
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]
*******
Setelah semuanya direncanakan dengan baik, Liu Ryu dan Istrinya pergi ke Kekaisaran Gu, untuk bertemu dengan Kaisar Gu Fan.
Di Istana Kekaisaran Gu, Liu Ryu dan Istrinya disambut dengan baik karena Kaisar Gu Fan sudah mengumumkan kepada rakyatnya tentang apa yang diberikan Liu Ryu kepada mereka.
" Selamat datang di Istana Kekaisaran kami, Kaisar Ryu." Gu Fan tersenyum bangga, langsung mempersilahkan kepada Liu Ryu dan Istrinya menduduki kursi yang telah disediakan.
" Terimakasih Kaisar Fan." Liu Ryu dan Istrinya mengepal kedua tangannya lalu duduk di kursi.
" Seperti yang aku janjikan sebelumnya, sebagai bentuk kerjasama kita." Ucap Gu Fan sambil melirik ke arah salah satu sosok wanita yang menggunakan pakaian bangsawan.
Sesaat wanita itu menatap ke arah Liu Ryu, lalu menoleh ke arah 48 wanita yang bersama Liu Ryu.
' Ternyata benar kata ayah, Istri Kaisar Ryu sangatlah cantik. Jika aku tidak pandai merawat diri, aku tidak bisa menyamai kecantikan mereka.' Batin wanita itu, lalu berjalan mendekati Liu Ryu dan Istrinya dengan perasaan gugup.
Liu Ryu yang melihat hal itu, hanya menggelengkan kepala, karena dia sendiri tidak membutuhkan sebuah ikatan demi menjalin kerjasama.
" Salam Kaisar Ryu, Permaisuri dan Ratu... Perkenalkan namaku Gu Chuyin." Gu Chuyin memperkenalkan diri dengan anggun, layaknya putri Istana.
Meskipun terlihat tenang, namun Gu Chuyin tidak bisa menyembunyikan kekagumannya pada Liu Ryu yang dia pikir gagah perkasa dengan otot kekar, kini terbantahkan karena Liu Ryu begitu tampan dan berwibawa.
" Kaisar Ryu... Dia adalah putri terbaikku. Disamping paling cantik diantara putriku yang lain, Gu Chuyin juga sangat berbakat." Gu Fan dengan bangga memperkenalkan putrinya, karena kecantikan Gu Chuyin tidak kalah dengan Istri Ryu yang lain.
Di sisi lain beberapa wanita yang merupakan saudara Gu Chuyin, kini merasa iri dengan saudara mereka yang bisa menjadi Istri Kaisar Ryu.
Namun karena itu adalah keputusan dari ayah mereka, saudari Gu Chuyin hanya tersenyum pahit karena saudari mereka sangat beruntung bisa memiliki suami dari seorang Kaisar yang sangat tampan dan berwibawa.
" Terimakasih Kaisar Fan. Sebagai tanda kerjasama, aku juga memberikan sesuatu untuk kalian." Ucap Liu Ryu sambil memberikan sebuah kotak yang berisi Kitab.
" Oh... Jadi ini sebagai maskawin? Kalau begitu aku akan merestui kalian." Ucap Gu Fan, lalu meminta kepada petugas Istana untuk membuka kotak tersebut.
Mendapatkan isyarat tersebut, satu petugas langsung membuka kotak tersebut, lalu memberikan semua kitab kepada Gu Fan.
Sesaat wajah Gu Fan terlihat serius saat membuka Kitab-kitab tersebut dimana tangannya langsung gemetar.
__ADS_1
" Ini..." Gu Fan memegang salah satu salinan Kitab yang hampir mirip dengan Kitab peninggalan leluhur mereka.
Tentu Gu Fan mengetahui bahwa kitab tersebut hanya salinan, namun tidak mengurangi fungsi dari Kitab tersebut.
Dengan buru-buru Gu Fan memasukkan semua Kitab tersebut ke dalam Cincin miliknya.
Gu Fan tidak ingin bertanya kepada Liu Ryu bagaimana cara mereka menyalin Kitab tersebut, namun Gu Fan begitu percaya penuh kepada Liu Ryu.
" Kaisar Ryu, sekarang kita adalah keluarga. Sekarang kamu sudah resmi menjadi menantuku." Gu Fan langsung meresmikan hubungan putrinya dengan Liu Ryu.
Para pelayan Istana juga terlihat menyiapkan ritual pernikahan, meskipun terlihat sederhana.
