Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Pertarungan hidup dan mati


__ADS_3

Ratu siluman laba laba bergerak sangat cepat menghindari setiap serangan yang di lakukan raja ular piton salju kepadanya, sang ratu tak ingin mengambil resiko dalam pertarungannya dengan raja piton salju, yang membuat Yuan Zizi langsung mengeluarkan segenap kemampuannya dalam pertarungannya itu, karena dari hasil pertarungannya dahulu dengan raja ular piton salju, saat itu dirinya terluka parah walaupun mustika ruang kehampaan yang di perebutkan berhasil di dapatkannya.


Sementara di tempat lain, Zen tengah bertarung habis habisan melawan puluhan ekor laba laba raksasa yang besarnya dua kali tubuh manusia normal, sementara Shio Fang menghadapi 5 siluman berwujud manusia yang tingkat kekuatannya melebihi para siluman yang telah berubah wujud menjadi laba laba.


Dalam pertarungan Zen dan siluman laba laba, terlihat Zen mampu menguasai keadaan walaupun tengah di kepung oleh puluhan ekor laba laba raksasa. Kekuatan elemen air yang di lepaskan nya mampu membuat satu persatu siluman laba laba yang menyerangnya mati.


Di tempat lain, Shio Fang juga berhasil membunuh salah satu dari lima siluman yang menyerangnya, dengan tehnik pedang luka angin musim semi, Shio menebas tubuh siluman laba laba itu hingga terbelah menjadi dua bagian, tubuh laba laba itu ambruk ketanah dengan darah hijau yang membanjiri tubuh siluman yang malang itu.


Pertarungan antara Swanji dan Yuan Zizi semakin sengit, mereka berdua telah mengeluarkan kekuatan maksimal yang mereka miliki, akan tetapi masih tak terlihat siapa yang terdesak di dalam pertarungan itu.


"Swanji kau memang hebat, setelah ribuan tahun kita tak bertemu kau semakin tangguh dan harus kuakui itu. Namun sayang semua kekuatan yang kau miliki itu akan segera lenyap bersama kematianmu," ucap Yuan Zizi kemudian mengeluarkan mustika ruang kehampaan.


Sesaat area tempat itu terdistorsi dengan riak yang sangat menakutkan dari dalam mustika ruang kehampaan. Mustika itu tiba tiba berubah menjadi sebuah gerbang hitam dan dengan kuat menghisap tubuh Swanji kedalamnya.


Wajah ular piton raksasa itu menjadi suram menahan kekuatan hisap dari gerbang hitam yang terbentuk dari mustika ruang kehampaan.


Walaupun raja ular piton salju telah mengerahkan seluruh kekuatan yang di milikinya secara maksimal, akan tetapi daya hisap yang sangat kuat perlahan lahan membuatnya terseret menuju ke gerbang hitam.


"Celaka gerbang hitam itu sangat kuat, jika aku terhisap kedalam sana aku pasti akan mati melebur bersama kekuatan spritual kuat di dalamnya," batin Swanji yang terus berusaha mempertahankan dirinya agar tak terisap masuk kedalam gerbang hitam yang semakin kuat menghisap tubuhnya.


Shio Fang dapat melihat bagaimana perjuangan raja ular piton salju keluar dari keterpurukannya, hal itu membuat Shio Fang seketika itu juga mengeluar kekuatan penghancur inti es lotus surga dan melepaskannya kearah ke empat siluman yang menyerangnya.


Riak energi menakutkan dari inti es lotus surga terpancar dari bunga teratai yang melayang di udara, membuat ke empat siluman laba laba itu menyatukan kekuatannya untuk menghalau serangan kuat yang menuju kearahnya.

__ADS_1


Dari penggabungan kekuatan itu tercipta sebuah jaring laba laba emas, yang dengan cepat di tembakkan kearah bunga teratai yang semakin mendekat kearahnya.


Jaring laba laba yang sangat kuat itu langsung membungkus inti es lotus surga, akan tetapi kekuatan penghancur yang sangat besar di dalam bunga teratai es, seketika itu meledak yang membuat jaring laba laba hancur menjadi serpihan serpihan kecil es.


Tak hanya itu, sisa energi penghancur dari inti es lotus surga tetap menuju kearah ke empat siluman laba laba, yang membuat ke empat siluman itu terhempas keras ketanah dan dalam hitungan detik tubuh mereka telah berubah menjadi patung es.


Shio Fang memutar pedang luka angin sebelum mengayunkannya kearah ke empat patung es, dalam sekejap ayunan pedang itu menciptakan selarik sinar putih berbentuk bulan sabit, yang dengan cepat menghantam ke empat siluman laba laba yang telah berubah menjadi patung es, hingga ke empat patung es itu hancur berkeping keping.


