Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Jintan


__ADS_3

Mengetahui Marilyn (Dewi Yun shi) mengikuti kompetisi setelah menggantikan salah satu peserta dari sekte Pheonix surgawi, membuat hati Shio Fang menjadi gundah gulana karena dengan keberadaan Marilyn tentu saja akan menimbulkan gesekan antara putri Bilqis dan Marilyn.


"Ackh...., sudahlah..., aku lebih baik memfokuskan diri dalam kompetisi ini, dari pada kepalaku semakin pusing memikirkan para wanita wanita ini," batin Shio Fang.


Di arena pertarungan, dengan kekuatan yang di milikinya Dewi Yun Shi berhasil memenangkan pertarungannya, dan saat ini Dewi Yun Shi telah meninggalkan arena pertarungan dan menuju ke atas podium para peserta.


Tatapan sang Dewi kini tertuju pada Shio Fang, rasa rindu yang mendalam kepada pemuda yang di cintanya itu membuat sang Dewi melangkahkan kakinya kearah Shio Fang, akan tetapi langkah kakinya segera terhenti saat seorang wanita muda datang membawakan air minum kepada Shio Fang dan langsung duduk di sisinya.


Tatapan Dewi Yun Shi seketika itu berubah, setelah melihat putri Bilqis yang begitu akrab dengan shio Fang kini berada di depan matanya.


"Kak Shio Fang siapa dia?" tanya Dewi Yun Shi dengan tatapan kecemburuan di matanya.


Putri Bilqis seketika terkejut saat melihat seorang wanita datang dan langsung menanyakan keberadaan dirinya di hati Shio Fang, dan Sang Putri merasakan jika wanita cantik itu memiliki kedekatan yang spesial dengan Shio Fang.


"Mengapa tiba tiba saja Dewi Yun Shi datang dan bertanya seperti itu, dan terlihat wajah kak Shio Fang begitu menegang setelah mendengar pertanyaan yang digelontorkan dari mulut Dewi Yun Shi, Ackh..., mengapa hatiku gelisah seperti ini seperti, seperti aku dapat merasakan kedekatan yang mendalam di antara mereka berdua," batin putri Bilqis dengan tatapan kecemburuan kepada Dewi Yun Shi.


Tiba tiba suara Shio Fang berkata. "Aku akan menjawab dan menjelaskan semua pertanyaanmu hari ini tapi setelah kompetisi ini berakhir," jawab Shio Fang yang berusaha menenangkan dirinya.


Yun Shi yang telah mengetahui watak Shio Fang seketika itu terdiam, dia dapat merasakan ada yang di sembunyikan oleh pemuda yang di cintainya itu.


Setelah mendengar jawaban Shio Fang, Dewi Yun Shi segera pergi meninggalkan tempat itu tanpa sepatah katapun yang terucap dari mulutnya. Shio Fang yang melihat kepergian Marilyn dengan segala kekesalan yang ada dihatinya, membuat Shio Fang hanya bisa terdiam dan berkata di dalam hati. "Maafkan aku," ucapnya.

__ADS_1


Di arena pertandingan, Guru Gobin memangil Shio Fang dari Akademi Kunlun yang akan bertarung melawan wanita dari menara cahaya pemurnian suci bernama Jintan.


Mendengar namanya di panggil, Shio Fang segera turun ke atas arena batu untuk melakukan pertarungannya.


Tak berapa lama kemudian kedua bertarung kini telah saling berhadapan, Guru Gobin sesaat melihat ke arah Shio Fang yang telah dianggap sebagai putranya sendiri, kemudian menganggukkan kepalanya lalu pergi meninggalkan arena batu yang menandakan jika pertarungan telah dimulai.


Jintan yang mengenakan cadar dan sebuah topeng yang menutupi wajahnya sehingga rupa dan bentuk wajahnya sama sekali tak bisa dikenali oleh siapapun juga, menatap tajam penuh kebencian kepada Shio Fang.


Shio Fang menyipitkan matanya saat melihat tatapan mata dari Jintan yang memiliki kilatan-kilatan cahaya penuh kebencian di dalamnya menjadi sangat heran, mengapa wanita dari menara cahaya pemurnian suci yang tak pernah memiliki masalah dengan dirinya sebelumnya begitu sangat membenci dirinya, hal itu membuat Shio Fang bertanya tanya siapa sebenarnya jintan dari menara kemurnian suci.


Shio Fang dapat melihat kekuatan yang dimiliki Jintan telah menembus kekuatan semesta lanjutan seperti kekuatan yang dimilikinya saat ini, yang membuat Shio Fang memutuskan untuk tak menggunakan tubuh nirwananya dalam menghadapi pertarungannya kali ini, karena Shio Fang ingin melihat kemampuannya sendiri saat menghadapi praktisi yang memiliki tingkat kekuatan yang sama dengan tingkat kekuatan yang di milikinya saat ini.


