Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
pertarungan resmi


__ADS_3

Pertarungan resmi antara murid senior dan junior di selenggarakan di atas arena pertandingan.


Para murid akademi dalam telah memadati luar Arena pertandingan, dan disana banyak murid yang mencemooh akan kebodohan yang dilakukan oleh Shio Fang, karena ingin bertarung melawan Lee Donghae yang merupakan anggota dari kelompok kuat Fongsan.


Shio Fang memantapkan dirinya di atas arena pertandingan itu, dan ingin membuktikan diri jika keberadaan kelompok pheonix salju di Akademi murid dalam juga harus diperhitungkan.


Shio Fang menahan amarah di dadanya akibat perlakuan kelompok Fongsan yang telah melukai anggotanya, yang saat ini mereka semua masih berada di balai pengobatan akademi.


Shio Fang meremas tinjunya sendiri, saat melihat Lee Donghae berjalan menuju ke atas arena pertandingan.


Lee Donghae yang berjalan naik ke atas arena pertandingan, langsung membuat seluruh penonton bersorak-sorai mengiringi keberadaannya yang kini telah berada di atas Arena.


Lee Donghae menatap tajam ke arah Shio Fang seperti ingin menelannya hidup-hidup, dan Shio Fang dengan ketenangan nya balas penatap ke arah Lee Donghae.


Apa yang dilakukan Shio Fang tentunya membuat Lee Donghae semakin marah, dan ingin segera menyelesaikan pertarungan yang sebentar lagi akan terjadi.


Tampak beberapa guru pembimbing ternama duduk di kursi podium utama, mereka ingin menyaksikan secara langsung kekuatan 2 elemen yang konon katanya dimiliki oleh Shio Fang.

__ADS_1


Di atas arena pertandingan seorang guru pembimbing mengatakan aturan pertarungan yang akan terjadi.


"Tak ada yang diperkenankan saling bunuh di dalam pertarungan ini, karena pertarungan ini merupakan ajang pembuktian diri".


"Jika di dalam pertarungan yang terjadi salah seorang telah menyatakan kalah, maka pertarungan tak bisa dilanjutkan lagi".


"Jika salah seorang dari kalian ada yang keluar dari arena pertandingan, maka yang keluar dari arena pertandingan dinyatakan kalah, dan pertarungan tak bisa dilanjutkan lagi," ucap guru pembimbing.


Setelah mengutarakan aturan pertandingan itu, maka guru pembimbing tersebut langsung keluar dari arena pertandingan.


Lee Donghae yang ingin langsung menyelesaikan pertarungan yang terjadi, segera menyerang ke arah Shio Fang dengan teknik pedang yang sangat mematikan ke arahnya.


Shio Fang tak tinggal diam, dia pun segera mengeluarkan energi tubuhnya untuk membentuk sebuah pedang es yang kini berada di dalam genggaman tangannya.


Pertarungan dengan menggunakan pedang tersaji di atas arena pertandingan, Shio Fang dengan tangkas menahan setiap serangan pedang dari Lee Donghae, dan sesekali memberikan serangan balik yang cukup membuat Lee Donghae merasa kerepotan dibuatnya.


Beberapa menit telah berlalu, tak terlihat Lee Donghae mampu membuat Shio Fang terdesak, maupun membuat Shio Fang terluka, oleh sebab itu Lee Donghae mulai mengeluarkan satu persatu teknik kuat yang dimilikinya untuk dapat mengalahkan Shio Fang.

__ADS_1


Pedang di tangan Lee Donghae seketika itu menyala terang, dan tak lama kemudian Lee Donghae menebaskan pedangnya dua kali ke depan dari jarak jauh, sehingga menimbulkan cahaya berbentuk tanda silang yang langsung menuju cepat ke arah Shio Fang.


Tehnik tebasan matahari yang dikeluarkan Lee Donghae, segera di hindari oleh Shio Fang dengan bersalto beberapa kali ke belakang, hingga akhirnya Serangan yang dilepaskan oleh Lee Donghae menghantam lantai arena pertandingan, yang membuat lantai itu pun hancur berantakan, dan menyisakan sebuah lubang sedalam satu meter.


Belum sempat Shio Fang memperbaiki posisi berdirinya, kembali serangan mematikan menuju ke arahnya.


Melihat hal itu Shio Fang langsung menggunakan tehnik penguasa Angin yang membuatnya dapat bergerak sangat cepat, dan pada akhirnya serangan dari lee Donghae kembali luput dari sasarannya.


Shio Fang yang tak ingin terus-terusan menjadi bulan-bulanan Lee Donghae, segera meloncat ke udara dan mengeluarkan tehnik luka angin musim semi kearah Lee Donghae.


Ratusan bilah angin langsung menuju ke arah Lee Donghae, yang membuat Lee Donghae sangat terkejut dan segera mengeluarkan perisai pelindung bagi tubuhnya.


Berkali kali ledakan terjadi akibat benturan bilah angin dengan perisai pelindung milik Lee Donghae, yang pada akhirnya membuat perisai itu retak dan hancur seketika.


Lee Donghae pada akhirnya menggunakan kekuatan terkuat yang dimilikinya, untuk menangkis serangan kuat yang menuju ke arahnya.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2