
Shio Fang terus berlari membawa Yunmei bersamanya, hingga menemukan sebuah gua yang cukup tersembunyi.
Shio Fang kemudian membentuk segel dengan menggunakan jari matahari, sehingga keberadaan goa itu tersamarkan dan tak nampak dari luar.
"Kurasa goa ini tak akan di ketahui oleh mereka, karena aku telah menyamarkannya," gumam Shio Fang.
Shio Fang kemudian meletakkan Yunmei di sebuah batu besar yang rata, lalu memeriksa denyut nadinya dengan kekuatan spritual yang di milikinya.
Shio Fang membuka matanya kembali, dan bergumam. "Kekuatan di tubuh wanita ini sangat menakutkan, walaupun racun itu dapat masuk kedalam tubuhnya akan tetapi racun itu tak bisa menyebar dengan cepat, dan kurasa aku masih bisa membuang racun itu," ucap Shio Fang.
Shio Fang kemudian menyalurkan energi murninya ketubuh Yunmei, dan menotok bagian bagian tertentu di tubuhnya menggunakan tehnik jari matahari, sesaat kemudian darah kental bercampur biru kehitaman segera keluar dari dalam luka sayatan pedang di lengannya.
Setelah darah hitam bercampur biru berganti warna memerah yang keluar, Shio Fang kemudian menghentikan penyaluran energi murni di tubuh Yunmei.
"Racun di tubuhnya sudah dapat diatasi, dan kurasa wanita ini akan segera sadar kembali," gumam Shio Fang.
Setelah beberapa waktu berlalu Yunmei akhir tersadar dari pingsan nya.
Saat tersadar Yunmei begitu sangat terkejut melihat seorang pemuda berada di dekatnya, dengan cepat dia pun mendorong pemuda itu dan mengarahkan pedangnya kepada Shio Fang.
Shio Fang begitu sangat terkejut dengan apa yang di lakukan Yunmei ke padanya, diapun lantas berkata.
"Apakah ini balasan darimu setelah aku menyelamatkanmu?" tanya Shio Fang.
__ADS_1
Yunmei tertegun sesaat setelah mendengar perkataan Shio Fang, diapun lantas mengingat kembali kejadian sebelum dia pingsan.
"Ternyata benar pemuda ini yang telah menyelamatkanku, tapi mengapa dia melakukannya?, jangan jangan pemuda ini juga ingin mendapatkan pil ilusi jiwa yang kubuat," gumam Yunmei dalam hati.
Yunmei tak menunjukkan sikap bersalah walaupun telah melepaskan pedangnya dari leher Shio Fang, sikapnya acuh tak acuh terhadap Shio Fang dan tentunya apa yang di lakukannya itu membuat Shio Fang merasa kesal.
"Aku rasa aku tak bisa berlama lama di sini dengan wanita yang tak tau berterima kasih, mungkin ada baiknya kita berpisah sekarang," ucap Shio Fang.
Shio Fang melangkahkan kakinya tanpa mendengarkan jawaban dari Yunmei, namun setelah mendekati pintu goa Yunmei kemudian berkata.
"Trimakasih...," ucapnya dengan lembut.
Shio Fang tak mengindahkan perkataan Yunmei, dia kemudian melanjutkan perjalanan nya menuju keluar goa dan menembus lebatnya hutan.
Shio Fang tak ingin berurusan lagi dengan wanita dari sekte darah itu.
Api putih langsung membungkus tungku pemurnian yang ada di hadapannya, Shio Fang kemudian memasukan kelima bahan obat sebagai penunjang pil yang akan di buatnya.
Benih jiwa teratai salju bergetar hebat saat Shio Fang menyalurkan kekuatannya untuk membuat pil kutukan salju, sebuah pil tingkat 8 yang sangat misterius.
Shio Fang tersenyum saat melihat bahan bahan yang ada di dalam tungku pemurniannya telah bereaksi sesuai dengan harapannya, diapun lantas mengalirkan energi murni di dalam kitab kuno yang membentuk aliran spritual yang sangat kuat, untuk memadatkan pil yang ada di dalam tungku pemurnian.
Tiba tiba di langit terjadi fenomena alam yang sangat kuat, awan seketika itu menggumpal semakin pekat yang menimbulkan riak energi besar di dalamnya.
__ADS_1
Tiba tiba saja gemuruh yang sangat keras terdengar di langit, yang mengguncangkan alam sekitar tempat itu.
Shio Fang kemudian memasang segel pelindung di tubuhnya, untuk menahan ledakan petir pil yang akan terjadi sebentar lagi.
"Ini mungkin merupakan pil terkuat yang pernah aku buat, karena kelangkaannya dan memakai energi murni dari kitab kuno surgawi dan benih jiwa teratai salju," gumam Shio Fang.
Tak lama kemudian petir besar melesat turun dari langit, yang menimbulkan gemuruh memekakkan telinga. Petir itu langsung menyambar tubuh Shio Fang dengan kuat.
Shio Fang menahan rasa sakit di tubuhnya akibat petir besar itu. Setelah petir besar menghilang, Shio Fang segera menyalurkan energi murni dari petir pil kedalam tungku pemurniannya, sehingga seluruh bahan obat seketika itu bergejolak dengan hebat.
Shio Fang begitu sangat terkejut ketika gemuruh kembali terdengar di langit, dia tak menyangka akan ada petir pil yang akan kembali menimpa tubuhnya.
"Ini tak seperti biasanya, mengapa petir pil kembali tercipta," gumam Shio Fang.
Shio Fang mencerna keadaan yang ada, diapun akhirnya menyadari jika pil kutukan salju yang berada di dalam kitab pengobatan surgawi, bukan lah pil biasa yang dapat di murnikan melainkan pil yang tergolong ke dalam pil dewa yang sangat langka keberadaannya.
Pada akhirnya petir pil kedua yang lebih kuat dari sebelumnya menghantam tubuh Shio Fang dengan kuat, yang membuat tubuh Shio Fang bergetar hebat menahan rasa sakit yang menembus tulangnya.
Dengan susah payah Shio Fang kembali mengalirkan energi murni petir pil yang ada di dalam tubuhnya, ke dalam tungku pemurniannya hingga dapat membuat tungku pemurnian semakin bergejolak hebat.
"Apa...!!??, mengapa masih ada petir pil yang akan tercipta...!!, celaka ini pasti akan membuat masalah baru bagi tubuhku," ucap Shio Fang seakan tak percaya dengan apa yang di lihatnya.
Bersambung.
__ADS_1
Maaf hari ini 1 episode, masih banyak kegiatan masjid yang author lakukan🙏.
Selamat menjalankan ibadah puasa bagi para sahabat yang menjalankannya.