Jino dan Kisya

Jino dan Kisya
Bonus 9


__ADS_3

"Sebenarnya hari ini aku ingin mengumumkan sesuatu hal, kepada kalian semua," ucap Jeff dengan suara yang pelan.


"Pasti ini sebuah kabar baik, kan?" kata Papa Geovandra kepada Jeffan.


"Betul sekali, sebenarnya Jeff ingin segera melamar Allana, untuk menjadi istri Jeff," ucap Jeff sambil menatap sang Papa, dia tidak memperlihatkan wajah bahagia ketika Jeff memberitahukan pengumuman tersebut kepada seluruh keluarga.


Jino kini hanya bisa menatapnya dengan mata yang terpicing, tahu betul bahwa Jeff melakukan hal itu karena terpaksa. Jino Memang telah mengambil istrinya, tapi kali ini perbuatan Jeff terlihat memaksakan. Memaksakan pernikahan Jeff tidak Jino sukai karena apa? Karena takutnya malah tidak akan membuat Jeff bahagia.


Tetapi dirinya sendiri tidak bisa berkomentar apapun, karena dia juga sudah bersalah telah merebut istri dari adiknya sendiri.


"Selamat Jeff. Semoga kamu dan Allana akan mendapatkan kebahagiaan di dalam pernikahan kalian, dan semoga kalian cepat dikaruniai seorang buah hati yang bisa membuat hidup kalian lebih berwarna dan berarti," kata Kisya dengan matanya yang redup, wanita itu benar-benar merasa tidak nyaman harus berkumpul bersama seperti itu.


"Terima kasih Kis. Aku harap pernikahan yang keduaku ini, akan berjalan dengan lancar. Aku harap Allana bisa menunggu dan bisa setia kepadaku. Jika sesuatu terjadi kepadaku seperti saat dahulu kala, saat tiba-tiba terjadi sebuah kecelakaan," ucap Jeff menyindir Kisya yang sengaja melakukan hal itu.


Kisya menundukkan wajahnya, rasanya dia semakin berdosa ketika Jeff berkata seperti itu. Wanita itu benar-benar seperti orang yang jahat karena telah membuat Jeff terluka, ketidak setiaannya kepada jeff membuat dia semakin merasa bersalah, dia ingin sekali keluar dari ruangan tersebut, karena rasa bersalah itu semakin membakar pikiran dan hatinya.


"Sudahlah jangan ungkit masa lalu. Aku tahu kamu berkata seperti itu untuk menyindir istriku kan, kamu seharusnya tidak perlu menyindir seperti itu, karena ada sesuatu hal yang tidak kamu ketahui tentang hubungan kami. Tidak sepantasnya kamu menyindir Kisya seperti itu, perlu kamu tahu saat pernikahan kami semuanya tidak berjalan dengan mulus, seperti yang kamu bayangkan. Butuh waktu yang lama agar Kisya bisa menerima aku, kamu tahu tidak, bahkan malam pertama pernikahan kami, kami lakukan setelah delapan bulan pernikahan," kata Jino memberitahukan rahasia tersebut kepada seluruh keluarga, agar mereka tahu bahwa tidak semudah itu Kisya bisa melupakan Jeff.

__ADS_1


Agar Jeff mengetahui bahwa selama ini Kisya sudah berusaha untuk setia kepada Jeff, sampai dia melupakan kewajibannya sendiri menjadi seorang istri dari pria yang bernama Georjino.


"Apa? Jadi selama ini kalian itu tidak sebaik yang Mama pikirkan?" Mama Murni merasa terkejut mendengar ucapan yang dilontarkan barusan.


"Itu sebenarnya sebuah rahasia kami Mama, Mama tidak tahu kan setiap malam Jino tersiksa karena harus melihat Kisya mengingat dia terus-menerus. Papa juga tidak tahu kan, kalau setiap malam setiap Jino ingin menyentuh Kisya, Kisya menolak karena Kisya merasa masih menjadi istrinya Jeff, hal itu telah di alami selama delapan bulan lamanya dan Jino tidak pernah mengeluhkan hal itu kepada siapapun," ucap Jino dengan mata yang berkaca-kaca menjelaskan semua keluhannya kepada keluarga.


"Sudah Dad jangan di bahas lagi?" kata Kisya dengan tetesan air matanya. Sebenarnya dia tidak mau mengungkit semua itu, itu terlalu menyakitkan untuk dia.


