Jino dan Kisya

Jino dan Kisya
Honeymoon 8


__ADS_3

Hari ini Jino dan kisya memutuskan untuk pindah tempat, dari pantai Naksan ke tempat yang mereka belum tahu tujuannya. Seperti biasa Jino membuka layar ponselnya dan mulai browsing lagi tempat yang akan mereka datangi.


Dan akhirnya Jino sudah memutuskan mereka akan pergi ke Menara Namsan Menara Namsan terkenal dengan Menara cinta, mereka memutuskan untuk mengabadikan cinta mereka di menara Namsan.


Mengunjungi Seoul tanpa menginjakkan kaki di N Seoul Tower alias Menara Namsan mungkin serupa dengan pergi Jakarta tanpa mendatangi Monumen Nasional (Monas). Para pengunjung bisa menikmati pemandangan kota dari ketinggian dari kedua tengara tersebut. Bedanya, Monas dibangun sebagai monumen peringatan dan terletak di dataran rendah, sedangkan N Seoul Tower adalah sebuah pemancar radio yang dibangun di gunung Namsan. 


Dibangun tahun 1969, N Seoul Tower yang mulai dibuka untuk masyarakat pada 1980 bisa dicapai dengan menaiki kereta gantung (cable car) tak jauh dari stasiun Myeongdong. Butuh 10-15 menit untuk berjalan kaki melewati jalan menanjak dari Stasiun Myeongdong ke Namsan Cable Car. 


Tempat ini dibuka mulai pukul 10 pagi hingga 11 malam. Sebaiknya mengusahakan datang sepagi mungkin, terutama saat hari libur, bila tidak ingin terjebak dalam antrean mengular hingga beberapa lantai karena tempat ini populer di kalangan turis lokal dan asing. 


Orang dewasa harus membayar 8.500 won untuk perjalanan pulang pergi, sementara anak-anak dikenai biaya 6.000 won.


Kereta gantung dan juga menara setinggi 236,7 meter ini kerap menjadi latar belakang adegan romantis dalam drama Korea, termasuk di antaranya "Boys Over Flower".


Pemandangan hijau gunung Namsan dan lansekap Seoul bisa dinikmati selama tiga menit menyusuri rute cable car menuju bagian bawah menara. 


N Seoul Tower menyediakan kafe-kafe dan toko suvenir yang menjual gembok cinta, siapa tahu Anda ingin menerapkan mitos romantis yang dipercaya di beberapa negara. 


Konon, pasangan yang memasang gembok cinta, kemudian membuang kuncinya, takkan terpisahkan bagai gembok yang terkunci selamanya. Jino dan Kisya juga melakukan hal yang sama.


Di bagian bawah menara N Seoul Tower, puluhan ribu gembok cinta berwarna-warni menutupi setiap jengkal pagar. Setiap gembok biasanya ditulisi dengan nama pasangan, pesan dan tanggal pemasangan gembok. 


Pengelola N Seoul Towe r sudah menyediakan tempat-tempat tertentu untuk memasang gembok dan tiap pengunjung harus menaati empat aturan yang berlaku.


Pertama, gembok tidak boleh dipasang di tempat yang menghalangi pemandangan, misalnya bagian pagar yang tinggi dan sejajar dengan pandangan mata. Kedua, dilarang memasang gembok di tempat yang bisa merusak lingkungan, seperti dahan pohon. 


Pengunjung juga tidak boleh membahayakan nyawa ketika mengunci gembok di tempat tidak aman, seperti bagian luar pagar. Yang terakhir, gembok tidak boleh diletakkan di sembarang tempat yang bisa merusak fasilitas umum N Seoul Tower.


N Seoul Tower juga memiliki fasilitas lain agar para pengunjung betah berlama-lama di sana. Menara ini memiliki observatorium, restoran, museum, kafe kopi hingga toko suvenir. Bahkan, ada restoran yang bisa berputar, sehingga pengunjung yang duduk di sana dapat memandang kota dari berbagai sudut. Bila sudah bosan melihat pemandangan dari bagian bawah menara, pergilah Digital Observatory, tempat pengunjung bisa melihat pemandangan Seoul dari 360 derajat.


Dan jika ingin merasakan tempat buang hajat tertinggi di Seoul, kunjungi Sky Restroom yang berada di lantai empat menara. 


Laman Visit Korea menulis toilet khusus pria dibentengi oleh dinding kaca transparan sehingga kaum Adam bisa buang air kecil sembari menikmati keindahan kota. Jangan khawatir, kaca tersebut memiliki lapisan khusus yang membuat bagian dalam toilet tidak bisa dilihat dari luar.

