MARANTI (MAKANAN ORANG MATI)

MARANTI (MAKANAN ORANG MATI)
EPISODE 96 : BIMBANG


__ADS_3

Kesal. Itulah yang dirasakan oleh Jamilah sore itu. Bagaimana tidak? Pak Salihun yang ia harapkan dapat mengisi hatinya yang terlanjur terluka oleh hubungan Minul dan Pak Ratno, ternyata tidak tulus menyayangi dirinya. Buktinya, semalam ketika ia pulang bareng dengan Pak Salihun, ia malah dibentak oleh pria tua itu hanya gara-gara ia mengingatkan bahwa Pak Salihun salah lihat. Pak Salihun ngotot sekali dengan pendiriannya bahwa ia benar-benar melihat Minul berjalan ke arah kuburan. Dan benar saja, ternyata yang dilihat oleh Pak Salihun bukanlah Minul, melainkan hantu. Untunglah ia masih merasa kasihan dengan pria tua itu dengan cara melaporkannya kepada Ustad Andi dan warga yang lain untuk menyelamatkan pria yang cara berpakaiannya sangat norak itu.


Selama bantu-bantu di rumah Bu Dewi tadi, Pak Salihun berusaha untuk mendekati dan meminta maaf kepada Jamila atas perlakuannya semalam. Jamila mengatakan bahwa ia memaafkan perlakuan Pak Salihun, meskipun di dalam hatinya masih menyimpan rasa sakit. Perhatian Pak Salihun selama membantu di rumah Bu Dewi pun tidak digubris oleh perempuan itu. Ia lebih memilih untuk menyibukkan diri dengan kue-kue itu daripada harus menggubris Pak Salihun. Pak Salihun pun akhirnya harus kecewa karena perhatiannya diabaikan begitu saja oleh Jamila.


Sementara itu Minul juga masih sangat kesal dengan perlakuan Pak Ratno semalam yang tidak menjaganya secara betul sehingga ia harus bertemu dengan hantu yang menyeramkan. Selama seharian Pak Ratno pun berusaha mendekati Minul, namun diabaikan oleh Minul karena ia masih kesal dengan kejadian semalam.


“Mantan suamiku dulu awalnya memang lembut, tapi setelah menikah lama sifat aslinya mulai muncul. Dia mulai sering berkata kasar dan malah pernah melakukan KDRT terhadapku. Dan Pak Salihun semalam sudah berani membentakku padahal kita masih belum ada hubungan. Apalagi nanti kalau kita beneran menikah. Apa tidak semakin parah sikap Pak Salihun terhadapku? Tidak! Aku tidak ingin mengulangi kegagalanku yang kedua kalinya. Aku harus mulai menjauhi Pak Salihun. Biarlah untuk sementara aku hidup sendiri dulu sampai aku benar-benar bertemu dengan jodohku,” ucap Jamila pada dirinya sendiri.


“Mantan suamiku dulu awalnya adalah seorang yang sangat perhatian kepadaku. Ke manapun aku pergi selalu diantar oleh suamiku. AKu ingin ini ingin itu selalu dipenuhi oleh suamiku. Tapi, setelah pernikahan berjalan beberapa lama, sikap suamiku berubah. Terlebih ketika tubuhku semakin gemuk, dia menjadi orangyang cuek sekali. Saking cueknya, untuk mengangkat galon atau tabung gas saja dia nggak mau. Semuanya aku yang mengerjakan. Bahkan genteng bocor dia juga diam. Harus aku yang naik ke atap. Dan, yang lebih menyakitkan adalah setelah lama menganggur, dia mencampakkanku dan kabur dengan wanita yang katanya kaya dan lebih cantik dari aku. Pak Ratno memang ganteng dan keren, tapi bagaimana bisa di awal proses pendekatan kita ini dia tidak peduli dengan keselamatanku? Dia tidak percaya padaku saat aku berteriak minta tolong karena di dala bahaya. Tidak mungkin aku mengulang kejadian yang sama sebanyak dua kali. AKu tidak ingin gagal dalam rumah tangga untuk yang kedua kali. Aku tidak menyangka sikap manisnya saat aku mengantarkan kencah kepadanya jauh berbeda dengan sikapnya akhir-akhir ini. Aku merindukan sosok pria yang perhatian sama aku dan benar-benar menyayangiku dari hati yang paling dalam. Dan pria itu bukanlah Pak Ratno,” ucap Minul pada dirinya sendiri.


