
Shio Fan Yin pada akhirnya menerima kesepakatan yang di berikan tetua Ning Yiyi, untuk membantu klan Ning jika datang bahaya yang mengancam klan Ning, sampai mutiara naga berada di tangan kelompok klan Ning.
Yaitu jika Shio Fan Yin dapat membantu mendapatkan mutiara naga, maka Shio Fan Yin akan mendapatkan kerangka naga phoenix sebagai hadiah dari keberhasilan mendapatkan mutiara naga itu.
Shio Fan Yin di berikan satu tenda untuk tempat dirinya beristirahat, diatas pembaringan Shio Fan Yin melepaskan roh halus tubuhnya, untuk masuk kedalam kalung giok di lehernya guna menemui sang guru jendral Dewa perang langit yang berada di sana.
Setelah menangkupkan kedua tangannya memberi hormat, Shio Fan Yin kemudian berkata. "Guru, bagaimana kita bisa menghidupkan naga Phoenix?" tanyanya.
"Kau harus mempelajari tehnik kebangkitan kekacauan jiwa, selain itu kau juga harus bisa mendapatkan inti jiwa binatang kuno sebagai sarana dalam membangkitkan roh jiwa naga Phoenix, semakin kuat binatang kuno itu maka akan semakin hebat naga phoenix yang akan tercipta," jawab sang guru.
"Guru..., di pegunungan naga terdapat binatang kuno naga petir yang menjaga menara naga, apakah binatang kuno naga petir dapat menjadi sarana yang baik bagi kebangkitan naga Phoenix?" tanya Shio Fan Yin kembali.
"Binatang kuno naga Phoenix telah hidup ribuan tahun dan dia juga telah ada sewaktu peperangan terjadi antara dua kubu, dari pasukan langit yang di pimpin olehku dan kaisar iblis Azura dari alam bawah".
"Jika kau bisa mendapatkan inti jiwa binatang kuno naga petir, maka disaat Naga Phoenix di bangkitkan kembali, hal itu akan menjadi kekuatan yang dapat membantumu di masa depan".
Naga petir akan menjadi binatang buas yang sangat menakutkan, yang mampu bertarung menghadapi seseorang yang memiliki kekuatan aura perak di tubuhnya. Fan'er kau tak usah lagi menginginkan mutiara naga itu, saat ini aku ingin kau membantu klan Ning untuk mendapatkan mutiara naga agar kau bisa mendapatkan kerangka naga phoenix dari tetua Yiyi," ucap sang guru.
"Baik guru, aku akan melakukan semua yang guru perintahkan," jawab Shio Fan Yin.
Keesokan paginya, rombongan klan Ning mulai bergerak memasuki pegunungan naga, sepanjang perjalanan telah banyak mayat yang berserakan yang menandakan jika telah terjadi banyak pertarungan di daerah pegunungan naga.
Shio Fan Yin terus mengamati sekelilingnya dengan mengedarkan kekuatan naga hitam kegelapan secara diam-diam, untuk mengetahui keadaan yang berada jauh dari rombongan.
Semua yang dilakukan Shio Fan Yin untuk dapat mencegah datangnya serangan diam-diam dari klan besar lain yang juga berada di dalam pegunungan naga, mengingat tanggung jawab Shio Fan Yin untuk rombongan klan Ning sangatlah besar, semua itu demi untuk mendapatkan kerangka naga Phoenix yang saat ini berada di tangan tetua Ning Yiyi.
"Tetua Ning Yiyi, aku merasakan adanya pergerakan dari Sisi Barat ke tempat ini, sepertinya pergerakan itu merupakan pergerakan dari kawanan binatang buas. Aku rasa klan binatang buas sebelumnya telah memantau pergerakan kita, dan di tempat ini merupakan target penyerangannya secara besar-besaran kepada rombongan kita," ucap Shio Fan Yin.
Tetua Ning Yiyi terdiam sesaat, tak lama kemudian tetua Ning Yiyi memanggil ke lima bersaudara untuk datang kepadanya.
Kelima bersaudara itu kemudian menghadap tetua Ning Yiyi, mereka semua sangat penasaran mengapa sang tetua memanggil mereka semua.
"Pergerakan binatang buas saat ini tertuju pada kita, Tuan muda Shio Fan Yin telah dapat mendeteksi pergerakannya, sehingga kita semua harus menyusun rencana untuk menghadapi klan binatang buas itu," ucap Tetua Ning Yiyi.
