Jino dan Kisya

Jino dan Kisya
Bersembunyi dalam luka


__ADS_3

Jino dan Kisya sedang bertarung dengan perasaan mereka. Sebuah perasaan yang sangat besar dan harus mereka hilangkan dengan segera. Mereka sedang berusaha untuk saling menerima takdir masing-masing. Kisya berusaha memendam rasa dan menerima bahwa Jeff adalah suaminya yang harus dia hormati. Begitupula dengan Jino.


Jino yang awalnya tidak mau menyerah kepada Kisya. Terus berusaha menarik Kisya dalam pelukan hatinya. Semuanya kini hanya kebimbangan. Jino kini harus bisa menerima takdir bahwa Kisya bukanlah miliknya. Dia masih mengingat ucapan Bunda Nisya ketika mengancamnya di rumah sakit. Ucapan itu masih terngiang ditelinga Jino dan membuatnya merasakan sebuah kesakitan yang mendalam.


Dia mengingat jelas. Jika Bunda Nisya mengutarakan siapa ibunya Vano dan bagaimana Vano bisa lahir ke dunia. Maka Kisya pasti akan membencinya. Karena itu Jino berusaha menjauhi Kisya dan berusaha untuk mengabaikan rasa cintanya karena tidak mau wanita yang dia sayangi akan membencinya. Jino yakin kebencian Kisya akan sangat banyak ketika Kisya mengingat semua kejadian di masa lampaunya.


Dengan sekuat hati dan menahan semua rasa sakit Jino berusaha berkata baik-baik saja dan menerima takdir dari Tuhan. Begitulah dengan Kisya. Kisya sedang berusaha melupakan Jino. Padahal cintanya terhadap Jino kini sudah sangat besar dan hampir saja meledak. Tetapi dia harus mengabaikan semuanya . Dia tidak mau di cap menjadi wanita tukang sekingkuh. Memiliki hubungan lain selain dengan sang suami.


Kisya kini menyakini bahwa dirinya harus menjadi istri yang baik. Dia mencari kembali rasa yang telah lama pergi. Ingin sekali dia menemukan rasa itu kembali walaupun cuma sedikit. Sayangnya perasaanya terhadap Jeff sudah tertimbun rasa yang menumpuk untuk Jino. Kini Kisya tidak bisa berbuat banyak untuk mencari perasaanya yang telah hilang.


Kini Kisya hanya bisa mengabaikan perasaanya terhadap jino. Walaupun melakukan itu seperti membuat luka pada diri sendiri. Tetapi hanya itu yang bisa Kisya lakukan sebagai seorang istri. Rasa rindu yang menggebu dan rasa cinta yang memuncak terhadap pria yang kini ada di hadapannya. Dia abaikan dia tahan dan walau terasa sakit, dia iklas. Demi ikatan pernikahan yang baru dia ketahui. Sebuah ikatan yang terjalin setahun lamanya.


Kisya bukanlah wanita nakal yang merupakan sebuah ikatan pernikahan yang menurutnya begitu suci. Dari kecil dia di berikan didikan soal agama oleh bundanya. Sehingga Kisya mau tidak mau harus taat kepada suami. Kisya memang gadis polos dan lugu. Selain itu Kisya juga begitu baik hati. Sehingga sangat tidak mungkin untuk bertingkah menyimpang. Walau kadang Kisya selalu khilaf jika berada di dekat Jino.


Rania masih memperhatikan mimik muka Jino dan Kisya. Mereka berdua sedang bertarung menahan kerinduan dan cinta. Rania tersenyum miring melihat betapa mereka sangat pintar berakting. Rania sesekali menatap Jeff pula yang tak henti tersenyum kepada Kisya. Rasa sakit menjalar di rongga dadanya ketika senyuman yang manis itu bukan tertuju padanya.

__ADS_1


"Baby Vano dimana nak?" Ucap Mama Murni memecahkan kesunyian.


