
Shio Fang tersenyum melihat wanita muda dengan pakaian serba putih dan memakai cadar putih tembus pandang yang berdiri jauh di hadapannya.
"Tak kusangka kau telah menjadi murid utama di guild cahaya, sehingga para murid senior yang ada di tempat ini begitu sangat menghormatimu," batin Shio Fang.
Shio Fang dan pangeran Cin Sha mengikuti wanita muda itu dari belakang, di sela sela perjalanannya itu pangeran Cin Sha membisikkan sesuatu di telinga Shio Fang.
"Kau lihat Shio Fang.., wanita itu begitu anggun dan sangat cantik, aku tak menyangka jika akan melihat wanita secantik ini di guild cahaya," bisik pangeran Cin Sha.
"Kau mata keranjang juga, mau kau kemana kan Xia yi jika masih jelalatan melirik wanita lain," jawab Shio Fang seperti meledek kearah sang pangeran.
"Plak...!!"
Sebuah tamparan mendarat ke punggung Shio Fang yang di lakukan pangeran Cin Sha dengan refleks, yang seketika itu membuat Dewi lilia menghentikan langkahnya.
"Jaga sikap anda jika ingin bertemu dengan penatua Fong Sha," ucap sang Dewi. (Saat ini Lilia di kenal oleh para murid di guild Alkemis maupun di guild cahaya dengan panggilan Dewi Lilia, atau Dewi racun).
Mendengar perkataan Dewi Lilia sontak saja membuat Shio Fang dan pangeran Cin Sha terdiam, pangeran Cin Sha benar benar terpesona dengan wibawa dan ketegasan sang Dewi, yang membuatnya tak mau menanggapi perkataan Shio Fang saat mengajaknya berbicara kembali.
Akhirnya mereka tiba di ruangan yang lumayan besar, di sana terlihat penatua Fong Sha tengah duduk bersila melakukan meditasi.
"Apa keperluanmu menemuiku?" tanya penatua Fong Sha sambil membuka matanya.
Ketiganya kemudian memberi hormat kepada sang penatua, tak lama kemudian Shio Fang pun berkata. "Aku terlambat mendaftarkan diri dalam mengikuti turnamen yang akan diadakan di Guild Alkemis, kuharap penatua dapat membantuku agar aku dapat mengikuti turnamen itu," jawab Shio Fang.
"Aku tak pernah mengenalmu, dan tak pernah memberikan lencana emasku, bagaimana bisa lencana emas itu bisa berada di tanganmu, aku ingin kau menjelaskannya jika tidak berarti kau sengaja memalsukan lencana emas ku," ucap penatua Fong Sha dengan penekanan di perkataannya.
Shio Fang kemudian menganggukkan kepalanya kepada pangeran Cin Sha, dan pangeran Cin Sha sangat mengerti apa arti anggukan kepala dari saudaranya itu.
Shio Fang kemudian melepas teknik penyamaran yang ada pada dirinya begitupun juga dengan pangeran Cin Sha, maka wajah Shio Fang dan pangeran Cin Sha kini telah berubah menjadi wujud aslinya.
__ADS_1
Perubahan wajahnya itu tentu saja mengejutkan Dewi Lilia dan penatua Fong Sha.
Dewi Lilia sontak berteriak dengan penuh kegembiraan. "Kak Shio Fang...!!" pekiknya dan langsung menghamburkan dirinya kepelukan Shio Fang.
Pangeran Cin Sha begitu sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya, keanggunan dan kewibawaan wanita cantik yang ada di hadapannya seketika itu berubah menjadi kekanak-kanakan dipelukan Shio Fang.
"Gila..., Shio Fang benar benar pemuda yang sangat luar biasa, wanita hebat di guild cahaya dapat takluk padanya," batin sang pangeran sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
"Lilia jaga sikapmu, saat ini kau merupakan panutan di guild cahaya," ucap penatua Fong Sha yang membuat Lilia langsung melepaskan pelukannya dari Shio Fang.
"Baik guru..., aku hanya melepaskan kerinduanku pada kak Shio Fang," ucap Lilia.
Penatua Fong Sha hanya mendesah dan menggelengkan kepalanya, melihat tingkah laku murid kesayangannya itu.
Penatua Fong Sha kemudian memberi hormat kepada pangeran Cin Sha.
"Hormatku pangeran," ucapnya.
Pada akhirnya mereka berdua duduk bersama, Lilia pergi sesaat untuk mengambil makanan ringan dan minuman sari buah, untuk Shio Fang dan pangeran Cin Sha.
Pembicaraan pun terjadi di tempat itu, tanpa keseriusan terlihat di wajah penatua Fong Sha.
"Untuk apa kau mengikuti turnamen itu, yang pastinya kaulah yang akan menjadi juaranya, tak ada yang dapat mengalahkanmu di sana karena tantangan dari turnamen itu merupakan pemurnian pil level 5, sementara kau saat ini merupakan alkemis level 7 yang tentunya sangat mudah bagimu untuk memenangkan turnamen itu," ucap penatua Fong Sha.
Pangeran Cin Sha yang mendengar perkataan sang penatua terkejut luar biasa, dia tak menyangka jika Shio Fang merupakan alkemis level 7, yang mampu memurnikan pil obat di level 7, namun keterkejutannya itu hanya disimpan di dalam hatinya saja dan tak di luapkannya.
"Aku menginginkan akar langit surga dari beberapa hadiah utama dalam turnamen itu, karena akar langit surga sangat kubutuhkan dalam meningkatkan kultivasiku," jawab Shio Fang.
