
Kisya tersadar dari pingsannya. Terlihat Bunda Nisya sangat bahagia melihat putri kesayangannya bangun.
"Bunda," ucap Kisya pelan.
"Iya Kis, sayang. Syukurlah kamu sudah bangun nak!" Bunda Nisya merasa sangat senang dan tenang kali ini.
"Bunda, kakak mana?" wanita itu melihat ke kiri dan ke kanan. Mencari keberadaan seseorang.
"Siapa, Jino?" tanya Bunda Nisya.
"Iya Bunda, kak Jino," jawab Kisya.
"Ada apa? Bunda sudah mengusirnya," Ucap Bunda datar.
"Bunda.. Hiks hiks hiks," Kisya tiba-tiba saja menangis.
"Ada apa, nak?" ucap bunda sambil memeluk Kisya lembut.
"Bunda. Kisya sudah ingat semua. Kisya mengingat semua kenangan Kisya bersama kak Jino. Kisya ternyata telah mencintai kak Jino Bunda," tangis Kisya dengan meledak.
"Sayang. Benarkah kamu mengingat semuanya?" tanya sang Bunda bahagia.
"Iya bunda. Dan kisya harus segera pulang sekarang. Kak Jino nungguin Kisya di rumah," ucap Kisya sambil melepas selang infusnya.
"Yatuhan Kisya kamu kan baru bangun, kamu masih lemah sayang. Besok saja ya sayang,"
kata Bunda Nisya menghawatirkan putrinya.
"Tidak Bunda. Kisya harus ketemu mereka. Kisya harus bertemu suami dan anak Kisya. Kisya rindu mereka," kata Kisya dan pergi meninggalkan bunda. Kisya berlari dengan tubuhnya yang lemah. menelusuri lorong rumah sakit. Hatinya berdegup begitu kencang. Wanita itu tidak sabar ingin berjumpa dengan orang yang sangat dia cintai.
Kisya akhirnya di antar taksi menuju ke rumahnya dan Jino. Di dalam perjalanan Kisya terus menangis. Dia merutuki dirinya kenapa bisa-bisanya melupakan rasa cintanya yang besar terhadap sang suami.
"Ya Tuhan apa-apaan aku ini, kenapa bisa-bisanya menghindari orang yang paling berarti dalam hidupku?" isak wanita itu dengan lirih. Sepanjang jalan dia menangis. hatinya berdegup begitu kencang. Dia tidak sabar ingin memeluk sang suami tercinta.
Akhirnya wanita itu sampai di kediamannya.
Kisya masuk ke rumah dan ternyata Baby Vano sudah tertidur. Sedang Kisya berlari mencari Jino di setiap sudut ruangan. Ternyata Jino sedang tidur meringkuk sambil memeluk foto pernikahan mereka. Kisya melihat itu mejadi sangat sedih dan meneteskan air matanya kembali. Kisya tahu Jino pasti merindukan dirinya.
Dengan perlahan Kisya melepaskan foto yang Jino pegang. Lalu Kisya mengecup kening Jino
Cup.
Kecupan Kisya membuat pria itu terbangun.
"Sayang," ucap Jino terkejut. Kisya kini sudah berada di atas tubuhnya. Dan Kisya menangis sambil memeluk sang suami tercinta.
"Daddy," ucap Kisya dengan tangisanya yang lirih.
"Sayang. Mommy Vano. Kamu kembali sayang?" kata Jino dengan hati yang sangat bahagia.
Dan Kisya hanya mengangguk saja sambil terus menangis. Jino memeluk Kisya dengan erat. Lalu mengecup keningnya dengan lembut. Betapa Jino sangat merindukan Istrinya selama ini. Kisya kini mengingat kembali dimana rasa itu ada. Kebimbangan itu kini telah hilang. Kisya tau tujuan hidupnya adalah Jino dan Baby Vano.
"Sayang, bisakah aku menyentuh tubuhmu?" tanya Jino kepada sang istri.
"Aku adalah milikmu seutuhnya, tidak perlu meminta izin, karena aku adalah istrimu sayang," wanita itu tersenyum dengan air mata yang menetes. Jino begitu bahagia akhirnya semua penantiannya tidak sia-sia.
__ADS_1
Pria itupun dengan perlahan melepas kain yang menempel pada tubuh sang kekasih hati. Sampai akhirnya kini sang istri sudah polos dengan tubuhnya yang molek.
"Kamu begitu cantik," kata Jino tak henti menatap sang istri dari ujung rambut sampai ujung kaki. Pria itu melepaskan seluruh kain miliknya. Hingga terlihatlah tubuh putih dengan perut yang six pack roti sobek. Mata redup itu telah menjelajahi tubuh sang istri seolah sedang memeriksa apakah ada cela atau bekas luka. Tetapi memang pada dasarnya istrinya memang memiliki tubuh yang bersih dan begitu mulus. Tak bernoda sedikitpun. Jino sunggu merindukan tubuh itu. Tubuh yang selalu membuat dia haus sebuah sentuhan.
Cup.
Jino kembali mengecup kening sang istri dengan penuh kasih sayang. Lalu Jino pun menghujani seluruh tubuh sang istri dengan kecupan manisnya. Semuanya dia jelajahi tanpa terkecuali. Bahkan Jino mengecup sampai ke daerah kaki.
