
Shio Fang dan ketua Linwutang sama-sama terseret beberapa langkah ke belakang, yang menandakan jika kekuatan yang mereka miliki sama-sama berimbang.
"Anak muda ini begitu sangat merepotkan ku dan aku tak menyangka jika kekuatan yang dimilikinya mampu mengimbangi tinju ku, dan apa itu yang menyelimuti tubuhnya, sepertinya aku dapat mengenali Aura emas yang keluar dari dalam tubuh pemuda itu, jangan-jangan pemuda itu juga memiliki tubuh istimewa yaitu tubuh langka yang memiliki reputasi nomor 1 di alam surgawi, tubuh itu pasti tubuh nirwana," batin Ketua Linwutang dengan cahaya mata berbinar.
Ketua Linwutang saat ini begitu sangat tertarik dengan tubuh nirwana yang dimiliki oleh Shio Fang, sehingga membuatnya langsung menggunakan berbagai macam cara dan teknik beladiri yang langka dalam melakukan penyerangan ke arah Shio Fang, untuk menaklukkannya.
Shio Fang telah mengetahui jika ketua Linwutang saat ini tengah memburu tubuh nirwana yang di milikinya, seketika itu juga langsung mengeluarkan kekuatan dua elemen yang dimilikinya dalam menghadapi serangan-serangan mematikan dari petir hitam yang terus memburu keberadaannya.
Ledakan ledakan energi terus terjadi saat inti es Lotus surga dan inti angin misterius saling berbenturan dengan petir hitam yang terus dilancarkan ke arah Shio Fang.
Ketua Linwutang saat ini baru menyadari jika pemuda yang ada di hadapannya berani menentangnya dalam pertarungan hidup dan mati, ternyata memiliki kemampuan yang tak biasa Karena sedari tadi dia mampu untuk menghalau serangan petir hitam yang dilancarkan ke arahnya.
"Pemuda ini ternyata memiliki kekuatan yang tak biasa, dan hal itu semakin bertambah kuat setelah tubuh nirwana yang dimilikinya diaktifkan. Aku harus segera menyelesaikan pertarungan ini agar aku bisa mendapatkan tubuh istimewa yang dimilikinya".
"Ini sebuah keberuntungan bagiku karena malam nanti aku akan dapat menyerap dua tubuh istimewa sekaligus, yang pasti nya dengan kedua tubuh istimewa itu aku akan menjadi praktisi terkuat dan tak terbantahkan di alam surgawi ini, dan tak akan ada lagi yang dapat memburuku walaupun itu merupakan Armada tempur dari sebuah kekaisaran adidaya, karena dengan tanganku sendiri aku akan menguasai kekaisaran kekaisaran besar dan terkuat di seluruh alam Surgawi, untuk tunduk dan patuh di bawah kakiku," batin ketua Linwutang dengan kepercayaan diri jika hari itu dia akan dapat mengalahkan Shio Fang.
Ketua Linwutang segera menciptakan segel di kedua tangannya, ran dan tak lama kemudian dari dalam segel itu muncul tiga sosok dari dalamnya. Tiga sosok itu berupa mayat hidup dari tiga orang praktisi kuat di masa lalu.
"Kali ini kau tak akan bisa lolos dariku karena aku telah menginginkan tubuh nirwana yang kau miliki, dan tentunya apa yang telah kuinginkan itu harus bisa terwujud," ucap ketua Linwutang dengan penekanan di perkataannya.
Taklama kemudian ketua Linwutang mengeluarkan sebuah kristal berwarna hitam, kristal itu merupakan harta surgawi yang dapat memanggil jiwa dari makhluk hidup di masa lalu.
"Jiwa Kaisar petir hitam, jiwa kaisar petir pemusnah, jiwa kaisar petir kehancuran, datanglah dan habisi pemuda itu," ucap ketua Linwutang dengan kembali melakukan gerakan penciptaan segel untuk memperkuat harta surgawi pemanggilan jiwa.