__ADS_1
"Aku tak pernah mempercayai perkataan Shio Fan Yin, dia hanya ingin menunjukkan dirinya sebagai yang paling menonjol di dalam rombongan kita dengan perkata seperti itu, hingga seluruh rombongan percaya padanya. Tetua bagaimana bisa pemuda sampah seperti dia dikatakan sebagai tuan muda di dalam rombongan kita, sementara jika bukan karena kita yang menolongnya saat terpuruk di tepi pantai, mungkin saat ini dia telah binasa dan aku sangat menyesal karena saat itu aku menolongnya," ucap Ning Chan melepaskan segala kekesalan yang selama ini tersimpan di dalam hatinya.
Tetua Ning Yiyi yang mendengar perkataan buruk dari mulut Ning Chan, dengan cepat menimpali agar Shio Fan Yin tak tersinggung dengan ulah Ning Chan.
"Tuan muda Shio Fan Yin adalah tamu bagiku dan semua rombongan klan Ning, Aku sengaja mengikut sertakan Shio Fan Yin di dalam kelompok ini agar dia dapat membantu kita untuk mendapatkan mutiara naga. Aku tak akan segan-segan memberikan hukuman berat jika di antara kalian masih ada yang menyinggungnya".
"Ning Rong, aku percayakan kepadamu untuk membentuk pertahanan di tempat ini, karena aku ingin menghancurkan klan binatang puas yang mencoba untuk menghancurkan rombongan kita," ucap tetua Ning Yiyi.
"Perintah tetua akan aku laksanakan," jawab Ning Rong kemudian membawa saudara-saudaranya untuk pergi membantunya dalam membentuk pertahanan bagi rombongan klan Ning.
Ning Chan hanya dapat meremas tinjunya dengan menahan amarah, saat tetua Ning Yiyi lebih memihak pada Shio Fan Yin daripada dirinya yang merupakan Putra Ketua Besar klan Ning, yang suatu hari nanti akan menjadi pemimpin bagi klan Ning.
Dengan rasa kekesalan di dalam hatinya, Ning Chan kemudian pergi meninggalkan tempat itu.
"Tuan muda Shio...., maafkan atas perkataan buruk dari Ning Chan yang telah menyinggung mu, dan kuharap tuan muda Shio tak memasukkan perkataannya ke dalam hati.
Shio Fan Yin hanya tersenyum sambil memegang tangannya di belakang. "Aku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Ning Chan yang dulunya sangat dipercaya di dalam rombongan, saat ini telah tergeser kedudukannya olehku yang lebih di percaya oleh tetua Ning Yiyi. Tetua tak usah khawatir karena aku akan mengabaikan semua perkataannya," jawab Shio Fan Yin.
"Trimakasih atas pengertian tuan Shio...," jawab tetua Ning Yiyi.
Ning Rong, tetua Ning Yiyi bersama Shio Fan Yin saat ini telah berada di area terbuka dengan beberapa anggota klan, sengaja mereka tetap berada di sana untuk memancing klan binatang buas yang akan datang menyerang.
Benar saja, beberapa waktu telah berlalu puluhan serigala raksasa telah berada di tempat itu langsung menyerang ke arah Shio Fan Yin beserta kelompok klan Ning yang bersamanya.
Belum sempat kawanan serigala itu menyentuh kelompok klan Ning, tiba tiba saja puluhan anak panah telah menuju ke arah mereka semua.
Penyerangan brutal yang dilakukan oleh kawanan serigala raksasa benar-benar kurang perhitungan, hingga puluhan anak panah beracun seketika itu juga menembus tubuh para serigala tanpa tersisa.
Panah panah itu langsung menghujam tepat sasaran di tubuh kawanan serigala yang datang menyerang, hingga pada akhirnya serigala serigala itu tumbang ke tanah dengan tubuh yang dipenuhi dengan racun mematikan.
10 sosok muncul dari belakang kawanan serigala yang telah tumbang, dan diantara 10 sosok itu terdapat Wang Chu dan tetua Wang Zhe yang memiliki kekuatan hebat.
"Tak kusangka kalian semua telah mengetahui keberadaan klan Wang yang mengincar klan Ning untuk di hancurkan. Semua ini benar-benar di luar dugaan ku".
__ADS_1
"Namun kalian jangan bersenang hati dulu karena aku sendiri yang akan menghancurkan klan Ning, sampai tak ada satu anggota klan Ning yang tersisa," ucap tetua Wang Zhe yang merupakan adik dari patriack klan Wang.
