
Xiayi dan putri Cin Cin serta para praktisi dari menara giok telah berhasil mendapatkan Cin Ling kembali, dan saat ini mereka tengah pergi ke Menara giok untuk dapat membebaskan diri dari pangeran Hunshen.
Pangeran Hunshen sendiri yang tengah berhadapan langsung dengan Shio Chen, tak mampu untuk berbuat banyak dalam mengalahkannya karena pemuda tinggi besar itu begitu tangguh dan sangat kuat, hingga pada akhirnya pangeran Hunshen memilih untuk meminta bantuan kepada ayah angkatnya yang mantan seseorang Jenderal besar kekaisaran cahaya ilahi di masa lalu, yang telah menginjak kekuatan selangkah lagi menjadi abadi.
Pangeran Hunshen begitu sangat senang melihat ayah angkatnya datang untuk membantunya menghadapi Shio Chen, namun keceriaannya seketika itu berubah setelah seorang pemuda datang membantu Shio Chen, dia adalah leluhur Yanlao yang datang membantu karena melihat jika saat itu Shio Chen tengah disudutkan oleh seorang praktisi kuat yang selangkah lagi menjadi abadi.
Pertarungan pun terjadi diantara mereka, ayah angkat dari pangeran Hunshen belum mampu menghadapi leluhur Yanlao yang sarat akan pengalaman dalam pertarungan satu lawan satu, walaupun mereka sama-sama telah memiliki kekuatan di ranah selangkah lagi menjadi abadi.
Shio Chen saat ini telah mampu membuat pangeran Hunshen terpuruk saat bertukar serangan, hingga membuat pangeran Hunshen tergeletak di tanah dan muntahkan darah segar.
Pangeran Hunshen hanya bisa pasrah saat palu petir api yang dimiliki Shio Chen, akan menghancurkan tubuhnya yang sudah tak berdaya, namun Ayah angkatnya mampu untuk datang menyelamatkannya dan membawa sang pangeran pergi meninggalkan tempat itu.
Sementara itu Shio Zen, Shio Ju, dan paman Canglong, juga berhasil memberikan pukulan telak kepada para praktisi kuat yang dimiliki kekaisaran, keganasan mereka bertiga sangat sulit untuk diatasi walaupun banyak para prajurit yang melakukan serangan udara kepada mereka bertiga.
Di tempat lain Shio Fang saat ini telah bertukar serangan dengan pangeran Cin Sha, kekuatan cahaya meteor pegasus yang menjadi kekuatan andalan dari pangeran Cin Sha yang telah menembus kekuatan Ranah semesta bintang 7 sempurna, membuat serangan itu benar-benar memiliki daya pemusnah yang sangat luar biasa.
Shio Fang yang melihat hal itu langsung mengeluarkan salah satu kekuatan terkuat yang merupakan warisan dari klan naga saljunya, yang membuat kekuatan gelombang naga penghancur naga salju saling berbenturan dengan sangat keras dengan kekuatan cahaya meteor pegasus yang di lepaskan pangeran Cin Sha.
Kekuatan diranah selangkah lagi menjadi abadi yang digabungkan dengan kekuatan gelombang naga penghancur naga salju, benar-benar begitu sangat mengerikan hingga pada akhirnya membuat cahaya meteor Pegasus benar-benar di musnahkan.
Ledakan besar yang terjadi dari benturan itu membuat gelombang kejut yang sangat hebat di tempat itu, kerusakan besar terjadi saat gelombang kejut itu menghantam beberapa bangunan besar serta para prajurit yang banyak berada di tempat itu, yang membuat bangunan besar itu hancur dan runtuh seketika, serta para prajurit yang terkena gelombang kejut itu mati dengan cara yang sangat mengenaskan.
__ADS_1
Shio Fang yang melihat keadaan Pangeran Cin Sha telah pingsan dengan luka dalam parah yang dideritanya, tak tega untuk menghabisinya karena biar bagaimanapun mereka berdua telah mengangkat tali persaudaraan di masa lalu, dan banyak kenangan di antara mereka berdua yang sulit untuk dilupakan oleh Shio Fang.
Mengingat hal itu Shio Fang segera melesat ke arah pangeran Cin Sha dan membawanya pergi dari tempat itu, sebelum kepergiannya Shio Fang dengan kekuatan spiritualnya memberikan pesan kepada seluruh anggota kelompoknya untuk segera kembali ke menara giok.
Mendengar perintah dari Shio Fang, seluruh anggota di dalam kelompoknya yang melakukan pertarungan segera mundur, dan melesat pergi meninggalkan tempat itu yang menyisakan cahaya-cahaya terang yang melesat ke udara untuk kembali ke Menara giok.
