Jino dan Kisya

Jino dan Kisya
Lintang


__ADS_3

Jino tertidur dengan lelap di sofa ruang rawat baby Vano. Baby Vano sudah mulai terbangun dan sedang bermain dengan bibi. Tiba-tiba dering ponsel nya membuat Jino terkejut. Jino melihat sebuah nomor yang sudah lama tidak menghubunginya.



"Lintang


Ucap Jino dan hatinya.



"Hallo sayang


Ucap Jino pelan sambil mengumpulkan separuh nyawanya.



"Kamu dimana kak?..



"Di rumah sakit harapan kita"



"Kami akan segera pulang ke Indonesia, aku ingin bicara denganmu!


Lintang to the point.



"Jika itu masalah kemaren antara aku dan Kisya , lupakan saja karena aku sedang tidak mau membahasnya."


Jino merasa malas untuk membahas itu semua.



"Pokonya aku ingin membahasnya dan tunggu aku pulang!..


Ucap Lintang dengan lugas.



"Sayang, bisakah kamu mengerti aku, aku tidak mau membahas itu lagi, kamu pasti tau bagaimana aku!.. Jino terlihat begitu murung karenanya.



"Kali ini aku tidak bisa mengerti kamu kak, karena Kisya dia sangat sedih karena kamu"



"Aku harus apa, apakah aku harus terus duduk diam dan , sudahlah"


Jino menghela nafas sangat berat.



"Pokonya tunggu aku pulang kak!..


Ucap Lintang lalu Lintang menutup telepon seluler mereka.



Jino memejamkan matanya . Pikiranya menjadi kacau . Dia sangat enggan membicarakan hal kemaren. Dia ingin segera melupakan Kisya secepatnya. Menjauh dari Kisya adalah yang paling baik untuknya saat ini.



Sesaat Jino membu ponsel pintarnya. Dan membuka galeri yang tersimpan puluhan Poto Poto dirinya bersama sang mantan. Disana banyak sekali senyum manis antara Jino dan Lintang. Jino tersenyum melihat betapa dulu dirinya bahagia bersama Lintang . Tetapi kini semua sudah berubah. Semua berubah atas kebodohanya sendiri.



Georjino Alfariziq Davis P.O.V



Lihatlah kamu begitu cantik, dulu bahkan sedetik pun aku tidak bisa bernafas tanpamu sayang, hanya kamu yang selalu ada di relung nafasku. Tetapi kini kamu telah bersanding dengan pria lain. Itu semua terlalu berat untuku. Dengan perlahan aku bisa sedikit meringankan rasa kecewaku padamu.  Memang kau yang terindah yang Tuhan ciptakan. Kamu yang terbaik dari semua gadis baik. Aku masih selalu memujamu Lintang walau kini rasa cintaku padamu telah perlahan-lahan pudar. Walau semuanya memudar tetapi bukan berarti aku membencimu, aku masih saja tidak bisa menolak semua keinginanmu.



Lintang andai kamu tau betapa dulu aku hancur saat kau mengenalkannya padaku. Hatiku tak berbentuk lagi sampai satu sisi angin segar hampir dan membuat rasa nyaman dihatiku. Seseorang yang tidak boleh aku bayangkan sama sekali. Seseorang yang keberadaanya tidak boleh terlalu dekat denganku. Gadis yang telah aku sakiti. Gadis yang telah aku hancurkan. Gadis yang hampir aku bunuh. Entah kenapa kini gadis itu telah mewarnai hatiku dan sedikit menyembuhkan luka hatiku karenamu sayang .



Tetapi keberadaanku didekatnya hanya membuat hatiku sakit. Membuat lukaku yang sudah mengering menjadi terbuka lagi berdarah lagi dan terasa amat menyakitkan. Seseorang yang mewangi dihatiku adalh dia seseorang yang tak bisa aku jangkau keberadaanya.



Lintang , aku mohon padamu tolong mengerti hatiku. Aku tau tidak ada yang paling mengerti aku selain dirimu. Kamu paling tau apa yang aku rasakan tanpa harus aku ucapkan. Aku mohon jangan datang dengan membuka hal yang aku ingin lupakan. Karena semuanya akan menambah luka hatiku.



Aku lelah dengan semuanya aku ingin tidur saja.

__ADS_1



Georjino Alfariziq Davis P.O.V.end



Setelah menatap beberapa Poto mantan kekasihnya Jino akhirnya memejamkan mata dan terlelap kembali. Sampai siang tiba Jino masih terbuai oleh indahnya mimpi. Bibi bahkan tidak berani membangunkannya.



