Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Pertarungan putri Cin Cin.


__ADS_3

Shio Fang kemudian pergi ke kamar putri Cin Cin sebelum sang putri meninggalkannya, di tempat itu Shio Fang melakukan meditasi mengeluarkan kekuatan spritual kehampaan Suci yang di milikinya, di bawah tatapan mata heran Dewi Lilia.


Tak lama kemudian Shio Fang membuka matanya, dengan wajah yang kelihatan sangat suram.


Tak lama kemudian Shio Fang berkata. "Saat ini Putri Cin Cin dalam bahaya dan bahaya ini tak akan mampu kau hadapi jika kau ikut denganku, saat ini aku akan fokus dalam menyelamatkan putri Cin Cin dan ada baiknya kau tetap tinggal disini agar dalam menyelamatkan putri Cin Cin pikiranku tak terpecah menjadi dua bagian yaitu dirimu dan putri Cin Cin," ucap Shio Fang.


"Tapi kak Shio Fang, aku bisa membantumu di sana!" ucap Dewi Lilia.


"Untuk kali ini aku tak bisa membawamu, karena aku tahu batasanmu sehingga kau harus tetap tinggal di tempat ini," ucap Shio Fang.


Dewi Lilia kali ini tak bisa berbuat apa-apa mengingat Shio Fang telah memberikan perintah padanya untuk tetap tinggal, walau berat hati pada akhirnya Dewi Lilia mengganggukkan kepalanya.


Shio Fang kemudian mengacak-acak rambut Dewi Lilia sambil berkata. "Aku sangat senang melihatmu menjadi gadis yang penurut, dan kuharap kau dapat berbesar hati karena aku tak mengajak mu untuk pergi bersamaku menyelamatkan putri Cin Cin," ucap Shio Fang.


Dewi Lilia menarik nafas dalam-dalam dan tak lama kemudian dia menganggukkan kepalanya untuk kedua kalinya.


Melihat anggukan kepala Dewi lilia, Shio Fang dengan menggunakan kekuatan teleportasi yang dimilikinya dia pun lalu menghilang dari hadapan Dewi Lilia.


Dewi Lilia hanya bisa tersenyum kecil melihat Shio Fang telah menghilang dari hadapannya, diapun kembali merapikan rambutnya yang berantakan dengan riak keceriaan di wajahnya.


Dewi Lilia begitu sangat senang dengan perhatian dari Shio Fang walaupun hanya sekecil itu, dengan menatap kosong kedepan Sang Dewi pun berkata.


"Berhati hatilah kak Shio Fang, Aku tahu Kau pasti dapat membawa Putri Cin Cin kembali ke tempat ini," ucapnya.


Sementara itu Shio Fang yang telah menggunakan kekuatan dari teknik transportasi yang dimilikinya, saat ini dia telah berada di sebuah pegunungan yang cukup lebat dengan pepohonan dan rimbunnya hutan.

__ADS_1


Shio Fang dapat merasakan aura kekuatan tubuh bulan dingin yang memenuhi pegunungan tempatnya berada, dan saat ini terlihat banyak mayat yang berserakan di sana-sini dengan tubuh membeku seperti patung es.


"Apakah Putri Cin Cin saat ini telah menghancurkan sebuah klan di pegunungan ini, mengingat banyaknya mayat yang berserakan di tempat ini," gumam Shio Fang.


Shio Fang segera melesat masuk ke dalam pegunungan yang terdalam, di mana saat ini dia mendengar suara pertarungan antara praktisi yang memiliki kemampuan tingkat tinggi.


Shio Fang dapat lihat saat putri Cin Cin tengah bertarung melawan 3 laki-laki tua yang memiliki kemampuan di ranah semesta bintang 3, dan pertarungan itu telah membuat putri Cin Cin sangat kelelahan dan Aura bulan dingin yang keluar dari dalam tubuhnya pun mulai melemah.


Shio Fang yang tak ingin Putri Cin Cin terluka, segera melesat ke dalam arena pertarungan untuk membantunya.


Putri Cin Cin yang melihat ke datangan Shio Fang di tempat itu membuatnya sangat terkejut, sang putri tak menyangka jika Shio Fang akan datang untuk mencarinya, dan hal itu tentu saja membuat putri Cin Cin merasa sangat senang.


Namun rasa senang di hati Sang Putri seketika berubah saat mengenang kembali peristiwa dimana dirinya dipertontonkan saat Shio Fang berdansa dengan Putri Liu Zhi, hal itu kembali membuat amarah di hatinya meluap sehingga diapun berteriak lantang pada Shio Fang.


