Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
keinginan putri Cin Cin


__ADS_3

Shio Fang menaiki singa bersayap menuju ke istana cahaya ilahi bersama pangeran Cin Sha, putri Cin Cin dan Yunmei.


Sepanjang perjalanan Shio Fang banyak bercerita mengenai fraksi menara giok yang akan di buatnya, serta menanyakan mengapa kemampuan pangeran Cin Sha bisa melejit secepat itu.


"Cin Sha aku ingin menanyakan satu hal padamu, mengapa tingkat kekuatanmu begitu sangat cepat pencapaiannya, sementara terakhir kita bertemu kau masih berada di ranah tingkat surga?" tanya Shio Fang.


Di dalam keluarga kekaisaran yang rata rata pengguna element cahaya, ada metode khusus untuk meningkatkan kekuatan dengan cara ekstrim, yang mampu meningkatkan kekuatan yang berkali-kali lipat dari kekuatan awal.


Metode itu hanya dapat dipakai bagi yang mewarisi darah keturunan leluhur, dan aku merupakan orang yang paling beruntung karena mendapatkan warisan darah leluhur".


"Saat permaisuri akan pergi untuk selamanya, dia telah memberi warisan darah leluhur dan memasukkannya melewati keningku, setelah itu aku secara tidak sengaja telah mendapatkan kekuatan dalam metode tingkat dewa, dan setelah aku melatihnya tahap demi tahap maka aku dapat melakukan penerobosan terus-menerus hingga sampai keranah Dewa Emperor".


"Untuk saat ini aku masih bertahan di ranah Dewa emperor, dan aku sangat yakin dengan warisan darah leluhur dan pelatihan yang kujalani, aku pasti akan dapat menembus ranah tingkat semesta di masa depan," jawab pangeran Cin Sha.


Shio Fang mengangguk anggukkan kepalanya mengerti jika kekuatan yang dimiliki pangeran Cin Sha merupakan warisan para leluhur pendahulu kekaisaran cahaya ilahi.


Tiba tiba putri Cin Cin bertanya yang membuat Shio Fang begitu sulit menjawab pertanyaannya itu.


"Shio Fang, siapa wanita ini dan mengapa dia bisa pergi bersamamu, apakah dia kekasihmu?" tanya putri Cin Cin secara beruntun dengan wajah yang menyimpan banyak misteri, sehingga secara tak sadar aura bulan dingin seketika itu merembes dari tubuhnya, yang membuat singa bersayap menjadi gelisah sehingga terbangnya mulai tak stabil.


Shio Fang hanya bisa diam dan tak bisa berkata apa-apa mengingat Jika dia salah bicara dan menimbulkan amarah, maka di takutkan kekuatan penghancur bulan dingin yang ada di tubuh putri Cin Cin akan meledak dan dapat membahayakan mereka semua yang berada di atas punggung singa bersayap.


Shio Fang sangat mengetahui dengan pasti seberapa kuat kekuatan tubuh bulan dingin, yang kekuatannya hampir setara dengan kekuatan tulang Selaksa langit yang di miliki putri Bilqis, sehingga Shio Fang memilih untuk diam karena langkah itu merupakan jalan terbaik bagi dirinya saat ini


Sementara itu, Pangeran Cin Sha yang dapat melihat kecemburuan di wajah sang adik, sementara saat ini Shio Fang hanya bisa terdiam, membuatnya mencoba menengahi pertanyaan putri Cin Cin pada Shio Fang dengan berkata.


"Cin'er wanita muda ini merupakan putri ketua sekte darah, hubungannya dengan Shio Fang sebatas teman baik dalam membuat menara giok yang di Inginkan Shio Fang," ucapnya.


Shio Fang mengangguk kan kepalanya mengiyakan perkataan dari pangeran Cin Sha, dan terlihat Putri Cin Cin dapat memahaminya.

__ADS_1


Pada akhirnya mereka tiba di istana kekaisaran, Yunmei di bawa ke balai pengobatan istana dan Shio Fang sendiri mengikuti pangeran Cin Sha dan putri Cin Cin menuju suatu ruangan khusus yang di jaga ketat oleh banyak perajurit, untuk melihat tubuh permaisuri yang berada di dalam peti kaca giok.


"Peti kaca giok dapat membuat orang yang telah mati seperti tertidur tanpa sedikitpun melihat orang itu telah tiada. Shio aku ingin melihat apakah kau sanggup untuk menghidupkan kembali ibuku?" ucap pangeran Cin Sha.


"Aku kan mencobanya," jawab Shio Fang.


Dengan aliran Spritual yang masuk kedalam mayat permaisuri, Shio Fang dapat melihat kondisi tubuh sang permaisuri yang telah hancur, sehingga Shio Fang hanya dapat menggelengkan kepalanya.


"Di dalam tubuh permaisuri telah banyak mengalami penghancuran akibat gesekan antara tubuh bulan dingin yang dimilikinya, dengan pil obat yang dibuat oleh asosiasi Alkemis".


"Tak ada harapan lagi bagi permaisuri untuk dihidupkan kembali karena kehancuran itu begitu sangat fatal, dan jika kita tetap memaksakan permaisuri untuk kembali hidup, maka hal itu akan membuat Permaisuri merasakan kesakitan sepanjang hidupnya yang akan membuatnya sangat menderita".


"Saat ini tak ada seorangpun yang dapat menyembuhkan kehancuran di tubuh permaisuri, dan Aku hanya bisa membentuk roh jiwa permaisuri dengan memurnikan sebuah pil, dan itupun dengan bahan-bahan obat yang sangat sulit didapatkan


"Saat ini jiwa permaisuri telah terpecah dan menyebar sehingga untuk mengumpulkannya kembali kita harus membuat pil obat pengumpulan jiwa, jika dalam 3 bulan roh jiwa permaisuri dibiarkan, maka roh jiwa permaisuri akan menghilang untuk selamanya," jawab Shio Fang.


