
Semua tatapan tertegun tertuju keatas arena pertarungan, mereka semua tak menyangka jika Shio Fang yang masih berada di ranah dewa emperor, dapat mengalahkan Yao Lin yang telah menembus ranah semesta awal.
Semua murid akademi yang dahulu mempunyai ikatan perjanjian untuk bertarung dengan Shio Fang kini menjadi ciut nyalinya, setelah mengetahui jika Shio Fang saat ini memiliki kekuatan yang sangat hebat dan berada di atas kekuatan rata-rata para murid jenius dan terkuat di akademi.
Di podium utama, tampak tetua Yao Ling menghembuskan nafasnya dengan berat. Sang tetua tak menyangka jika usahanya selama 5 tahun belakangan ini dalam melatih cucunya Yao Lin, untuk memenangkan kesepakatan 5 tahun harus kandas di tangan seorang anak muda yang menjadi lawan tarungnya.
"Kekuatan murid utama Akademi Kunlun yang bernama Shio Fang memang sangat luar biasa bakatnya. Lin'er walaupun menang dalam ranah tingkat kekuatan, akan tetapi dia kalah dalam tingkat spritual, dan aku tak menyangka jika Shio Fang memiliki tingkat spiritual yang telah menembus kekuatan kaisar pelahap kekosongan di usia muda, dan jika aku yang memiliki tingkat spiritual langit meluas berhadapan langsung dengannya, belum tentu aku mudah untuk menaklukannya walaupun tingkat kekuatanku saat ini telah berada pada tingkat semesta bintang 1 menengah," gumam tetua Yao Ling dalam hati.
Tetua Yao Ling memiliki pemikiran lain setelah cucunya di bawa pergi oleh Alkemis dari balai pengobatan Akademi Kunlun. Diapun lantas melirik kearah kakak seperguruannya yang duduk tak jauh darinya.
"Xuan Yuan..., kita telah bertahun-tahun berselisih hanya untuk membuktikan kepada guru yang telah tiada siapa yang lebih kuat diantara kita, dan meneruskan perselisihan itu kepada murid-murid yang kita miliki, seperti halnya pertarungan yang terjadi hari ini".
"Apakah kau tak berkeinginan untuk membuat perselisihan ini menjadi sebuah ketenangan, bagaimanapun kita berdua telah sama sama tua bukankah membina generasi muda bersama akan lebih baik di masa depan," ucap tetua Yao Ling.
Penatua Xuan Yuan mengelus jenggot putihnya yang panjang, Walaupun dia tahu inti pembicaraan dari tetua Yao Ling kepadanya, namun penatua Xuan Yuan berpura-pura untuk memperjelas perkataan sang tetua yang ada di dekatnya.
__ADS_1
"Apa maksudmu Yao Ling?" tanya penatua Xuan Yuan.
"Cucuku bukankah sangat menarik dan menawan bagi muridmu Shio Fang?, aku menyukai bakat dan kemampuannya di bidang beladiri, karena itu aku berkeinginan untuk menjodohkannya dengan cucuku Yao Lin. Xuan Yuan bukankah hal ini akan membuat semua perselisihan di antara kita berakhir dan menjadi damai setelah adanya ikatan perjodohan itu," jawab Yao Ling dengan wajah serius.
"Aku tak bisa memutuskan perjodohan yang terjadi karena semua itu yang bisa memutuskan nya adalah Shio Fang sendiri, jika memang kau ingin melakukan perjodohan antara cucumu dan murid ku maka aku sedikit bisa membantu untuk mengatakan hal ini kepada Shio Fang," ucap penatua Xuan Yuan.
"Ha..ha..ha.., kau sepertinya tak begitu serius menanggapi perkataanku dan aku terlihat seperti seorang pengemis di matamu atas permintaanku ini, Xuan Yuan.., Shio Fang telah merampas paksa dengan menyerap kekuatan inti Dewi es di tubuh cucuku, sehingga cucuku kini tak bisa menggunakan kekuatan itu untuk selamanya di dalam pertarungannya.