Shio Fang yang mendapatkan serangan itu membuatnya langsung menggertakkan giginya, dia tak menyangka jika putri Cin Cin tega melakukan penyerangan yang membawa Aura kematian di dalam serangannya itu.


Shio Fang segera bersalto beberapa kali di udara untuk menghindari serangan angin dingin yang dilepaskan Putri Cin Cin, dan pada akhirnya Shio Fang berhasil lolos dari serangan itu, namun Sial bagi Shio Fang karena Sebuah tendangan keras tiba-tiba saja melesat cepat ke arahnya, yang membuat Shio Fang mau tidak mau harus beradu kekuatan dengan tinjunya yang telah di aliri kekuatan mengerikan di dalamnya.


"Boom..!"


Riak energi seketika itu juga menyeruak ke udara saat kedua serangan saling beradu, dan ledakkan kecil pun terdengar di saat itu.


Shio Fang terseret beberapa meter ke belakang akibat efek daya dorong yang tercipta, Shio Fang buru buru menstabilkan tubuhnya kembali dan menatap tajam ke arah penyerangnya yang saat ini ini juga ikut terseret beberapa meter ke belakang.


Shio Fang kemudian menatap kearah Putri Cin Cin yang tengah bertarung menghadapi dua praktisi yang lainnya, tampak putri Cin Cin terlihat acuh tak acuh pada Shio Fang setelah Sang Putri hampir membahayakan nyawanya.

__ADS_1


"Wanita ini benar-benar mengesalkan, Aku ingin melihat sampai di mana kemampuanmu untuk menghadapi ketiga praktisi ranah semesta itu," ucap Shio Fang kemudian melesat pergi meninggalkan tempat itu.


Saat ini Shio Fang hanya memantau pertarungan yang terjadi dengan jarak yang tak begitu jauh dari Putri Cin Cin, untuk mengantisipasi bahaya yang akan menimpa di dalam pertarungannya.


Sementara itu putri Cin Cin yang melihat Shio Fang telah pergi meninggalkannya membuat Putri Cin Cin seketika itu kehilangan konsentrasi dalam pertarungannya.


Melihat putri Cin Cin seperti orang kebingungan, hal itu memberikan kesempatan kepada salah seorang praktisi ahli untuk melakukan serangan tinju kearah putri Cin Cin.


Serangan yang tidak bisa diprediksi dari salah seorang praktisi yang menjadi lawan tarung putri Cin Cin, telak menghantam bahu kiri Sang Putri hingga membuat tubuh putri Cin Cin di bawa terbang puluhan meter ke belakang dan menghantam tanah dengan keras.


Sesaat putri Cin Cin memegangi bahunya yang terasa sakit, kemudian dia kemudian bangkit kembali dengan tubuh yang telah sempoyongan dan tampak darah segar telah menghiasi sudut bibirnya.


"Kau saat ini sudah tak berdaya maka menyerahlah dan serahkan esensi tubuh bulan dingin yang ada di tubuhmu, dan kau bisa tinggal bersama kami sebagai seorang pelayan yang senantiasa akan menghangatkan tubuh kami di saat kami bertiga membutuhkannya," ucap salah seorang praktisi yang bernama Gu Yan.


Putri Cin Cin saat ini begitu sangat ketakutan karena kekuatan energi tubuhnya telah terkuras habis setelah melakukan pertarungan dengan tiga praktisi ahli itu.


Putri Cin Cin begitu sangat takut membayangkan jika dirinya akan menjadi seorang pelayan yang akan memuaskan ketiga praktisi tua yang ada di hadapannya, jika dirinya benar-benar jatuh di dalam kekuasaan ke-3 praktisi tua itu.


Dengan segala rasa ketakutannya membayangkan hal itu, putri Cin Cin seketika itu berteriak lantang.


"Shio Fang bantu aku..., aku minta maaf atas semua kesalahan yang telah kulakukan padamu, aku mohon bantulah aku karena aku tak ingin ketiga laki-laki itu dapat menangkap ku," teriak putri Cin Cin yang disertai pengerahan tenaga dalam di dalam teriakannya, sehingga suaranya dapat terdengar ke seluruh pegunungan.


Tak ada jawaban dan pergerakan dari Shio Fang, sehingga membuat sang putri mulai putus asa setelah ketiga laki-laki yang menjadi lawan tarungnya kini telah melesat kembali untuk menyerangnya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2