Tanpa peringatan sebelumnya, Jintan tiba tiba mengeluarkan tehnik pedang yang dimilikinya untuk menyerang Shio Fang.


Jintan segera menggunakan salah satu tehnik pedang terkuat yang dimiliki menara cahaya kemurnian suci, yang membuat tubuh jintan meliuk-liuk dengan indah dan tampak anggun dengan pedang bercahaya ungu yang berada di dalam genggaman tangannya, namun keanggunan yang di miliki Jintan mengandung keganasan yang sangat menakutkan di dalam ayunan serangan pedangnya.


Karena begitu sangat terdesak akan serangan pedagang yang dikeluarkan oleh Jintan, membuat Shio Fang seketika itu juga mengeluarkan pedang luka angin untuk menangkis semua serangan cepat yang tertuju ke arahnya.


Pertarungan pedang yang cukup luar biasa tersaji di atas arena batu, satu persatu kekuatan pedang dengan teknik mematikan di dalamnya telah diluncurkan oleh kedua pertarung, namun tak ada satupun di antara mereka yang terlihat terdesak karena tingkat kekuatan serangan keduanya begitu sangat berimbang.


Tiba tiba saja suara jintan berkata. "Buaya Darat sepertimu selayaknya diberikan pelajaran, agar kau tak lagi menyakiti wanita-wanita yang terpesona akan ketampanan dan kebaikanmu di masa depan," ucap Jintan.

__ADS_1


Suara wanita di balik topeng bercadar itu samar tersamar seperti pernah akrab di telinga Shio Fang, tapi entah di mana karena sampai saat ini Shio Fang belum dapat mengetahui keberadaan wanita yang menjadi lawan tarungnya itu.


"Buaya darat katamu?, selama ini kita tak saling kenal dan bagaimana bisa kau menuduhkan hal itu kepadaku?" tanya Shio Fang dengan penekanan di perkataannya.


"Shio Fang kau benar-benar pandai berkata-kata hingga para wanita bodoh itu begitu sangat memujamu, Aku ingin melihat bagaimana jika beberapa bagian dari wajah mu tergores oleh pedangku ini, apakah mereka semua yang memujamu sebagai pilihan masih akan menjatuhkan hatinya padamu setelah kau menjadi seorang pemuda yang menyeramkan," ucap Jintan kemudian meneteskan darahnya di ujung pedangnya sambil berteriak lantang.


"Tehnik cahaya, pemanggilan Dewi cahaya," ucap Jintan.


Setelah berkata seperti itu, Jintan kemudian membuat segel di hadapannya dan tak lama kemudian segel itu membesar, dan dan tak lama kemudian dari dalam segel tiba-tiba saja muncul sesosok bayangan wanita yang tingginya 10 kali lipat tinggi manusia normal, dengan sebuah pedang di genggaman tangannya yang langsung melayang di udara.


Dengan munculnya Dewi cahaya membuat Jintan seketika itu langsung menyerang ke arah Shio Fang dengan serangan ganas yang penuh kebencian, sementara puluhan pedang raksasa tiba-tiba saja melayang di sisi Dewi cahaya, dan seketika itu juga memburu keberadaan Shio Fang.


Shio Fang dapat melihat serangan pedang yang melesat secepat dari Dewi cahaya begitu sangat menakutkan, lebih menakutkan dari serangan yang dilakukan Jintan, hal itu membuat Shio Fang begitu sangat terdesak hingga pada akhirnya tiga buah pedang cahaya yang dilepaskan Dewi cahaya, saling berbenturan dengan pedang luka angin yang membuat ledakan keras terjadi di tempat itu.


Shio Fang terhempas ke tanah dengan keras akibat ledakan dari benturan energi yang terjadi, hingga dia pun harus menyekah darah yang mengalir di sudut bibirnya.


"Wanita ini begitu sangat kuat, teknik Pedang yang digunakannya seperti tak ada celah akibat bantuan dari bayangan Dewi cahaya yang selalu mendukungnya dengan pedang-pedang raksasa yang mengandung kekuatan besar di dalamnya.


"Aku harus cepatnya mencari celah untuk mematahkan serangan formasi keduanya, jika tidak aku pasti akan kalah bertarung menghadapi Jintan dan aku tak menginginkan kekalahan itu," gumam Shio Fang.


Shio Fang Yang masih memikirkan langkah apa yang akan dilakukannya untuk dapat mengalahkan jintan dan Dewi cahaya yang selalu mendukung serangannya, tiba-tiba dikejutkan dengan keberadaan Jintan yang tahu-tahu sudah berada di hadapan Shio Fang sambil memberikan tebasan pedang yang sangat mematikan.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2