
"Maafkan aku karena aku, tidak menyangka bahwa hatiku masih sakit ketika melihat Bang Jino dan Kisya bersama. Aku tidak menyangka masih menyimpan kesakitan itu di dalam relung hatiku. Seharusnya aku sudah bisa melupakan mereka berdua, tapi aku belum bisa untuk sekedar ikhlas, melihat mereka begitu bahagia," ungkap Jeff di dasar hatinya, sambil menatap sang kekasih dengan tatapan mata yang berkaca-kaca.
Setelah pertemuan saat itu Jeff anak langsung memutuskan untuk pergi ke Bandung, dan menemui kedua orangtua Allana. Di sana ia meminta izin kepada kedua orangtuanya untuk melamar Putri cantiknya, menjadikan Allana sebagai istrinya.
Dan tentu saja keluarga Allana menerima lamaran dari Jeff, Jeff mengatakan kali ini dia hanya sendiri saja, setelah itu ia berkata kepada keluarga akan segera membawa kedua orang tua untuk segera meresmikan lamaran mereka.
Mama dan Papa Allana begitu senang karena kini putrinya tidak akan lagi melajang, ada seseorang yang akan menemaninya dan mereka ingin sekali Allana cepat menikah, dan mereka mendapatkan seorang Cucu.
Saat itu Allana begitu senang karena sikap orang tuanya begitu baik kepada Jeff, begitu pula dengan Jeff dia bersikap begitu ramah dan sopan kepada kedua orangtua Allana, karena memang saat itu malam sudah semakin larut jadi kedua orang tua Allana menyarankan untuk menginap saja di kediaman mereka.
Bandung Kota Kembang. kota yang sangat indah menyajikan suasana yang romantis. Karena suhu di sana sangatlah dingin sehingga benar-benar terasa sangat romantis, setidaknya itulah yang dirasakan oleh Jeff.
Malam itu semakin larut saja, kedua orang tua Allana dan adik kecilnya sudah tertidur dengan lelap, waktu menunjukkan pukul 22:00 malam sedangkan dia masih belum bisa tidur dan masih melamun di kamarnya. Dia masih mengingat betapa Jino terlihat bahagia sedangkan dia terluka harus melepaskan Kisya dengan sangat berat.
Allana kini masuk ke dalam kamar Jeff, melihat Jeff sedang duduk di balkon loteng rumahnya.
"Jeff, kamu belum tidur, sebaiknya kamu tidur karena besok kita harus pulang ke Jakarta, kalau tidak kamu akan kelelahan menyetir begitu jauh," ungkap Allana kepada sang kekasih.
"Aku belum mengantuk, aku masih ingin melihat betapa segarnya udara Kota Bandung, melihat kerlip bintang menyinari, malam ini begitu sejuk dan sangat menyenangkan, Lana ... untuk kejadian kemarin aku mau minta maaf kepadamu. Maafkan aku aku belum bisa sepenuhnya melupakan mereka," ungkap Jeff kepada Dokter Allana, Lana langsung tersenyum dia duduk di sampingnya dan menggenggam tangannya begitu lembut.
__ADS_1
"Aku mengerti, melupakan itu sangat sulit dan tidak mudah, aku merasakan hal itu ketika aku harus melupakan Rafiq, aku merasakan sesuatu telah mengimpit, dadaku sesak dan sangat menyakitkan, tetapi dengan seiring berjalannya waktu, akhirnya aku bisa melupakan Rafiq, aku yakin kamu pun bisa segera melupakan dia, dan kita akan saling mengisi kehidupan kita masing-masing, apalagi jika kita sudah menikah, maka tidak ada celah untuk orang lain masuk ke dalam hati kita lagi," ungkap Dokter Allana kepada Jeff, Pria itu tersenyum dengan manis, mendengar kata-kata dari Allana, Jeff tidak menyangka wanita itu begitu sabar.
Allana adalah sosok yang sangat begitu penyayang, penyabar dan baik hati, bersyukur sekali karena kini dia bertemu dengan gadis yang begitu sempurna, walaupun kini masih belum bisa merasakan cinta sepenuhnya untuk Allana, dia memang menyukai Allana dan Jeff berhutang budi kepada Allana. Pria itu memang tidak ingin berjauhan dengan Allana, tapi untuk rasa cinta, Jeff masih belum bisa memilikinya.
"Aku ingin melupakannya, beri aku cara agar aku cepat melupakan dia, terlalu sakit kalau terus mengingatnya," pinta Jeff kepada Allana, secara tiba-tiba wanita tersenyum, wanita itu berdiri lalu duduk di pangkuan Jeff, Jeff begitu terkejut tatkala kini Lana sudah duduk di pangkuannya.
