Jino dan Kisya

Jino dan Kisya
H-3


__ADS_3

Rania sudah sangat geram di buatnya. Jeff sudah membuatnya menunggu di hotel semalaman. Padahal dia sudah mempersiapkan segala hal untuk bisa menyenangkan Jeff. Tetapi Jeff tidak kunjung datang. Semalaman Rania menangis di kamar hotel. Dia sudah mengenakan lingerie merah yang terlihat seksi. Namun yang ditunggu tidak kunjung datang.


Lalu Rania menelepon seseorang dan menanyakan keberadaan Jeff pagi ini. Orang itu mengatakan bahwa Jeff sedang bersama Kisya dan bayinya. Sepertinya mau ke mansionnya Davis.


Rania sungguh kesal mendengar berita tersebut. Jeff bahkan menolak untuk datang dan bercinta dengan dirinya. Padahal biasanya laki-laki akan sangat tergoda jika perempuan menawari mereka untuk hubungan intim. Tetapi Jeff tidak merespon sama sekali.


Puluhan SMS dan telepon dari Rania bahkan Jeff abaikan. Rania geram dan sakit hati. Setelah tau keberadaan Jeff Rani bergegas Menganti baju dan menuju ke tempat dimana Jeff berada. hatinya sudah memanas karena kekesalan dan rasa cenburu buang sudah membakarnya. Dengan kecepatan penuh Rania mengendarai mobilnya dan menuju ke rumah Kisya.


Kini Rania telah sampai di dekat manisan Kisya. Rania memperhatikan dari kejauhan. Kisya masuk ke dalam mobil Jeff dengan menggendong baby Vano. Jeff terlihat sangat bahagia dibuatnya. Jeff lalu mulai melajukan kendaraanya dengan. Kecepatan sedang. Dan Rania mengikuti dari belakang.


Sampailah mereka di mansion Davis. Kisya turun dari mobil dengan hati yang berdebar kencang. Dia akan bertemu dengan ayah si bayi yang sudah dia rindukan. Benar saja. Jino sudah duduk dengan manis menanti kedatangan sang bayi tampan kesayangannya. Kisya lalu duduk di samping Jino dan memberikan baby Vano pada sang ayah. Jino mengambil alih pelukan baby Vano.


Senyum dan tawa buah hati ketika melihat sang Daddy datang. Baby vano baru kali ini sehari semalam di tinggalkan oleh sang Daddy. Sepertinya kerinduan bayi itu tak terbendung. Sampai bayi itu benar benar inten menetap sang ayah.

__ADS_1


Kisya merasa sangat canggung dibuatnya. Kisya hanya terdiam. Begitula dengan Jino. Dia pun memutuskan untuk diam saja jika Kisya hanya diam.


Mereka di selimuti rasa canggung yang kuat.


"Apa kamu merindukan daddy sayang?" Ucap Jino sambil mengecup kening sang buah hati. Baby Vano tersenyum dan manis menanggapi pertanyaan sang ayah. Jino memeluk dengan gemas bayi yang sangat dia rindukan. Serari tak bertemu dengannya begitu menyiksa batin Jino. Buah hatinya adalah hidup dan kebahagiaannya saat ini. Kisya lalu pamit untuk pulang.


Mama murni menyarankan untuk makan bersama siang itu. Tetapi Kisya harus pergi untuk memberikan undangan kepada teman sekolahnya. Termasuk kepada Lintang. Dan mama murni akhirnya memperolehkan. Kisya tidak mau berlama lama duduk berdekatan dengan Jino. Dia takut tidak bisa menahan diri. Karena itu Kisya memutuskan untuk menghindar. Jino pun sama. Diamkan menghindari Kisya sebisa mungkin.


Akhirnya Jeff mengantar Kisya . Mereka masuk ke mobil dan Jeff mejakukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Sepanjang jalan Kisya hanya terdiam. Jeff tak henti Menggenggam tangan Kisya dengan lembut. Sesekali Jeff lepas ketika mengover gigi mobilnya.


Jeff dan kisya pingsan di dalam mobil seketika. Orang-orang menjerit melihat kejadian itu. Dan berusaha mengeluarkan jeff dan kisya dari dalam mobil. Akan tetapi sangat sulit mengeluarkan mereka karena posisi mereka di dalam air. akhirnya kisya dan berhasil di keluarkan. Dan kisya sudah di tidurkan di pinggir sungai. Sampai menunggu ambulans datang.


Namun sayangnya warga belum bisa mengeluarkan Jeff dari dalam air. Mobilnya terus masuk ke dalam hingga warga tak bisa lagi menolong Jeff yang masih pingsan di dalam mobil. Petugas penyelamat belum juga datang. Kisya masih pingsan. Dan Jeff masih belum bisa di keluarkan dari mobil. Mobil terus masuk ke dalam danau yang sangat dalam. Petugas penyelamat dan polisi datang 30 menit setelah kejadian. Mungkin di perkirakan Jeff tidak akan bertahan selama itu di dalam air.

__ADS_1


Petugas penyelamat dan polisi terus mencari keberadaan Jeff di dalam air. Sedangkan Kisya di bawa oleh ambulans ke rumah sakit terdekat. Kisya masih belum sadarkan dirinya dia masih pingsan. Namun tak ada luka sedikitpun. Mungkin karena mobil mereka masuk ke dalam air jadi benturan tidak terlalu banyak.


Dokter kini telah membantu merawat kisya. Kisya hanya pingsan karena syok. Tidak ada luka sedikitpun. Pihak dari kepolisian segera menelepon keluarga kisya. Identitas Kisya segera di ketahui karena salah satu perawat mengenal Kisya sebagai pasien dan baru di rawat beberapa hari yang lalu.


Bunda Nisya begitu terkejut mendengar berita kecelakaan kisya. Dengan segera bunda Nisya berangkat ke rumah sakit. Dan tak lupa dia menelepon Tuan Geovandra. Tuan Geovandra yang sedang di rumah bersama Jino begitu terkejut mendengar berita tentang kecelakaan itu. Tuan Geovandra dan Jino langsung menyusul ke TKP untuk membantu menemukan Jeff.


Sedang Mama Murni masih terdiam seolah tak percaya kalau Jeff hilang. Mama murni di antar supir ke rumah sakit untuk menemani bunda Nisya merawat Kisya. Sedang Baby Vano di rumah bersama bibi.


"Apa Kisya sudah siuman?" Ucap mama murni dengan tubuh yang bergetar. Dia mencoba menahan tangisnya dan walau terlihat nafasnya begitu sesak.


"Belum jeng, Kisya masih syok sepertinya. Tapi dokter mengatakan bahwa kisya baik-baik saja."


"Syukurlah, semoga Jeff juga baik baik saja!" Mama murni sudah meneteskan air matanya. Rasanya tak tak percaya putra kesayangannya hilang. Tapi Mama Murni masih mencoba untuk tegar.

__ADS_1


"Semoga saja Jeff baik baik saja, kita hanya bisa berdoa, mungkin Jeff berenang ke pinggir danau dan tim SAR akan segera menemukan tubuh Jeff yang kelelahan." Ucap bunda Nisya dengan mata yang berkaca-kaca.


Bersambung❤️


__ADS_2