SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 354. Teknik Pesona


__ADS_3

Terlebih untuk Wenlie yang sudah berhasil membunuh salah satu dari Istri Xu Tianpeng dengan teknik Seribu Bayangan, membuat Xu Tianpeng memasang wajah jelek.


Melihat situasi yang tidak menguntungkan, satu-satunya cara bagi Xu Tianpeng, yaitu menggunakan teknik pesona miliknya agar kelompok wanita bertopeng bertekuk lutut di hadapannya.


" Aku harus membawa mereka bersamaku." Gumam Xu Tianpeng, karena dia ingin melarikan diri bersama istrinya yang lain.


Namun sebelum melarikan diri, Xu Tianpeng harus mencari cara untuk menaklukkan Istri Liu Ryu agar ikut bersamanya.


Untuk masalah pasukan bawahannya, Xu Tianpeng tidak terlalu peduli karena dia masih memiliki banyak pasukan melebihi pasukan yang dia bawa sekarang.


Buussshh!


Saat memiliki celah, Xu Tianpeng menjauhkan diri dari Dewa Ashura, lalu mengeluarkan 9000 selirnya untuk menghadapi Dewa Ashura.


" Serang dia sekarang!" Ucap Xu Tianpeng, sambil menunjuk ke arah Dewa Ashura.


Tanpa menunggu jawaban dari selirnya, Xu Tianpeng langsung merapalkan sebuah mantra, lalu mengeluarkan ratusan cahaya menuju ke arah Sheng Zhishu dan yang lain.


Melihat kejadian yang begitu cepat, Liu Ryu juga menggunakan kekuatan penuh dengan mengalirkan Qi dalam jumlah besar lalu mengayunkan pedangnya untuk menebas sosok yang menjadi lawannya.


Wuush!


Liu Ryu langsung melepaskan Aura Dewa Agung dan membuka energi 'Yang' Matahari miliknya, membuat Dewa Perang kehilangan konsentrasi.


Craaash!


Sebuah tebasan yang sangat kuat membuat tubuh Dewa Perang terbelah menjadi dua bagian.


Tidak hanya itu saja, akibat energi 'Yang' Matahari yang dilepaskan oleh Liu Ryu membuat 900 Istri dan 9000 selir Xu Tianpeng kehilangan konsentrasi, lalu menoleh ke arah Liu Ryu dengan tatapan keserakahan.


Straaing!


Liu Ryu berpindah tempat ke tempat 9000 selir Xu Tianpeng, membuat mereka sontak kaget.


" Formasi Cakar Hitam."


Buussshh!


Semua selir yang baru saja dikeluarkan oleh Xu Tianpeng, langsung terkurung tanpa perlawanan apapun.


Straaing!

__ADS_1


Liu Ryu dengan cepat berpindah tempat ke tempat Xu Tianpeng yang sedang mengendalikan ratusan cahaya tersebut.


" Teknik Tuan-Hamba."


Jleeep! Jleeep! Jleeep!


Liu Ryu melemparkan ratusan tetesan darahnya menuju ke arah cahaya yang dikeluarkan oleh Xu Tianpeng.


Bboooom!


Dewa Ashura yang sudah berada di depan Xu Tianpeng, langsung mengayunkan tinjunya hingga membuat Xu Tianpeng yang sudah berkonsultasi mengendalikan teknik pesona, tidak sempat menghindar.


Wuush! Wuush! Wuush!


Dalam waktu yang bersamaan, ratusan cahaya yang sudah bercampur tetesan darah dari Liu Ryu, kini berbalik arah menuju ke arah Shang Caiyuan dan 26 saudarinya serta Istri Xu Tianpeng yang lain.


" Sialan." Semua Istri Xu Tianpeng menggerutu, karena teknik pesona yang diciptakan oleh Xu Tianpeng menyerang istrinya sendiri.


Buussshh! Buussshh! Buussshh!


Satu-persatu Istri Xu Tianpeng menciptakan pelindung transparan untuk mengelilingi tubuh mereka agar bisa terkena teknik pesona.


Jleeep Jleeep Jleeep!


Sedangkan Shang Caiyuan dan beberapa Istri Xu Tianpeng yang sempat menghindar, kini memasang wajah jelek karena 209 cahaya yang seharusnya mengenai 209 Istri Liu Ryu malah membuat 209 Istri Xu Tianpeng berdiri mematung.


" Suamiku." Shang Caiyuan dan yang lain begitu terkejut saat Dewa Ashura memenggal kepala Xu Tianpeng.


