Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Menuju ke kota langit surgawi


__ADS_3

Di sela sela memakan daging panggang hasil buruan pangeran Cin Sha, terjadi percakapan ringan di antara keduanya.


Pangeran Cin Sha kemudian menceritakan semua yang terjadi pada dirinya, termasuk kedudukan putra mahkota yang telah hilang dari dirinya.


Saat itu juga pangeran Cin Sha mengutarakan keinginannya untuk mengikuti Shio Fang berpetualang, dan Shio Fang menerima pangeran Cin Sha untuk ikut berpetualang bersamanya.


"Shio Fang kemana tujuan mu sekarang?" tanya pangeran Cin Sha.


"Aku akan kembali ke guild Alkemis untuk mengikuti turnamen Alkemis di sana, karena aku membutuhkan akar langit surga sebagai bahan utama untuk meningkatkan kultivasi ku," jawab Shio Fang.


"Seandainya saat ini aku masih menduduki predikat putra mahkota, maka aku akan sangat mudah mencarikan mu tumbuhkan obat-obatan terlangka yang kau butuhkan, tapi sayang saat ini aku sama sepertimu seperti orang biasa yang tak mempunyai kedudukan, walaupun kedua orang tuaku merupakan orang nomor satu di daratan tengah," ucap pangeran Cin Sha.


"Kedudukan putra mahkota pasti akan kembali lagi padamu pangeran, untuk saat ini ikutlah dengan ku ke guild Alkemis".


"Untuk sementara waktu aku harus memikirkan cara bagaimana aku bisa mengikuti turnamen itu tanpa sepengetahuan semua orang yang berada di guild Alkemis, biar bagaimanapun saat ini aku tengah mempunyai hubungan tak baik dengan ketua Fong ji Ang, dan tentunya hal ini akan membuatku tak bisa mengikuti turnamen karena di diskualifikasi," ucap Shio Fang.


"Untuk masalah itu kau tak usah khawatir karena aku mempunyai solusinya. Aku memiliki teknik yang dapat merubah bentuk wajah, akan tetapi tak bisa merubah bentuk tubuh keseluruhan, ini merupakan teknik langka yang dimiliki keluargaku".


Aku kan mengajarkan tehnik penyamaran itu padamu, akan tetapi ada satu syarat yang harus kau lakukan jika ingin memiliki teknik itu dariku," ucap pangeran Cin Sha.


Shio Fang mengerutkan dahinya mendengar perkataan sang pangeran, dia tak menyangka jika pangeran Cin Sha akan memberikannya satu syarat untuk memiliki teknik penyamaran yang dimilikinya.


"Katakan padaku, apa syarat yang harus kulakukan untuk mempelajari tehnik itu?" tanya Shio Fang.


"Shio Fang syarat itu adalah aku tak ingin kau memanggilku dengan sebutan Pangeran lagi, kau harus memanggilku dengan nama Cin Sha, itu merupakan syarat yang harus kau lakukan untuk mendapatkan teknik penyamaran itu dari ku," jawab pangeran Cin Sha.


Tentu saja syarat yang di berikan pangeran Cin Sha membuat Shio Fang tertawa lepas, sebelumnya Shio Fang mengira jika syarat yang akan diberikan sang pangeran begitu sulit dan susah di lakukannya, tapi kenyataannya syarat itu sama sekali tak membuat beban di hatinya.


"Ku kira kau akan memberikan syarat yang sangat sulit bagiku, tapi kenyataannya syarat itu begitu mudah. Baik lah pangeran, mulai hari ini aku akan memanggilmu dengan panggilan Cin Sha," ucap Shio Fang.


"Bagus..., mulai hari ini aku akan mengajarkan teknik penyamaran itu padamu," jawab sang pangeran.


Shio Fang akhirnya mempelajari tehnik penyamaran dari pangeran Cin Sha, hingga beberapa waktu lamanya.

__ADS_1


Dengan kemampuan dan kecerdasannya, Shio Fang pada akhirnya dapat menguasai tehnik penyamaran itu dengan mudah, dan tentu saja keberhasilan itu membuat pangeran Cin Sha merasa senang.


Shio Fang dan pangeran Cin Sha kemudian merubah bentuk wajahnya, agar dapat kembali ke kota langit Surgawi.


Keduanya kemudian tertawa terbahak bahak saat mengetahui jika wajah mereka berdua telah berbeda dari aslinya, dengan demikian penyamaran mereka berhasil seperti yang di inginkan.


"Lebih baik saat ini kita segera kembali ke kota langit surgawi, untuk mencari baju yang pantas dengan wajah kita berdua, tak mungkin kita memakai pakaian yang ada di dalam cincin penyimpanan yang kita miliki, karena hal itu akan membuat penyamaran kita sedikit dapat di kenali oleh orang-orang yang pernah melihat kita sebelumnya," ucap pangeran Cin Sha.


