Penguasa Element Es Dan Angin

Penguasa Element Es Dan Angin
kartu berwarna emas


__ADS_3

Shio Fang benar-benar pergi mengurus kartu emas di tempat yang ditunjuk oleh wanita yang bernama Linyosi, dan Shio Fang tak menyangka jika kartu emas dengan nama Linyosi benar-benar melambung tinggi, dan saat itu Shio Fang harus membayar dengan 5.000.000 koin emas permalam.


"Bagaimana harga wanita itu bisa 5 juta permalam, sementara para pelayan yang ada di tempat ini hanya berkisar 1.000.000 koin emas permalam, ini benar-benar sangat merugikan ku dan bahkan jika informasi mengenai peta keberadaan istana Raja Dewa obat tak dapat kutemukan dari Linyosi, maka kerugian ku akan berkali kali lipat banyaknya," batin Shio Fang.


Mengetahui akan mendapatkan banyak kerugian, Shio Fang kembali mempertanyakan hal itu kepada pemegang kartu emas.


"Mengapa Linyosi bisa semahal itu, tak seperti pelayan yang lainnya?" tanya Shio Fang.


"Nona Linyosi tak pernah melayani siapapun selama berada di sini, dan jika kau berhasil membawanya bersamamu hal itu merupakan sebuah keberuntungan bagimu, dan kupastikan kau menjadi orang pertama yang menidurinya," ucap seorang wanita yang biasa dipanggil madam ditempat itu.


"Baiklah kalau begitu, aku akan membawanya bersamaku selama satu minggu kedepan, dan di dalam cin Cin ruang ini terdapat 35 juta koin emas di dalam sana," ucap Shio Fang.


Wanita paruh baya itu kemudian memberikan kartu emas kepada Shio Fang, setelah cincin ruang yang ada di genggaman tangannya yang merupakan pemberian dari Shio Fang diperiksa olehnya.


Setelah mendapatkan kartu emasnya, Shio Fang kemudian kembali ke meja di mana saat ini Linyosi tengah menunggunya.


Baru saja Shio Fang duduk kembali di kursinya tiba-tiba seorang laki-laki bertubuh kekar datang ke tempat itu sambil berkata. Linyosi aku telah menunggumu dan telah menyatakan keinginanku untuk dapat bersamamu, dan saat itu kau selalu menolakku dengan berbagai macam alasan, tapi mengapa dengan pemuda kurus seperti dia kau menjatuhkan pilihanmu untuk dapat melayaninya," ucap Laki laki itu.


Tuan Mo..., aku berhak memilih siapa yang akan ku layani karena aku tak terikat sebagai pelayan di tempat ini, lebih baik kau mencari para gadis pelayan yang memiliki paras cantik untuk menemanimu daripada kau menungguku karena aku memiliki kriteria untuk dapat menemani seorang pemuda," ucap Linyosi dengan ketenangannya.


"Ku harap anda tak menunggu Linyosi yang saat ini telah memilihku, karena aku telah memiliki kartu emas ini sebagai tanda jika 7 hari ke depan aku akan bersamanya, dan jika saat itu aku dapat merasakan kepuasan maka aku bisa saja menambah beberapa lagi untuk bersamanya," ucap Shio Fang.


Mo Cunlai pada akhirnya mengatupkan giginya mendengar perkataan dari Shio Fang, dia sama sekali tak menyangka jika pemuda itu dapat membayar Linyosi untuk waktu yang sangat lama, dan hal itu tentu saja membuat Mo Cunlai menjadi sangat murka mendengarnya, karena Mo Cunlai selama ini telah menaruh hati dan bahkan telah menginginkan Linyosi dalam waktu yang cukup lama.

__ADS_1


Mo Cunlai yang tak kuat menahan amarah segera menghantamkan tinju besarnya ke arah Shio Fang, namun dengan cepat Linyosi menangkis serangan itu hingga membuat tinju dari Mo Cunlai meleset dari sasarannya.


"Mo Cunlai kau jangan mencoba membuat keributan di tempat ini, karena hal itu akan membuatmu dalam masalah besar, ingat Canglong tak akan bisa menerima jika kau melakukan keributan di tempat ini," ancam Linyosi.


Mo Cunlai kembali mengatupkan giginya mendengar ancaman dari Linyosi, namun Mo Cunlai tak bisa berbuat apa-apa mengingat ChenLong merupakan ketua keamanan di rumah makan ini, dan juga merupakan praktisi Ranah semesta bintang 5 sempurna yang sangat kuat, dan hal itulah yang membuat Mo Cunlai berkata.


"Aku akan mengingat kejadian ini dan aku tak akan tinggal diam jika pemuda ini dapat memiliki tubuhmu karena kau adalah milikku," ucap Mo Cunlai kemudian membalikan tubuhnya dan berjalan meningkatkan tempat itu.


