Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Mencari Shio Fang


__ADS_3

Kelompok Shio Zen sebenarnya ingin marah kepada putri Liuyinzi karena di dalam pikiran mereka, jika Putri Liuyinzi lah yang menyebabkan kakak pertama mereka terluka.


Walaupun demikian kekesalan di dalam hati kelompok Shio Zen pada akhirnya harus di simpan di dalam hati, mengingat putri Liuyinzi telah mengajak kelompok Shio Zen untuk bertemu langsung dengan Shio Fang.


Pada akhirnya kelompok Shio Zen mengikuti putri Liuyinzi menuju kesebuah tempat, dimana Shio Fang berada.


Setelah beberapa saat mengikuti Putri Liuyinzi, pada akhirnya mereka semua telah tiba di balai pengobatan istana, dan tampak di sebuah ruangan yang cukup besar terbaring sosok pemuda yang begitu sangat mereka kenal.


"Kakak Shio Fang....!, Guru....!" pekik kelimanya dan berlari masuk ke dalam ruangan itu.


Setelah sampai di dekat Shio Fang, Shio Ju kemudian memeriksa keadaannya, dan mendapati jika Shio Fang saat ini telah terluka parah akibat benturan dua energi kekuatan Toti yang dia miliki nya.


"Kak Shio Fang pasti telah bertarung dengan praktisi kuat yang membuatnya harus menggunakan kekuatan Toti pada puncak batasannya, aku akan menanyakan hal ini pada putri Liuyinzi ketika ada kesempatan, praktisi mana yang telah bertarung dengan kak Shio Fang," batin Shio Ju.


Setelah kelompok Shio Zen mengetahui kondisi Shio Fang, tiba-tiba putri Liuyinzi berkata. "Aku telah berusaha semampuku untuk mencari praktisi kuat yang mampu menyembuhkan luka dalamnya, akan tetapi tak ada satupun praktisi kuat yang mampu bertahan dalam menyembuhkannya, semua itu karena adanya perlawanan dari dalam tubuh Shio Fang yang membuat para praktisi itu balik terluka," ucap putri Liuyinzi.


Mendengar perkataan dari putri Liuyinzi membuat Shio Ju kemudian berkata.


"Aku ingin membawanya kembali ke klan Anggrek salju untuk menyembuhkannya, dan kuharap kau tak menghalangi kami," ucap nya.


Putri Liuyinzi terlihat menarik nafas dalam dalam setelah mendengar perkataan dari Shio Ju, sedetik kemudian Putri Liuyinzi lantas berkata.


"Kami berdua telah dijodohkan oleh kaisar Liusan yang merupakan Ayahku sendiri, dan Shio Fang telah menyetujuinya. Awalnya Aku membenci dia sebagai pemuda yang arogan dan mata keranjang, namun setelah aku menderita bersamanya saat berhadapan langsung dengan binatang kuno Raja Leopard bersayap emas, aku baru menyadari jika pemuda yang dijodohkan denganku merupakan pemuda hebat dan bertanggung jawab akan keselamatanku, dia selalu melindungiku di saat bahaya datang melanda sehingga pada akhirnya aku benar benar jatuh cinta padanya".


"Jika kalian ingin membawanya pergi dari istana ini aku tak akan pernah menghalanginya, namun izinkanlah aku ikut bersama kalian karena aku tak ingin rasa bersalah akibat luka dalam yang diderita oleh nya akan selalu menghantuiku, aku akan memperbolehkan kalian membawanya namun ku mohon izinkan aku ikut bersama kalian," jawab putri Liuyinzi.


Semua terdiam mendengar perkataan putri Liuyinzi, dan kelompok Shio Zen begitu sangat terkejut jika Shio Fang telah melakukan kesepakan perjodohan dengan putri liuyinzi, tanpa mengatakan hal itu sebelumnya kepada mereka berlima.

__ADS_1


Lin Hua Hua yang merasa jika perjodohan itu adalah hal yang bodoh, mengingat gurunya sendiri telah mempunyai istri, dengan segera menarik tangan putri Liuyinzi agar mengikutinya, sementara ketiga saudara Shio Fang telah memutuskan untuk melakukan penyembuhan Shio Fang di tempat itu.


