
Setelah melakukan pencarian cukup lama, kini Liu Ryu dan Istrinya berhasil menemukan tempat yang cocok sebagai tempat tinggal mereka.
" Istriku... Sepertinya kita bisa mendirikan markas Fraksi Bintang disini. Selain berada di tempat tersembunyi, tempat ini juga sangat mudah untuk mengetahui jika ada orang yang menyelidiki tempat kita." Ucap Liu Ryu, sambil menunjuk ke arah dibalik tebing yang berada di depannya.
" Baik." Ucap Xie Hua, lalu mengibaskan tangannya.
Buussshh!
Seketika bangunan yang mereka bawa dari kota Yanshu, kini muncul di hadapan mereka.
Agar bisa memastikan tempat itu sangat aman, Liu Ryu dan Istrinya meletakkan beberapa benda yang mereka beli di gelang giok.
Selain itu juga, Liu Ryu meletakkan beberapa Batu Bintang yang sudah diberikan Formasi khusus agar menambah kekuatan serangan pelindung yang mengelilingi markas mereka.
*******
Di tempat lain terdapat sebuah markas Fraksi Gurun Hitam yang merupakan salah satu Fraksi terkuat diantara Fraksi kelas perunggu yang lain.
Fraksi Gurun Hitam memiliki banyak anggota, sehingga mereka bisa menindas Fraksi yang mereka anggap paling lemah.
" Ketua... Kami mendengar bahwa ada satu Fraksi yang baru saja berdiri. Mereka hanya memiliki anggota sebanyak 20 orang dan pemimpin mereka hanya mencapai Half Immortal tahap akhir." Salah satu sosok melaporkan tentang apa yang dia ketahui saat berada di kota Yanshu.
" Hmmm... Mereka cukup berani juga." Ketua Fraksi Gurun Hitam mengusap dagunya karena masih ada orang yang ceroboh.
Sosok itu juga menjelaskan kepada ketua Fraksi Gurun Hitam, bahwa Fraksi Bintang memiliki satu pria dan 20 semuanya wanita.
Mendengar penjelasan dari anggotanya yang bertugas sebagai mata-mata, ketua Fraksi Gurun Hitam yang bernama Heng Gubang tersenyum lebar, karena mereka bisa memanfaatkan Fraksi Bintang untuk menjalankan rencana mereka.
Meskipun sesama ras manusia, mereka dilarang untuk saling membunuh, namun Fraksi Gurun Hitam bisa mendapatkan Point Dewa dengan memanfaatkan Fraksi Bintang.
Dengan kata lain, anggota Fraksi Gurun Hitam bisa memancing pihak musuh agar bisa mendatangi markas Fraksi Bintang.
Jika pihak musuh berhasil membunuh anggota Fraksi Bintang, maka Point Dewa pihak musuh akan bertambah.
Saat itu terjadi, maka Fraksi Gurun Hitam bisa mengambil keuntungan dengan menyerang balik pihak musuh, sehingga mereka bisa mendapatkan Point Dewa dalam jumlah banyak.
" Ketua... Biarkan kami yang mengurus Fraksi Bintang itu!" Salah satu sosok wanita mengusulkan diri untuk memancing pihak musuh agar menyerang Fraksi Bintang.
" Tidak perlu! Biarkan saja mereka berkembang beberapa saat. Jika mereka sudah banyak mengumpulkan Point Dewa, maka kita akan bergerak." Heng Gubang tidak ingin terburu-buru, karena pada saat ini Fraksi Bintang masih dibilang sangat kurus.
Mendengar perkataan dari Heng Gubang, semua anggota Fraksi Gurun Hitam tersenyum lebar, karena ketua mereka adalah orang yang sangat cerdas.
__ADS_1
" Untuk beberapa saat, kalian hanya perlu menemaniku untuk melakukan Kultivasi Ganda saja." Ucap Heng Gubang, sambil menatap beberapa wanita yang merupakan anggotanya.
" Dengan senang hati ketua." 20 Immortal wanita tersenyum lebar, karena jika mereka melakukan Kultivasi Ganda bersama Heng Gubang yang sudah mencapai Earth Immortal tahap awal, maka mereka akan cepat naik tingkat.
Terlebih para anggota Fraksi Gurun Hitam rata-rata mencapai Half Immortal tahap awal, sehingga mereka sangat membutuhkan seorang yang memiliki tingkat Kultivasi lebih tinggi untuk meningkatkan Kultivasinya.