"Dikantor Ma."


"Apa dengan angel?" Ucap Mama dengan senyum manisnya.


"Iya dengan angel dan bibi."


"Yasudah, nanti Mama ke kantor ya , Mama bawa baby Vano pulang ,biar nanti kamu jemput."


"Tidak usah Ma, bukanya Mama sibuk mempersiapkan resepsinya Jeff." Ucap Jino sambil mengunyah makanannya.


"Emh, i iya Ma." Ucap Kisya gugup karena terkejut Mama Murni bertanya kepadanya. Jino tanpa sadar menatap wajah Kisya. Terlihat kisya menyembunyikan sesuatu dan itu jelas. Kisya sedang berusaha untuk melupakanya . Jino lalu kembali menatap makananya dan melanjutkan makannya.


"Mama sangat tidak sabar menunggu 5 hari lagi, Kisya pasti akan lebih cantik pada saat itu tiba, Kisya akan menjadi seorang ratu yang sangat cantik saat itu, kamu beruntung sekali Jeff mendapatkan istri secantik Kikis."

__ADS_1


"Iya Ma, Jeff sangat bersyukur Tuhan telah mempertemukan kami, mempertemukan Jeff dengan seorang bidadari." Ucap Jeff dengan senyumanya. Dan membuat Kisya hanya bisa menunduk. Tak ada semu merah sama sekali saat Jeff memujinya . Yang terasa di batin kisya saat ini hanya sebuah rasa sakit.


Namun ucapan yang Jeff lontarkan barusan sontak membuat seseorang kini meradang dan sedang terbakar dalam sebuah kecemburuan. Rania merasakan nyeri pada hatinya. Seluruh tubuhnya seolah tercabik oleh ucapan Jeff barusan. Gadis itu mengepalkan tangannya. Mencengkram rok pendek yang menutupi pahanya. Helaan nafas berat terdengar dan sudah coba ia tahan. Wajahnya memerah dan hampir menangis.


Begitupula dengan Jino. Dia merasa sakit mendengar ucapan Jeff. Rasa sakitnya bertambah saat ini. Dia bersembunyi di dalam luka hati dan mencoba berusaha untuk tersenyum dengan tenang. Makanannya terasa pahit. Dia menghentikan makan dan meneguk air dalam gelasnya. Jino sama sekali tak mau menatap wajah yang dia rindukan.


Dia tak bisa kuat menahan kerinduan jika dia menatap wajah cantik Kisya. Begitula dengan Kisya. Mereka saling bertarung dalam perasaan sakit yang mereka sembunyikan.


"Coba Papa datang juga, semuanya akan terasa lengkap." Ucap Mama Murni ternyum manis. Jino, Kisya dan Rania berada dalam luka hati yang sama. Sebuah perasaan cinta yang bergejolak namun harus mereka tahan dan mereka sembunyikan. Entah apa yang akan terjadi pada luka itu jika di biarkan terus berdarah. Hanya Mama Murni yang terlihat sangat bahagia. Jeff sendiri bahagia namun kebahagiaanya tidak luput dari rasa cemas.


Jeff merasa sangat tidak nyaman duduk berhadapan dengan Rania. Apalagi sesaat Jeff melihat salah satu tanda merah di leher Rania yang sepertinya Rania sengaja perlihatkan. Itu membuat Jeff sangat tidak nyaman. Sebuah kekalutan dalam hatinya ketika melihat Rania. Jeff tak sanggup untuk mengusir gadis itu . Jeff sangat takut Rania mengungkapkan kejadian semalam kepada Kisya.


Bersambung❤️


Poto Jeff dan Kisya saat mencoba gaun pengantin 😂😂 hmm gimana cocok gak kalo gambar ini jadi Jeff dan Kisya?

__ADS_1


terimakasih atas kiriman gambarnya. banyak sekali yang kirim gambar. hatur tenkyuuu sangat ya sabahat.



__ADS_2