Jeff menelan saliva, dia tidak menyangka gadis cantik itu berani duduk di pangkuannya, dan sekarang menghadap kepadanya, Allana memang sedikit agresif dari dulu, tetapi kali ini tujuannya supaya Jeff segera melupakan Kisya.
"Lihat Jeff. Bukankah aku cantik? Lihatlah tubuhku, bukankah aku juga seksi," Allana berkata dengan suara yang lembut, lalu mengangguk dan menelan salivanya, menggenggam tangannya dan menyarankan untuk menyentuh pundak dan mendekapnya. Mereka pun berpelukan, kini Allana memberikan jeda untuk mereka saling bertatapan dengan wajah yang sangat dekat.
"Aku bisa memberikanmu sihir untuk melupakan dia," kata Allana dengan senyumannya.
"Sayang, tetapi sihir ini tidak bertahan lama. Namun setidaknya kamu bisa melupakannya. Jeff, apa kamu mau mencobanya?" tanya Allana kepada kekasih hatinya, lalu dia pun tersenyum, Pria dia itu mengangguk dan menyetujui apa yang dikatakan oleh sang kekasih.
"Lakukanlah walaupun sesaat. Aku ingin melupakannya, terlalu pusing untuk memikirkan dia terus menerus," kata Jeff sambil mencoba merengkuh tubuh Lana dengan lembut.
"Pejamkanlah matamu, peluklah aku, ciumlah aku, tataplah aku! Aku adalah Allana, dan aku bukan Kisya, sentuh saja tubuhku, maka kamu akan melupakannya sesaat, walaupun cuma sebentar, tetapi itu setidaknya membuatmu tenang," tutur Allana memberikan kode pada Jeff, bahwa Pria itu boleh melakukan apapun terhadap dirinya.
"Allana, kenapa ada wanita sebaik dirimu, aku seolah sangat malu ketika aku berhadapan denganmu seperti ini, aku ingin lupakannya, sangat ingin melupakannya, tapi belum sanggup. Apakah dengan cara ini aku bisa melupakannya?" tanya Jeff kepada Allana dan Lana pun mengangguk.
__ADS_1
"Walaupun hanya sesaat, kamu pasti bisa melupakannya, perlakukan aku seperti apa yang kamu mau, kamu boleh menyentuh tubuhku, mengecup bibirku, tetapi tidak bercinta, untuk bercinta harus tunggu sampai kita menikah, kita baru bisa bercinta," kata Allana terhadap Jeff, Jeff tersenyum miring, lalu dia hanya bisa menutup matanya, dia benar-benar merasa tenang ketika kini Lana duduk di atasnya, dan dia mendekap tubuh seksi itu begitu hangat.
"Posisi seperti ini maka posisi orang bercinta?" kata Jeff kepada Allana dengan senyumannya. Pria itu mengetahui posisi tersebut. Walaupun memang belum pernah bercinta sama sekali.
"Jelas semua seperti ini, namanya women on top, suami istri bisa menyatukan tubuh mereka tetapi tidak dengan kita, kita belum menikah, cukup duduk seperti ini saja tidak sampai menyatukan tubuh kita," Allana tersenyum sambil mencubit hidung Jeff dengan gemas, Pria tersenyum dan dengan lekat langsung mengecup bibir Lana dengan penuh kelembutan.
Kini bibir mereka bersatu dalam alunan cinta diiringi dengan kerlip bintang yang membuat suasana penuh dengan Romansa. Mereka kini menikmati manis bibir masing-masing, mereka saling menyatukan saliva masing-masing.
Memang benar apa yang dikatakan oleh Allana, sesaat Jeff melupakan pikirannya terhadap Kisya, dan kini hanya terfokus pada Allana. Kecupan itu begitu manis ia rasakan, sebuah madu mengelilingi lidahnya benar-benar fantastis, ciuman itu adalah ciuman terindah yang Jeff rasakan saat ini, bibir wanitanya terasa nikmat dan membuatnya tidak sanggup untuk melepaskan begitu saja.
🎀🎀🎀
Rindu ya kak hehehe....
Kakak sambil menunggu novel ini update... kakak bisa masuk grup untuk mendapatkan info novel apa saja yang saya update setiap harinya.
Saya memiliki banyak novel menarik dan pastinya kakak akan suka.
salam sayang dariku
__ADS_1
Evangelin Harvey