Keputusan yang mereka lakukan berhubungan dengan keinginan putri Liuyinzi yang akan ikut ke klan anggrek salju, dan hal itu tak di inginkan oleh Shio Zen mengingat klan anggrek salju saat ini tengah berbenah diri dalam meningkatkan kekuatan sebagai klan penguasa, dan jika putri Liuyinzi di ijinkan untuk ikut bersama mereka maka pastinya akan ada para praktisi dari istana yang di tugaskan untuk mengikuti sang putri, dengan kata lain kehadiran para praktisi dari istana akan membuat kebocoran rahasia penting yang tengah di lakukan klan anggrek salju.


"Qing Yu aku ingin kau menjaga kami saat melakukan penyembuhan pada kak Shio Fang, jangan sampai ada yang mencoba masuk kedalam ruangan ini walaupun itu adalah putri Liuyinzi," ucap Zen.


"Baik paman guru, aku akan berjaga di depan pintu ini dengan sebaik mungkin," jawab Qing Yu.


Sedetik kemudian pintu kamar itu pun tertutup dan Qing Yu mulai berjaga di depan pintu.


Tiba tiba Aura yang sangat tirani merembes keluar dari dalam kamar, dan Qing Yu tau jika ketiga Paman gurunya telah melakukan menyembuhkan guru Shio Fang.


Sementara itu Lin Hua Hua yang tengah berjalan bersama putri Liuyinzi pada akhirnya menghentikan langkahnya setelah mereka berdua berada di tempat yang sunyi, Lin Hua Hua kemudian menunjukkan sikap tegasnya kepada Putri Liuyinzi perihal perjodohan putri Liuyinzi dan gurunya.


Sementara itu putri Liuyinzi selama berjalan bersama Lin Hua Hua sama sekali tak menunjukkan wajah keceriaan sedikitpun, dia berpikir jika wanita cantik itu sengaja membawanya pergi untuk membicarakan mengenai Shio Fang, dan sang putri berprasangka jika Lin Hua Hua memiliki hubungan istimewa dengan Shio Fang.


Dan dalam perjalanan bersamanya Lin Hua Hua, putri Liuyinzi selalu memperlihatkan wajah ketidaksenangannya kepada Lin Hua Hua, dan hal itu dapat terlihat jelas di mata Lin Hua Hua jika Putri Liuyinzi terlihat cemburu padanya.


Wajah murung Putri Liuyinzi seketika itu berubah menjadi ceria setelah mendengar pengakuan dari Lin Hua Hua, jika Shio Fang bukanlah kekasih wanita cantik itu melainkan guru baginya.


Putri Liuyinzi kemudian berkata. "Maafkan aku karena telah berprasangka buruk padamu, rasa cintaku pada Shio Fang telah membuatku merasa jika ada kesenggangan di antara kita berdua, semua itu karena kau seperti nya begitu akrab dengan Shio Fang semua itu terlihat saat berada di dalam ruangan balai pengobatan, dan pikiranku saat itu mengatakan jika kau ingin mengajakku berbicara untuk menjauhi Shio Fang," ucapnya.


Lin Hua Hua tertawa kecil kemudian dia pun berkata. "Jika dia bukanlah guruku maka telah lama aku menginginkannya, karena pemuda sebaik guru ku akan sangat sulit didapatkan di alam surgawi ini," ucapnya.


"Putri kau tak mengetahui semua mengenai guruku dan hari ini aku akan mengatakan kepadamu jika guruku telah mempunyai istri," ucap Lin Hua Hua berterus terang.


Bagai petir yang melanda hatinya Putri Liuyinzi begitu sangat terkejut hingga membuatnya hanya bisa terdiam dengan perasaan hati yang benar benar tercabik-cabik.

__ADS_1


Dia tak menyangka jika selama ini pemuda yang telah membuatnya jatuh cinta telah mempunyai istri, dan hal itu menimbulkan rasa sakit di dalam hatinya.


Melihat diamnya putri Liuyinzi membuat Lin Hua Hua kembali berkata. "Bukan hanya satu istri yang dimiliki guruku, ada dua wanita cantik yang memiliki kuasa yang juga tengah dekat dengan guruku, putri..., apakah kau masih menginginkan guruku setelah aku menceritakan kepadamu semua kebenaran yang ada, dan aku berharap sebelum kau memutuskan untuk bersama guruku maka kau harus mempertimbangkannya kembali agar kau tak salah melangkah," ucap Lin Hua Hua.


