Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Situasi sulit


__ADS_3

Para Alkemis pada akhirnya keluar dari dalam kamar Shio Fang dan menemui Putri Linzi, di saat itu ketua alkemis yang bernama Tiayi berkata.


"Keadaan tuan muda Shio Fang saat ini benar-benar sangat parah dan untuk menyembuhkannya akan sangat sulit, karena banyak organ-organ vital di dalam tubuhnya telah mengalami kerusakan dan hanya mukjizat saja yang mampu untuk menyembuhkannya," ucap Pemimpin Aula pengobatan.


"Bibi Tiayi apakah tak ada jalan lain untuk menyembuhkannya, Jika jalan itu benar-benar ada maka untuk membalas semua kebaikannya pada suku kita, maka kita harus bisa memulihkan kembali kondisi tubuhnya," ucap putri Linyi.


Sesaat Bibi Tiayi terdiam karena sebenarnya dia tengah berpikir keras untuk dapat menyembuhkan Shio Fang, akan tetapi keadaan tak memungkinkan hal itu terjadi karena Shio Fang sendiri merupakan seorang pria bukanlah seorang wanita.


"Ada baiknya kita menunggu Ratu keluar dari retret kultivasinya, Karena untuk penyembuhan tuan muda Shio Fang yang merupakan seorang pria dengan menggunakan teknik terlarang, haruslah dengan seijin ratu karena hal itu menyangkut masa depan dari anggota suku kita yang akan berhubungan layaknya suami istri dengannya, Karena hanya energi murni dari keturunan langsung penerus suku rubah ekor 9 yang mampu untuk memberikan kehidupan baru baginya".


"Jika tuan muda Shio Fang adalah seorang wanita maka hal itu tak perlu persetujuan dari ratu, hari ini pun kita dapat langsung menggunakan teknik terlarang itu untuk menyembuhkannya," ucap Bibi Tiayi.


Mendengar perkataan bibi Tiayi seketika itu juga membuat wajah Putri Linzi menjadi memerah, karena dia tahu jika keturunan langsung penerus dari suku rubah ekor 9 adalah dirinya, dan hal itu langsung membuat putri Linzi kepikiran dengan satu satunya cara menyembuhkan Shio Fang.

__ADS_1


Sementara Linyosi yang sebelumnya telah menyukai Shio Fang pada akhirnya memasang wajah cemberut, ada rasa tak rela jika putri Linzi memutuskan untuk menyembuhkan Shio Fang dengan menggunakan teknik terlarang itu.


"Kurasa ini tak pantas bagi Shio Fang, biar bagaimanapun saudariku merupakan sesuatu yang sangat berharga di dalam suku kita, dan jika dia harus mengorbankan keperawanannya hanya untuk menyembuhkan Shio Fang, bukankah hal itu menjadi tak pantas mengingat saudariku merupakan penerus tahta kepemimpinan suku kita selanjutnya, dan jika dia harus berakhir dengan menyerahkan keperawanannya kepada Shio Fang maka aku orang pertama yang tak akan menyetujuinya," ucap Linyosi.


Setelah berkata seperti itu pada akhirnya Linyosi meninggalkan tempat itu, dengan wajah yang dipenuhi rasa cemburu.


*****


Di dalam kamarnya Putri Linzi menjadi sangat gelisah, perkataan dari bibi Tiayi telah membuatnya sulit untuk memejamkan mata.


"Namun di sisi lain aku harus mengorbankan diriku untuk tidur dengannya, dan bagaimana jika kejadian itu membuatku hamil apakah hal itu tak merugikan diriku dan suku rubah ekor 9 ku di mata para suku penguasa lainnya," batin putri Linzi dengan mencoba memejamkan matanya untuk mencari keputusan terbaik dalam permasalahan yang sangat pelik itu.


Putri Linzi benar-benar dihadapkan dengan kondisi sulit, di satu sisi jika dia tak melakukan teknik terlarang itu maka Shio Fang pasti akan mati dan hal itu pasti akan membuat bekas luka penyesalan yang akan terus menghantuinya di masa depan, mengingat Shio Fang telah banyak membantu suku rubah ekor 9 nya.

__ADS_1


Karena tak dapat memutuskan langkah apa yang harus di lakukannya, pada akhirnya Putri Linzi memilih untuk berkultivasi di malam itu.


Tiga hari telah berlalu, Shio Fang pada akhirnya telah tersadar dari pingsannya, dan Shio Fang menyadari jika saat ini dia tengah di rawat di dalam suku rubah ekor 9, semua itu di ketahuinya saat Linyosi datang untuk menjenguknya.


Saat itu Linyosi secara belak belakan mengutarakan mengenai keadaan Shio Fang saat ini, yang dapat di sembuhkan dengan menggunakan tehnik terlarang dari suku rubah ekor 9.


Dan dalam penyembuhan itu Linyosi mengatakan jika hanya putri Linzi yang dapat menyembuhkannya, karena hanya putri Linzi satu satunya wanita suku rubah ekor 9 yang memiliki garis keturunan dari penerus ratu suku rubah ekor 9 selanjutnya, dan dalam penyembuhan dengan menggunakan teknik terlarang itu maka putri Linzi harus berhubungan badan dengan Shio Fang, agar energi murni Dewi rubah dapat tersalurkan ketubuh Shio Fang.


Shio Fang sangat terkejut mendengar hal itu, dan Shio Fang sama sekali tak menginginkan jika dalam penyembuhannya akan mengorbankan masa depan seorang gadis, dan tentu saja Shio Fang menolaknya.


"Aku tak akan pernah menginginkan kesembuhanku dengan menggunakan teknik terlarang itu, aku akan mencari cara lain untuk dapat pulih kembali," ucap Shio Fang.


Setelah mendengar perkataan Shio Fang, Linyosi pada akhirnya tersenyum lega karena sebenarnya Linyosi telah menaruh hati pada Shio Fang, dan tak ingin jika Shio Fang akan memiliki rasa hutang budi kepadanya, yang akan membuat Shio Fang perlahan lahan akan mencintai putri Linzi.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2