SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 514. Bencana Pernikahan


__ADS_3

Dengan konsep ruang waktu yang berada di Dunia Quzhu, Liu Ryu menghabiskan waktu selama satu hari melakukan Kultivasi Ganda dengan Elena.


Setelah itu dilanjutkan dengan Dewi Arinia, Liu Yunxia dan yang terakhir Liu Fenglu, agar bisa meningkatkan Kultivasi, meskipun harus membutuhkan waktu yang sangat lama.


Sementara di Istana yang berdiri di puncak gunung, Dewi Malam dan ratu peri merah juga menyediakan berbagai macam makanan kepada Liu Ryu.


Sesekali Liu Ryu kembali ke kamarnya, ketika merasakan adanya Dewi Malam atau ratu peri merah masuk ke kamarnya untuk mengantar makanan.


Setelah Dewi Malam atau ratu peri merah keluar dari kamarnya, Liu Ryu kembali berpindah tempat ke Istana Kristal untuk melanjutkan Kultivasi Ganda bersama keempat Istrinya.


Waktu terus berlalu, Liu Ryu memanfaatkan waktu luang untuk bersama keempat Istrinya, tanpa sepengetahuan Dewi Malam dan ratu peri merah.


Dewi Malam dan ratu peri merah terlihat senang karena mereka berpikir bahwa Liu Ryu sudah mempercayai mereka.


Sedangkan Liu Ryu juga tengah menikmati kebebasannya bersama keempat Istrinya melakukan Kultivasi Ganda dengan cara bergantian, karena tidak bisa dilakukan secara bersamaan.


" Satu bulan kita berada disini, Sepertinya Liu Ryu tidak menyadari rencana kita." Ratu peri merah terlihat senang, karena tidak lama lagi mereka akan menghisap darah Liu Ryu.


" Ya... Aku juga tidak sabar ingin menghisap darahnya." Dewi Malam yang sudah lama mempertimbangkan, kini memilih untuk membunuh Liu Ryu.


Jika Dewi Malam bisa menerobos ranah half Immortal, tidak menutup kemungkinan dia bisa mendapatkan pasangan yang lebih kuat dari Liu Ryu.


" Aku harus menyingkirkan perasaanku. Jika aku sudah mencapai ranah half Immortal tahap awal, aku akan pergi ke daratan itu dan tinggal disana."


" Aku yakin disana pasti banyak para Immortal yang sangat kuat." Pikir Dewi Malam, karena dia tidak ingin terikat oleh Liu Ryu jika menjadi Istrinya.


Kedua wanita itupun mengangguk kecil, lalu menoleh ke arah sebuah kamar yang sudah mereka siapkan untuk membunuh Liu Ryu dengan gabungan sihir yang mereka miliki.


Disamping itu, Dewi Malam dan ratu peri merah juga menyiapkan berbagai jenis bunga untuk mengikat Liu Ryu agar tidak bisa melarikan diri.


" Menurut ingatannya, Liu Ryu tidak kuat menahan aroma wangi dari bunga yang kita siapkan. Jika dia keluar, maka meridiannya akan rusak." Ratu peri merah yang pernah menyerap ingatan dari Liu Ryu, tentu dia mengetahui kelemahannya.

__ADS_1


" Lalu bagaimana jika dia menyentuh tubuh kita" Tanya Dewi Malam, karena dia merasa khawatir jika terjadi sesuatu yang tidak mereka inginkan.


" Dengan gabungan sihir ilusi kita, dia tidak menyadari apa yang kita lakukan." Ratu peri merah merasa yakin bahwa kali ini Liu Ryu tidak akan selamat.


Melihat keyakinan dari raut wajah ratu peri merah, Dewi Malam tersenyum lebar, karena mereka menganggap bahwa Liu Ryu hanyalah sebagai batu loncatan untuk meningkatkan kekuatan mereka.


Tanpa membuang waktu, Dewi Malam dan ratu peri merah mendatangi kamar Liu Ryu, karena segala sesuatu sudah mereka siapkan.


*******


Sementara di Dunia Quzhu, Liu Ryu yang melakukan Kultivasi Ganda secara bergantian dengan keempat Istrinya selama tiga puluh tahun, kini telah menyelesaikan Kultivasi Ganda,. karena keempat Istrinya juga harus membutuhkan waktu untuk mengembalikan energi Yin yang mereka miliki.


