Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
Pertempuran di depan gerbang klan Xia


__ADS_3

Di dalam klan Xia, kehebohan pun terjadi atas laporan yang di berikan oleh pemimpin penjaga gerbang.


12 petinggi klan seketika itu naik pitam, ketua Xia Hong segera melesat cepat menuju ke gerbang klan yang di ikuti para tetua klan di belakangnya, untuk menemui 2 orang pemuda yang telah membuat kekacauan di depan gerbang klan nya.


Shio Fang dan pangeran Cin Sha begitu tenang saat melihat kedatangan para petinggi klan Xia, dan Shio Fang sengaja bertolak pinggang untuk menantang mereka semua.


"Anak muda..., mengapa kau membuat kerusuhan dengan melukai anggota klan ku?" tanya ketua Xia Hong.


"Kami tak akan mungkin menyerang anggota klan mu jika mereka tak menyerang duluan. Kami berdua sengaja datang ke kesini untuk meminta penawar racun bagi saudaraku dengan baik baik, akan tetapi jika klan Xia tak memberikan penawar racun itu maka jangan salahkan aku jika kami berdua akan memintanya secara paksa," jawab Shio Fang.


Ketua Xia Hong dan semua tetua yang ada bersamanya kini memahami, jika kedua anak muda itu yang telah melukai tetua Lingkang, hal itu tentu saja membuat seluruh petinggi klan menjadi murka, karena kedua pemuda itu berani secara terang terangan untuk melakukan pertempuran secara terbuka dengan klannya.


"Cukup besar juga nyalimu anak muda, aku tak menyangka kalian berani datang ke klan ku setelah kau melukai salah satu tetua di klan ini, dan untuk itu kalian harus mempertanggung jawabkan dengan nyawa kalian berdua" ucap ketua Xia Hong.


"Ketua klan Xia...., percuma kami meminta penawar racun itu jika sedikitpun kau tak menggubris nya, untuk itu maka aku akan menghancurkan klan dengan tanganku sendiri," jawab Shio Fang.


Shio Fang kemudian mengeluarkan pedang pemecah surga dari dalam tubuhnya, yang membuat suasana pagi yang cerah itu berubah menjadi sangat mencekam, semua itu akibat aura dingin yang keluar dari dalam bilah pedang pemecah surga.


Para petinggi klan dapat merasakan jika pedang yang berada di dalam genggaman anak muda itu bukanlah pedang bisa, mengetahui hal itu mereka semua mengeluarkan aura kuat dari dalam tubuhnya, dan mulai membentuk formasi rotasi bintang yang merupakan formasi pedang terkuat yang di miliki klan Xia.


"Cin Sha dengarkan aku, kau harus menyingkir dari tempat ini karena formasi pedang klan Xia begitu sangat berbahaya bagimu, dan aku minta padamu untuk mengikuti perkataanku kali ini," ucap Shio Fang .


Walaupun berat hati, pangeran Cin Sha akhirnya menuruti perkataan Shio Fang.


"Baiklah Shio Fang.., aku akan pergi dari pertarungan ini, akan tetapi jika aku melihatmu dalam keadaan terdesak maka aku akan datang untuk membantumu," jawab pangeran Cin Sha.


Setelah berkata seperti itu, pangeran Cin Sha segera melesat pergi meninggalkan Shio Fang yang kini berhadapan dengan ke 12 petinggi klan Xia.

__ADS_1


Melihat kepergian pangeran Cin Sha dari tempat itu, membuat Shio Fang langsung bergerak cepat menggunakan kekuatan penguasa angin, menerjang kearah para petinggi klan Xia yang membuat pertempuran tak terhindarkan lagi.


Pedang pemecah surga bagaikan momok yang sangat menakutkan bagi para petinggi klan, pedang para petinggi klan yang berbenturan dengannya pasti akan mengalami kerusakan, dan sebagian ada yang terpotong menjadi dua bagian, semua itu akibat ketajaman pedang yang berada ditangan Shio Fang.


Masalah yang terjadi tentu saja membuat formasi pedang klan Xia perlahan lahan mulai tak terkontrol lagi dan cendrung terpecah, akibatnya 2 orang tetua harus harus meregang nyawa di tangan Shio Fang.


Sementara di tempat lain, Pangeran Cin Sha kini dalam kepungan Xia Chen dan puluhan anggota senior klan, yang membuat pertarungan tak seimbang mulai mewarnai tempat itu.


Pangeran Cin Sha sebenarnya dapat menguasai keadaan dengan membunuh beberapa senior klan Xia, akan tetapi karena terlalu banyak menggunakan energi tubuh nya, membuat racun didalam tubuh pangeran Cin Sha bereaksi dengan cepat, yang membuat pandangan matanya mulai kabur dan rasa sakit akibat rasa dingin seketika itu menerpa tubuhnya, hingga memperlambat pergerakan sang pangeran dalam menghadapi Xia Chen dan anggota klannya.