Sebagai seorang wanita yang merasa berdosa, kepada dua orang, kejadian yang terdahulu telah membuat dia merasa begitu berdosa, karena telah membuat suaminya sendiri merasa terluka selama 8 bulan. Dan Kisya yang merasa berdosa karena harus menikah dengan kakak dari suami yang sudah di nyatakan meninggal.


"Seharusnya kamu mencari tahu dulu keberadaanku di mana, sebelum kamu memutuskan untuk menikah dengan Kakaku!" Macam jenis ikan air matanya.


Setelah kepergian Jino dan Kisya akhirnya suasana menjadi hening, semuanya menjadi kaku. Mama Murni dan Papa Geovandra pun hanya bisa terdiam. Dokter Allana hanya bisa menatapnya sambil menggelengkan kepalanya.


"Move on Jeff, kamu akan terus tersiksa jika terus memikirkan Kakak iparmu!" ucap wanita itu begitu sabar melihat calon suaminya yang jelas-jelas masih mencintai mantan istrinya.


"Allana Maafkan aku. Maafkan aku, aku tidak bisa menerimamu disisiku, jika aku berhadapan dengan mereka berdua, Aku masih saja merasakan perasaan yang menyiksa bahkan membakar seluruh tubuhku, aku mohon maafkan, Aku!" kata Jeffan sambil berkata dengan matanya yang basah.

__ADS_1


"Sayang, aku akan selalu memaafkan kamu. Aku akan berusaha membuat kamu melupakan dia, aku akan bersabar sampai kamu benar-benar melupakan kakak iparmu itu!" Allana memeluk Jeff dengan erat dan Jeff hanya bisa memeluk Allana sambil meneteskan air matanya kesakitan, yang dia rasakan, rasa cemburu yang dirasakan itu telah membuat jiwanya hancur lebur.


kini Papa Geovandra dan Mama Murni hanya bisa terdiam melihat Putra mereka saling berselisih. Mereka tidak bisa memihak salah satu.


"Dengarkan Mama, Kisya sudah bahagia bersama Jino. Seharusnya kamu pun ikut berbahagia nak jangan seperti ini Mama sedih melihatmu seperti ini cuma ingin kamu juga bahagia!" Mama Murni meneteskan air matanya sambil menatap Putra kesayangannya. Wanita itu merasa sangat perih ketika melihat putranya mengeluarkan air mata seorang pria yang begitu gagah dan tangguh harus meneteskan air matanya karena sebuah cinta.


"Jeff sudah berusaha, tapi ketika mereka ada di hadapan Jeff, Kisya dan Abang Jino, rasa cemburu ini sakit, jadi untuk sementara setelah Jeff menikah dengan Allana, Jeff memutuskan untuk pergi dari kota ini, aku dan Allana akan tinggal di luar Negeri saja!" ucapnya sambil menatap sang Mama.


"Apakah kamu mau meninggalkan Mama!" Mama Murni merasa sedih ketika putranya memutuskan untuk pergi jauh darinya.


"Sudahlah Mama. Biarkan saja Jeff pergi ke luar Negeri, Papa yakin Jeff akan bahagia disana, jika mereka jauh dari Jino dan Kisya!" ucap Papa Geovandra sambil menggenggam tangan sang istri dengan sangat lembut.


"Tapi Papa, anak kita kan baru saja pulang, sekarang dia memutuskan untuk tinggal di luar Negeri. Mama masih sangat merindukanmu," ucap Mama Murni dengan tangisannya.


"Jeff akan sering datang ke sini Mama, asalkan tidak ada bang Jino dan Kisya," ucapnya sambil menatap sang Mama dengan begitu tajam. Sedangkan Allana sendiri hanya bisa menggenggam tangan Jeff dengan Allana tidak merasakan kecemburuan sama sekali, dengan perilaku Jeff terhadap Kisya.


Sebaliknya Allana sendiri merasa kasihan kepada Jeff karena harus terus menderita seperti itu, karena itulah Allana ingin hidup bahagia bersamanya dan Jeff bisa melupakan Kisya. Allana yakin bahwa menikah dengannya adalah pilihan yang tepat untuk Jeff, karena Allana akan membuat Jeff melupakan kisya untuk selamanya.

__ADS_1


🌺🌺🌺


kakak mohon maaf tadi itu banyak typo. semlm aku mengantuk.


__ADS_2