Pria itu kini memberi tanda kepemilikan wilayah di daerah leher dan dada sang istri. membuat Kisya bergeliat tidak kuasa menahan aura dalam jiwanya.
"Aku begitu mencintaimu," bisik Jino dengan mesra. Lalu Jino langsung menyatukan tubuh mereka berdua dengan asmara yang memuncak. Alunan musik cinta dan sebuah perasaan rindu berkumpul menjadi satu. Dimana saat kini Jino dan Kisya sedang menyatukan cinta mereka.
Dahaga yang beberapa bulan ini membuat keduanya kekeringan. Kini terpuaskan sudah dengan Madu asmara yang mereka teguk bersama. Dengan keringat yang bercucuran pria itu terus membuat istrinya merasakan sebuah surga dunia. Sungguh sebuah alunan asmara yang menyeru indah. Ketika wanita itu kini menjerit memanggil nama sang suami.
"Kahh Ji-no," ucapan yang hampir tidak terdengar jelas. karena Kisya berkata sambil memejamkan mata dan merasakan sebuah getaran yang membuat tubuhnya terasa terbang ke langit.
"Sebutlah namaku terus sampai kamu bosan!" kata Jino sambil terus melancarkan aksinya. Pria itu begitu kuat dan kokoh. Kekuatannya sungguh membuat istrinya tak henti mencakar bahunya. Kini punggung Jino yang putih penuh dengan cakaran Kisya. Dan itu bukanlah hal yang di sengaja. Itu adalah ekspresi Kisya pada saat wanita itu sampai di inti percintaan mereka.
mereka berdua merajut asa, meneguk indahnya madu cinta. Merasakan nikmatnya menjadi seorang suami istri. Dengan kerinduan yang terpuaskan sudah. Pria itu bertahan sudah satu jam lamanya. Dia masih ingin menyenangkan istrinya. Dan meneguk manisnya cinta.
Tiba-tiba Jino melepaskan penyatuan tubuh mereka. Dan itu membuat Kisya mengerutkan dahinya.
"Kenapa sayang?" wanita itu bertanya pada sang suami.
"Sebaiknya kita coba posisi lain!" kata Jino dengan senyuman nakalnya. Dan Kisya pun mengangguk dengan wajah bersemu malu. Akhirnya kini kisya bisa menari di atas tubuh sang suami dan membuat Jino tak henti meraung seperti singa jantan yang kelaparan.
Sampai pada akhirnya mereka hampir menyelesaikan misi mereka. Dengan segera Jino mengubah kembali posisinya. Kini pria itu kembali mendominasi. Dan misi itupun selesai. Jino menaburkan beberapa benih cinta di rahim sang istri.
Pria itu roboh di atas tubuh kekasih hatinya. Deru nafas yang menggebu. Seolah bukti betapa panasnya percintaan mereka. Jino akhirnya mengecup perut rata sang istri seraya berkata.
"Jadilah anak-anak yang sehat dan pintar, cepatlah tumbuh di rahim Mommy, Daddy sudah tidak sabar menggendong kalian dalam pelukan!" ucap Jino dengan berbisik di perut sang istri tercinta.
kisah Jino dan Kisya selesai.
Ah selesai juga misiku. Aku sungguh berterima kasih karena sahabat Jino dan Kisya masih setia membaca Sampai selesai.
Lirik lagu Galih dan Ratna adalah inspirasi utama dalam membuat Novel Jino dan Kisya.
Setiap aku inget dan nyanyi Galih dan Ratna, aku mengubanya menjadi Jino dan Kisya.
Dua sejoli menjalin cinta
Cinta bersemi dari SMA
Galih dan Ratna mengikat janji
Janji setia setia abadi
Oh Galih, oh Ratna cintamu abadi
Wahai. Galih
Duhai. Ratna
Tiada petaka merenggut kasihmu
__ADS_1
Dua sejoli menjalin cinta
Cinta bersemi dari SMA
Galih dan Ratna mengikat janji
Janji setia setia abadi
Oh Galih, oh Ratna cintamu abadi
Wahai. Galih
Duhai. Ratna
Tiada petaka merenggut kasihmu
Oh Galih, oh Ratna cintamu abadi
Wahai. Galih
Duhai. Ratna
Tiada petaka merenggut kasihmu
Wahai Jino
Duhai Kisya
Tiada petaka merenggut kasihmh.
Setelah perjalanan panjang akhirnya aku bisa menyelesaikan Novel kesayanganku, dengan berat Hati aku menuntaskan semuanya.
Tetapi aku janji aku akan beri bonus chapter untuk kalian semua. Aku akan bahas masa bahagia Jino dan Kisya. Aku akan bahas kelanjutan Jeff dan Allana.
siapa yang mau?
Tolong pilih ya sahabat. Mau cerita Jeff atau lanjut cerita anak-anaknya **Jino?
Tolong utarakan perasaan kalian ketika membaca novel saya ini dari awal sampai akhir. Dan silahkan pilih mau bonus chapter yang mana yang kalian pilih.
a. Jeff dan Allana.
b. Anak anaknya Jino.
Aku akan membaca komen kakak semua satu persatu.
Salam sayang dariku.
Evangelin Harvey.
Ucapan terimakasih kepada mangatoon yang menjadi sponsor utama Novel saya.
mangatoon i love you.
sampai jumpa besok di bonus chapter**.
__ADS_1
Babay