Tetua Ning Yiyi yang melihat keberadaan 10 sosok yang salah satunya terdapat tetua Wang Zhe, begitu sangat terkejut mengapa tetua Wang Zhe bisa berada di antara 10 praktisi yang saat ini tengah berdiri di hadapan ketua Ning Yiyi.
"Celaka, kehadiran tetua Wang Zhe diantara 10 praktisi klan Wang tentu akan membahayakan rombongan klan ku, aku harus menyuruh rombongan ku untuk pergi menjauh saat aku melakukan pertarungan dengannya," batin tetua Ning Yiyi yang sangat mengkhwatirkan rombongan klannya.
Tetua Wang Zhe yang melihat perkataannya sama sekali tidak ditanggapi oleh tetua Ning Yiyi, seketika itu juga berkata.
"Aku tau kau ingin berencana melarikan diri dari tempat ini, namun sudah terlambat bagi kalian semua untuk pergi dari tempat ini, karena aku takkan pernah membiarkan hal itu terjadi," ucap tetua Wang Zhe kemudian menjajakan kaki kanannya di tanah, hingga seluruh area di sekitar tempat itu terkurung ke dalam segel, yang membuat tak ada celah bagi anggota klan Ning dalam melarikan diri.
Ning Rong yang melihat tetua Wang Zhe telah melakukan serangan dengan membatasi seluruh area tempat itu seluas 1 km, seketika itu juga menyuruh anggota klannya untuk melakukan serangan kepada 10 praktisi dari klan Wang.
Puluhan anak panah seketika itu juga langsung melesat dengan cepat kearah sasaran, namun dengan sekali kibasan tangan nya, tetua Wang Zhe mampu mematahkan seluruh serangan anak panah beracun yang menuju ke arahnya.
Kibasan tangan tetua Wang Zhe yang membawa angin kencang, mampu memporak porandakan serangan dari klan Ning hingga hancur tak tersisa, hal itu langsung membuat tetua Wang Zhe tertawa terbahak bahak setelah anak panah itu benar-benar dapat dipatahkan olehnya.
Seperti berada di atas angin tetua Wang Zhe segera menunjuk ke arah muka ke tetua Ning Yiyi sambil berkata. "Aku akan mengambil nyawamu hari ini," ucap nya sambi mengeluarkan aura berwarna hitam yang membentuk cincin di seluruh tubuh tetua Wang Zhe.
Shio Fan Yin yang sedari tadi diam pada akhirnya maju kedepan sambil berkata. "Aku lah yang pantas menjadi lawanmu karena aku tak kan pernah membiarkan klan ning di hancurkan olehmu," ucap Shio Fan Yin dengan mengeluarkan aura kekuatan dari dalam tubuhnya.
Lingkaran cahaya berwarna ungu seketika itu menyelimuti tubuh Shio Fan Yin, sedetik kemudian cahaya ungu itu telah berganti menjadi berwarna merah pekat hingga beberapa waktu lamanya.
Tetua Wang Zhe tertawa terbahak bahak yang di ikuti tawa 9 praktisi saat melihat lingkaran cahaya merah pekat yang menyelimuti tubuh Shio Fan Yin, setelah puas tertawa tertua Wang Zhe kemudian berkata.
"Kau benar benar percaya diri dengan kekuatanmu, aku akan pastikan dapat membunuhmu dengan 10 kali pertukaran serangan," ucapnya.
"Kau terlalu meremehkanku, apa yang ada di dalam pikiranmu tentangku akan berubah saat kita memulai pertarungan ini," ucap Shio Fan Yin.
Dari dalam tubuh Shio Fan Yin seketika itu juga mengeluarkan aura gelap yang langsung membentuk cincin yang menyelimuti sekujur tubuh nya. Apa yang terjadi pada Shio Fan Yin membuat seluruh praktisi yang melihat hal itu sangat terkejut termasuk ketua Wang Zhe yang wajahnya saat ini begitu suram.
"Ternyata kekuatan yang dimiliki anak muda ini telah setara dengan kekuatan yang ku miliki. Ini akan membuat ku kesulitan untuk menghancurkan klan Ning selama anak muda itu berada bersamanya," batin tetua Wang Zhe.
Sementara itu di dalam rombongan klan Ning, tampak tetua Ning Yiyi begitu sangat terkejut melihat kenyataan jika Shio Fan Yin memiliki aura cincin berwarna hitam, aura yang sama kuatnya dengan kekuatan yang dimiliki oleh ketua klan Ning.
__ADS_1
Bersambung