
Dwaaarrr .
Ucapan bunda bisa sangat pelan tetapi begitu menggelegar di telinga dan hati Kisya. Apa iya yang dia dengar adalah sebuah kenyataan. Bahwa dirinya telah menikah dengan Jeff tanpa dia ingat. Dada Kisya mulai sesak dan rasa mual menggelitik di kerongkonganya. Kepalanya berdenyut merasakan rasa sakit yang teramat.
Wajah Kisya mulai pucat. Keringat dingin menyelimuti seluruh tubuhnya. Pandangan mata Kisya mulai kabur dan tubuhnya seolah tak bertulang , serta Tak ada daya dan upaya untuknya berbicara. Dadanya teramat sesak.
"Yatuhan apa iya yang diucapkan oleh bunda barusan?... Batin kisya bergemuruh . Dia mempertanyakan pada dirinya sendiri kenapa bisa dia tidak tau hal itu.
"Dia adalah suamimu dan kalian sudah resmi menikah secara agama."
Ucapan itu sontak membuat kisya merasa lemah dan darahnya seolah di peras habis keluar dan aliranya.
"Itu bohong kan bunda?... Ucap Kisya dengan suara pelan karena merasa sangat sesak tak sanggup untuk berkata lebih lantang dari itu. Bunda Nisya lalu duduk dan menggenggam tangan Kisya kembali.
"Iya sayang itu sebuah kenyataan , untuk apa bunda berbohong?... Ucap bunda Nisya mengenggam lembut tangan sang putri. Bunda Nisya bisa merasakan putrinya sangat terkejut dengan ucapanya barusan. Bunda Nisya sudah Menggenggam tangan Kisya yang penuh keringat dingin .
"Bibi , buatkan teh manis untuk Kisya...!" Teriak bunda Nisya karena merasa terkejut melihat reaksinksiya sepeti itu. Kisya seolah mau pingsan karena matanya mulai sayup. Maid pun datang membawakan segelas teh manis hangat untuk Kisya.
"Ayo minum!...
Ucap bunda Nisya sambil membantu kisya memegang gelas yang akan dia minum. Tubuh Kisya masih bergetar tak karuan. Lemas lemah lelah.. itu yang Kisya rasakan saat ini.
Ucapan sang bunda yang terdengar tadi seperti petir yang menggelegar.
"Ayo minum lagi nak!..bunda Nisya terlihat cemas melihat reaksi kisya.
__ADS_1
"Bunda." Ucap kisya terdengar bergetar dan lemah.
"Iya nak, ayo habiskan dulu teh manisnya!.. ucap bunda Nisya dengan penuh kasih sayang. Bunda Nisya tak menyangka ucapanya soal kenyataan bisa membuat kisya syok sepeti itu. Bunda Nisya menyesalinya. Namun nasi sudah menjadi bubur. Maka Bunda Nisya tidak bisa lagi untuk menyesali dan memungut kembali perkataanya.
"Itu bohongkan bunda?... Kisya berkata dengan mengumpulkan segenap kekuatan tubuhnya yang masih tersisa.
"Itu adalah kenyataan nak, cobalah untuk lebih tenang." Ucap bunda Nisya lembut.
"Ja,ja, jadi semua itu be-nar bunda?... sekali lagi Kisya bertanya kali ini dengan gagap. Kisya tak bisa mencerna semuanya secara instan. Dia merasa terkejut mendengar kenyataan hidupnya. Kenyataan bahwa dirinya dan Jeff ternyata sudah menikah secara agama. Dan dia baru mengetahui itu semua.
"Tenang dulu nak, sekarang tidurlah dulu, ayo rebahkan badan Kikis dulu!.. Ucap bunda Nisya sambil membantu Kikis merebahkan tubuhnya. Bunda Nisya melihat tubuh Kisya sudah bergetar .
"Sayang, tarik nafas dulu nak!.. Ucap bunda Nisya menyentuh lembut kening sang putri. Dia menyesal telah mengungkap sebuah kenyataan dan ternyata membuat Kisya sangat syok. Entahlah apa yang akan terjadi jika Kisya tau bahwa dirinya telah dinodai oleh Jino. Pasti reaksinya akan lebih parah dari ini.