********



Sepanjang perjalanan Lintang menatap Kisya yang masih tertunduk dengan wajah sedihnya. Butuh waktu 7jam untuk sampai ke tanah air. Dan selama itu pula Lintang merasa sangat tidak tenang. Dia gelisah dengan sikap Kisya yang begitu pendiam . Kisya tidak berkata apapun sedari pagi.



"Ada apa?..


Ucap boy sambil menggenggam tangan sang istri dengan lembut.



"Itu Kisya dia belum sembuh dari sedihnya"


Lintang menyandarkan kepalanya pada bahu sang suami. Mereka kini Masi anteng dalam pesawat.



"Sayang, apa kamu tau siapa yang dia suka sebenarnya?..


Ucap boy sambil mengelus rambut Lintang dengan lembut.



"Tentu saja aku tau".



"Siapa dia?..



"Itu rahasia dong Boy"



" Oh begitu ya, main rahasia-rahasiaan sama suami sendiri ya.




Boy masih terdiam.


"Boy kamu marah ya?...


Boy diam tanpa reaksi.



"Sayangku suamiku"



"Sayang.. iya mulai sekarang kamu panggil aku sayang ya!..


Ucap Boy sambil mengecup kening Lintang dengan sangat lembut.



"Ya ampun kesempatan dalam kesempitan ya."


Lintang terkekeh.



Cup



Boy mengecup bibir Lintang dengan. Lembut. Lintang mendorong tubuh Boy agar menjauh darinya.



"Maap !


Ucap Boy tertunduk.


__ADS_1


"Aku hanya belum siap saja Boy."


Ucap Lintang dengan pelan.



"Tidak apa-apa ini semua salahku ko, seharusnya aku tidak mencuri ciumanmu."


Ucap  Boy dengan wajah kecewa.



"Sayang maapkan aku, tunggu aku sampai aku bisa !


Ucap Lintang pelan.



Boy begitu senang saat Lintang menyebutnya dengan sebutan sayang. Boy melontarkan senyum manis pada sang istri. Dan Lintang membalas senyuman sang suami.



Akhirnya setelah 7 jam lamanya mereka sampai juga di Indonesia tercinta.


Kisya berjalan dengan perlahan turun dari pesawat. Dan kini mereka menuju ke mobil yang sudah siap menunggu mereka. Kisya masih tidak mau berbicara dengan siapapun . Lintang menghela nafas sembarang.



"Sayang"


Ucap Lintang sambil menatap sang suami.



"Iya sayangku ada apa?..



"Aku nanti ijin bertemu Jino berdua saja!



Deg


Boy merasa sangat terkejut. Dia menelan Saliva dan mencoba untuk mencerna perkataan sang istri.



"Apa hal penting yang akan kalian bahas?..


Boy sedikit pelan .



"Sangat penting ,ini mengenai Kisya , aku tidak tega di terus murung seperti itu"


Mata Lintang berkaca-kaca.



"Jika itu demi sahabatmu Kisya maka pergilah "


Boy mencoba menyunggingkan bibirnya untuk tersenyum walaupun berat. Lintang tersenyum dengan manis .



"Terimakasih sayang!..


Lintang mengecup pipi kanan sang suami dan boy tersenyum dengan bahagia. Boy sangat mencintai Lintang sedari kecil. Namun Lintang sangat susah di dapatkan . Setelah besar Lintang malah sering berganti ganti pacar. Hanya dengan Jino Lintang bisa bertahan sampai 5 tahun.


Sebuah kisah cinta yang indah namun berakhir menyedihkan .



Boy menatap tajam sang istri tatapan itu berubah menjadi tatatapan penuh cinta. Rasa cinta Boy terhadap Lintang sangat besar bahkan bisa melebihi luasnya samudra. Terkadang Boy bersyukur atas  kejadian yang menimpa Kisya. Karena itu dirinya kini bisa mendapatkan sang istri idamanya. Lintang adalah mutiara dengan Kilauan bintang. Sebagai seorang model dan anak dari seorang konglomerat sudah jelas Lintang menjadi sorotan utama dan selalu menjadi trending topik.



Bersambung.



Catatan author


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Teman-teman novel Jino dan Kisya terbit juga di NovelToon ya.. aplikasi manggatoon khusus novel. Silahkan. Di buka jika penasaran. Jangan lupa kasi jempol kasi love dan tekan 5 bintang nya ya. Karena semakin banyak yang memberi rating semakin cepat saya update. Terimakasih


Salam sayang untuk semua.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1




__ADS_2