Sedangkan beberapa Immortal pria hanya tersenyum, karena mereka juga bisa mendapatkan keuntungan ketika 20 Immortal wanita selesai melakukan Kultivasi Ganda bersama Heng Gubang.
" Baiklah... Sekarang kita menuju ruang Kultivasi Ganda." Heng Gubang bangkit berdiri lalu membawa 20 Immortal wanita.
Sesaat Heng Gubang menghentikan langkahnya, lalu menoleh ke arah anggotanya yang lain.
" Kalian panggil semua anggota wanita yang lain agar bisa melakukan Kultivasi Ganda bersamaku. Setelah itu, kalian boleh memilih pasangan Kultivasi Ganda bersama mereka." Ucap Heng Gubang.
" Baik ketua." Jawab beberapa sosok yang berada di tempat itu, lalu meninggalkan ruangan untuk menyampaikan kepada anggota Fraksi Gurun Hitam yang lainnya.
Setelah semua anggota pria sudah pergi, Heng Gubang melanjutkan langkahnya menuju ruang Kultivasi Ganda dengan membawa 20 Immortal wanita yang sudah tidak sabar lagi.
*******
( Markas Fraksi Bintang )
Liu Ryu dan Istrinya yang sudah menyelesaikan tugasnya masing-masing dan sudah beristirahat selama beberapa hari, kini mulai melakukan pergerakan menuju ke wilayah perang.
" Kalian jangan salah. Mereka sudah berada disini dan bersembunyi dibalik ruang hampa." Ucap Liu Ryu, sambil mengingatkan kepada Istrinya untuk berhati-hati.
Mendengar ucapan tersebut, Xie Hua dan yang lain langsung meningkatkan kewaspadaan, sambil mempertajam instingnya.
" Hahahaha... Jiwamu cukup kuat, manusia." Terdengar suara yang menggema di udara.
" Gunakan Kabut Ilusi." Liu Ryu kembali memberi isyarat kepada Istrinya.
Buussshh!
Liu Ryu dan Istrinya langsung menggunakan teknik Ilusi, hingga tubuh mereka seakan menyatu dengan udara dan berbentuk transparan.
Saat Liu Ryu dan Istrinya sudah berada di ruang hampa, kini terlihat beberapa sosok manusia yang memiliki sepasang tanduk domba.
" Tidak menyangka kalian bisa menemukan kami disini." Ucap salah satu sosok, sambil menatap ke arah Liu Ryu dan Istrinya.
" Serang mereka." Sosok itupun memberi instruksi kepada rekannya untuk menghadapi Liu Ryu dan Istrinya.
__ADS_1
Liu Ryu juga tidak tinggal diam, langsung melesat ke arah pemimpin kelompok lawan, sambil mengeluarkan Qi pada telapak tangannya.
Begitupun dengan Xie Hua dan yang lain, langsung memilih lawan masing-masing, untuk melakukan pertarungan.
Bboooom!
Bboooom!
Bboooom!
Terdengar suara ledakan dari berbagai arah, namun jika dilihat dengan mata telanjang, maka tidak ada satupun yang berada di tempat itu, karena semuanya bertarung di ruang hampa.
Di sisi lain, Liu Ryu yang sedang melakukan pertarungan melawan sekelompok ras hewan buas, kini menyalurkan Qi dalam jumlah besar, karena lawannya tidak bisa dianggap enteng.
Begitupun dengan pihak lawan, kini sama sekali tidak menurunkan kewaspadaan, karena Liu Ryu memiliki kekuatan cukup tinggi.
" Tinju Pembelah Raga."
Wuush!
Pihak lawan menyalurkan Qi pada kepalan tangannya, mengarahkan kepada Liu Ryu.
Liu Ryu juga tidak tinggal diam, langsung menyalurkan Qi pada telapak tangannya untuk menyambut serangan dari pihak lawan.
" Absolut Kehampaan, Tinju Sang Agung."
Liu Ryu mengarahkan kepalan tangannya untuk menyambut serangan dari pihak lawan.
Bboooom!
Blaaar!
Benturan keras dari serangan kedua belah pihak membuat keduanya terpental puluhan meter, hingga memuntahkan darah segar.
Liu Ryu menyipitkan matanya, karena sosok yang menjadi lawannya memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat.
Bahkan Liu Ryu merasakan tangannya terasa kebas akibat benturan kedua tinju mereka.
Berbeda dengan Xie Hua dan yang lain, karena lawan mereka lebih sedikit, sehingga mereka seakan mengeroyok pihak lawan.
*******
__ADS_1
Ilustrasi Yuwang ( Absolut Phoenix )