Semua Istri Xu Tianpeng yang tersisa, langsung melesat cepat ke dua arah, dimana mereka langsung menyerang balik Dewa Ashura.


Bboooom!


Gabungan serangan dari Shang Caiyuan dan 26 saudarinya bersarang pada tubuh Dewa Ashura, hingga terpental puluhan kilometer.


Kraaack!


Shang Wushuang merobek ruang hampa dengan membawa tubuh dan kepala Xu Tianpeng yang sudah terpisah.


Sementara Istri Xu Tianpeng yang lain juga menghancurkan Formasi Cakar Hitam yang diciptakan oleh Liu Ryu, hingga hancur berkeping-keping.


Kraaack!

__ADS_1


Istri Xu Tianpeng yang lain langsung merobek ruang hampa, lalu membawa 9000 selir yang terkurung sebelumnya.


Di sisi lain Liu Ryu yang menyaksikan kejadian yang begitu singkat tersebut, hanya menghela nafas berat karena dia sendiri sudah kehabisan tenaga.


Begitupun dengan Sheng Zhishu dan yang lain, kini mengatur napasnya yang terputus-putus karena mereka juga kehabisan tenaga akibat tekanan energi yang dilepaskan dari gabungan Istri Xu Tianpeng yang lain.


" Hampir saja." Gumam Sheng Zhishu, lalu mengambil tempat untuk memulihkan diri, diikuti Istri Liu Ryu yang lain.


Meskipun Sheng Zhishu dan yang lain melihat 209 Istri Xu Tianpeng yang tertinggal, namun mereka tidak berani menyerang mereka karena jika mengeluarkan kekuatannya maka organ tubuh mereka akan rusak total.


Bahkan para Jenderal Besar yang sebelumnya bertarung melawan Istri Xu Tianpeng, kini lebih memilih untuk memulihkan diri, karena tidak ingin mengambil resiko jika menyerang 209 wanita itu.


Sementara itu Liu Ryu yang sudah kehabisan tenaga, kini tengah bertarung melawan efek serangan balik dari teknik pesona yang ingin mengikat jiwanya kepada 209 Istri Xu Tianpeng.


" Sialan... Kenapa bisa begini?" Gumam Liu Ryu, yang kini berusaha untuk mengendalikan ikatan jiwa tersebut.


Tentu Liu Ryu tidak sempat berpikir, karena Sebelumnya Xu Tianpeng melakukan serangan secara tiba-tiba kepada Istrinya.


Jika terlambat dua detik saja, maka dia akan kehilangan 209 Istrinya yang dia bawa.


Namun sekuat apapun Liu Ryu berusaha melepaskan serangan balik dari teknik pesona, teknik itupun mulai menyebar ke seluruh tubuhnya hingga merasuk ke pikiran.


Dewa Ashura yang baru saja muncul, kini menatap ke arah Liu Ryu, lalu menoleh ke arah 209 wanita yang sedang duduk bersila dengan tatapan rumit.


" Saudaraku, Lebih baik kamu serap saja cahaya itu! Jika kamu menolaknya, maka organ tubuh dan dantian milikmu akan rusak."


" Dengan kata lain, secara perlahan tingkat Kultivasimu akan turun." Dewa Ashura memperingatkan kepada Liu Ryu betapa berbahayanya teknik pesona.


Orang yang bisa menghilangkan teknik pesona itu hanyalah pemilik teknik itu sendiri, yaitu Xu Tianpeng.


Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu menghela nafas panjang lalu menyerap cahaya yang berada di dalam ulu hatinya.


Setelah selesai menyerap cahaya tersebut, Liu Ryu kembali memulihkan diri, karena tenaganya benar-benar habis terkuras.


Di sisi lain pasukan bawahan Xu Tianpeng yang masih tersisa, kini hanya menggerutu dalam hati karena Kaisar Langit dan Istrinya sudah meninggalkan mereka.


" Bunuh mereka semua! Jangan sampai ada yang tersisa." Kaisar Sun Gozi kembali memberi perintah.


Tanpa mendengar perintah itupun semua pasukan dari pihak Kekaisaran Sun yang terlihat geram karena banyak sekali rekan mereka yang kehilangan nyawa, kini terus melakukan perlawanan terhadap pasukan bawahan Xu Tianpeng.


" Sekalipun kami mati disini, suatu saat tuan kami akan kembali kesini."

__ADS_1


Pasukan bawahan Xu Tianpeng yang tidak memiliki pilihan lain, kini berusaha untuk melakukan perlawanan hingga tetes darah terakhir.


__ADS_2