
Kisya berlari keluar dari kamar rawat inap baby vano. Air matanya tak terbendung. Tangisan membuat semua orang terheran . Jeff melihat Kisya berlari sambil menangis. Jeff mencoba mengejar sang istri. Daan Kisya kini terduduk menangis di sebuah taman rumah sakit. Taman yang tadi Jino kunjungi.
Jeff datang dan terheran dengan sang kekasih yang tiba tiba saja menangis.
"Kenapa sayang?..
Ucap Jeff sambil duduk di samping kekasih hatinya.
Kisya menatap Jeff dengan mata basahnya dan menangis kembali.
"Apakah bang Jino berbuat jahat padamu ?
Jeff Menggenggam tangan Kisya dengan tatapan penuh tanda tanya .
Kisya menggeleng dan Kisya terus menangis. Jeff mencoba untuk memeluk Kisya dengan lembut. Kisya mendorong Jeff dan menangis semakin nyaring.
"Jangan peluk aku jangan kak!..
Jeff terkejut dengan ucapan Kisya.
"Ada apa ?
"Sayang ayo bicara!
Jeff merasa sangat ingin tahu.
" Aku ingin sendiri kak!
"Sayang, tidak baik memendam perasaan sakit sendirian, setidaknya kita bisa berbagi rasa sakit ini!..
Jeff menatap Kisya dengan penuh iba.
"Ini salahku , ini salahku aku memang pantas di benci"
"Siapa yang membencimu sayang, tidak ada yang membencimu!..
Jeff kembali ingin memeluk Kisya karena sangat tak tega melihat Kisya serapuh itu. Sekali lagi Kisya mendorong Jeff dan Kisya duduk menjauhi Jeff.
"Aku ingin sendiri kak!
Kisya Masi menangis dengan pilu. Air matanya tak bisa lagi dia bendung. Sakit dalam hatinya cukup dia yang tau. Tidak perlu mengumbar kepada orang lain. Saat ini Kisya hanya ingin sendiri saja. Jeff hanya bisa terdiam sambil menatap sang istri dengan penuh rasa iba.
"Apa ini karena bang Jino, katakan padaku apa yang dia perbuat sampai kamu seperti ini?...
Jeff menjadi sangat marah.
Kisya menatap Jeff karena wajahnya merah padam. Kisya menyadari Jeff telah marah dan itu tidak baik untuk semua orang.
"Jangan ganggu kak Jino, ini semua salahku!..
Ucap Kisya dengan Isak tangisnya.
"Lantas apa yang sebenarnya telah terjadi?..
"Entah kenapa hatiku sakit dengan sendirinya kak, aku ingin bersama baby Vano tetapi sepertinya kak Jino tidak suka, dia mengatakan agar aku menjaga jarak darinya dan dari baby Vano , dia membenciku kak dia membenciku!..
Kisya meneteskan air mata kepedihannya.
Jeff berdiri dan hendak mendatangi Jino. Kisya ikut berdiri dan langsung menarik tangan Jeff.
"Jangan pergi kemanapun dan jangan temui dia!..
Ucap Kisya mengisak.
Jeff terdiam sesaat lalu Jeff menggatur nafasnya menahan rasa marahnya.
Jeff terdiam dan duduk kembali. Kisya pun berhenti menangis , karena Kisya tau Jeff akan sangat marah kepada Jino ketika mendengar Kisya menangis karena Jino .
"Ayo kita pulang ke hotel !
Ucap Jeff pelan.
Dan Kisya hanya terdiam sambil mengangguk. Mereka akhirnya memesan taxi dan pergi meninggalkan Jino di rumah sakit.
Sepanjang perjalanan Kisya hanya terdiam. Dia kini sudah tidak lagi menangis. Biaknya berarti hatinya sudah tidak sakit. Tetapi dia memilih untuk diam di depan Jeff. Untuk menghindari pertengkaran antara kakak dan adik. Sesekali Jeff mencuri pandang dan menatap wajah sendu sang istri. Dan Jeff hanya bisa memejamkan mata dengan helaan nafas berat.
Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di hotel tempat mereka menginap. Kisya memilih untuk kembali ke kamarnya dan Jeff sendiri tidak bisa melarang sang istri.
__ADS_1
Jeff melihat punggung kisya semakin menjauh dan memasuki kamarnya.
Jeff terdiam dalam kekalutan.
********
"Kikis."
Lintang langsung berlari ke arah Kisya.
"Hmm
Kisya menoleh dengan wajah tanpa semangat.
"Kamu kok pucat begitu, mata kamu bengkak, sudah menangis ya?..
Kisya menggangguk tanpa berkata sepatah kata pun. Lintang menarik tangan Kisya menuju ke tempat yang agak jauh dari Jeff dan boy.
"Ada apa, katakan padaku!..
