Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Merelakan putri Cin Cin


__ADS_3

Shio Fang dan ketiga adiknya telah sampai di pelabuhan besar daratan tengah, dan saat ini Shio Fang akan menyelidiki suku naga yang merupakan salah satu suku terkuat di kekaisaran cahaya surgawi.


Shio Fang sengaja akan menuju ke klan Shi (klan naga Surgawi) untuk menyelidiki klan tersebut, karena Shio Fang pernah mengetahui jika klan Shi pernah menyerang istana atena yang merupakan istana para peri, dan dapat mengalahkan istana tersebut sampai sampai Dewi Yinzi yang merupakan guru sekaligus wanita yang sangat dicintainya terluka dari penyerangan itu.


Shio Fang dapat merasakan jika suku naga yang merupakan suku yang memiliki ambisi dalam mengumpulkan benda-benda berharga di masa lalu, memungkinkan memiliki batu kristal semesta yang dicarinya, sehingga Shio Fang memilih untuk menyelidiki klan tersebut.


"Kak Shio Fang apakah kita memang harus menuju ke klan Shi?, setahuku kabar yang berkembang jika ketua klan Shi yang bernama Shi Zhan telah menembus ranah semesta bintang 7 sempurna, dan telah mendapatkan sedikit manfaat dari selangkah menuju ke ranah abadi, Selain itu klan Shi juga memiliki banyak sekali praktisi hebat di dalamnya dan bahkan ada 6 penatua yang juga telah berada di ranah semesta bintang 6 sempurna, Selain itu klan Shi merupakan klan kuno yang memiliki darah naga surgawi di masa lalu, dan hal itu membuat Klan Shi sangat ditakuti dan disegani di wilayah kekaisaran Cahaya ilahi, dan bahkan Kaisar Cin Yang tak akan pernah mau untuk menyinggung klan tersebut walaupun Kaisar Cin Yang memiliki armada tempur hebat dan juga merupakan salah satu kekaisaran yang memiliki reputasi kekaisaran penguasa di alam surgawi ini," ucap Shio Ju.


"Kak Shio Fang kita harus berhati-hati dalam menyelidiki suku naga ini, karena reputasi yang dimilikinya begitu sangat luar biasa sehingga kita perlu membuat rencana sematang mungkin sebelum melakukan tindakan," timpal Zen.


"Aku rasa kalian ada benarnya, reputasi suku naga di wilayah ini begitu memiliki nama besar, dan memang sebelum kita melangkah lebih jauh kita harus menyusun rencana sematang mungkin," jawab Shio Fang.


"Apa yang harus kita lakukan sekarang, mengingat yang akan kita hadapi kali ini merupakan suku kuno yang memiliki darah naga surgawi di masa lalu?" tanya Shio Chen.


Shio Fang terdiam sesaat dan tak lama kemudian dia pun berkata. "Aku akan mencari tubuh baru terlebih dahulu bagi leluhur Yanlao, tubuh yang mampu menampung kekuatan besar ranah semesta yang selangkah lagi akan menembus ranah abadi, dengan keberadaannya kita akan memiliki kekuatan besar untuk menghadapi suku naga, jika hal buruk yaitu harus melakukan pertempuran besar dengannya".


"Kita tak perlu begitu takut dan khawatirkan hal itu, karena aku memiliki pasukan besar dari kekuatan kuno di masa lalu yaitu raja Leopard bersayap emas yang saat ini telah bergabung dengan kita, paling tidak kita dapat mengantisipasi jika terjadi pertempuran besar dengan suku naga," jawab Shio Fang.


"Kak Shio Fang untuk mencari tubuh baru bagi leluhur Yanlao akan sangat sulit kita lakukan, karena jiwanya hanya dapat tinggal di dalam tubuh seorang praktisi yang memiliki kemampuan di ranah semesta bintang 7 ke atas, dan hal ini juga akan sulit kita lakukan jika harus bertarung melawan praktisi di ranah semesta bintang 7, apalagi jika harus menghadapi praktisi di ranah semesta bintang 7 sempurna," ucap Zen.


"Memang kekuatan di ranah semesta bintang 7 begitu sangat menakutkan dan masih di atas kemampuan kita berempat, Aku pun tak akan mungkin menghadapinya menggunakan kekuatan Toti dengan tingkat batasan terkuat ku, karena hal itu akan membuat ku kembali terluka parah untuk kesekian kalinya, namun jika kita berempat menyatukan kekuatan untuk menghadapinya maka Aku pastikan Kita akan memenangkan pertarungan itu," ucap Shio Fang.


