Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Memusnahkan suku naga 1


__ADS_3

Setelah beberapa saat lamanya menatap ke arah pusaran hitam di langit, Shio Fang tiba-tiba memejamkan matanya untuk mengeluarkan kekuatan spritual kehampaan suci, agar dapat mengetahui serangan tersembunyi yang bisa saja dilakukan oleh leluhur Shi Qing diam diam padanya.


Tiba tiba saja bebatuan yang ada di tempat keberadaan Shio Fang terangkat ke udara, yang membuat area di sekitarnya seketika itu terdistorsi seperti ada kehampaan udara di dalamnya.


"Kekuatan mental yang sangat menakutkan," batin Shio Fang.


Shio Fang merasakan jika seluruh anggota tubuhnya sama sekali tidak bisa digerakkan, semua itu karena adanya kekuatan mental yang mengunci seluruh udara di sekitarnya, hingga menyebabkan udara menjadi membeku yang membuat Shio Fang ikut terkunci di dalam kebekuan itu.


"Dasar orang tua yang tak tau malu, menggunakan cara-cara licik untuk dapat mengekang seluruh tubuhku menjadi seperti ini," ucap Shio Fang.


Shio Fang kemudian mengeluarkan lonceng emas raksasa yang merupakan harta surgawi yang dimilikinya, dan ketika lonceng itu mulai berbunyi maka gelombang ultrasonik seketika itu juga menghancurkan udara yang membeku di sekitar Shio Fang, yang membuat udara yang tadinya membeku kini mulai retak dan mencair kembali.


Setelah kebekuan itu menghilang dan Shio Fang dapat bergerak kembali, maka seketika itu juga tubuh Shio Fang menghilang merasuk kedalam tubuh nirwana jendral perang langit.


Shio Fang dengan kekuatan inti murni tubuh nirwana berupa jendral dewa perang langit, seketika itu juga menebaskan pedang emasnya menuju ke arah pusaran awan hitam yang sangat tebal di langit, hingga selarik sinar berbentuk bulan sabit seketika itu melesat cepat menuju kearah pusaran awan hitam itu.


Sebelum serangan cahaya berbentuk bulan sabit benar-benar menghantam ke arah pusaran awan hitam, tiba tiba saja petir yang sangat besar seketika itu juga menghantam kearah sinar emas berbentuk bulan sabit, hingga membuat ledakan yang memekakkan telinga di tempat itu.

__ADS_1


Walaupun petir raksasa itu menyambar cahaya emas berbentuk bulat sabit dengan sangat keras, namun serangan itu tak membuat cahaya emas berbentuk bulan sabit menjadi hancur, malah sebaliknya Cahaya emas berbentuk bulan sabit malah makin intens menuju ke arah pusaran hitam di langit, dengan menghancurkan seluruh petir besar yang menghalangi jalannya.


Pada akhirnya cahaya emas berbentuk bulan sabit menghantam pusaran gelap, hingga pusaran gelap itu terbelah menjadi dua yang membuat sinar matahari seketika itu juga dapat masuk melalui celah yang terbuka itu.


Raungan naga berkali kali terdengar di langit, sebelum pada akhirnya naga raksasa menukik turun dengan kecepatan cahaya menuju ke arah Shio Fang.


Melihat hal itu Shio Fang segera membentuk segel perlindungan menggunakan pedang emasnya, untuk mengatasi serangan cepat dari naga raksasa.


Naga raksasa kemudian menerobos segel perlindungan yang di buat oleh Shio Fang, hingga membuat pergerakannya menjadi melambat.


Tindakan Shio Fang itu sangat mengejutkan naga raksasa, yang membuat naga raksasa seketika itu juga mengibaskan ekornya dengan sangat keras kearah Shio Fang yang masih berwujud Jenderal dewa perang lagit.


Namun sayang serangan itu sudah terlambat di lakukan oleh naga raksasa, karen sebenarnya Shio Fang telah berada di dekat tubuh naga raksasa sambil mengayunkan pedang emasnya kearah badan naga raksasa, yang membuat tubuh naga raksasa itu pada akhirnya terpotong menjadi 2 bagian.


Tak hayal lagi tubuh leluhur Shi Qing juga ikut terpotong menjadi dua akibat serangan itu, yang membuat leluhur Shi Qing pada akhirnya binasa.


Shio Fang yang bertekad ingin memusnahkan suku naga, tak membiarkan roh jiwa leluhur Shi Qing dapat melarikan diri darinya, yang membuat Shio Fang seketika itu juga menghantamkan pedang emasnya kembali kearah roh jiwa leluhur Shi Qing yang telah melarikan diri.

__ADS_1


Serangan cahaya berbentuk bulan sabit seketika itu juga menghantam roh jiwa dari leluhur Shi Qing yang melarikan diri, hingga membuat roh jiwanya seketika itu juga hancur menjadi debu.


Shio Fang yang telah berhasil membunuh leluhur naga, kemudian menginstruksikan kepada seluruh anggota kelompoknya untuk dapat melakukan penyerangan habis-habisan ke pada suku naga, yang membuat leluhur Yanlao beserta ke tiga adik Shio Fang langsung menyerang kearah suku naga yang tersisa.


Di langit Shio Fang telah membentuk formasi segel kehidupan dan kematian untuk mengurung keberadaan anggota suku naga, hingga seluruh anggota suku naga tak ada satupun yang bisa melarikan diri dari tempat itu.


Pembantaian terus terjadi yang menyisakan ketua Shi Zuang dan tetua Shi Shui yang saat ini telah tertangkap oleh Shio Zen dan Shio Ju.


Pedang keduanya saat ini telah menempel di leher dari kedua petinggi suku naga, yang membuat kedua petinggi suku naga itu hanya dapat diam.


Shio Fang kemudian meraih cincin ruang Ketua Huang untuk mencari keberadaan batu kristal semesta di dalamnya.


Shio Fang kemudian menghilangkan jejak spiritual ketua Shi Zuang di dalam cincin itu, agar dapat melihat keberadaan batu semesta di dalam sana.


Namun sangat disayangkan batu kristal semesta tak dapat di temukan, yang membuat Shio Fang pada akhirnya berkata. "Serahkan batu kristal semesta atau aku akan menyiksamu sampai mati," ucap Shio Fang .


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2