
Ratu peri air terus membawa mereka menuju ke sebuah tempat yang berada di belakang Istana tempat tinggal ratu peri air.
" Aku tidak tau jika ada ras peri air tinggal disini." Gumam Liu Fenglu, karena sepengetahuannya hanya ada empat ras peri.
Setelah berjalan cukup jauh dari Istana, kini terlihat sebuah patung wanita yang terbuat dari kristal berwarna putih bening.
" Itu adalah patung leluhur kaisar peri. Semoga saja sang dewa bisa memecahkan teka-teki yang ditinggalkan oleh leluhur kaisar peri." Ucap ratu peri air, sambil menunjuk ke arah patung di depan mereka.
Liu Ryu mengangguk kecil, lalu memperhatikan setiap simbol yang berada di patung tersebut.
Beberapa simbol tersebut berhasil Liu Ryu terjemahkan, namun masih belum menemukan petunjuk.
Salah satu simbol tersebut memberikan sebuah kalimat.
' Seratus Planet.'
' Memakan atau dimakan.'
' Setiap Dunia memiliki tujuh alam dan sering disebut dunia bagi beberapa makhluk.'
Dunia peri adalah Alam peri, Dunia hewan adalah alam Beast, Dunia manusia adalah alam Bumi, Dunia Iblis adalah Alam Demon....'
Beberapa informasi yang berhasil Liu Ryu dapatkan, membuat kepalanya merasa pusing.
" Kenapa alam semesta ini terlalu banyak menyimpan rahasia? Pantas saja Xu Tianpeng ingin menjadi penguasa dunia, karena dia sudah mengetahui rahasia alam semesta ini." Gumam Liu Ryu.
Jika Xu Tianpeng berhasil menyerap energi dari penguasa dunia, maka dia bisa menguasai satu Planet, yaitu Planet Bumi.
Dengan demikian Xu Tianpeng bisa memasuki Planet yang lain, meskipun Liu Ryu tidak mengetahui tujuan sosok tersebut.
" Pantas saja Dewi Nuwa bisa menghidupkan kembali orang yang sudah mati, karena dia adalah penguasa Planet ini." Pikir Liu Ryu, karena dia pernah membaca Kitab saat berada di Dunia Setengah Abadi.
Namun ada satu hal yang mengganjal di benak Liu Ryu, kenapa Dewi Nuwa hampir terbunuh oleh Xu Tianpeng?
__ADS_1
Apakah ada sosok lain yang lebih berkuasa dari Dewi Nuwa?
Karena rasa penasaran, Liu Ryu menyentuh simbol yang berada di patung tersebut dengan kedua telapak tangannya.
Buussshh!
Seketika jiwanya seakan ditarik paksa ke sebuah tempat yang sangat asing baginya, dimana terdapat gambaran dari seratus Planet yang mengitari matahari.
" Jadi, begini bentuk dari alam semesta?" Pikir Liu Ryu karena hampir mirip dengan lautan Qi miliknya.
Dari seratus Planet tersebut memiliki berbagai macam bentuk dan ukuran, bahkan warnanya.
Dari beberapa Planet tersebut ada yang berbentuk butiran cahaya, pohon besar, Istana, hingga berbentuk bulat.
Di tempat yang sangat aneh tersebut, Liu Ryu melesat ke arah Planet yang menurutnya tempat tinggal mereka sekarang.
" Jadi..." Liu Ryu seakan tidak percaya jika tempatnya sekarang adalah salah satu bagian dari Planet Bumi yang hanya berbentuk hamparan daratan luas.
Begitupun dengan Dunia Fana, Dunia Setengah Abadi, Dunia Abadi, Dunia Yuzhou, Dunia Dongwu, Dunia Nuse, dan Dunia Tiantang yang semuanya terkumpul di satu Planet, yaitu Planet Bumi.
Sedangkan dunia yang tempat tinggal Liu Ryu sekarang, berdampingan dengan Dunia Fana, dimana bagian tengahnya adalah Dunia Nuse dan Dunia Dongwu.
Sedangkan lapisan bagian tengahnya adalah Dunia Abadi dan Dunia Setengah Abadi, hingga lapisan teratas adalah Dunia Tiantang.
Tidak hanya itu saja, di berbagai tempat juga terdapat ribuan hingga jutaan portal teleportasi yang yang menghubungkan berbagai dunia, meskipun tidak bisa dilihat oleh siapapun.