"Baiklah..., jika kita memang harus menghadapi seorang praktisi kuat di ranah semesta bintang 7 untuk mendapatkan tubuh bagi leluhur Yanlao, maka kita harus mencari praktisi itu dari kejahatan yang dilakukannya, karena kita tak mungkin membunuh seorang praktisi yang memiliki kehidupan baik di lingkungan masyarakat demi untuk mendapatkan tubuh bagi leluhur Yanlao," ucap Shio Ju.


"Kau benar, kita akan coba mencari keterangan mengenai praktisi kuat itu dalam perjalanan ini, ada baiknya saat ini kita mencari penginapan ntar terlebih dahulu karena hari mulai gelap," ucap Shio Fang.


Setelah mendengarkan perkataan kakak pertamanya, ketiganya kemudian menganggukkan kepala untuk segera mencari sebuah penginapan.

__ADS_1


Shio Fang dan ketiga saudaranya pada akhirnya menemukan sebuah penginapan yang cukup besar di tengah kota ke kaisaran, sengaja Shio Fang tak pergi ke menara giok yang saat ini di ketuai oleh wanita cantik yang bernama Xia yi, yang dahulunya merupakan wakil ketua di menara giok, karena hal itu akan menimbulkan masalah baru jika sampai Xia yi mengetahui keberadaannya di wilayah kekaisaran Cahaya ilahi.


"Aku tak mungkin berada di menara giok walaupun aku merupakan pemilik dari menara giok itu, hubungan pangeran Cin Sha dan Xia yi begitu sangat dekat dan itu telah terjalin sewaktu aku masih berada di wilayah kekaisaran ini, Selain itu hubungan Xia yi dan Putri Cin Cin juga terjalin sangat dekat karena selama ini putri Cin Cin banyak membantu dalam perkembangan menara giok di masa lalu".


"Jika aku berada di menara giok maka kehadiranku di sana pastinya akan sampai di telinga pangeran Cin Sha dan putri Cin Cin dan aku tak menginginkan hal itu, aku tak menginginkan mereka berdua terlibat langsung dalam pencarian batu kristal semesta di daratan Tengah ini, semua itu pasti akan membahayakan kekaisaran Cahaya ilahi mengingat target utama dariku adalah suku naga".


"Biarlah untuk sementara waktu aku tak menunjukkan diriku dan tetap bersembunyi di wilayah ini untuk mendapatkan apa yang tengah kucari, dan setelah aku mendapatkan semua batu kristal semesta maka aku baru menunjukkan diriku kepada mereka," batin Shio Fang saat menatap keluar jendela pagi itu.


Setelah melakukan pembicaraan singkat dengan ke tiga saudaranya, mengenai mencari tahu keberadaan praktisi dengan kekuatan ranah semesta bintang 7, maka pagi itu keempatnya mulai menyebar untuk mencari informasi mengenai praktisi hebat itu.


Shio Fang sendiri akan mencari tahu informasinya di dalam kota, dan tujuannya saat ini adalah sebuah rumah makan besar, karena di sana biasanya banyak informasi yang akan didapatkannya dari para pengunjung rumah makan yang banyak bercerita mengenai berita yang berkembang dan hangat dibicarakan di kota kekaisaran.


Tiba tiba banyak prajurit Tengah mengawal sebuah kereta kuda yang berjalan di tempat itu, dan semua penduduk kota segera membungkukkan badan saat kereta itu melaju di hadapannya.


Shio Fang yang penasaran dengan siapa sebenarnya yang berada di atas kereta kuda, pada akhirnya sedikit menjauh dari kerumunan dan tak lama kemudian dia pun menggunakan mata dewanya untuk dapat menebus dinding kereta agar bisa melihat siapa yang berada di dalam kereta.


Mata ungu Shio Fang dapat melihat jelas seorang wanita dan seorang anak kecil tengah berada di dalam kereta, dan anak kecil itu juga merupakan seorang wanita yang berumur sekitar 4 tahun.


"Siapa anak perempuan yang bersama putri Cin Cin, dan wajahnya sangat mirip dengan Putri Cin Cin?" tanya Shio Fang di dalam hati.


