
Dewi Xin Xin tak menggubris perkataan sang ayah, karena dia tak ingin Shio Fan Yin terluka dalam pertarungan itu. Sebenarnya Dewi Xin Xin masih mencintai Shio Fan Yin yang merupakan cinta pertamanya, sementara Shang Shan merupakan pemuda jenius Sekte Es Abadi yang di jodohkan sang ayah, yang membuat rasa cinta tak sedikitpun terbersit di hatinya bagi Shang Shan.
Akan tetapi Dewi Xin Xin tak bisa berbuat apa apa saat ini, karena tubuhnya tak bisa di gerakkan akibat sebuah totokan dari sang ayah yang bersarang di tubuhnya.
"Ayah apa yang kau lakukan..!?, jika sampai terjadi hal buruk pada Shio Fan Yin, maka aku tak akan pernah memaafkan ayah!!," ucap Dewi Xin Xin dengan rasa kesal di dalam hatinya.
Sementara itu Shang Shan yang saat ini tengah bertarung melawan Shio Fan Yin, begitu sangat terkejut mengetahui setiap serangan mematikan yang diarahkan kepada tubuh Shio Fan Yin, selalu saja menemui kebuntuan.
Dan pada saat kedua tangan saling berbenturan, Shang Shan merasakan tangannya sakit dan kesemutan hebat seperti tengah menghantam benda keras yang tak dapat di hancurkan.
"Bagaimana dia bisa sekuat ini, padahal aku telah mengerahkan kekuatan di ranah semesta bintang 5 sempurna untuk menghadapinya," batin Shang Shan.
Shang Shan kemudian melesat keudara dan menghantamkan tinju tangan kanannya kearah Shio Fan Yin yang berada di bawahnya, sambi berteriak lantang.
"Tinju Dewa penghancur gunung..!!"
Sebuah tinju raksasa tiba tiba saja terbentuk dari pembekuan udara di tempat itu, yang membuat tinju raksasa yang membawa aura dingin tiba tiba saja melesat cepat kearah Shio Fan Yin.
Shio Fan Yin yang melihat hal itu tak tinggal diam, diapun segera membentuk inti angin petir hitam misterius di tangan kanannya, sehingga sebuah bola berwarna biru yang terbentuk dari gumpalan angin dengan Sambaran petir hitam di dalamnya, seketika itu langsung di lepaskan kearah tinju raksasa yang menuju kearahnya, yang membuat ledakan keras seketika itu juga menggema di arena pertarungan.
Tangan raksasa benar benar telah di hancurkan oleh serangan inti angin petir hitam misterius yang di lepaskan oleh Shio Fan Yin, dan saat ini inti angin petir hitam misterius kini telah menuju kearah Shang Shan dengan cepat, setelah menghancurkan tangan raksasa.
Beruntung dua orang penatua dari sekte es abadi berhasil menghalau serangan Shio Fan Yin, yang membuat Shang Shan luput dari serangan itu.
Walaupun serangan inti angin petir hitam misterius tak sampai ketubuh Shang Shan, namun efek ledakan yang terjadi telah membuat Shang Shan terluka dalam, hingga dirinya memuntahkan seteguk darah segar dari dalam mulutnya.
Tetua Shang Shun yang merupakan ayah dari Shang Shan segera meraih putranya dan menatap tajam kearah Shio Fan Yin sambil berkata.
__ADS_1
"Siapa kau...!, aku merasa kau bukanlah penduduk dari wilayah Sekte Es Abadi!" ucapnya.
"Aku memang bukanlah penduduk dari wilayah Sekte Es Abadi, kedatanganku ketempat ini hanya untuk bertemu dengan Dewi Xin Xin dalam upaya menepati janjiku, selain itu aku ingin bertemu dengan ketua Xin Yue untuk membicarakan beberapa hal penting," ucap Shio Fan Yin dengan penekanan di perkataannya.
"Lancang..!!, berani sekali kau mengacau di wilayah Sekte Es Abadi, dan untuk itu kau harus tinggal di tempat ini dalam mempertanggung jawabkan kekacauan yang telah kau buat," ucap tetua Shang Chu yang merupakan adik kandung tetua Shang Shun.
Tetua Shang Chu segera memerintahkan para murid untuk membentuk formasi pelindung matahari, agar Shio Fan Yin tak dapat keluar dari dalam wilayah Sekte Es Abadi.
Semua murid sekte es abadi yang mendengar perintah dari tetua Shang Chu, seketika itu menyatukan kekuatan dalam membentuk formasi pelindung matahari, yang membuat gembung pembatas seketika itu menyelimuti area tempat itu.
Tetua Shang Chu juga memerintahkan pada 4 pelindung sekte, untuk meringkus Shio Fan Yin.
"4 pelindung sekte, aku ingin pemuda itu segera di tangkap hidup atau mati," perintahnya.
4 laki laki paruh baya yang tergabung dalam 4 pelindung sekte, seketika itu melesat cepat dari atas podium dan langsung menyerang kearah Shio Fan Yin.