"Baiklah Shio Fang, aku akan merekomendasikanmu langsung ke babak final dalam turnamen yang diselenggarakan di guild Alkemis dengan satu catatan, Aku ingin setelah kemenanganmu itu kau mengikuti kompetisi Alkemis daratan tengah, yang akan diselenggarakan oleh istana cahaya ilahi yang akan diikuti seluruh alkemis yang berada di daratan tengah, semua itu untuk mengharumkan nama baik guild Alkemis di mata seluruh alkemis yang berada di daratan tengah," ucap penatua Fong Sha.
__ADS_1
"Penatua..., bukan aku menolaknya, tapi setelah turnamen ini aku akan kembali ke alam surgawi tepatnya ke Akademi Kunlun, aku telah lama meninggalkan kelompok yang kupimpin di sana, dan tentunya seluruh anggota kelompokku pasti akan sangat mengkhwatirkan ku Karena aku telah hampir satu tahun meninggalkannya," jawab Shio Fang.
"Shio Fang..., aku dengar salah satu hadiah utama dari kompetisi besar itu berupa gingseng pembentuk jiwa, karena aku seorang Alkemis maka aku mengetahui tumbuhan langka apa yang kau cari untuk meningkatkan kultivasimu, dan salah satunya adalah ginseng pembentuk jiwa," ucap penatua Fong Sha.
Ada keceriaan di wajah Shio Fang saat mendengar salah satu hadiah utama dari kompetisi yang diselenggarakan istana cahaya ilahi, yaitu tumbuhan langka yang sangat dibutuhkan olehnya untuk menembus ranah Dewa.
"Baiklah penatua, aku akan mengikuti kompetisi itu karena aku juga memerlukan ginseng pembentuk jiwa yang menjadi salah satu hadiah utamanya," ucap Shio Fang.
Shio Fang saat di kompetisi itu kau akan menghadapi alkemis kuat dari dua kota besar lainnya, yaitu Menara langit dari kota awan, dan Lembah obat dari kota kabut surgawi, Adapun kompetisi itu akan di ikuti oleh para praktisi Alkemis dari tempat tempat lain yang berada di daratan tengah, karena kompetisi itu terbuka untuk umum akan tetapi para praktisi Alkemis itu tak begitu diperhitungkan dalam kompetisi yang akan diadakan".
Saat ini kekuatan besar dari segi keterampilan memurnikan obat berada di menara langit, mereka memiliki seorang Alkemis muda berbakat yang dapat membuat pil obat dengan kwalitas level 8, dan tentu saja keterampilannya itu hampir menyamai kualitas pemurnian obat yang dapat kubuat".
"Saat ini aku hanya mampu membuat pil obat dengan pemurnian level 8, dan tentunya tingkat pemurnian yang kumiliki dengan tingkat pemurnian yang dimiliki pemuda dari menara langit setara," ucap penatua Fong Sha.
"Penatua..., lantas apa tujuan dari diadakannya turnamen alkemis di Guild Alkemis, jika turnamen ini hanya dapat membuat pil dengan kemurnian level 5, percuma memenangkan turnamen ini jika tak dapat mengikuti kompetisi yang di adakan istana Cahaya ilahi" ucap Shio Fang.
"Saat ini untuk mencari bakat para Alkemis yang memiliki kemampuan memurnikan pil dengan level 5 sangatlah sulit di kota langit surgawi, semua ini kami lakukan untuk mengembangkan bibit pemenang dari turnamen ini agar dapat mengikuti kompetisi yang setiap 5 tahun sekali diadakan di kota kekaisaran, dengan kata lain kami akan melatih pemenang turnamen ini untuk mengembangkan dirinya agar dapat mengikuti kompetisi yang akan diadakan 5 tahun berikutnya," jawab penatua Fong Sha.
"Jika boleh aku tau, siapakah yang menjadi perwakilan guild Alkemis yang akan mengikuti kompetisi di kota kekaisaran?" tanya Shio Fang kembali.
"Untuk saat ini ketua Fong ji Ang yang akan mengikuti turnamen ini, karena praktisi alkemis termuda yang telah menembus pemurnian level 7 hanyalah ketua Fong ji Ang," jawab penatua Fong Sha.
"Baiklah penatua, aku akan mengikuti kompetisi itu dengan satu syarat, aku menitipkan wanita dari klan Xia untuk kau latih dan menjadikannya salah satu murid utama di guild cahaya di bawah pelatihanmu, dan jika kau menerima syarat yang kuberikan maka aku akan mewakili guild Alkemis dalam kompetisi itu," ucap Shio Fang.
"Ha .ha..ha..., jika hanya itu syarat yang kau berikan maka aku akan menyetujuinya, dan guild Alkemis tentunya akan berterima kasih karena kau telah mewakili kami semua yang ada di sini dalam kompetisi besar itu," ucap penatua Fong Sha.
Dewi Lilia muncul dengan membawa berbagai macam makanan ringan dan juga minuman sari buah di keranjang yang berada di tangannya, sebelum wanita berparas cantik itu meletakkan semua makanan dan minuman di atas meja dia pun memberikan beberapa pertanyaan kepada Shio Fang.
"Kak Shio Fang siapakah wanita itu? Apakah hubunganmu dengan nya?" apakah wanita itu merupakan kekasihmu?" tanya Dewi Lilia dengan memberikan pertanyaan beruntun kepada Shio Fang.
__ADS_1
Tampak terlihat perubahan besar di wajah Dewi Lilia, saat mengetahui jika Shio Fang akan menitipkan seorang wanita di guild Cahaya.
Bersambung