Jino dan Kisya

Jino dan Kisya
Dia Tau


__ADS_3

Kisya keluar dari kamar Jino bersama Jeff dengan hati yang sangat sesak. Rasanya tidak mau berpisah dengan baby Vano.


"Ini kamarnya yang!..


Ucap Jeff dengan senyuman manisnya. Kisya membalas senyuman Jeff dan langsung masuk ke kamar. Setelah memastikan Kisya masuk ke dalam kamar Jeff langsung pergi meninggalkan mansionya. Jeff mengemudikan sedan merahnya dengan kecepatan penuh.


Pikiran Jeff menerawang jauh dan wajahnya merah padam menahan amarah. Dan kini sampailah Jeff di sebuah club malam. Disana terlihat seseorang telah menunggunya.


"Lama sekali kak?...


Ucap gadis itu dengan senyuman manisnya.


Jeff duduk di seberang gadis tersebut tanpa memberi senyum sedikitpun.


"Ayo minum kak!..


Gadis itu menyodorkan segelas minuman. Jeff sadar betul dia tak bisa minum apapun yang ada alkoholnya. Jeff tidak menerima minuman tersebut.


"Ini kak photonya."


Gadis itu tersenyum sambil menyodorkan beberapa photo. Jeff mengambilnya dan melihat dengan seksama. Ternyata itu adalah photo jino dan Kisya. Photo setahun lalu dimana Jino menggendong Kisya dalam keadaan kacau. Photo saat Jino membawa Kisya masuk ke kamar hotel sampai Kisya keluar kamar dengan kondisi pingsan.


"Apa maumu Rania ?.. untuk apa kau berikan photo ini padaku?..


Ucap Jeff dengan dingin.


"Aku hanya ingin memperlihatkan kepada kakak siapa sebenarnya Kisya kak, dia sudah berselingkuh dengan kak Jino , abangnya kakak sendiri."


Ucap Rania dengan penuh emosi.


"Kisya tidak berselingkuh , sudah cukup kamu meracuni pikiranku."


Ucap Jeff pelan.


"Cinta kakak buta untuk Kisya , sehingga kakak menutup mata siapa Kisya yang sebenarnya!..


Ucap Rania dengan nada ejekan. Jeff hanya terdiam dengan menahan seluruh amarahnya. Dia tak tau harus apa dengan photo Kisya . Kisya tidak boleh sampai melihat photo ini. Karena itu akan sangat fatal bagi psikologinya. Jeff tidak mau Kisya menjadi depresi lagi seperti dulu.


Jeff lalu membakar semua gambar hasil cetakan Rania . Namun Rania malah tertawa dengan lantang.


"Kakak bakar aja semuanya, aku masih punya banyak di rumah."


"Gambar ini tidak akan mempengaruhi hatiku, aku kan tetap mencintai kisya, seberapa besar kamu meracuni pikiranku ,aku tidak akan terpengaruh."


Ucap Jeff penuh penekanan.


"Tidak apa-apa kak, tetapi wartawan akan sangat senang mendapatkan photo ini. Putra dari pengusaha terkenal tuan Geovandra telah membawa seorang gadis ke sebuah hotel dan menyebabkan gadis itu harus di rawat di rumah sakit."


Ucap Rania seringai senyuman yang dia torehkan.

__ADS_1


"Apa maksud mu Rania, apa tujuanmu berbuat seperti ini !..


Ucap Jeff menahan segala amarahnya.


"Aku hanya ingin kamu kak, tolong putuskan Kisya kak, aku mencintaimu melebihi cinta Kisya padamu , aku mohon lihat lah aku kak!...


Ucap Rania dengan matanya yang berkaca-kaca.


"Cinta tidak seperti ini Rania !...


Bentak Jeff .


"Lalu sepeti apa cinta itu?..


Rania sudah mulai menangis. Air matanya sudah membasahi pipi lembutnya.


"Cinta itu seperti cintaku pada Kisya, itu adalah cinta yang sebenarnya."


Ucap Jeff dengan matanya yang mulai memerah. Mengingat bahwa dirinya sangat mencintai Kisya dan tak mau membaginya dengan siapapun. Rasa sayang nya terhadap Kisya membutakan mata dan hatinya. Di dalam pandangan matanya hanya ada gadis cantik bernama kisya. Dan di dasar hati terdalamnya hanya terisi untuk gadis bernama Kisya.


