Jino dan Kisya

Jino dan Kisya
Rasa yang aneh


__ADS_3

Kisya hampir menitikan air mata. Entah apa alasan Kisya hampir menangis. Apakah karena rasa cemburunya. Cemburu karena ucapan Rania tadi. Atau karena kerinduanya pada Jino. Padahal mereka baru berpisah beberapa jam saja . Tetapi rasa rindu sudah berselubung ke sanubarinya.


Kisya masih menatap Jino dengan sendu. Jino juga Masi inten menatap sang kekasih hati. Nona Talita masih mengajak Jino bercakap-cakap. Sehingga Jino sesaat harus berpaling dari Kisya. Jino kini berbincang dengan nona Talita. Karena memang bisnis mereka tergolong penting . Kisya menundukan wajahnya. Rasa panas kini membakar dadanya. Sesak dan terasa terhimpit sebuah batu besar


Ada rasa tidak senang ketika melihat Jino tersenyum pada klienya. Ada rasa marah dan benci bersatu ketika senyuman itu kini untuk orang lain. lebih tepatnya untuk wanita lain. Padahal itu adalah seorang klien. Dadanya bergemuruh dan seolah ingin menumpahkan seluruh lahar karena panas yang memuncak. Pikiranya terasa kacau. Dalam hati kecilnya ada sesuatu yang menggelitik yang membuat dirinya terasa perih dan sakit.


Kisya menghela nafas. Dengan berat dan menghembuskan dengan perlahan. Matanya merah dan hampir saja bulir air matanya menetes. Namun. Nasih bisa dia tahan. Tapi  rasa sesak di dadanya tak bisa dia elakan. Dia benar benar merasa tidak nyaman dengan keadaan ini . Kepolosanya tidak menyadari bahwa dia sedang merasakan sebuah perasaan cemburu.


Dia hanya berfikir itu adalah sebuah rasa aneh yang baru dia rasakan. Sebelumnya dia belum pernah merasakan hal itu bahkan selama berpacaran bersama dengan Jeff. Perasaan baru yang muncul kali ini membuat hatinya tercabik dan tak kuat dia tahan lagi. Kisya menelan Saliva sembari sesaat menghela nafas beratnya. Terlihat Jino masih berbincang dengan nona cantik itu .


Tubuh Talita tinggi, dengan perut yang ramping dan pinggul seperti gitar spanyol. Rambut pirang di daerah dengan sangat seksi. Berbalut blazer dan rok mini. Membuat semua orang pasti akan memandang nya dengan tatapan memuja. Dia merasa rendah diri. Karena dia tidak setinggi itu. Kisya tidak memiliki pinggul yang sepeti gitar spanyol itu.


Kisya hanya seorang gadis 19 tahun yang kesehariannya selalu menggunakan mini dress dan sepatu kets, tidak pernah menggunakan highils seperti nona Talita. Usia yang berbeda antara Kisya dan Talita. 19 vs 25. Kisya sampai berfikir seperti itu. Sedang dia masih tidak menyadari kalo dia sedang dalam mode cemburu.


"Lintang, ayo pergi!... Ucap Kisya pelan sambil beranjak dari tempat duduknya.


"Emangnya , mau kemana?..


Kemana saja asal tidak di sini, aku merasa tidak nyaman saja."


Ucap Kisya pelan. Wajahnya tidak bersahabat. Gurat kesal terpancar di wajah cantiknya. Lintang sebenarnya sudah menyadari perubahan wajah Kisya. Dan Lintang sudah menebak kalo Kisya memang sedang dalam mode cemburu.


"Aku mau nunggu Boy , dia sebentar lagi datang Kis."

__ADS_1


Ucap Lintang pelan.


"Benarkah, apakah suamimu masih lama?...


Ucap Kisya pelan dengan wajah menekuk.


"Sabar saja ya Kikis, Boy lagi di jalan, lagian kita juga pergi mau kemana sih." Ucap Lintang dengan manja.


"Aku tidak nyaman di sini Lintang." Ucap Kisya pelan.


"Sebentar saja kita tunggu Boy."