Setelah mengatasi ke lima siluman laba laba berwujud manusia, Shio Fang kemudian mengedarkan pandangannya ke arah Zen.


"Aku rasa Zen masih mampu untuk mengatasi siluman laba laba itu, lebih baik saat ini aku membantu raja piton salju," gumam Shio Fang.


Shio Fang kemudian menyatukan inti es lotus surga dan inti angin misterius di kedua tangannya, hingga tercipta teratai petaka surga yang mengeluarkan aura penghancur yang sangat menakutkan.


Dengan menggunakan kekuatan penguasa angin Shio Fang melesat kearah Yuan Zizi yang tengah duduk bersila di atas gerbang hitam setinggi 50 kaki, dengan membawa teratai petaka surga di dalam genggaman tangannya.


Shio Fang begitu sangat terkejut saat merasakan sesosok bayangan wanita bergaun merah telah berada di dekatnya, yang langsung mencengkram pergelangan tangan Shio Fang yang tengah membawa teratai petaka surga, sehingga teratai penghancur itu terbang menuju kedalam gerbang hitam dan menghilang seketika.


"Kau tak akan bisa membunuhku anak muda, karena kau hanyalah sampah di mataku," ucap bayangan Yuan Zizi kemudian memberikan tendangan keras kearah Shio Fang.


Tendangan yang sangat tiba tiba itu telak menghantam dada Shio Fang, yang membuat Shio Fang seketika itu juga terhempas dengan keras ketanah dan memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya.


Shio Fang yang tengah terluka dalam tak kuasa melihat raja piton salju yang tinggal beberapa meter lagi masuk kedalam gerbang hitam, hal itu memacu tingkat kesadaran Shio Fang untuk bangkit berdiri dengan mengeluarkan pedang pemecah surga yang kini berada di dalam genggaman tangannya.

__ADS_1


Aura kuat pedang pemecah surga seketika itu tersebar di udara, yang membuat Shio Fang sangat terkejut dengan kekuatan pedang yang kini berada di dalam genggaman tangannya.


Shio Fang kini menyadari jika kekuatan pedang itu semakin kuat seiring kekuatannya yang telah menembus ranah dewa emperor, membuat Shio Fang segera melesat cepat dan menebaskan pedang penguasa malam kearah Yuan Zizi yang berada di atas gerbang hitam setinggi 50 meter.


Cahaya emas berbentuk bulan sabit keluar dari tebasan pedang pemecah surga, dan dengan deras meluncur cepat kearah Yuan Zizi.


Bayangan Yuan Zizi yang mencoba menghalau cahaya emas yang melesat cepat, tak bisa berbuat banyak saat cakarnya membentur cahaya emas itu.


Tubuh bayangan Yuan Zizi segera menghilang tersapu riak energi kuat dari dalam cahaya emas berbentuk bulan sabit, dan pada akhirnya cahaya emas itu tanpa hambatan berarti menghantam tubuh Yuan Zizi yang membuat Yuan Zizi terpelanting dengan tubuh yang langsung berubah menjadi laba laba ungu.


Laba laba ungu raksasa setinggi sepuluh kaki, memperlihatkan luka menganga di tubuhnya. Laba laba itu berusaha melarikan diri dengan tertatih tatih saat gerbang hitam memudar dan menjadi sebuah mustika ruang kehampaan yang jatuh ketanah.


"Mau lari kemana kau siluman...!!" teriak Shio Fang dengan amarah yang meluap.


Shio Fang kemudian melesat ke udara dan kembali mengayunkan pedangnya kearah laba laba raksasa, sehingga sinar keemasan berbentuk bulan sabit langsung menghujam deras kearah tubuh laba laba raksasa yang semakin menjauh.


Jeritan menyayat hati seketika itu terdengar dari mulut laba laba raksasa dari kejauhan, saat tubuhnya terbelah menjadi dua bagian dan ambruk ketanah menemui ajalnya.


Shio Fang tak kuasa menopang tubuhnya karena luka dalam yang di deritanya, membuatnya seketika itu juga ambruk ketanah dengan semua energi ditubuhnya yang telah habis terkuras. Sesaat Shio Fang melihat kearah raja ular piton salju yang kini telah berubah mengecil.


"Kita berhasil membunuh siluman itu, dan terimakasih atas semua bantuanmu," ucap Shio Fang.


Raja ular piton salju berjalan menuju kearah Shio Fang kemudian berkata. "Kau harus menyerap kekuatan mustika ruang kehampaan, dengan menyerapnya kau akan memiliki gerbang hitam yang akan banyak membantumu dalam sebuah pertarungan hidup dan mati di masa depan," ucapnya.

__ADS_1


Setelah berkata seperti itu, Raja piton salju kemudian menghilang dan masuk kedalam Dantian Shio Fang.


Bersambung


__ADS_2