"Jangan jangan anak perempuan itu adalah putrinya, jika begitu maka Putri Cin Cin saat ini telah memiliki pasangan hidup," batin Shio Fang.


Shio Fang hanya bisa menarik nafas dalam-dalam dan menyesali semua yang telah terjadi, karena dia telah mengingkari janji untuk menikahi Putri Cin Cin 5 tahun yang lalu.


Tiba tiba seorang laki-laki tampan yang mengawal kereta kuda berteriak keras kepada Shio Fang.


"Kau...!!, berani sekali kau tak menundukkan kepala setelah mengetahui Putri Cin Cin lewat di tempat ini," teriak pemuda itu sambil menghentikan kereta kuda.

__ADS_1


Shio Fang sangat terkejut mendengar teriakan itu, dan dengan cepat dia pun langsung menundukkan kepalanya karena tak ingin wanita yang di atas kereta kuda mengetahui keberadaannya.


"Pangeran Hunzen Aku tak ingin terlambat sampai di menara giok hanya dengan masalah kecil seperti ini, Aku ingin segera melanjutkan perjalanan ini," ucap wanita yang berada di dalam kereta.


Mendengar perkataan putri Cin Cin, pemuda itu segera melanjutkan perjalanannya sambil menyuruh beberapa orang prajurit untuk menangkap Shio Fang.


Tak lama kemudian kereta kuda itu melanjutkan perjalanannya kembali, di bawah kendali pangeran Hunzen yang menjadi pengawal kereta kuda itu.


Shio Fang yang tak ingin berlama-lama dengan prajurit yang mengejarnya, segera menghilang dari tempat itu dan saat ini tujuannya adalah ke menara giok tempat yang akan dituju Putri Cin Cin.


Shio Fang saat ini mengejar kereta kuda dari kejauhan dengan cara yang tak dapat di ketahui oleh para prajurit yang mengawal kereta kuda, dan pada akhirnya kereta kuda itu masuk ke sebuah bangunan besar yang sangat megah dan di depan gerbang tertulis menara giok.


Shio Fang menggeleng-gelengkan kepalanya saat melihat kemajuan menara giok saat ini, dan Shio Fang dapat melihat jelas bagaimana patung dirinya berdiri dengan kokoh di depan bangunan besar dan megah itu.


Shio Fang dapat melihat dari kejauhan putri Cin Cin menggandeng tangan anak perempuan berusia 4 tahun, dan mereka sesaat berdiri di hadapan patung Shio Fang sebelum melanjutkan perjalanannya masuk ke dalam bangunan besar itu.


Shio Fang menggunakan kekuatan teleportasi yang dimilikinya untuk menembus gerbang, dan sangat mudah bagi Shio Fang untuk melakukan hal itu.


"Aku rasa menara giok Tengah melakukan pertemuan karena aku melihat banyak praktisi kuat yang berada di tempat ini. Ada baiknya Aku melakukan penyamaran diri agar mudah masuk lebih dekat ke dalam pertemuan itu," batin Shio Fang.


Dengan melumpuhkan salah seorang anggota dari menara giok, Shio Fang berhasil melakukan penyamaran sebagai anggota menara giok dengan memakai baju dari anggota menara giok yang dilumpuhkannya.


Anggota menara giok tak dibunuh oleh Shio Fang, melainkan disegel di sebuah tempat agar tak terlihat oleh anggota menara giok yang lainnya.


SHio Fang kini berjalan menuju ke gedung pertemuan, dan saat itu ada hal yang membuat hatinya merasa sesak, yaitu saat melihat keakraban pemuda yang meneriakinya dengan anak perempuan yang bersama putri Cin Cin.


Anak perempuan itu begitu sangat senang saat berada di gendongan pemuda itu, mereka berdua terlihat saling bercanda ria dan hal itu meyakinkan diri Shio Fang jika pemuda itu dan Putri Cin Cin saat ini merupakan pasangan hidup.

__ADS_1


Shio Fang hanya bisa mendesah panjang, dan di dalam hati kecilnya merasa jika sudah terlambat bagi dirinya untuk kembali kepada putri Cin Cin, dan Shio Fang lebih memilih mengikhlaskan putri Cin Cin bersama pemuda lain demi untuk kebahagiaan mereka berdua di masa depan.


Bersambung


__ADS_2