Kristal pemanggilan jiwa seketika itu juga mengeluarkan 3 buah cahaya hitam yang langsung melesat ke arah ketiga mayat hidup, data lama kemudian tiba tiba saja mata dari ketiga mayat hidup yang telah dikeluarkan oleh ketua Linwutang segera terbuka, dan saat itu juga Aura menakutkan semakin pekat keluar dari tubuh mayat hidup yang merupakan praktisi terkuat di zamannya.
Shio Fang dapat menyadari jika ketiga mayat itu begitu sangat kuat, membuatnya seketika itu juga mengeluarkan pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi untuk menghadapi ketiga mayat hidup itu.
__ADS_1
Keluarnya pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi seketika itu juga membuat suasana semakin mencekam di tempat itu, dan ketua Linwutang kali ini menyipitkan matanya melihat pagoda merah darah 8 tingkat telah berdiri kokoh di hadapan Shio Fang, dengan Aura yang tak kalah kuat dari ketiga mayat hidup yang telah dikeluarkannya.
"Ternyata pemuda ini juga memiliki harta surgawi yang sekuat ini, dan bahkan Aura yang keluar dari dalam pagoda merah darah itu mampu membuat jiwaku sedikit terguncang. Ini takkan mudah bagiku untuk dapat menaklukkannya dengan mudah," batin ketua Linwutang.
Tak lama kemudian tiba-tiba saja ketiga mayat hidup itu bergerak dengan kecepatan yang sangat sulit dilihat oleh mata biasa, ketiganya bergerak untuk segera membinasakan Shio Fang dengan kekuatan tinju petir hitam yang mereka miliki.
Namun belum sempat ketiga mayat hidup yang telah menyatu dengan jiwa petir dari sang Kaisar petir dapat melukai Shio Fang, tiba-tiba saja rantai merah darah keluar dari dalam lantai pertama pagoda 8 tingkat, yang jumlah rantai itu tak terhingga banyaknya langsung tertuju ke arah ketiga mayat hidup yang tengah menyerang Shio Fang dengan tinjunya.
Serangan rantai jiwa yang memiliki ujung yang sangat runcing laksana tombak, kini memburu ke arah ketiga mayat hidup yang melesat cepat.
Namun serangan rantai merah darah sama sekali tak berefek kepada ketiga mayat hidup itu, di mana setiap rantai merah darah akan menembus tubuh ketiga mayat hidup, maka saat itu juga rantai merah darah akan hancur dari jarak tertentu akibat Aura petir yang keluar dari tubuh ketiga mayat hidup.
Ketiga tinju dari mayat hidup, seketika itu juga menghantam perisai penahan jiwa dari teknik ke-6 pagoda 8 tingkat, hingga menimbulkan ledakan keras terdengar di tempat itu.
Ketua Linwutang hanya bisa tersenyum melihat hal itu karena dia tahu jika kekuatan ketiga Kaisar petir miliknya, begitu sangat bisa diandalkan dan selama ini tak pernah mengecewakannya di dalam sebuah pertarungan.
"Cakar naga pemenjara surgawi," ucap Shio Fang.
Pagoda raksasa merah darah yang berdiri kokoh di hadapan Shio Fang, seketika itu juga terpecah menjadi 8 bagian dan langsung mengurung keberadaan ke tiga mayat hidup Kaisar petir dari 4 penjuru mata angin.
Melihat ketiga mayat hidup Kaisar petir miliknya kini dikelilingi oleh 8 pagoda merah darah raksasa yang berdiri kokoh, hal itu membuat kegelisahan seketika itu juga menyelimuti hati ketua Linwutang.
Ketua Linwutang sama sekali tak menyangka Jika dirinya akan mendapati perlawanan sengit dari seorang anak muda yang saat ini menjadi lawan tarungnya.
"Walaupun kau mampu mengurung ketiga mayat hidup Kaisar petir ku oleh ke-8 pagoda merah darahmu, akan tetapi kau belum layak untuk menghancurkan ketiganya," ucap ketua Linwutang kemudian melambaikan tangannya ke depan hingga fluktuasi udara seketika itu terjadi di dalam kurungan penjara pagoda, yang membuat ketiga mayat hidup Kaisar petir seketika itu juga melakukan pergerakan menyerang ke arah ke delapan pagoda secara bersamaan.