"Bahan obat untuk membuat pil pengumpulan jiwa sangat sulit didapatkan, dan aku rasa kita bisa mencarinya ke dalam gunung Orgy karena Gunung itu sangat misterius dan menyimpan banyak bahan-bahan obat di dalamnya".


"Dengan kemampuan spiritualku untuk mendeteksi bahan obat, aku yakin aku mampu untuk mendapatkan bahan obat itu di sana," ucap Shio Fang.


"Shio Fang bagaimana jika kau bertemu Yinzi disana, bukankah hal itu akan membuat luka lama akan berdarah kembali, dan aku yakin kau tak menginginkan pertemuan itu bukan?" tanya putri Cin Cin.


Deg...!! jantung Shio Fang seperti berhenti mendengar perkataan dari putri Cin Cin, dia dapat merasakan kegetiran hatinya di mana wanita yang dicintainya telah pergi untuk bersama dengan orang lain.


"Masalah itu telah berlalu Putri, saat ini Yinzi telah kembali pada kelompoknya dan telah membina keluarganya, kurasa akan baik-baik saja jika suatu hari aku bertemu dengannya kembali," ucap Shio Fang.


Setelah terjadi kesepakatan untuk berangkat mencari berbagai macam tumbuhan obat di gunung Orgy esok hari, Shio Fang kemudian masuk kedalam kamar yang telah dipersiapkan oleh Pangeran Cin Sha baginya.


Di dalam kamarnya, Shio Fang yang tengah terlelap tidur tiba-tiba dikejutkan dengan suara ketukan di depan pintu kamarnya.

__ADS_1


Shio Fang berjalan perlahan menuju ke arah pintu dan membukanya, dan betapa terkejutnya Shio Fang saat melihat siapa yang telah berdiri di depan pintu kamarnya.


"Putri Cin Cin.., mengapa anda malam-malam begini datang ke kamar seorang pemuda, bukankah hal ini akan menimbulkan masalah jika dilihat oleh orang lain," ucap Shio Fang.


Putri Cin Cin tanpa memperdulikan perkataan Shio Fang masuk kedalam kamar itu, kemudian dia pun berkata.


"Dengan menelan pil kutukan salju yang kau berikan kepadaku, untuk menekan tubuh bulan dingin yang ada di dalam tubuhku, membuat tubuh bulan dingin bangkit sebelum waktunya.


"Saat ini kekuatan itu tak bisa melukaiku seperti wanita keturunan leluhurku terdahulu, dan aku bahkan bisa menggunakan kekuatan itu dengan sekala kecil, akan tetapi aku tak bisa mengontrolnya jika tubuh bulan dingin meluap sehingga aku dapat dikuasai olehnya saat aku merasa gelisah dan marah".


"Shio Fang dapatkah kau membantuku untuk dapat mencarikan cara mengontrol tubuh bulan dingin yang ada di dalam tubuhku, jika tidak aku sangat khawatir jika suatu hari nanti aku akan menghancurkan istana Cahaya ilahi tanpa sepengetahuanku," ucap putri Cin Cin.


"Aku pasti akan mencoba memikirkan cara itu Putri, kau jangan khawatir karena aku takkan mungkin membiarkan tubuh bulan dingin terus menguasai dirimu," jawab Shio Fang.


"Shio Fang Aku ingin sedikit berbicara pribadi denganmu apakah kau menyukai atau tidak menyukainya aku tetap harus mengatakan hal ini".


"Aku tahu kau selama ini dikelilingi oleh para wanita-wanita cantik yang ingin dekat denganmu, dan wanita wanita itupun tak biasa karena mereka memiliki keunikan dan kemampuan mereka masing-masing".


"Permaisuri pernah meminta kepadamu agar kau menjagaku, dan menjadikanmu sebagai menantu keluarga kekaisaran dengan menikahi ku, aku sangat berharap kau bisa mewujudkan permintaan permaisuri sebelum dia tiada," ucap putri Cin Cin dengan tatapan yang begitu sangat sulit diartikan kepada Shio Fang.


Shio Fang hanya bisa terdiam, dia tak menyangka jika permintaan permaisuri pada dirinya saat itu, bisa berakhir seperti ini dengan wanita yang menuntut dirinya untuk mewujudkan permintaan terakhir dari permaisuri.


"Melihat Shio Fang terdiam tentu saja membuat putri Cin Cin begitu sangat direndahkan di mata Shio Fang, dia merasa jika dirinya begitu mengemis cinta pemuda itu, walaupun sebenarnya Sang Putri hanya berusaha untuk menjadi anak yang berbakti dengan mewujudkan permintaan sang ibu untuk terakhir kalinya.


Tak lama kemudian sang putri pun berkata".


"Shio Fang aku bisa berbagi hati dengan semua wanita wanitamu, aku hanya menginginkan kau menerima permintaan terakhir ibuku sebelum dia mati, dan jika kau berpura-pura tak mengindahkannya maka jangan salahkan aku jika semua wanita yang dekat dengan mu akan binasa oleh tubuh bulan dinginku, aku akan berubah menjadi jahat yang tak pernah kau lihat sebelumnya," ucap putri Cin Cin kemudian pergi meninggalkan ruangan kamar itu, di bawah tatapan tajam Shio Fang yang penuh kegelisahan, karena dia tau amukan tubuh bulan dingin bukanlah kekuatan biasa, melainkan kekuatan yang berhubungan langsung dengan tingkat para dewa.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2