Melihat pergerakan Pangeran Cin Sha mulai melambat, membuat Xia Chen meningkatkan serangannya hingga pada satu titik Xia Chen berhasil menyarangkan sebuah tendangan telak kedada pangeran Cin Sha, sehingga membuat nya langsung tersungkur ketanah.


Di saat keterpurukannya itu, tiba tiba saja sekelebat bayangan langsung meraih tubuh sang pangeran, dan membawanya pergi meninggalkan tempat itu.


Xia Chen begitu murka mengetahui ada yang membawa pergi lawan tarungnya, hal itu langsung membuat Xia Chen menyuruh anggota klannya untuk melakukan pengejaran.


"Siapa yang berani membawa pergi pemuda itu dariku, Jika dia bukan anggota klan Xia maka akan mudah bagi anggota klan ku untuk melakukan pengajaran, karena mereka lebih tahu seluk-beluk hutan pegunungan di tempat ini," ucap Xia Chen dengan gemuruh amarah di dadanya.


Shio Fang kini terkurung di tengah tengah para petinggi klan, dan tak lama kemudian penatua klan berkata.


"Menyerahlah..., dan berikan pedang yang berada di tanganmu itu, maka aku akan mengampunimu dari kematian," ucapnya.


"Menyerah katamu..??, aku tak semudah itu kalian lumpuhkan, karena ini baru permulaan dari pertarungan kita, dan untuk itu bersiaplah untuk kehancuran klan kalian," jawab Shio Fang.


Setelah berkata seperti itu, simbol dewa ditubuh Shio Fang bereaksi, dengan mengeluarkan cahaya menyilaukan mata sehingga energi ditubuh Shio fang meningkat sangat pesat.


Kekuatan pemberian sang guru telah merasuk kedalam tubuh Shio Fang, yang membuat Shio Fang tak menyia nyiakan kesempatan itu.

__ADS_1


Kekuatan ranah tingkat dewa emperor seketika itu menyeruak dan bertebaran di udara, yang memberikan tekanan menindas pada seluruh petinggi klan Xia.


Semua yang menyaksikan kekuatan besar ditubuh Shio fang seketika itu mundur beberapa langkah ke belakang, mereka tak menduga jika pemuda yang mengacau di klan nya telah menembus kultivasi diranah tingkat dewa emperor.


Kini kekhwatiran menyelimuti wajah para petinggi klan Xia, akan kekuatan ranah dewa emperor ditubuh Shio fang.


Belum sempat mereka semua menyadari bagai mana bisa pemuda itu mendapatkan kekuatan besar di tubuhnya, tiba tiba saja Shio Fang melompat tinggi dan mengayunkan pedangnya menghantam tanah dengan keras.


Ledakan gelombang energi menyeruak keudara yang menciptakan tekanan dorong yang sangat kuat, sehingga ke 10 petinggi kelan Xia terhempas dengan keras ketanah, akibat tekanan kuat yang mengandung kekuatan ranah dewa emperor di dalamnya.


Saat Shio Fang ingin melakukan serangan susulan kepada para petinggi klan Xia, tiba tiba saja penatua klan telah berdiri menghadang langkahnya.


"Akulah yang pantas menjadi lawanmu," ucap sang penatua.


Penatua klan Xia langsung mengayunkan pedangnya maka ratusan pedang yang sama seketika itu bermunculan di sisinya sang penatua, tak lama kemudian sang penatua memutar tubuhnya dengan mengibaskan pedang yang ada di dalam genggaman tangannya, yang membuat ratusan pedang yang berterbangan di udara seketika itu melesat menuju ke arah Shio Fang.


Melihat serangan dari penatua klan membuat Shio Fang langsung menggunakan tehnik pedang di dalam kitab kuno pemberian dari raja naga es, yang membuat ayunan pegang Shio Fang menciptakan bayangan ular naga salju, yang terus mengikuti setiap pergerakan pedang yang di lakukan oleh Shio Fang.


"Amarah raja naga..!!"


Teriakan Shio Fang tiba tiba keluar dari mulutnya, saat tebasan pedang pemecah surga di tujukan ke pada ratusan pedang yang menuju kearahnya, sehingga bayangan naga raksasa langsung menyambut datangnya ratusan pedang hingga ledakan memekakkan telinga terjadi di tempat itu.


Shio Fang terseret beberapa meter ke belakang, sementara penatua klan harus terhempas ketanah dengan keras.


Penatua klan bangkit kembali sambil memegangi dadanya yang terasa sesak.


"Kekuatan ranah dewa emperor yang di miliki anak muda ini begitu sangat luar biasa, aku bahkan harus terluka dalam menghadapinya," batin penatua klan.

__ADS_1


Penatua klan kemudian menyuruh para petinggi klannya agar menyatukan kekuatan dan di berikan kepadanya, semua itu agar dapat mengalahkan pemuda yang memiliki kekuatan yang sangat luar biasa.


Bersambung


__ADS_2