Ucap Lintang memelas.


Jino kini sedang menatap wajah Kisya yang sendu. Jino merasa sangat heran kenapa mood kisya berubah dengan sangat cepat. Padahal tadi jino melihat Kisya masih tertawa bahagia bersama dengan Lintang. Sejuta tanya Jino ucapkan dalam hatinya. Jino merasa sedih melihat wajah sendu kisya. Dia sangat ingin menghampiri dan memeluk kekasihnya itu.


Kekasih?.. sebenarnya itu ucapan yang sangat tabu. Karena tidak dipungkiri kalo Kisya adalah adik iparnya. Tudaklah pantas Jino menyebut kisya sebagai kekasih hatinya. Tetapi apa mau dikata. Memang untuk saat ini orang yang paling Jino kasihi hanyalah Kisya seorang. Tidak ada yang lain.


"Baiklah nona Talita mungkin kita sudahi saja meeting kali ini , saya masih ada keperluan lain, silahkan anda mau undur duluan."


Ucap Jino pelan.


"Oh saya tau , anda pasti akan menghampiri  mantan kekasih anda kan?... Nona Talita terkekeh melihat rekan bisnisnya seperti seorang ABG yang sedang jatuh cinta.

__ADS_1


"Iya saya akan menemuinya, kami sudah lama tidak berbincang ." Ucap Jino melontarkan senyum manisnya . Dan nona Talita pun ternyum. Diapun segera pamit dan pergi meninggalkan meja Jino. Jino masih terduduk bersama Angel.


"Pak ini photo nya." Ucap Angel berbisik dengan senyuman. Jino begitu senang mendapatkan banyak Poto dari Angel. Semuanya Poto Kisya bersama Lintang. Dan yang paling banyak adalah Poto nya Kisya. Jino senyum sendiri ketika menatap layar ponselnya angel. Dan angel merasa puas karena kerjanya.


"Aku akan memberimu bonus untuk ini angel." Ucap Jino dengan senyum menawan.


Dari kejauhan kisya menatap Jino sedang tersenyum bahagia bersama Angel sekretarisnya. Ah rasa sesak kita tidak kunjung mereda malah tambah sesak.


"Apaan dia tersenyum seperti itu di hadapan sekretarisnya." Kisya menggerutu dalam hati. Dia merasa sangat tidak senang melihat Jino tersenyum pada angel dan pada Talita. Apalagi kini Jino terlihat begitu bahagia menatap ponsel nya angel. Kisya tidak tau bahwa senyum Jino Adalah dirinya. Kisya tidak tau bahwa yang sedang Jino pandangi adalah potret dirinya. Bukan Angel atau nona Talita.


Andai saja Kisya tau yang sebenarnya , mungkin dia Takan sekesal ini. Rasa kesal didadanya seolah bergejolak. Rasanya Kisya ingin pergi ke meja Jino dan ikut tertawa masam.  Tetapi mana mungkin dia berani melakukan itu semua. Dan Kisya hanya bisa memendam perasaan kesalnya dalam hati saja.


Lintang sendiri masih sibuk dengan ponselnya. Dia mengupload beberapa gambar cantik dirinya dan sang sahabat. Jadi dia tidak memperhatikan betapa sendu nya wajah Kisya. Wanita yang sedang cemburu kalau tidak mengamuk ya bersedih. Kali ini Kisya begitu sedih dan merasa sangat rendah diri. Kisya lalu pamit pada Lintang hendak ke kamar kecil. Dan Lintang mengangguk dengan senyuman manisnya. Kisya bangkit dari duduknya dan berjalan menuju ke arah kamar mandi. Langkahnya seolah tak bertepi. Dan dia berasa kehilangan arah. Kita benar benar merasa sangat sedih karena rasa yang tak biasa ini. Tiba-tiba saja.


Bruugh.


Kisya menabrak tubuh seseorang .


Bersambung.❤️


Suka tidak Lee up 4 eps?...


Kalo suka tolong tekan like, bintang dan love.

__ADS_1


Terimakasih 😍


__ADS_2