__ADS_1


"Wah indah sekali ya di sini ini tempatnya pasangan ternyata, Makasih ya sayang sudah ngajakin aku ke tempat seindah ini," ucap Kisya sambil memeluk lengan sang suami dan bergelayut dengan mesra. mereka berjalan-jalan di sekitar Menara Namsan.


Kisya juga mengabadikan beberapa momen-momen di Menara tersebut mereka selfie berdua dan memposting semua foto mereka kedalam Instagram, Facebook dan WhatsApp. Mereka berdua begitu bahagia bulan madu mereka begitu indah dan membuat orang lain begitu iri. Ini adalah hari ketiga mereka Honeymoon.


Setelah lelah berjalan-jalan akhirnya mereka memutuskan untuk makan di restoran terdekat di dekat Namsan.


"Kaki kamu sakit lagi ya sayang?" tanya Jino sambil memperlihatkan memperhatikan Kisya yang sedang memegangi kakinya.


"Ini beda kalau kemarin lecet kau sekarang pegal Sepertinya aku tidak bisa berjalan lagi Kak."


"Ya Tuhan. Kasihan sekali sih istriku sayang, terus maunya apa nih, sekarang?"


"Aku mau kakak menggendongku, gendong aku dari belakang seperti di film-film Korea, ayo kak, cepetan gendong Kikis, kak." wanita itu merengek dengan manja kepada sang suami dia ingin digendong oleh sang suami agar tampak seperti di drama Korea.


"Sebelum digendong kita ganti nama dulu yuk."


"ganti nama Apa maksud Kakak?" wanita itu sedikit heran dengan keinginan dari sang suami.


"Kenapa harus nama aktris atau aktor Bagaimana kalau kita mengganti nama panggilan saja seperti nama panggilan suami istri orang-orang Korea bagaimana?"


"Boleh juga sayang, ayo kita mulai!"


"Buin."


Panggilan sayang bahasa korea yang unik lagi adalah “Anae / Buin“. Kedua kata itu adalah kata yang berbeda namun memiliki arti yang sama yaitu “sayang”


“Anae / Buin” populer digunakan oleh suami untuk memanggil istrinya. Perbedaan dari kedua kata ini adalah dalam hal penggunaannya berdasarkan situai. “Anae” diterapkan di dalam bahasa formal sedangkan “Buin” digunakan saat berbahasa non-formal di dalam bahasa Korea.


Info; “Anae / Buin” ini begitu populer untuk pasangan suami istri yang baru saja menikah, saat pernikahan sudah beranjak berusia dan memiliki anak, pasangan istri dan suami di Korea akan lebih cenderung menggunakan panggilan sayang “Yeobo“.


"Geulae nae anae ya," (Iya istriku sayang)


"Kyaa... Kamu ngomong apa Kak Aku nggak ngerti bahasa Korea." Wanita itu tersenyum dengan malu karena dia tidak bisa berbahasa Korea dan tidak bisa menjawab ucapan sang suami. Dina terkekeh lalu langsung memeluk sang istri dan mengatakan.

__ADS_1


"Ayo naik Buin, suamimu ini akan menggendongmu menuju ke ujung dunia." Jino membungkuk dan dengan segera kisah naik ke atas punggung sang suami Akhirnya kini Dino menggendong kisya sekedar untuk berjalan-jalan. Sambil melihat-lihat Resto yang akan mereka singgahi.


"Chagiya," wanita itu mulai berbisik mesra.


"Ya Buin ada apa?"


"Apakah ini mimpi?"


"Jelas aja Bukan Ini adalah sebuah kenyataan di mana kita sedang berbulan madu." pria itu Berkata sambil terus menggendong sang istri dan mewarnai wajahnya dengan senyum manis.


"Aku sangat bahagia Kak tiga hari di sini seperti sebuah khayalan saja, aku seperti berada di dalam dunia mimpi, jika ini mimpi Aku tidak mau terbangun Kak."


"Ini bukan mimpi sayang, ini adalah kenyataan bukan cuma kamu yang bahagia Tetapi aku juga aku mencintai kamu dan kamu mencintai aku kita bersama disini berdua untuk tersenyum dan bahagia."


"Yakinkan aku bahwa ini benar-benar sebuah kenyataan kan. Karena Kikis masih belum bisa mengerti apakah ini mimpi atau nyata. Kikis sangat takut kalau ini hanya sebuah mimpi. dan nanti saat terbangun ternyata kakak tidak ada di samping Kikis, itu pasti akan sangat menyakitkan Kak." wanita itu terus memeluk erat sang suami.


🌺🌺🌺


Bersambung


**Menara Namsan Seoul



**



**



**

__ADS_1


__ADS_2