“Beruntung sekali Minul. Dia memiliki pasangan seperti Pak Ratno. Setiap orang memang sudah ditentukan jodohnya oleh Tuhan YME. Semoga kali ini Minul bisa bahagia dengan Pak Ratno,” ucap Jamila lagi.

__ADS_1


“Beruntung sekali Jamila. Dia bisa dekat dengan Pak Salihun. Sepertinya keduanya memang cocok. Semoga mereka berdua bisa hidup bahagia. Pak Salihun pasti akan sayang sekali dengan Gio, anaknya Jamila. Hm … Aku juga ingin berkata jujur kepada Jamila bahwa kapan hari akulah yang telah menyamar menjadi hantu dan mengganggunya di pertigaan di dekat rumah. Aku juga akan bilang kepada Jamila bahwa aku melakukan itu agar aku bisa mencuri kesempatan untuk bisa lebih dekat dengan Pak Ratno. Dan ternyata aku salah telah memilih Pak Ratno untuk aku sukai. Kami berdua tidak cocok. Yah, aku harus berterus terang dan meminta maaf kepada Jamila. Semoga dia masih bisa memaafkanku setelah aku mengakui semua kesalahanku padanya,” ucap Minul lagi.


Jamila pulang dari rumah Bu Dewi bersama Minul dan juga para tetangga yang lain. Tapi, sepanjang jalan pulang mereka tidak saling mengobrol karena sibuk dengan pikiran masing-masing.


Sementara itu sepulang dari tahlilan di rumah Pak Dimas, Pak Ratno tidak kunjung bisa terlelap karena ia gelisah dengan pikirannya masing-masing.


“Nul, maafkan aku yang kurang peduli sama kamu semalam. Entah kenapa semalam aku itu mengira kamu hanya bercanda saja. Tidak hanya itu, aku kok merasa aku hanya dekat dengan kamu sebagai pelarian saja. Maafkan aku, Minul. Jujur, hatiku ini masih belum bisa melupakan Jamila. Meskipun, aku tahu sekarang Jamila sudah dekat dengan Salihun. Aku masih butuh waktu untuk melupakan Jamila. Dan aku tahu, itu membutuhkan waktu yang tidak singkat,” pikir Pak Ratno sebelum tidur.


Sementara itu Pak Salihun juga sedang gelisah dengan batinnya.


Keempat orang itu sama-sama gelisah dengan pikiran masing-masing. Sampai tengah malam mereka tak kunjung tertidur. Mereka sudah merencanakan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya. Jamila ingin menarik diri dari kedekatannya dengan Pak Salihun. Minul juga ingin menarik diri dari Pak Ratno sekaligus meminta maaf kepada Jamila. Pak Ratno akan menarik diri dari kedekatannya dengan Minul. Dan Pak Salihun juga akan menarik diri dari hubungannya dengan Jamila sekaligus meminta maaf kepada Pak Ratno atas penyamarannya beberapa waktu yang lalu.

__ADS_1


“Tuhan, kirimkan aku jodoh yang halus budi pekertinya seperti calonnya Minul,” ucap Jamila.


“Tuhan, kirimkan aku jodoh yang perhatian seperti calonnya Jamila,” ucap Minul.


“Tuhan, bahagiakan Jamila bersama orang yang ia cintai,” ucap Pak Ratno.


“Tuhan, bahagiakan Minul bersama dengan pujaan hatinya!” gumam Pak Salihun.


Akhirnya mereka pun bisa tertidur lelap.


BERSAMBUNG

__ADS_1


Jangan lupa mengikuti game berhadiah pulsa @ 10 ribu untuk 3 orang pemenang.


Caranya : like dan komentar untuk setiap BAB novel KAMPUNG HANTU dari awal sampai akhir (kecuali bab pengumuman


__ADS_2