Go Yuan yang sedari tadi melihat peristiwa yang menimpa adik angkatnya, kini telah habis kesabarannya dan diapun segera masuk ke dalam arena pertarungan untuk menggantikan penyerang ke 4 praktisi pelindung sekte.
Go Yuan yang saat ini telah memiliki kekuatan semesta bintan 7 sempurna, pada akhirnya dapat menghempaskan ke empat pelindung sekte yang memiliki kekuatan di ranah semesta bintang 5 sempurna dengan mudah.
Tetua Shang Chu dan tetua Shang Shun yang melihat hal itu benar benar di buat terkejut atas kemunculan seorang pemuda, yang dapat membuat ke 4 pelindung sektenya terhempas kebelakang, hingga membuat tetua Shang Chu yang saat ini memiliki kekuatan di ranah semesta abadi awal murka dan langsung menyerang kearah Go Yuan.
Shio Fan Yin yang mengetahui kekuatan tetua Shang Chu masih di atas kekuatan yang di miliki Go Yuan, seketika itu menghadang serangan tetua Shang Chu dengan sebuah tebasan pedang dari pedang energi yang telah di padatkan nya, hingga tebasan itu membentuk cahaya bulan sabit yang langsung di arahkan menuju kepada tetua Shang Chu, karena sebenarnya Shio Fan Yin telah mengeluarkan tehnik pedang luka angin musim semi dalam melakukan serangannya itu.
Serangan telapak tangan raksasa kini saling berbenturan dengan cahaya berbentuk bulan sabit, yang kembali membuat ledakan keras memekakkan telinga menggema di tempat itu.
Shio Fan Yin mundur selangkah kebelakang, sementara tetua Shang Chu harus terseret beberapa meter kebelakang akibat ledakan hebat yang terjadi.
__ADS_1
Sambil menahan rasa sakit di dadanya, tetua Shang Chu kemudian bergumam di dalam hatinya.
"Pemuda ini bukanlah pemuda biasa, dia mampu menahan serangan ku dengan sekali keterbatasan pedangnya, dan kurasa kekuatan yang di milikinya juga telah berada pada ranah semesta abadi".
Ketua Xin Yue pada akhirnya turun dari podium utama dan mendarat tepat di hadapan Shio Fan Yin.
"Ada hubungan apa kau dengan kaisar Shio Fang dari istana phoenix, karena semua tehnik yang kau gunakan merupakan tehnik yang di miliki Shio Fang," ucap ketua Xin Yue.
"Ayahku adalah Shio Fang dan ibuku adalah Dewi Yinzi, aku sengaja datang mencarimu karena aku ingin kau bertanggung jawab dengan keretakan hubungan antara ayah dan ibuku," jawab Shio Fan Yin.
Ketua Xin Yue begitu terkejut mengetahui pemuda yang ada di hadapannya merupakan putra Shio Fang, laki laki yang telah merampas Dewi Yinzi darinya sehingga sang Dewi lebih memilih meninggalkannya.
Rasa benci tiba tiba saja terlihat dari sorot mata Xin Yue, dan sedetik kemudian tawa pun terdengar dari mulut ketua Xin Yue sambil berkata.
"Ha.., ha ..ha..., ternyata kau putra Shio Fang orang yang telah merampas kebahagiaanku, yang juga telah telah membuat ibumu meninggalkan ku!. Hari ini merupakan hari keberuntunganku karena kau datang ketempat ini untuk menghantar nyawamu," ucap ketua Xin Yue dengan mengeluarkan aura yang sangat menindas dari tubuhnya, yang ditujukan pada Shio Fan Yin.
Shio Fan Yin segera menjejakkan kakinya kelantai arena pertarungan saat melihat aura menindas itu, hingga membuat lantai arena pertarungan kini mengalami keretakan besar.
Dari hentakkan kaki kanan Shio Fan Yin telah membentuk gelombang kejut ultrasonik,buang seketika itu juga menghancurkan aura menindas yang di lepaskan oleh ketua Xin Yue.
Shio Fan Yin segera melirik kearah Go Yuan dan sedetik kemudian diapun berkata.
"Kak Yuan, ada baiknya kau menyingkir dari tempat ini karena ketua Xin Yue tak akan mau berbicara baik baik denganku, yang dia inginkan adanya sebuah pertarungan hidup dan mati denganku," ucap Shio Fan Yin.
"Adik aku akan membantumu dalam menghadapinya," kilah Go Yuan.
Shio Fan Yin menggelengkan kepalanya kemudian berkata kembali. "Aku ingin kak Yuan tidak membantah perintahku, karena aku yang akan menghadapinya sendiri," ucap Shio Fan Yin dengan penekanan di perkataannya.
__ADS_1
Go Yuan hanya bisa menarik napas dalam dalam, dan sedetik kemudian diapun berkata. "Baiklah, dan jaga dirimu dengan baik," ucapnya kemudian pergi meninggalkan tempat itu.
Bersambung.