Jeff menghela nafas panjang. Menahan seluruh emosi dan rasa sakitnya. Jeff bangkit dan hendak pergi. Namun Rania berlari dan memeluk Jeff dari belakang.


"Lihat aku kak, buka hati kakak untuku, aku mencintai kakak sudah sangat lama!...


Rania terus menangis sambil memeluk tubuh Jeff dari belakang. Jeff mengepalkan tangannya dan hendak mendorong Rania . Tetapi Jeff urungkan. Jeff berbalik dan menuntun Rania agar duduk dan tenang.


"Minumlah !..


Ucap Jeff pelan.


"Aku mohon jangan membuat aku membencimu!..


Ucap Jeff pelan sambil menatap mata Rania yang basah.


"Aku mencintaimu kak, kenapa kamu bisa membenci orang yang sangat mencintaimu?...


Ucap rania dengan lirih.


"Ini bukan cinta Rania, tetapi ini adalah obsesi!..


"Ini cinta kak, aku mencintaimu dan aku merasakan itu!...


Jerit Rania dengan histeris.


Untungnya mereka tidak menjadi sorotan karena suara musik lebih kencang dari jeritan Rania.


"Jangan seperti ini Rania!.


Ucap Jeff dengan air matanya . Jeff sudah sangat bingung menghadapi Rania.

__ADS_1


"Aku ingin kakak menikah denganku aku baru akan bisa tenang!..


Ucap Rania dengan Tangisanya.


"Tidak bisa Rania!..


Bentak Jeff.


"Kenapa kak, bukankah kakak lihat Kisya sudah punya anak bahkan dari kak Jino!..


Ucap Rania .


"Jaga ucapanmu, itu bukan anaknya Kisya!..


Ucap Jeff dengan sangat marah. Jeff tidak menyangka bahwa Rania bisa mengetahui semua rahasia yang keluarganya sembunyikan dari dunia.


"Aku tau semua kak aku tau semuanya, Kisya hamil anaknya kak Jino aku tau itu!..


Rania menangis lalu tertawa menertawakan Jeff .Jeff masih terdiam dengan kebingunganya.


"Berarti kamu juga pasti tau, kalo aku dan Kisya sudah menikah!..


Ucap Jeff pelan .


"Aku tau kalian bahkan menikah tidak resmi secara negara, kalian hanya menikah agama saja, kalian tidak buku nikah dan dengan ucapan talaq dari kakak semuanya selesai." Ucap Rania . Jeff menelan ludah dengan sangat berat. Sejauh itu Rania mengetahui rahasia tentang Kisya. Jeff menghela nafas dengan berat.


"Tidak akan ada ucapan talaq dariku untuk Kisya."


Ucap Jeff dengan penuh penekanan.


"Benarkah?...


"Aku menerima Kisya apa adanya, aku mencintainya sangat dalam, aku menerima dia dengan segala kekuranganya. Aku bahkan Nerima anaknya kisya, seumur hidupku, aku georjeffan tidak akan melepaskannya. Dengarkan itu baik-baik!..


Ucap Jeff dengan menahan seluruh amarahnya. Lalu jeff pergi meninggalkan Rania sendirian.


Rania menangis dengan tersedu mendengarkan ucapan dari pria yang sangat dia kasihi.


"Aku tau itu aku kak, tetapi aku akan membuatmu meninggalkan Kisya untuk selamanya, kamu akan menjadi milikku lambat laun."


Rania menagis dengan sangat lirih.


Sedang Jeff melangkah keluar dari club itu dengan hatinya yang sangat kacau. Jeff lalu mengemudikan mobilnya dan langsung menuju ke sebuah danau yang ada di pinggiran kota. Disana Jeff termenung dengan kebimbanganya.


Jeff sangat takut Rania mengacau dan memberitahu kepada Kisya tentang keadaan yang sebenarnya. Jeff tidak mau Kisya histeris seperti dulu lagi. Pikiranya kini serasa mendidih. Rania sangat menggangunya. Entah apa yang harus dia lakukan untuk membungkam mulut rania. Jeff memejamkan mata dan bernafas dengan sangat berat.


"Aaahhhh ."


Teriak Jeff penuh kekesalan.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2