"Pertarungan ini memang bertujuan untuk saling mengalahkan akan tetapi tak ada aturan pertarungan yang menyatakan jika pihak yang bertarung boleh menghisap kekuatan dari lawan tarungnya seperti apa yang dilakukan oleh Shio Fang, dan dalam hal ini aku sebagai gurunya sangat dirugikan".
Ketua Yao Ling kemudian membalikkan tubuhnya dan berjalan pergi meninggalkan podium utama, untuk melihat keadaan cucunya Yao Lin yang berada di balai pengobatan akademi Kunlun.
Xuan Yuan terdiam Sambil memandangi kepergian tetua Yao Ling, hatinya sedikit gelisah mengenai ancaman sang tetua karena dia tau watak dan karakter ketua Yao Ling yang keras.
"Dia pasti akan mewujudkan ancamannya itu jika perjodohan ini tak terjadi. Aku harus membicarakan hal ini kepada seluruh petinggi di Akademi Kunlun untuk dapat mencapai kesepakatan bersama, dan kesepakatan yang akan diambil itu baru bisa di bicarakan dengan Shio Fang," batin sang penatua.
__ADS_1
Di ruangan tertutup, terjadi pembicaraan di antara seluruh petinggi akademi kunlun yang jumlahnya puluhan orang, di dalam rapat yang terjadi penatua Xuan Yuan mengatakan apa yang menjadi keinginan tetua Yao Ling, dan apa yang akan terjadi jika keinginannya itu tak di turuti.
"Penatua agung..., jika kita mengikuti kehendak tetua Yao Ling, sama halnya kita patuh atas perintahnya dan ini tak wajib kita lakukan. Aku lebih baik memilih berperang daripada menjadi jajahan wanita itu," ucap salah satu tetua yang berada di dalam ruangan yang langsung membuat kehebohan di sana atas perkataannya itu.
Tiba tiba kepala sekolah Senyu terbatuk batuk kecil mendengar bisik-bisik maupun perdebatan kecil di antara para ketua, yang membuat seisi ruangan itu kembali sunyi dengan kesungkanan mereka kepada kepala sekolah akademi.
"Kita harus menyikapi ini semua dengan kepala dingin. Klan Yao di daratan tengah merupakan Klan yang berpengaruh di sisi Timur kekaisaran cahaya ilahi, tak menutup kemungkinan klan itu akan membuat aliansi besar untuk menghancurkan Akademi Kunlun, mengingat hubungan baik ketua Yao Hunshen dengan beberapa sekte dan klan besar, termasuk klan kuat Klan api iblis hitam. "Aku bertanya kepada kalian semua yang berada disini, dapatkah kalian mengatasi jika alias sebesar itu datang menyerang, karena di dalam aliansi besar itu pastinya terdapat banyak ahli yang kekuatannya bisa-bisa melebihi tingkat kekuatan para petinggi di akademi ini," ucap kepala sekolah akademi.
Semua petinggi Akademi terdiam, mereka semua akhirnya menyadari jika bahaya besar akan terjadi di akademi jika sampai permintaan tetua Yao Ling tak segera mendapatkan penyelesaian yang baik.
Setelah mengalami beberapa pertimbangan akhirnya terjadi kesepakatan di antara semua petinggi akademi, yang akan membicarakan perjodohan itu kepada Shio Fang.
Untuk tugas itu, penatua Xuan Yuan, kepala sekolah akademi dan seluruh tetua yang ada di dalam ruangan itu, menyerahkannya kepada guru Ema dan guru Gobin.
Karena Permintaan itu menyangkut ketentraman akademi, maka kedua guru besar itu mengiyakan perkataan dari penatua Xuan Yuan sebagai pemimpin besar akademi Kunlun.
__ADS_1
Bersambung.