Kisya memejamkan matanya merasakan sakit di daerah kepalanya. "Kepala Kisya sakit bunda, Kisya tidak mengingat hari itu, Kisya tidak ingat apapun." Kisya mulai terisak dan air matanya mulai menetes.
Di tempat lain , Jeff sedang serius dengan laptop yang sedang dia pegang. Tiba-tiba saja ada pesan masuk. Jeff membacanya dan langsung Jeff menutup laptopnya . Jeff berlari menuju ke tempat parkir mobilnya. Jeff langsung tancap gas dengan secepat kilat Jeff sampai di kediaman kisya. Ternyata tadi yang mengirim pesan adalah bunda Nisya.
Mengatakan bahwa kisya mengalami syok. Jeff turun dari mobil dan berlari menuju ke dalam rumah itu. Terlihat bunda Nisya sudah ditemani oleh seorang dokter sedang memeriksa keadaan Kisya. Jeff berjalan perlahan. Kisya kini sedang dalam kondisi tidur setelah mendapatkan obat dari dokter.
"Ada apa ini bunda?...
Ucap Jeff merasa sangat cemas.
"Kisya syok Jeff, tadi bunda salah bicara."
__ADS_1
"Bunda bicara apa sama Kisya?.. Jeff merasa sangat ingin tahu .
"Tanpa sengaja bunda mengatakan bahwa kalian sudah menikah dan resmi secara agama, kalian menikah saat Kisya sedang koma, sepetinya Kisya mencoba mengingat itu semua memorinya, malah terjadi syok."
Ucap bunda Nisya bergetar. Bunda Nisya merasa sangat menyesal membuat putrinya seperti ini. Jeff menghela nafas berat dan duduk di lantai di samping sofa yang kita tiduri.
"Biarkan dia istirahat, jangan biarkan dia syok seperti itu lagi...!" Ucap dokter sambil menyerahkan sebuah resep. Bunda Nisya mengangguk sambil mengambil resep yang dokter tulis di kertas.
"Baiklah saya pamit dulu !.. ucap dokter .
"Terimakasih dok." Ucap bunda Nisya. Lalu dokter pun segera pergi meninggalkan ruangan. Bunda nisya terduduk di sofa sebrang. Melihat Jeff masih duduk di lantai sambil menggenggam tangan kisya dengan lembut.
"Seharusnya bunda jangan katakan apapun ...! Ucap Jeff pelan.
"Bunda tidak sengaja Jeff, ah ini Memang salah bunda, semoga saja Kisya akan baik-baik saja!.. Ucap bunda Nisya Dengan wajah sesalnya.
"Dia begitu syok setelah tau bahwa aku suaminya, mungkinkah dia menyukai pria lain , apa rasa sukanya begitu besar?... Ucap Jeff dalam hatinya sambil terus menggenggam tangan kisya dengan lembut. Tatapan penuh cinta Jeff lontarkan pada gadis yang kini sedang tertidur dengan lelap.
"Terlalu banyak beban hidupnya, dia tak mau mengingatnya bunda, sebaiknya kita juga tidak boleh mengingatkannya." Ucap Jeff dengan mata yang berkaca-kaca. Jeff masih ingat betul ketika Kisya defresi dan ingin bunuh diri. Hal itu adalah bayangan menakutkan untuk Jeff. Dan Jeff tidak mau Kisya sepeti itu lagi. Jeff hanya ingin Kisya sehat tidak peduli ingat atau tidak dengan pernikahannya.
"Ini salah bunda, bunda sangat menyesal." Bunda Nisya berkata dengan mulut yang bergetar menahan tangis. Sedang Jeff hanya bisa menghela nafas berat. Sambil menatap wanita cantik di hadapannya.
Bersambung ❤️
Hallo readers tersayang , Lee lagi di pantai Parangtritis nih.. yang mau ketemuan di Parangtritis kuy, chat personal oke... salam sayang untuk semua.
__ADS_1