
Saat ini di kota Seoul Jino dan Kisya masih berjalan-jalan dengan posisi yang sama. Posisi di mana Jino Masih menggendong sang istri di belakang. Malam semakin larut tetapi mereka masih Menikmati keindahan Namsan Tower. Dan perut mereka memang sudah mulai lapar Jino menyarankan agar dia makan malam di sebuah resto di dekat Sungai Han Sungai Han adalah sungai yang terkenal di kota Seoul di mana Banyak sekali adegan-adegan drama Korea bertempat di sana.
Sungai Han adalah sebuah sungai di Korea Selatan yang terbentuk akibat pertemuan dari Sungai Namhan, yang bermata air di Gunung Daedeok, dan Sungai Bukhan, yang berhulu dari lembah Gunung Geumgang di Korea Utara. Sungai Han mengalir melewati Seoul dan bergabung dengan Sungai Imjin sebelum bermuara ke Laut Kuning.
Banyak puja-puji yang diungkapkan lewat lagu untuk sebuah sungai. Sebut di antaranya Bengawan Solo, Sebiduk di Sungai Musi, Di Tepinya Sungai Serayu, dan seterusnya. Bangsa Korea pun memuja sungainya lewat tembang ”Sungai Han di Waktu Malam.”
Sungai Han merupakan sungai terpanjang di Korea. Bangsa Korea menyebutnya Hangaram. ”Han” berarti panjang dan lebar, sedangkan ”garam” bermakna sungai.
Memang, jika dibentang dari muaranya dari puncak Gunung Yudo di Yongjung-ri, Propinsi Gyeonggi, hingga hilirnya di Seoul, panjang Sungai Han mencapai 650 km lebih.
Kota Seoul dibelah oleh Sungai Han yang lebarnya mencapai 2 km. Di kota dengan penduduk lebih dari sembilan juta jiwa ini terdapat 29 jembatan yang menghubungkan satu sisi bantaran dan sisi bantaran Sungai Han seberangnya.
Duapuluh satu di antaranya adalah jembatan untuk kendaraan mobil, dan delapan jembatan lainnya untuk kereta api.
Sebagai angkutan publik, kereta api kurang menjadi andalan di Korsel, tentu bila bandingannya Jepang. Sekitar 90 persen armada angkutan publik berupa mobil. Tentu, hampir 100 persennya bermerk Daewoo, Hyundai, dan KIA.
Ini indikasi dari tinggginya nasionalisme bangsa Korsel yang merengkuh kemerdekaannya pada 15 Agustus 1945 dari jajahan Jepang. Sungai Han memang terlihat cantik dan indah di waktu malam. Permukaan air sungainya membiaskan warna keperakan efek dari pantulan cahaya listrik yang terang-benderang menyirami kota Seoul.
Namun di bawah permukaannya, sesungguhnya Sungai Han mengalirkan arus deras. Inilah yang memunculkan kisah kelam dari wajah cantik Sungai Han.
Konon, setiap bulannya ada puluhan orang Korea yang nyemplung ke Sungai Han, hanyut ditelan ganasnya arus sungai, untuk bunuhdiri.
Mereka kini menikmati indahnya sungai han pada malam hari. Mereka masih belum merasakan lelah mereka masih Menikmati keindahan Sungai Han walaupun sih sebenarnya hawa lelah sudah sudah merasuk tetapi mereka tidak mau menyia-nyiakan waktu selama mereka di Korea .
__ADS_1
"Sayang apa kita mau pulang sekarang?"
"Terserah Kakak, aja aku sih akan ikut kemanapun Kakak pergi." wanita itu berkata lemah lembut.
"Bagaimana kalau kita makan malam dulu, setelah makan malam baru kita cari hotel yang bagus gimana?"
'Iya Kakak, di mana Kakak saja."
