
"Sabar Allana, biarkan aku minum dulu, Sayang," kata Jeff sambil bangkit dari posisinya dan langsung mengambil air minum di atas nakas. Pria itu meneguk air mineral dengan sangat banyak.
Pria itu sebenarnya sudah sangat tegang. Ini adalah pengalaman pertamanya menyentuh seorang perempuan. Karena waktu dulu dia bersama dengan Rania, Jeff tidak bercinta dengan wanita itu dan hanya tidur saja, tidak melakukan apapun.
Walau Rania menggodanya, tetapi Jeff sama sekali tidak tergoda. Tapi sekarang, Jeff sudah sangat tergoda oleh tubuh molek istri kesayangannya yang terlihat begitu mulus tanpa noda setitik pun.
"Kamu gugup, Jeff?" Alana mencoba memeluk punggung Jeff dengan lembut. Dan itu membuat Jeff semakin menegang.
"Iya sedikit, Lana. Aku tidak percaya bahwa ini adalah malam pertama kita, Sayang maafkan semua kegugupanku, aku hanya takut membuat kamu tidak puas," kata Jeff dengan tatapan sendu.
"Apa-apaan sih, memangnya aku hiper sexx ya?" Alana melepas pelukannya. Wanita itu beranjak untuk mengenakan kembali pakaiannya. Jeff terkejut Alana tersinggung karena ucapannya.
Jeff langsung beranjak. Lalu memeluk tubuh Allana dari belakang.
"Maafkan aku Sayang, aku hanya gugup, ayo kita lanjutkan," kata Jeff dengan bisikan begitu mesra.
"Jeff, aku memang berpengalaman soal sekss. Tetapi aku ingin kamu menjadi pria terakhir dalam hidupku, kenakalanku selama aku remaja, sudah cukup, kamu jangan mempertanyakan lagi padaku, puas atau tidak puas. Karena apa pun dirimu, aku akan selalu menjadi istrimu yang baik, aku bahkan bercinta-cita menajadi istri saleha. Apakah kamu tidak percaya kepadaku?" ungkap Allana dengan perlahan, namun Jeff mendengar dengan sangat jelas.
(Kenakalan Allana semasi muda, bisa sahabat baca di Novel ku yang berjudul
Akibat Pernah Dini
Novelnya sedang open po, jika berminat silahkan DM Instagram
__ADS_1
Evangelin Harvey)
"Sayang, aku percaya padamu, aku akan menjadi suamimu yang terbaik, aku ingin pernikahan ini menjadi surga untuk kita berdua," kata Jeff dengan begitu lembut, lalu menggendong tubuh sang istri dan merebahkan di atas tempat tidur yang tadi.
Mereka berdua saling bertatapan. Mereka berdua sudah sangat panas dan menggebu. Udara malam yang dingin tidak mereka rasakan. Karena tubuh mereka yang melekat bersama saling menghangatkan.
Pria itu mencoba untuk menyatukan tubuh mereka.
"Lana, emhh," pria itu tidak percaya kini dia sudah menyatukan tubuh mereka dan baru pertama kali Jeff menyentuh seorang wanita.
"Jeff bergeraklah," Allana memberikan aba-aba kepada suaminya. Dan Jeff mengangguk sambil menorehkan senyum yang manis.
Akhirnya mereka berdua terbuai dengan indahnya romansa cinta yang panas. Malam pengantin untuk mereka adalah malam terindah dari malam-malam sebelumnya.
Allana kini sudah menetapkan hatinya untuk selalu setia kepada jeff dan menjadikan dia suami dan pria terakhir dalam hidupnya. Begitu pula dengan Jeff. Pria itu akan berusaha melupakan masa lalu dan hidup bahagia dengan istrinya yang cantik.
"Iya Sayang," kata Jeff sambil terus memberikan sang istri kenyaman.
"I love you, Jeff," bisik Allana dengan dessahannya.
"Love you too, Lana, emmhh ... Sayang." Jeff terus meracau. Entah apa yang Jeff rasakan saat ini. Pria itu sudah sangat berusaha untuk bisa tampil tangguh di depan Allana.
Sampai akhirnya Jeff menyesuaikan tugasnya. Pria itu tanpak lelah dengan keringat yang sudah bercucur dengan begitu deras. Mereka kini sedang mengatur napas masing-masing. Keduanya tampak senang dengan wajah yang berseri.
__ADS_1
"Jeff," kata Allana.
"Iya Lana, Sayang," kata jeff sambil menatap Allana dan mengecup kening istrinya dengan lembut.
"Kamu tahu, dulu aku pernah jatuh cinta dan sangat mencintai seorang pria, aku berhubungan dengan dia dan akhirnya hubungan kami kandas. Aku bersusah payah agar bisa move on darinya, tetapi Rafik membuat aku melupakan dia. Ternyata Rafik pun bukan jodohku. Jeff, kini aku sangat bahagia, bisa menjadi istrimu. Semoga kita bisa mejadi pasangan yang bahagia selamanya, mari kita saling mengobati hati masing-masing," kata Allana dengan suara yang lembut.
"Iya Lana, biarkan Rafik di alam sana, dan tataplah aku, seperti aku yang akan terus menatapmu," kata Jeff dengan senyuman yang sangat manis.
Allana begitu bahagia. Dan dia pun langsung memeluk sang suami dengan penuh kasih sayang.
"Cape tidak?" tanya Jeff.
"Sedikit," kata Allana dengan senyumannya.
"Gimana kalo kita lanjut lagi?" kata Jeff sambil mengelus lembut rambut Allana.
"Huh? He he ... emmh baiklah," kata Allana dengan senyumannya. Lalu Jeff tersenyum dengan manis.
Jeff dengan segera melakukan aksinya kembali, mereka berdua seolah begitu terbuai dengan manis madu cinta. Mereka bersatu dengan dekapan asmara. Sepasang suami istri itu sungguh bahagia, bisa melakukan hubungan seindah itu. Baik Jeff atau pun Allana mereka sangat bersyukur bisa terbuai dengan keindahan malam yang menyentuh mereka.
Mereka berharap bahwa malam ini akan membuahkan hasil, yang tumbuh dalam tubuh Allana. Dan akan membuat hubungan mereka tampak sempurna.
🎄🎄🎄
__ADS_1
**Makasi sudah menunggu bonus chapter ini.
gimana, apa kita selesaikan sampai di sini, apa kita lanjutkan Bonus chapter selanjutnya. masa masa kisya memiliki bayi lain? selain abang Vano**.