Kaisar Cin Yang sama sekali tak menyangka jika menara giok memiliki kekuatan sehebat itu, yang mampu membuat kerusakan besar di istananya sampai-sampai pangeran yang merupakan salah satu praktisi hebat yang dimiliki kekaisarannya, pada akhirnya di bawa pergi oleh kelompok dari menara giok.
Kaisar Cin Yang hanya dapat menahan amarah saat melihat begitu banyak prajuritnya yang telah mati dalam pertempuran itu, dan juga terlihat banyak anggota Klan maupun sekte besar dari wilayahnya yang ikut membantu ikut menjadi korban dalam pertempuran itu.
Kaisar Cin Yang mengatupkan giginya dan meremas tinjunya sendiri, dia pun segera memerintahkan seluruh jenderalnya untuk menghancurkan menara giok saat ini juga.
Sementara itu Shio Fang dan kelompoknya yang telah sampai di menara giok, segera menyusun rencana pertahanan bagi menara Giok yang pastinya akan menjadi pusat penyerangan dari kekaisaran Cahaya ilahi.
Tanpa ragu mereka mengiyakan permintaan dari Shio Fang dengan mentransfer energi murni mereka ketubuh Shio Fang, hingga membuat Shio Fang mampu membuat segel kehidupan dan kematian dengan begitu kuat dan mengerikan.
"Aku rasa segel formasi kehidupan dan kematian yang telah kubuat ini takut dapat ditembus dengan mudah oleh beberapa praktisi dari kekaisaran cahaya ilahi, dan hal ini akan memberikan kesempatan kepada kita untuk menyusun kekuatan baru dalam menghadapi pasukan besar dari kekaisaran cahaya ilahi," ucap Shio Fang.
"Jika begitu kami semua akan berjaga-jaga di tempat ini," jawab leluhur Yanlao yang di iyakan oleh seluruh praktisi kuat yang ada di menara Giok.
Setelah membentuk pertahanan bagai menara giok, Shio Fang kemudian menuju ke ke tempat keberadaan dari pangeran Cin Sha.
__ADS_1
Di sana putri Cin Cin begitu sangat bersedih melihat keadaan sang kakak yang sudah tak berdaya, apalagi luka dalam yang diderita oleh kakaknya akibat bertarung dengan Shio Fang pemuda yang sangat di cintainya.
Shio Fang kemudian memegang pundak putri Cin Cin sambil berkata. "Percayalah padaku, pangeran Cin Sha akan pulih seperti sedia kala," ucap Shio Fang menenangkan hati Putri Cin Cin.
Putri Cin Cin hanya dapat menganggukkan kepalanya, karena dia yakin jika Shio Fang akan mampu untuk menyembuhkan luka dalam yang di derita oleh pangeran Cin Sha.
Dewi Xiayi mendatangi putri Cin Cin untuk membawanya keluar dari tempat itu, untuk membiarkan Shio Fang dalam melakukan penyembuhan pada pangeran Cin Sha.
Setelah putri Cin Cin dan Xiayi pergi dari tempat itu, Shio Fang kemudian memasukkan sebuah pil ke dalam mulut pangeran Cin Sha, dan setelah itu dia pun menyalurkan energi murninya menggunakan teknik cari matahari misterius, guna memulihkan luka dalam yang diderita oleh pangeran Cin Sha, dan penyaluran energi murni itu berlangsung selama dua hari lamanya.
Shio Fang pada akhirnya keluar dari dalam kamar penyembuhan, wajahnya tampak sangat lelah yang membuat Putri Cin Cin segera memapahnya dan membawanya untuk beristirahat.
Shio Fang memang saat ini telah mengeluarkan hampir seluruh kekuatannya untuk dapat menyembuhkan luka dalam yang diderita oleh pangeran Cin Sha, sehingga membuat energi dalam tubuh hanya tersisa sekitar 25 persen saja.
"Kak Shio Fang aku akan membantumu untuk pulih kembali," ucap putri Cin Cin.
Shio Fang hanya menggelengkan kepalanya kemudian berkata. "Kau tak usah mengkhwatirkan aku, aku akan pulih seperti sedia kala. Bagaimana keadaan Putri kita?" tanya Shio Fang.
"Saat ini Cin Ling masih tertidur," jawab putri Cin Cin.
Shio Fang hanya tersenyum mendengar perkataan dari Putri Cin Cin, tak lama kemudian Shio Fang mulai duduk bersila dan melakukan kultivasi di tempat itu.
__ADS_1
Bersambung