Lalu mereka pun mencari resto yang tidak terlalu jauh dari Sungai Han, mereka memesan begitu banyak makanan, makanan khas Korea agar mereka bisa makan dengan puas. Mereka memesan makanan dengan sangat banyak. Sepasang suami yang sedang dimabuk cinta itu kini sedang duduk bersantai di resto tersebut. Jino kembali memposting beberapa foto yang cantik dan romantis ke dalam sebuah akun sosial media nya.
Dia tidak ingin kehilangan momen indah dan romantis karena itu dia selalu menyimpan semua kenangan indah itu di dalam akun sosial media nya baik itu Instagram ataupun Facebook. Setiap Jino memposting sesuatu banyak sekali yang berkomentar termasuk seluruh staf perusahaannya beberapa sekretaris dan teman-teman lamanya.
Waktu berlalu kini mereka sudah selesai makan dan sudah kembali ke hotel. Malam itu sebelum mereka melakukan ritual suami istri seperti biasa mereka mandi untuk membersihkan tubuh lelah mereka yang penuh keringat, setelah seharian berjalan-jalan.
Mereka tidak ada kata lelah setelah berjalan-jalan pun. Mereka babat habis dan tidak menyia-nyiakan waktu. Kalau kali ini mereka melakukan itu semua hanya satu kali, saja karena Jino melihat sang istri begitu lelah dan mereka pun memutuskan untuk segera tidur karena besok mereka akan pergi ke tempat lain yang lebih indah. Jino dan Kisya akhirnya terlelap dengan tubuh mereka yang masih saling berpelukan.
Saat Jino sedang tertidur dengan lelap tiba-tiba saja dia berteriak.
"Sayang, aku mohon, aku mohon dengarkan aku dengarkan penjelasanku sayang, aku mohon maafkan aku, maafkan aku sayang. Aku mohon sayang." Jino berteriak sambil menangis dan itu membuat Kisya terkejut ia terbangun dan melihat suaminya sedang bermimpi, tetapi mimpi suaminya membuat Kisya menjadi takut dan cemas. Dia dengan segera menggoyangkan tubuh Sang suami agar Jino bisa secepatnya bangun.
Air mata ini telah jatuh di pelupuk mata pria yang tampan itu. Iya begitu terkejut Ketika sang istri membangunkannya. Dia menatap wajah sang istri yang cantik dengan segera memeluknya dengan erat. Wajah sedih terpancar saat itu entah apa yang diimpikan oleh Jino sampai dia berteriak dan memohon-mohon sampai menangis.
"Sayang mimpi apa, sampai berteriak-teriak seperti itu boba ceritakan sama Mommy."
__ADS_1
"Aku, aku, aku mimpi kamu meninggalkanku.."ucap Jino masih dalam posisi memeluk sang. istri dia sebenarnya bermimpi sangat seram mimpinya terasa begitu nyata dia bermimpi Kisya telah mengingat kembali semua kenangannya. Dan dia hendak pergi meninggalkannya sendirian. Karena itu Jino bermimpi sambil mengeluarkan air mata dan berteriak-teriak memanggil sang istri, yang kini hendak pergi meninggalkannya.
Tapi Jino tidak mau mengatakan itu semua kepada kisya. karena dia masih berharap supaya Kisya tidak mengingat semua kejadian buruk pada masa lalunya.
"Kakak tidak usah khawatir, Kikis tidak akan pergi kemanapun, untuk apa aku pergi karena seluruh kebahagiaanku hanya berada bersama kakak saja."
"Berjanji lah bawa kamu tidak akan meninggalkan aku, apapun yang terjadi dan berjanjilah, aku sangat takut kehilangan kamu Sayang."
"Baik kak aku berjanji aku tidak akan pernah meninggalkan Kakak, apapun yang terjadi semoga saja aku bisa memegang janjiku, yang bisa terus bersama kakak." ucap wanita itu, dengan senyum yang manis menatap sang suami, penuh perasaan cinta.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺 Bersambung
**Sungai Han.
**
**
__ADS_1
**