersebut.
Ryu pun menggunakan spiritual miliknya untuk mencari keberadaan Istrinya itu, namun tidak berhasil menemukannya.
" Bagaimana? Coba cari sekali lagi." Terdengar suara dari Lan Liwei di berbagai tempat.
Tanpa menunggu lama Ryu langsung meningkatkan kekuatan spiritualnya untuk mencari keberadaan Lan Liwei.
__ADS_1
Lagi-lagi Ryu masih belum mampu menemukan keberadaan Istrinya itu.
" Ini benar-benar seperti hantu." Ryu mengakui kehebatan teknik yang dimiliki Istrinya itu.
" Gege, jangan gunakan kekuatan spiritual milikmu, tapi gunakan dengan perasaanmu." Suara Lan Liwei kembali terdengar di berbagai tempat.
Meski kedengarannya tidak masuk akal, namun Ryu mencoba mengikuti arahan dari Lan Liwei.
Meskipun seluruh ruangan tersebut ditutupi asap tebal, bahkan pandangan Ryu juga terbatas. Namun dengan menggunakan perasaannya Ryu berjalan ke suatu arah dimana dia merasa yakin bahwa Lan Liwei berada di tempat itu.
" Dapat!" Ryu hanya memeluk asap tebal, namun asap tersebut begitu padat.
" Gege berhasil." Asap tebal tersebut langsung berubah menjadi wujud Lan Liwei diikuti seluruh asap di ruangan tersebut langsung menghilang.
" Hmmm... Jadi aku paham sekarang. Tidak semuanya harus menggunakan kekuatan, tapi juga harus menggunakan hati." Ryu berasumsi.
" Sedikit ada benarnya. Tapi itu berlaku hanya untuk Gege saja, karena hati kita sudah terikat. Itulah kenapa penyatuan tadi harus menggunakan hati, jika tanpa bantuan Gege, maka aku akan seperti hantu gentayangan. Tanya wujud, tanpa hati, tanpa pikiran." Lan Liwei.
" Jadi maksudnya menyerap khasiat dari kolam ini masih bisa dilakukan sendiri?" Ryu kembali bertanya.
" Ya... Hanya saja sangat beresiko. Percuma saja memiliki kemampuan besar, tapi seperti mayat hidup. Berjalan tanpa arah dan tujuan. Karena itulah aku meminta bantuan Gege, karena aku ingin terus bersamamu." Lan Liwei terlihat senang sambil merangkul suaminya itu.
" Sebaiknya aku menaruh Batu Bintang disini. Jika sudah siap, Aku akan membawa Yue'er dan Yu'er kesini." Ryu menganggap bahwa kekuatan dari kolam tersebut sangat unik, karena dia sendiri tidak mampu mendeteksi keberadaan Lan Liwei.
Ryu pun menaruh Batu Bintang di balik kolam tersebut, lalu berjalan mendekati Lan Liwei.
"Sebaiknya kita kembali ke tempatku." Lan Liwei membentuk kepulan asap, lalu membawa Ryu.
Seketika asap tersebut menghilang dan berpindah tempat ke kamar milik Lan Liwei.
__ADS_1
" Gege tunggu disini, Aku akan memasak untuk kita." Lan Liwei keluar dari kamarnya menuju dapur.
Sambil menunggu makanan yang dibawa Lan Liwei, Ryu mencari tempat duduk bersila untuk meningkatkan kualitas fisiknya.