Lintang merasa sangat penasaran.
Kisya lalu memeluk tubuh ramping sang sahabat lalu melanjutkan tangisnya.
"Katakan ada apa, jangan membuat aku penasaran!..
Ucap Lintang .
"Dia ,dia melarang aku untuk mendekati baby vano, hatiku sakit Lintang"
Tangis Kisya terpecah. Lintang hanya bisa menghela nafas dan memeluk Kisya dengan penuh kasih sayang.
Lintang membiarkan Kisya menangis sepuasnya. Lintang tahu betul setelah menangis Kisya akan mereda.
Kisya Masi menangis. Lintang melepaskan pelukan Kisya dan mengambilkan segelas air untuknya.
"Ini minum dulu Kis!..
Ucap Lintang sambil menyodorkan segelas air putih ke hadapan kisya.
Kisya menatap Lintang dengan mata basahnya lalu mengambil gelas itu.
Perlahan Kisya meneguk air minumnya.
Ucap Lintang menggenggam tangan Kisya dengan erat .
"Kak Jino membenci aku Lintang, sehingga dia tidak memperbolehkan aku untuk mendekati bayinya!..
Ucap Kisya dengan Isak tangisnya.
"Benarkah, apa iya?..
"Iya Lintang, kamu kok tidak percaya sama aku?...
"Aku percaya kikis sayang, tetapi aku tau Jino tidak mungkin melakukan itu tanpa alasan"
"Alasan?..
Kisya lalu terdiam dalam kebingungannya.
"Iya alasan, aku tau dia, dia tidak akan seegois ini tanpa alasan"
"Tapi apa yang menjadi alasanya?..
"Loh harusnya kamu yang tau alasannya, apa yang terjadi semalam dan tadi pagi?..
Ucap Lintang dengan bersungguh.
" Yang terjadi , maksud kamu apa?..
Kisya mulai gugup.
"Yang terjadi semalam dan tadi itu akan menjadi alasan untuk Jino berbuat hal itu, aku kenal dia sangat lama"
"Semalam kami berjalan jalan Lintang, dan semua baik-baik saja, dia bahkan mengijinkan kau untuk main ke apartemenya, tetapi sikapnya berubah mendadak."
"Apa kamu tidak melupakan apapun, misalnya Jino melihat kamu dan Jeff sedang berciuman "
__ADS_1
Ucap Lintang.
"Ah dari mana kamu tau ?
"Oh jadi benar, aku tau Jino bagaimana , dia pasti akan mengalah untuk hal apapun"
"Apa maksud kamu Lintang?..
"Sayang kikis aku sayang kamu dengan kebodohannu, mungkin belum saatnya aku memberitahumu, aku ingin kamu tahu dengan sendirinya!...
Ucap Lintang sambil memeluk Kisya erat lalu tersenyum manis.
"Aku bodoh ya?..
"Iya kamu bodoh, tapi aku tetap sayang kamu ko"
Ucap Lintang sambil mencubit hidung sahabatnya.
"Lintang sebenarnya tadi kak Jino melihat aku berciuman dengan kak Jeff"
"Oh.. sudah kuduga"
Ucap Lintang dengan senyuman agak masam.
"Setelah itu kak Jino sepeti sangat marah padaku dan bahkan tidak mau menatapku sama sekali"
"Kisya, boleh aku tanya tidak?..
"Tanya apa?..
"Boleh tidak?..
"Boleh saja"
" Kamu suka sama Jino atau sama Jeff?..
"Jelas saja aku suka kak Jeff, kamu aneh Lintang , Jeff kan kekasihku"
"Yakin kah itu?..
"Aku yakin Lintang,tetapi aku merasa aneh saat tadi aku sengaja mencium kak Jeff ,malah bayangan kak Jino yang datang padaku, apa aku gila ya Lintang?...
"Iya kamu gila Kis"
"Benarkah?..
Kisya mulai ketakutan dan Lintang hanya terkekeh melihat kebodohan sahabatnya.
"Aku tidak bisa berkomentar apapun Kis, aku hanya bisa bilang kamu bodoh dan gila itu saja"
Ucap lintang Masi terkekeh.
"Apa iya aku gila?..
"Iya kamu gila, kamu tergila-gila sama Mantan kekasihku Georjino"
Ucap Lintang dengan serius tanpa tawa sedikitpun.
"What?...
Mulut Kisya menganga dan tak percaya dengan ucapan sabahatnya.
Bersambung.
haii readers tercinta, sepertinya kalian melupakan memberi nilai bintang sama Jino dan Kisya.. kasian jino dan kisya terus turun ke bawah 😔.
selain jempol dan love aku minta bintang juga.
pokonya kalian itu the best banget,banget banget banget banget deh.
salam sayang untuk semuanya.
terimakasih banyak ya.
__ADS_1