Itupun Liu Ryu lakukan secara bertahap dan memiliki jeda waktu untuk beristirahat, agar bisa memulihkan kondisinya dan keempat Istrinya.


Kini tatapan mata Liu Ryu tertuju pada Elena dan Liu Fenglu, karena kekuatan fisik mereka tidak bisa ditingkatkan lagi.


Jika Elena dan Liu Fenglu terus menyerap energi 'Yang' Matahari miliknya, maka tubuh mereka akan meledak.


Begitupun dengan Liu Fenglu. Meskipun berasal dari ras peri, namun fisiknya tidak bisa ditingkatkan lagi, karena dia berasal dari ras peri yang memiliki status rakyat biasa.


" Kalian tidak perlu khawatir! Aku akan mencari cara agar kalian bisa meningkatkan kualitas fisik lagi." Liu Ryu menarik napas dalam-dalam, karena kedua Istrinya memiliki kelemahan dalam fisik, meskipun jiwa mereka berdua sangat kuat.


Meskipun Liu Ryu pernah memberikan kepada Elena dan Liu Fenglu Pil Pelangi, namun tetap saja fisik mereka tidak bisa ditingkatkan.


" Kalian tinggallah disini untuk sementara waktu. Aku akan mencari cara untuk kita semua." Ucap Liu Ryu.


Meskipun Keempat Istrinya seakan tidak ingin berpisah dari suaminya, namun mereka selalu mempercayai perkataan Liu Ryu.


" Sebagai tanda perpisahan, aku memberikan sesuatu untukmu." Ucap Elena, lalu duduk di pangkuan Liu Ryu.


Tanpa menunggu jawaban, Elena langsung mencium bibir Liu Ryu dengan lembut, hingga bertukar air liur.

__ADS_1


" Itu tidak adil." Dewi Arinia juga tidak tinggal diam, langsung menyentuh beberapa bagian tubuh Liu Ryu, lalu menggantikan posisi Elena dengan saling berciuman.


" Kalian ini semakin liar saja." Gumam Liu Ryu, namun tidak menolak apa yang dilakukan oleh Istrinya.


" Tentu saja... Karena kamu adalah suami istimewa."


Satu-persatu Istri Liu Ryu meminta kepada suaminya untuk menyentuh bagian pinggang mereka.


Mendapatkan perlakuan dari keempat Istrinya, Liu Ryu hanya tersenyum, meskipun tanda perpisahan yang mereka ucapkan hanyalah sebuah alasan.


" Aku rasa sudah cukup. Sekarang aku pergi dulu." Liu Ryu menghentikan aktivitas mereka, seraya mencium kening keempat istrinya, lalu kembali ke kamarnya yang berada di Istana milik Dewi Malam.


Saat Liu Ryu sudah berada di kamarnya, kini terlihat Dewi Malam dan ratu peri merah masuk ke kamarnya.


" Suamiku... Sekarang ritual pernikahan kita akan dilaksanakan hari ini juga." Tanpa basa-basi, Dewi Malam langsung mengutarakan tujuannya, karena tidak sabar ingin menerobos ranah half Immortal.


" Baiklah." Liu Ryu mengangguk kecil, lalu berjalan mengikuti kedua wanita itu.


Namun untuk berjaga-jaga, Liu Ryu secara diam-diam menciptakan Tubuh Cermin untuk melindungi diri, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.


Meskipun Dewi Malam dan ratu peri merah sudah menunjukkan kebaikan kepadanya, namun Liu Ryu juga tidak percaya penuh, karena kedua wanita itu banyak menyimpan tipuan.


" Sekarang kita langsungkan pernikahan." Saat berada di ruangan utama, Dewi Malam memberi isyarat agar mereka sama-sama mengikrarkan sumpah setia.


Setelah mengikrarkan janji setia kepada langit dan bumi, Dewi Malam dan ratu peri merah menarik tangan Liu Ryu dan membawanya ke kamar yang mereka sediakan.


Buussshh!


Sebuah energi tidak kasat mata, menerpa wajah Liu Ryu, hingga dia seakan kehilangan kendali.


" Istriku... Hari ini kalian terlihat sangat cantik." Ucap Liu Ryu, sambil memegang dagu Dewi Malam dan ratu peri merah.

__ADS_1


Melihat Liu Ryu yang sudah terkena sihir ilusi, Dewi Malam dan ratu peri merah tersenyum lebar, lalu mengeluarkan taring masing-masing.


__ADS_2