Shio Fang hanya dapat tersenyum setelah kepergian Mo Cunlai, dan Shio Fang kemudian menatap tajam ke arah Linyosi yang membuat wanita itu sedikit merasakan ketakutan dari tetapan Shio Fang.


"Memang para wanita dari suku rubah ekor 9 memiliki kecantikan yang tiada tara, dan hal itu telah membuat laki-laki yang datang kepadamu kehilangan akal sehatnya," ucap Shio Fang.


Linyosi hanya tertawa mendengar perkataan dari Shio Fang, setelah itu Linyosi pun berkata.


Shio Fang yang mendengar perkataan dari Linyosi hanya bisa tersenyum, namun dihati Shio Fang dia bisa merasakan jika wanita itu tengah merencanakan hal buruk kepadanya, membuat Shio Fang kamu diem berkata dalam hati.


"Aku akan mengikuti semua permainan mu".


Pada akhirnya Shio Fang dan Linyosi menuju ke kamar yang cukup mewah, yang telah dibayar sebelumnya oleh Shio Fang.


Di dalam kamar Shio Fang kemudian merebahkan tubuhnya di atas pembaringan, Linyosi yang melihat hal itu kemudian berkata dalam hati. "Kau memang telah bersamaku namun aku tak akan membiarkanmu untuk menyentuh tubuhku, Aku sengaja mengikutimu karena aku ingin mengetahui perkembangan suku ku di luar sana," batinnya.


Shio Fang yang tadinya merebahkan tubuhnya di tempat tidur, kini bangkit dari tidurnya kemudian berkata di dalam hati. "Sepertinya wanita ini ingin menguasai ku dengan kemampuan yang dimilikinya, baiklah aku akan melihat sebatas mana kemampuan wanita dari suku rubah ekor 9 ini," batin Shio Fang.

__ADS_1


Sedetik kemudian Linyosi melepas pakaian yang dikenakannya dan saat ini hanya tersisa pakaian yang menutupi bagian pitalnya saja, namun hal itu masih memperlihatkan sesuatu di dalamnya karena kain yang menutupi bagian itu begitu sangat tipis dan transparan.


Pemandangan yang ada di hadapannya itu benar benar membuat Shio Fang harus menelan ludahnya sendiri, karena pemandangan itu benar benar memberikan daya hipnotis yang menyenangkan, dan akan sangat sulit untuk berpaling saat melihatnya.


Melihat Shio Fang mulai tergoda dengan tubuhnya, Linyosi kemudian melangkah ke arah Shio Fang dengan gerakan tubuh yang dibuat segenit mungkin, dan tak berselang lama tiba-tiba saja aura berwarna merah jambu keluar dari dalam tubuh Linyosi dan menyebar di dalam ruangan itu, Aura yang mengeluarkan daya tarik pesona untuk dapat menguasai Shio Fang agar patuh kepadanya.


Shio Fang menyadari jika wanita yang ada di hadapannya merupakan wanita pengguna tehnik ilusi, yang dapat membuat seorang pria takluk akan pesona yang keluar dari tubuhnya, segera mengeluarkan kekuatan spiritual Kaisar pelahap kekosongan, untuk dapat mengantisipasi serangan ilusi yang begitu sangat menakutkan yang tertuju ke arahnya.


Kekuatan Spritual kaisar pelahap kekosongan yang telah dikeluarkan oleh Shio Fang, pada akhirnya benar-benar melahap semua ilusi yang ada di ruangan kamar itu sehingga Shio Fang sama sekali tak terkena tehnik pesona yang telah di lepaskan oleh Linyosi, dan kemudian menyerang jiwa Linyosi menggunakan kekuatan spiritual ke hamparan suci.


"Aku akan memberikan sedikit pelajaran kepada wanita sepertimu yang telah berani menyerangku dengan tehnik pesonamu, aku akan melihat bagaimana reaksi mu saat kau terserah nanti," batin Shio Fang.


Shio Fang kemudian menggendong tubuh Linyosi yang sudah tak sadarkan diri keras pembaringan, kemudian mengibaskan tangannya hingga pakaian tipis yang melekat di tubuh Linyosi saat ini benar-benar terlepas dan berserakan di lantai ruangan itu.


Shio Fang kembali mengibaskan tangannya hingga selimut yang ada diatas pembaringan, kini menutupi tubuh Linyosi.


Shio Fang kemudian menghilangkan tanda merah pada lengan Linyosi sebagai tanda kesucian diri, kemudian Shio Fang pun berkata.


"Tanda kesucianmu ini akan kembali setelah 7 hari lamanya, dan ini merupakan pelajaran bagimu agar tak meremehkan ku sebagai orang yang mampu kau taklukan," batin Shio Fang.


Setelah berbicara seperti itu Shio Fang kemudian melangkahkan kakinya menuju ke sudut ruangan, sedetik kemudian Shio Fang mulai duduk bersila untuk berkultivasi di tempat itu.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2