Putri Liuyinzi yang tadinya diam setelah mendengar perkataan dari Lin Hua Hua diapun kemudian berkata. "Kau bilang jika ketiga wanita Shio Fang memiliki kuasa, maka dapatkah aku mengetahui siapa saja wanita itu?" tanya putri Liuyinzi yang begitu sangat penasaran dengan wanita-wanita yang dekat dengan Shio Fang.


Tanpa ragu Lin Hua Hua menanggapi pertanyaan dari Putri Liuyinzi, Sedetik kemudian dia pun berkata.


"Wanita pertama dan saat ini telah menjadi istri guruku adalah Putri Bilqis yang merupakan Putri dari kekaisaran Jiangma, dan wanita yang kedua yang juga dekat dengan guruku adalah Dewi Lilia yang merupakan ketua menara giok dari daratan tengah, dan yang terakhir adalah wanita cantik yang merupakan putri dari kekaisaran penguasa cahaya ilahi", jawab Lin Hua Hua.


"Mendengar hal itu membuat hati Putri Liuyinzi seketika menciut mengingat ketiga wanita itu memang merupakan wanita yang memiliki kuasa, apalagi Putri Liuyinzi mengetahui dengan pasti jika Putri Bilqis dan putri Cin Cin merupakan wanita dengan kecantikan yang sangat sulit dicari tandingannya di alam Surgawi.


Mengetahui hal itu putri Liuyinzi bergumam di dalam hati. "Pantas saja Shio Fang pernah berkata jika dirinya tak pantas bersanding dengannya dalam ikatan suami istri, dan hari ini aku baru mengetahuinya jika Shio Fang memang pantas berkata seperti itu padaku, mengingat putri Cin Cin dan putri Bilqis merupakan wanita cantik dengan tubuh mempesona yang tak bisa dibandingkan denganku".


Walaupun putri Liuyinzi tak mengetahui dengan pasti siapa wanita yang bernama Dewi Lilia, namun hati kecilnya berkata jika wanita itu juga memiliki paras yang tak jauh berbeda dengan Putri Cin Cin dan putri bilqis.


Putri Liuyinzi hanya dapat tersenyum dengan cara dipaksakan setelah mendengar nama ketiga wanita itu, putri Liuyinzi pada akhirnya menatap Lin Hua Hua sambil berkata.


"Saat ini aku telah jatuh hati kepadanya dan akan sulit bagiku untuk melupakan cinta pertamaku itu, jika cinta Shio Fang dapat dibagi denganku maka aku pun akan menerimanya walaupun Shio Fang telah memiliki 3 wanita yang saat ini berada di sisinya".


"Aku berharap Shio Fang bisa menerimaku sebagai pendamping hidupnya yang baru, dan aku berjanji pada diriku ini akan memberikan yang terbaik padanya," ucap putri Liuyinzi berkecil hati.


Lin Hua Hua kembali tertawa kecil kemudian berkata. "Guruku mengajarkan pada murid muridnya tak memiliki kata menyerah untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan walaupun itu sangat sulit di raih, dan jika kau memang ingin bersamanya maka perjuangkan lah cintamu itu, guruku pasti dapat menilai seberapa besar perjuanganmu untuk mendapatkannya, karena takkan mungkin bagi guruku untuk mengejar mu kecuali kau yang mengejarnya," ucapnya.


"Aku tau itu dan aku pasti akan berusaha untuk mendapatkan cintaku walaupun aku akan membuang jauh-jauh rasa ego sebagai seorang putri dari kekaisaran cahaya naga," jawab putri Liuyinzi dengan penuh ketulusan hati.


Lin Hua Hua kemudian memegang bahu putri Liuyinzi sambil berkata. "Aku adalah seorang wanita sama sepertimu, dan aku pasti akan mendukungmu karena aku melihat ketulusan di dalam kau mencintai guruku, maka berjuanglah untuk itu," ucap Lin Hua Hua.

__ADS_1


Setelah berkata seperti itu Lin Hua Hua kemudian meninggalkan Putri Liuyinzi untuk kembali ke balai pengobatan istana, sementara Putri Liuyinzi hanya dapat termenung di tempat itu memikirkan semua yang telah dikatakan Lin Hua Hua padanya.


Bersambung


__ADS_2