Serangan tinju petir pemusnahan dari ketiganya langsung menuju ke arah ke-8 pagoda, namun belum sempat tinju itu menghancurkan pagoda 8 tingkat pemenjara Surgawi, tiba-tiba saja dari dalam pagoda memuntahkan rantai-rantai merah darah yang tak terhingga jumlahnya, dan langsung menuju ke arah ketiga mayat hidup Kaisar petir.
__ADS_1
Aura petir yang sangat tirani dari tubuh ketiga mayat hidup Kaisar petir, berhasil menghancurkan rantai-rantai merah darah itu hingga menjadi debu, namun keanehan kembali terjadi ketika tinju ketika mayat hidup itu hampir menghantam pagoda laman tingkat, tiba-tiba saja dari masing masing pagoda mengeluarkan cakar raksasa dari seekor naga.
Tiga cakar naga saling berbenturan dengan ketiga tinju yang dilesakkan oleh ketiga mayat hidup Kaisar petir, yang membuat ledakan besar tercipta. kembali di tempat itu.
Tiga pagoda seketika itu bergetar hebat seakan-akan ingin runtuh, di sisi lain ketiga mayat hidup terseret beberapa meter ke belakang dengan tubuh yang juga telah goyah akibat benturan hebat yang terjadi.
Kelima cakar naga yang tersisa kini melesat cepat menuju ke arah ketiga mayat hidup yang tak mengenal rasa sakit itu, ketua Linwutang yang melihat hal itu dan tak ingin ketiga mayat hidup miliknya mengalami kehancuran, segera mengeluarkan kekuatan terkuat nya dan saat ini pusaran besar di langit tiba tiba saja terbentuk, yang mengeluarkan petir raksasa berwarna hitam dan langsung menuju ke arah kelima cakar naga pemenjara surgawi.
"Boom!!"
Petir raksasa itu menghantam kelima cakar naga yang berada di bawah, sehingga membuat kelima cakar naga itu menghilang dari pandangan mata.
Shio Fang merasakan amarah di dalam hatinya, karena ketua Linwutang melakukan serangan secara sembunyi-sembunyi untuk menghancurkan kalima cakar naganya.
"Ingin menyelamatkan ketiga mayat hidupmu ya..., sangat disayangkan aku tak akan membiarkan hal itu terjadi," ucap Shio Fang.
Pagoda 8 tingkat pemenjara surgawi yang tadinya terpecah menjadi 8 bagian, seketika itu juga kembali menyatu menjadi pagoda yang berdiri kokoh di hadapan Shio Fang.
"Kehancuran besar Dewa pagoda," ucap Shio Fang yang telah menggunakan kekuatan dari lantai tingkat 8 pagoda.
Pagoda merah darah seketika itu berubah menjadi berwarna hitam pekat dengan membawa aura gelap yang menimbulkan kabut hitam disekitar tempat itu.
Aura yang sangat mengerikan itu terjadi dari banyaknya jiwa yang telah terperangkap di dalam pagoda, dan saat ini banyak teriakan teriakan menyayat hati dan tangisan jiwa yang membuat siapapun yang mendengarnya menjadi sangat iba.
Tiba tiba saja tiga buah rantai hitam yang tak dapat terlihat oleh mata, seketika itu juga melesat ke arah ketiga mayat hidup yang membuat ketiganya langsung terlilit oleh rantai yang berwarna hitam pekat yang tau tau telah muncul dan melilit tubuh mereka.
Rantai hitam pekat yang tadinya tak dapat terlihat kini telah nampak oleh mata, dan seketika itu juga menarik ketiga mayat hidup yang masih memberontak ke dalam pagoda, dan setelah ketiga mayat hidup itu menghilang masuk ke dalam pagoda, maka keheningan pun terjadi di tempat itu.
__ADS_1
Bersambung