"Benar sekali, ada baiknya saat ini kita keluar dari dalam gua, karena aku sudah sangat merindukan masakan enak di luar sana," jawab Shio Fang dengan senyuman di bibirnya.


Pangeran Cin Sha sedikit menganggukkan kepalanya, kemudian dia pun melakukan siulan kecil, dimana siulan kecil pangeran Cin Sha memiliki frekuensi sendiri hingga dapat didengar oleh binatang singa bersayap miliknya.


Tak lama berselang tiba-tiba saja dari awan menukik turun seekor singa bersayap yang langsung berada di hadapan keduanya, Singa bersayap itu menekuk ke 4 kakinya sehingga mempermudah Shio Fang dan pangeran Cin Sha untuk naik di punggungnya.


Singa bersayap kemudian terbang mengudara, dan tak lama kemudian singa itu mendarat di tempat yang sepi yang berada di pinggiran kota


Setelah membawa Shio Fang dan pangeran Cin Sha, singa bersayap kemudian mengudara dan melesat semakin tinggi hingga hilang di balik awan.


Keduanya kemudian memutuskan untuk mencari toko yang menjual pakaian, sebelum mereka berdua mencari rumah makan untuk mengisi perut mereka.


Toko yang mereka datangi cukup besar, sehingga banyak pengunjung yang datang ketempat itu.


Pangeran Cin Sha dan Shio Fang telah mendapatkan baju yang diinginkannya, dan juga telah memakainya.


"Aku ingin mencari beberapa baju lagi untuk ganti di saat di perlukan," ucap Shio Fang.


Pangeran Cin Sha menganggukkan kepalanya yang membuat Shio Fang pergi meninggalkannya.


Pangeran Cin Sha lebih memilih untuk pergi ketempat pakaian wanita berada, karena dia ingin membelikan pakaian buat putri Cin Cin sang adik, saat bertemu dengannya di kemudian hari.


Pangeran Cin Sha sangat tertarik dengan pakaian wanita yang terpajang, dia bisa merasakan jika pakaian itu di kenakan oleh putri Cin Cin, maka sang putri akan terlihat anggun dan cantik.


Baru saja pangeran Cin Sha meraih baju yang di inginkannya, tiba tiba saja seorang wanita berparas cantik menegurnya.

__ADS_1


"Aku menginginkan baju itu, sekiranya anda bermurah hati untuk tak membelinya dan memberikannya padaku," ucap sang wanita.


Shio Fang menoleh ke arah sumber suara, kemudian diapun berkata.


"Maaf..., aku tak bisa memberikan baju ini karena aku akan memberikannya pada adik ku, jika anda berkenan carilah beberapa baju yang lain biar nanti aku yang akan membayarnya," jawab pangeran Cin Sha.


Tiba tiba seorang pemuda muncul di belakang wanita itu sambil berkata.


"Lancang...!!, berani sekali kau merendahkan nona muda kami dengan berbicara seperti itu, dan menolak ke inginkannya untuk memiliki baju itu..!!, aku akan memberikan kau pelajaran agar kau mengerti bagaimana cara menghargai seorang wanita," ucap pemuda itu.


"Hentikan Liwang..., aku tak ingin terjadi ke gaduhan di tempat ini," ucap sang wanita.


"Nona Xia yi, dia telah merendahkan mu dengan berkata seperti itu, aku sebagai anggota klan Xian tak terima jika kau di rendahkan seperti ini..!!" jawab Liwang kemudian mengeluarkan aura kuat dari tubuhnya.


Kegaduhan di tempat itupun terjadi saat aura menindas keluar dari tubuh Liwang. Para pengunjung yang tak ingin terlibat dengan pertikaian yang ada, segera berlarian keluar toko pakaian itu.


Shio Fang yang tengah memilih pakaian untuk dirinya tersendiri ikut terkejut dengan kegaduhan yang ada, sontak diapun mencari pangeran Cin Sha dan menghampirinya.


"Apa yang terjadi?" tanya Shio Fang.


"Hanya masalah kecil, sepertinya pemuda itu ingin memamerkan kekuatannya padaku," jawab pangeran Cin Sha.


"Apa kau ingin meladeninya?" tanya Shio Fang kembali.


"Sebenarnya aku tak ingin meladeninya, akan tetapi sikapnya membuatku ingin sekali memberi pelajaran padanya," jawab pangeran Cin Sha.


Shio Fang kemudian menatap kearah pemuda yang mengeluarkan aura kuat dari tubuhnya, kemudian Shio Fang berkata.


"Jika kau ingin bertarung maka lakukanlah di luar toko ini, karena banyak barang yang akan rusak dan tentunya akan merugikan mu jika pertarungan ini sampai ketelinga walikota," ucap Shio Fang.


Shio Fang kemudian mengajak pangeran Cin Sha keluar dari dalam toko, yang di ikuti Liwang dan nona muda klan Xia di belakangnya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2