" Sepertinya aku harus mengingat semua letak portal teleportasi ini." Gumam Liu Ryu, sambil mencermati secara rinci tentang Planet Bumi.
" Kamu tidak bisa menggunakan portal teleportasi itu, karena kemampuanmu masih lemah." Terdengar suara dari arah samping Liu Ryu.
Sesaat Liu Ryu menoleh ke arah sumber suara dimana terlihat sosok wanita yang tidak asing baginya.
" Dewi Nuwa." Liu Ryu sedikit mengerutkan kening, karena dia tidak menyangka bahwa Dewi Nuwa bisa berada di tempat itu.
__ADS_1
" Aku dan penguasa dunia yang lain ditugaskan oleh seorang yang memiliki kekuatan besar untuk melindungi dunia masing-masing." Ucap Dewi Nuwa, meskipun bagi para Kultivator bahwa dialah penguasa di Dunia Tiantang.
Dewi Nuwa menjelaskan bahwa, saat seorang Kultivator bisa mencapai tahap Bintang Dewa, maka dia memiliki hak untuk mengetahui rahasia alam semesta.
Hanya saja tidak ada satupun Sumberdaya yang cocok untuk meningkatkan Kultivasinya lagi, sehingga bisa dikatakan mereka sudah mencapai puncak Kultivator dan berhasil menjadi seorang Dewa.
" Jika begitu, kenapa masih ada orang yang orang yang lebih kuat lagi dari seorang yang sudah mencapai Bintang Dewa?" Tanya Liu Ryu.
" Itu karena mereka melahap ribuan bintang-bintang yang berada di alam semesta ini. Atau menjadikan seseorang yang sudah mencapai tahap Bintang Dewa sebagai Pil." Dewi Nuwa menjelaskan bahwa hanya dengan saling membunuh saja yang bisa membuat seseorang menjadi lebih kuat lagi.
" Salah satunya adalah Xu Tianpeng yang membunuh ayah angkatnya yang merupakan Patriak Klan Xu dan beberapa saudara angkatnya, sehingga dia bisa mendapatkan kekuatan lagi."
Dewi Nuwa menjelaskan tentang Xu Tianpeng yang memiliki kekuatan besar, meskipun harus mengorbankan nyawa ayah dan saudara angkatnya agar bisa dijadikan sebagai Pil.
Dewi Nuwa menjelaskan bahwa seluruh makhluk hidup yang tinggal di berbagai dunia hanyalah seperti bidak catur bagi penguasa Planet yang lain, sehingga saat mereka mencapai tahap Bintang Dewa, mereka akan mengambilnya kembali untuk dijadikan sebagai Pil.
" Lalu bagaimana dengan para Dewa tertinggi yang berada di dunia tempatku sekarang?" Tanya Liu Ryu.
" Mereka juga sebagai korban dari penguasa Planet yang lain. Mereka tidak sadar bahwa mereka hanya dijadikan sebagai umpan."
" Para Dewa tertinggi di dunia ini ditempatkan di sebuah alam tersembunyi yang sudah diberikan sihir. Dengan demikian, tanpa sadar kekuatan mereka akan diserap oleh penguasa di dunia ini."
Dewi Nuwa menjelaskan tentang apa yang terjadi pada dunia tempat tinggal Liu Ryu sekarang.
Hanya beberapa sosok saja yang bisa melepaskan belenggu dari sihir tersebut, sehingga mereka langsung mencari tempat yang lain sebagai tempat tinggal.
" Salah satunya adalah aku sendiri. Akulah kaisar peri yang mereka katakan. Aku melepaskan belenggu sihir itu, lalu ditugaskan untuk melindungi Dunia Tiantang." Ucap Dewi Nuwa.
" Jadi Dewi lah yang menulis kata ' MEMAKAN ATAU DIMAKAN' itu?" Tanya Liu Ryu.
" Ya... Tidak banyak yang bisa melepaskan belenggu sihir itu." Jawab Dewi Nuwa.
Dewi Nuwa juga menjelaskan bahwa banyak sekali makhluk yang diberikan kekuatan oleh penguasa yang sesungguhnya.
__ADS_1
Salah satunya adalah penguasa elemen yang diciptakan oleh seseorang yang menguasai salah satu Planet.
Tujuannya tidak lain adalah untuk mencari bibit unggul dari para Kultivator sebagai targetnya untuk dijadikan sebagai Pil agar bisa meningkatkan kekuatannya.