
Waktu berlalu begitu cepat, kisah Jino dan Kisya selesai juga. kini Jino sudah menjadi ayah dari dua orang anak.
Abang Vano kini sudah memiliki adik yang bernama Kezia dan kini bahkan Mommy Kikis sedang mengandung anak ke 3.
"Mommy, Zia mau di gendong," rengek Balita berusia 4 tahun itu.
"Aduh Zia sayang sepertinya perut Mommy sakit banget Sayang," lirih Kisya dalam hatinya.
"Gendong Mommy gendong," tangis Kezia dengan begitu nyaring.
Perut Kisya yang besar bahkan tidak bisa menggendong lebih lama, karena itulah tadi Kisya hanya menggendong Zia sebentar.
"Aduh de perut Mommy sakit sayang," kata Kisya dengan wajah pucat karena kesakitan.
"Gendong Mommy," tangis Zia sangat nyaring.
Tiba-tiba saja Geovano datang, anak itu sudah masuk SD dan baru kelas 1.
"Mommy Abang pulang," kata abang Vano kepada sang Mommy.
"Abang Vano Sayang, tolong telepon Daddy sayang, katakan dede bayi mau lahir," lirih Kisya kesakitan.
"Dede bayi mau lahir?" Abang Vano terkejut dan anak itu begitu pintar dan langsung mengerti. Abang Vano langsung menelepon sang Daddy.
__ADS_1
Setengah jam kemudian.
"Sayang, kamu sudah mules sayang?" tanya Jino kepada sang istri. Wajah cemas terlihat di mimik tampan sang suami.
"Aku harus segera ke Rumah Sakit Sayang, aku harus segera operasi," kata Kisya kepada sang suami.
Sejak awal persalinan abang Vano Kisya memang melahirkan secara sesar. Jadi anak ke 2 dan selanjutnya pun Kisya harus melahirkan secara sesar (sectio cesarea).
"Iya, Sayang ayo kita berangkat." Dengan sigap Jino langsung menggendong istrinya ke dalam mobil, sedangkan kedua anaknya di jaga oleh bibi pengasuh.
Sesampainya di rumah sakit, Kisya langsung di tangani. dan beberapa saat kemudian wanita itu pun melahirkan anak ke tiga mereka.
Alangkah bahagianya Jino karena di beri lagi anak laki-laki oleh sang istri. pria itu masih ke dalam ruangan rawat inap khusus ibu nifas. dan terlihat Kisya masih tertidur.
"Ya Tuhan ini kah bayi kita?" kata Jino sambil menggendong bayi yang berada di dalam box bayi di samping tempat tidur Kisya.
"Sayang, aku tidak mau punya anak lagi, rasanya sakit," lirih Kisya.
"Tidak akan, kita cukup memiliki tiga orang anak saja ya," kata Jino kepada sang istri.
"Ini anak bungsu kita, Sayang?" tanya Kisya.
"Iya, ini jagoan kita, akan aku beri nama Georzio Alfariziq Davis."
__ADS_1
"Nama yang bagus, Baby Zio, anak bungsu kita," lirih Kisya dengan senyum yang lemah.
"Iya, bersyukur kita memiliki 3 anak yang sehat ya Sayang. Terima kasih sudah menjadi istriku Sayang, dan menjadi Ibu dari anak-anakku, aku sangat menyayangimu,
I love you, Kisya." Jino mengecup kening sang istri dengan lembut dan penuh kasih sayang.
"Love you too, Jino."
Akhirnya sampai di sini kisah cinta Jino dan Kisya. Mereka hidup bahagia dengan ketiga anaknya.
Geovano Alfariziq Davis
Kezia Putri Davis
Georzio Alfariziq Davis
Baca kisah anak-anak Jino dan Kisya dalam novel yang berjudul Jino dan Kisya 2.
Salam sayang dariku Evangelin Harvey.
__ADS_1
Selesai.