Jino dan Kisya

Jino dan Kisya
Lagih


__ADS_3

"Kasihan banget sih Dad. Gimana kalau kita lanjut di tempat yang lebih empuk, agar Daddy nggak sakit lagi lututnya," kata Kisya sambil membasuh tubuhnya di bawah air shower.


Jino yang mendengar ucapan sang istri langsung terkejut, seolah-olah sang istri memberikan kode yang sangat berharga sebuah, lampu hijau. Yang pasti membuat Jino tersenyum dan bahagia.


Pria itu langsung bergabung dengan sang istri membasuh seluruh tubuhnya dengan air shower. Sampai akhirnya dia pun sudah tidak bisa lagi menahan tangannya untuk terus berjalan-jalan, menelusuri seluk beluk tubuh istrinya.


"Mandi kok seperti ini?" Kisya terkekeh melihat tangan suaminya yang terus-menerus seperti cacing yang tidak mau berhenti bergerak.


"Itu tadi bukannya lampu hijau ya?" bisik Jino sambil menggigit lembut telinga sang istri.


Wanita itu terlihat kegelian, dia tersenyum lalu berbalik ke arah suaminya, dia mematikan air shower selalu mengenakan handuknya dengan cepat.


"Tidak di sini juga bukan, keras kalau kita melakukannya disini, ayo," ajak Kisya kepada sang suami, dan itu membuatnya begitu bahagia, pria itu mengikuti langkah kaki sang istri tanpa menggunakan handuk sama sekali. Sedangkan Kisya menggunakan handuknya yang pendek serta mempertontonkan tubuhnya yang tertutup sedikit.


Kembali lagi jantung Jino berdebar begitu kencang. Dia tidak menyangka rasa lelahnya tadi tiba-tiba saja hilang, dan wanita itu telah membuat aura lelakinya bangkit kembali.

__ADS_1


"Sayang sini," bisik Jino mencoba menarik tangan Kisya yang kini sedang berdiri di hadapannya, lalu ia pun terjatuh di atas tubuh sang suami.


"Aduh Sayang. euuhh kan sakit," rengek Kisya dengan manja, melihat kearah sang suami yang kini berada di bawahnya.


"Lagi ya, Sayang. Bukannya tadi sudah memberi lampu hijau ya," bisik Jino dengan mesra, sambil membelai lembut rambut sang istri dengan penuh kasih sayang.


"Itu kan maksud Mom besok malam, bukan sekarang." Kisya tersenyum manis, dia tidak menyangka suaminya menginginkannya lagi.


"Sekarang saja, sudah tanggung, apa Mom tidak merasa sesuatu sudah hampir menusuk Mom," ungkap Jino dengan senyum manisnya. Kisya tersenyum dengan manis lalu dia langsung melihat ke arah bawah.


"Jangan pergi! Tetaplah disini Sayang," bisik Jino dengan lembut, pria itu mulai menghujani tubuh sang istri dengan ciuman yang begitu romantis. Tidak lupa dia pun memberikan beberapa tanda merah yang benar-benar membuat istrinya menggeliat merasa tidak tahan.


"Cowok nakal," ucap Kisya dengan halus. Sambil mencoba menggigit bahu Jino dengan lembut.


"Mom yang nakal, tadi sudah memberi lampu hijau malah mau pergi," kata Jino dengan senyumannya yang manis, pria itu pun memposisikan kaki sang istri menekuk. Dan dia benar-benar takjub melihat pemandangan yang dilihat, padahal sudah sering dia lihat tetapi masih saja merasa senang.

__ADS_1


Wajahnya maju untuk menggapai sebuah surga yang selama ini dia rindukan. Dia mulai melumatt ice cream yang ada pada bagian inttim sang kekasih. Seolah-olah ice cream itu begitu enak, manis dan lezat. Pria itu benar-benar fokus  dengan pekerjaannya, lidahnya membuat sebuah gerakan yang benar-benar tidak bisa tertahan oleh sang istri.


"Dad ... Omg jangan begini, Mom tidak tahan," wanita itu mulai menjerit sambil menjambak rambut sang suami. Karena tidak tahan dengan menuver yang diberikan oleh suaminya. Dan pada akhirnya permainan lidah itu pun membuahkan hasil, membuat sang istri mengeluarkan sebuah keju lumer yang dilahapnya sampai habis.


"Hah hah ... Fuckkk," kisya mulai mengupat, merasakan sesuatu menjalar ke luar dari organ tubuhnya. Seperti sebuah keju mozarella melumer dan itu langsung di lahap habis oleh sang suami.


Mendengar umpatan kasar sang istri, Jino malah semakin bersemangat, pria itu langsung bangun dari posisinya dan melumatt bibirnya sendiri seolah di bibirnya masih tersisa madu-madu yang tertinggal.


"Let's play honney," bisik pria tersebut dengan begitu mesra membuat sang istri hanya bisa memejamkan mata.


Dan saat itulah saat dimana dewa-dewi sedang memberkati mereka, sepasang suami istri itu diberikan surga dunia yang tiada terkira nikmatnya. Membuat keduanya seolah terbang ke langit ke tujuh.


"Kyaaa ...." Kisya berteriak ketika sang suami mulai memberikan tenaga supernya. Membuat wanita itu kewalahan tetapi itu begitu menyenangkan untuk mereka berdua. Sebuah kegaduhan terjadi di kamar itu. Beruntunglah kamar mereka kedap suara, jadi para maid di luar tidak bisa mendengar semua jerit tawa sepasang suami yang kini sedang bertarung dengan level tinggi.


🎄🎄🎄

__ADS_1


Besok lagi kita sambung kak, heheh.


__ADS_2