Tentu itu semua karena Liu Ryu sudah memiliki Istri yang lain, sehingga ritual pernikahan hanya menggunakan cara sederhana.
Setelah ritual pernikahan selesai, para pelayan Istana langsung membawa hidangan kepada semua yang hadir di ruangan tersebut.
Bahkan para prajurit yang berada di luar Istana juga ikut menikmati hidangan yang disajikan oleh pelayan istana.
" Menantuku... Apa rencanamu selanjutnya?" Tanya Gu Fan yang kini terlihat serius, setelah ritual pernikahan selesai.
" Kami berencana untuk mendirikan Assosiasi Senjata disana, untuk mencari berbagai Sumberdaya juga berbagai informasi." Liu Ryu menjelaskan tentang rencana yang telah mereka susun.
" Apakah di Istana Kekaisaran Atas Awan ada seorang ahli Penempa?" Tanya Gu Fan.
" Kalau masalah itu, aku sendiri yang membuatnya. Hanya saja jika dijual dalam jumlah banyak, kami memerlukan banyak bahan." Ucap Liu Ryu.
Sesaat Gu Fan terdiam sejenak, karena di wilayahnya juga kekurangan bahan baku untuk pembuatan senjata.
" Menantuku... Untuk masalah ini, aku tidak bisa membantu. Karena dalam pembuatan senjata membutuhkan bahan logam, Batu Pelangi dan Batu Meteor."
" Namun untuk batu hitam, di wilayah Kekaisaran Gu sangat banyak. Tapi itu hanya untuk pembuatan tembok." Ucap Gu Fan.
Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu tersenyum pahit karena sudah banyak membuang Batu Pelangi dan Besi Awan hanya untuk membuat tembok.
Meskipun Liu Ryu masih banyak memiliki Batu Pelangi dan Besi Awan, namun jika menjual senjata hanya satu Kekaisaran, masih mampu.
Namun jika ingin menguasai Benua Timur, Benua Utara, Benua Barat dan, Benua Utara, tentu membutuhkan bahan baku yang sangat banyak.
__ADS_1
Untuk bahan Batu Meteor, Liu Ryu tidak ingin menjualnya dengan sembarangan karena dari semua jenis bahan baku pembuatan senjata, Batu Meteor adalah paling langka.
Setelah berdiskusi dengan petinggi Istana Kekaisaran Gu, Liu Ryu dan Istrinya langsung berpamitan.
Sementara Gu Chuyin akan diantar oleh para Prajurit menuju Istana Kekaisaran Atas Awan dengan denah yang Liu Ryu berikan.
*******
Di Istana Kerajaan Song, Song Ley memberikan putrinya yang terbaik sebagai bentuk kesungguhan kerjasama dengan Kekaisaran Atas Awan.
Song Murong adalah putri terbaik Song Ley untuk menjadi Istri Kaisar Ryu dimana kecantikannya setara dengan Istri Ryu yang lain.
Putri Song Murong juga akan diantar oleh para prajurit ke Istana Kekaisaran Atas Awan, dimana Liu Ryu juga memberikan denah Kekaisaran mereka.
*******
Di Istana Kerajaan Qing, mereka juga disambut dengan ramah oleh para prajurit dan petinggi Istana.
Pada saat itu juga Qing Miyo mengangkat Qing Yun sebagai Ratu Istana Kerajaan Qing, dimana Qing Tao memilih untuk menjadi Jenderal Besar.
Qing Yun yang begitu prihatin dengan keadaan Klan Qing, meminta izin kepada Liu Ryu agar dia bisa tinggal beberapa saat di Istana Kerajaan Qing.
*******
Di Istana Kerajaan Shen, Raja Shen Tang memberikan putrinya yang bernama Shen Yexia sebagai keseriusan kerjasama dengan Istana Kekaisaran Atas Awan.
Shen Yexia juga akan diantar langsung oleh para prajurit menuju Istana Kekaisaran Atas Awan.
*******
Di Istana Kerajaan Jiang, Jiang Bu langsung mengangkat Jiang Caiping sebagai Ratu Kerajaan Jiang, dimana Jiang Bu kembali menjadi Jenderal Besar.
Untuk Jiang Caiping sendiri, juga meminta izin kepada Liu Ryu agar bisa tinggal di Istana Kerajaan Jiang untuk membenahi sistem pemerintahan di Kerajaan Jiang.
*******
Di Istana Kerajaan Sin, Sin Mo memberikan putrinya yang bernama Sin Chieyu sebagai kesungguhan kerjasama dengan Istana Kekaisaran Atas Awan.
__ADS_1